Keluhan Surat Pembaca Antre di BRI Tanpa Nomor Antrean 26 Juli 202527 Juli 2025 Lukman McFadden 14 Komentar antrean pelayanan, antrian pelayanan, Bank BRI, Customer complaint handling, Customer Service, kelalaian petugas, Layanan Pelanggan, Mesin antrean, Nomor antrean, Penggantian Kartu ATM, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Perkenalkan, saya Lukman, seorang nasabah BRI di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Saya merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi BRImo, yang membuat saya malas untuk pergi ke Kantor Cabang BRI Maros. Akibatnya, salah satu rekening saya menjadi dormant (informasi dari CS). Pada Kamis, 24 Juli 2025, sepulang kerja, saya langsung menuju Kantor BRI Cabang Maros untuk mengganti kartu ATM saya. Beberapa hari sebelumnya, kartu ATM saya tidak dapat digunakan, dan saya berniat untuk menggantinya di mesin ATM. Namun, ternyata kartu saya tidak bisa diganti melalui mesin ATM, dan ada notifikasi dari mesin yang menyarankan saya untuk datang ke CS BRI terdekat. Sekitar pukul 14.00 WITA, saat saya memasuki pintu BRI, saya disambut dengan ramah oleh petugas keamanan yang menanyakan maksud dan tujuan kedatangan saya ke CS. Saya pun menjelaskan masalah saya, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya. Kemudian, petugas keamanan meminta nama saya dicatat di selembar kertas putih dan menginformasikan bahwa antrean cukup banyak dan panjang. Saya menjawab bahwa saya adalah nasabah yang tertib dan siap untuk menunggu dan antre. Bapak keamanan pun mengatakan agar saya duduk sebentar, nama saya akan dipanggil. Waktu berlalu sekitar satu setengah jam, tetapi nama saya belum juga dipanggil. Sementara itu, saya melihat beberapa nasabah baru yang datang setelah saya sudah berada di depan CS. Namun, saya berusaha berprasangka baik, mungkin mereka baru saja keluar dari toilet. Singkat cerita, jam menunjukkan pukul 16.00 WITA, saya mendekati security tersebut lagi, “Pak, masih berapa antrean di atasku?” Dia menjawab, masih ada 4 orang. Saya kembali mengantre di kursi antrean. Tidak sedetik pun saya meninggalkan ruangan kantor BRI, karena takut nama saya dipanggil. Namun ternyata nama saya tak kunjung dipanggil. Hingga pada akhirnya, sekitar pukul 17.00 WITA, saya kembali ke security untuk mempertanyakan, “Pak, berapa lagi antrean CS di atasku?”. Tanpa rasa bersalah dan meminta maaf, pak security menjawab, “Saya kira pulangki (saya mengira Anda sudah pulang).” Astagfirullah, ternyata saya ANTRE di CS tanpa NOMOR ANTREAN. Saya pun bertanya kepada CS dan lelaki karyawan BRI lainnya, seperti inikah alur antrean yang dilaksanakan di semua BRI? CS menimpali sambil meminta maaf atas kejadian ini dan menjelaskan bahwa “Hal ini juga terjadi karena antrean nasabah PIP yang padat.” Namun menurut hemat saya, antrean PIP dan antrean umum seharusnya dipisah. Dua orang CS melayani antrean UMUM, sementara dua orang lainnya melayani antrean Penerima PIP. Sebelum saya meninggalkan meja CS, saya bertanya apakah bisa saya sampaikan kritikan dan saran secara langsung untuk pelayanannya? Namun CS terdiam sejenak, kemudian mereka berdua hanya menunjukkan nomor pengaduan yang tertera di tiang agak di atas. Admin BRI, saya sangat kecewa. Apakah seperti inikah alur antrean di Bank BRI? Apakah karena “kecanggihan” mesin antreannya, saya sebagai nasabah harus menjadi korban dari “kecanggihan” tersebut? Saya rasa mesin antreannya mudah digunakan oleh nasabah, kenapa harus security yang mendaftarkan nomor antrean untuk kami? Bolehlah dibantu oleh security, jika nasabah kesulitan untuk mencetak nomor antrean. Terima kasih. Lukman Maros, Sulawesi Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Amelia26 Juli 2025 - (09:42 WIB)Permalink Emang skrng di bri lagi banyak yg cairin pip, kmrn jg ganti kartu bnyk yg cairin, tp sy tetep dikasih nomor antrian cs dan dilayani dengan baik sesuai antriannya. 1 Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel26 Juli 2025 - (10:30 WIB)Permalink Sama di sini, tapi antrean PIP juga aman terkendali. yg jadi masalah adalah saat saya minta nomor antrean ke CS, katanya sebentar nama saya akan dipanggil. (dipanggil jika nomor antrean saya sudah mendekati). aneh memang model antreannya d sini. harusnya saat saya menyatakan antre, langsung diberi nomor antrean dong. saya baru sadar, ternyata saya seperti orang bodoh mengantre tanpa nomor antrean. 1 Login untuk Membalas
Andre26 Juli 2025 - (14:02 WIB)Permalink Bri itu ada disegala penjuru sampe pelosok,makanya pemerintah manfaatin itu untuk bisa nyalurin bantuan termasuk bantuan untuk anak sekolah Indonesia Pintar (CMIIW)🙏…. jadinya saya sbg nasabah legowo dgn kondisi seperti itu. Fyi saya nsbh prio mandiri tpi punya juga rek di BRI dan BCA🙏 2 Login untuk Membalas
DSTH26 Juli 2025 - (16:06 WIB)Permalink Wkwkw jgn ngarep pelayanan ke pelat merah wkwkwk bagi bagi mrk, nasabah itu gk dianggap aset, cuma jd beban kerja mrk wkwkw wong kerja bener apa kagak tetep dapet gaji,,, Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel26 Juli 2025 - (23:07 WIB)Permalink DSTH makanya, sebaiknya jika ada hal demikian harusnya kita edukasi kan? Diberi sedikit shock tera pi, bahwasanya nasabah tidak semua sama. 1 Login untuk Membalas
Tikaaa26 Juli 2025 - (14:10 WIB)Permalink Iya kah pak ?karna kemarin saya jga kesana tapi dikasih ja antrian jga walaupun memang ramai sekali antrian pipnya tetap tawwa na bagi antrian pip sama antrian umum , dan menurutku ramah2 tawwa orang disana pelayanannya , Kalau saya sudah beberapa kali kesana selalu puas sama pelayanan orang2 disana 2 Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel26 Juli 2025 - (22:44 WIB)Permalink Buktinya, saya disuruh isi list nama. Nda dikasi nomor antrean cuma disuruh nunggu nama dipanggil. dan sampai saatnya saya sudah kehilangan kesabaran, baru nanyalakan kembali mesin antrean. Kalo memang nomor antrean pakai kertas (MANUAL) saja mesinnya dicabut saja toh… Gampang skali ji. 1 Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel26 Juli 2025 - (22:59 WIB)Permalink Mas Andre, saya nda masalah jika penyaluran PIP d sana. Masalahnya, kenapa harus menunda cetak NOMOR ANTREAN? Kan nomor antrean PIP tersendiri, CS yg melayani pun CS Khusus. alasannya jika nama saya sudah dekat dari antrean yang dipanggil CS, maka baru lah dipanggil oleh security untuk dibuatkan atau dicetakkan nomor antrean. Kan membagongkan jika seperti itu. yang seharusnya kan, Masuk – ambil Nomor antrean – andre – dipanggil CS – masalah selesai (pulang) enteng kan? Masa alurnya seperti ini, Masuk – LIST NAMA di sexurity – nunggu dipanggil security – andtre dst Mas Andre, saya nasabah Biasa, dari kalangan ekonomi lemah ke bawah Yang taat dengan antrean. 1 Login untuk Membalas
Dokterspesialisjiwa27 Juli 2025 - (18:24 WIB)Permalink Ya ellah lukman, sistem sekarang sudah canggih. Kau saja tuh sendiri yang merasa di bodoh2in makanya rajin bertransaksi di bank dan digunakan otaknya. Bank sekelas swasta saja sudah pakai mesin. Kalau merasa bodoh kau buat saja bank sendiri terus buat nama “bank lukman”, buat saja sistem yang kau mau. Setiap pelayanan pasti punya kekurangan dan cara mereka sendiri. Bank bri sudah sampai ke pedesaan dan bank bri sudah membantu banyak masyarakat. Saya salah satu korban yang sudah mendapatkan bantuan dari BRI di rumah sakit dan pasien sangat terbantu dengan fasilitas yang diberikan bri. 1 1 Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel28 Juli 2025 - (12:56 WIB)Permalink Dokterspesialisjiwa , terima kasih doanya. besok besok saya mau buat bank sendiri sesuai dengan arahan anda. Untuk rekening yang Dorman, masalahnya adalah tidak bisa digunakan di APlikasi Brimo dikarenakan No. CIF yang diberikan oleh BRI itu BERBEDA. Karena rekening 1 ini tidak terdaftar di BriMo makanya terlupakan, sayang dong saldo saya jika tak diselamatkan. Pelayanan memang pasti kadang kurang, tapi setidaknya jika dikritik, pihak mereka harusnya terima dong. kan untuk kebaikan mereka. harapannya tak ada korban seperti saya lagi. lagian saya cuma meminta, jika memang nomor antrean dimanualkan (tulis di kertas selembar) mesin antreannya dibuang saja dong, kan gak guna. Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel28 Juli 2025 - (13:01 WIB)Permalink hai Dokterspesialisjiwa, coba deh cek TANGGAPAN dari pihak BRI. Jawaban template. Hanya copy paste. Anak SD pun bisa melakukannya. Ngekek https://mediakonsumen.com/2025/07/27/tanggapan/tanggapan-perihal-antre-di-bri-tanpa-nomor-antrean#google_vignette Login untuk Membalas
Kang-Asep28 Juli 2025 - (09:16 WIB)Permalink rekening dorman adalah rekening nasabah pemalas seperti anda, makanya BRI malas melayani nasabah seperti anda. udah bagus2 di beri rekening di bank BRI untuk kepentingan transaksi keuangan tapi malah di abaikan atau di sepelekan. Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel28 Juli 2025 - (12:47 WIB)Permalink hahaha ketawa jahat deh… sakit hatimu Login untuk Membalas
Lukman McFaddenPenulis artikel28 Juli 2025 - (13:06 WIB)Permalink Kang-Asep, emang g boleh bikin rekening lebih dari 1? belajar dulu Kang, baru koment. gini nih kalo ga punya banyak rekening. Kepentingan pembuatan rekening juga banyak Kang Asep. bukan cuma buat transaksi tapi buat tabungan sekalian. Lagian, Bank melayani kok pembukaan banyak rekening. malahan mereka suka karena makin banyak rekening dibuat oleh nasabah, maka makin banyak BIAYA ADMIN BULANAN yang mereka terima. kami nasabah bayar biaya bulanan, jadi sudah selayaknya mereka memberikan pelayanan kepada kami selaku nasabah mereka. jika nda bisa memberikan pelayanan, ya mudah saja,,,, jangan kerja di bagian pelayanan. Login untuk Membalas