Keluhan Surat Pembaca Attitude Agen Call Center Hermina 1500-488 Mengecewakan 10 November 202510 November 2025 Uncle 4 Komentar Call Center, Klinik dan Rumah Sakit, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan konsumen, RS Hermina, Sikap petugas Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Hari ini seharusnya saya kontrol ke salah satu dokter. Sekitar pukul 7 pagi saya pergi ke Hermina Arcamanik untuk proses update data karena di aplikasi Mobile JKN tertulis “Nomor Anda belum terdaftar di rumah sakit ini.” Bagaimana bisa setiap bulan saya kontrol tapi masih dibilang belum terdaftar? Petugas bilang, “Ada migrasi sistem/data, Pak.” Mau tidak mau saya harus memahami kondisi tersebut. Namun saat akan pemberkasan, petugas mengatakan, “Dokternya tidak praktik, Pak. Silakan di-reschedule lewat aplikasi atau call center.” Untuk kedua kalinya saya kembali harus memahami situasi ini. Karena di aplikasi Mobile JKN muncul tulisan “coba lagi” entah untuk keberapa kalinya, akhirnya saya memutuskan untuk menelepon ke 1500-488. Pagi ini, tanggal 8 November 2025 sekitar pukul 8 pagi, saya menghubungi 1500-488. Bukan sekali atau dua kali saya menelepon nomor ini, saya sudah sering, dan sebelumnya tidak pernah ada masalah dengan agent call center yang meng-handle. Semuanya tampak mengikuti SOP sebagaimana mestinya. Masalah baru muncul ketika panggilan saya diterima oleh salah satu agent bernama Ab*** (tentu saja nama online, bukan nama asli). Ketika dia bertanya, “Sudah booking lewat aplikasi Mobile JKN?”, saya menjawab, “Belum, aplikasinya bapuk!” Tanpa diduga, agent tersebut menjawab dengan nada tinggi, “Yang saya tanyakan, Bapak sudah daftar lewat aplikasi Mobile JKN atau belum?” Seketika saya terkejut. Bagaimana bisa seorang agent call center yang seharusnya dibekali soft skill merespons pelanggan dengan nada tinggi? Apakah SOP-nya demikian? Apakah instruksi kerjanya demikian? Apakah parameter kualitas interaksi terhadap pelanggan demikian? Apakah sikap agent tersebut hal yang normal dan bisa ditoleransi? Saya paham betul bagaimana SOP agent call center seharusnya dijalankan — dari mulai greeting hingga closing, dari penguasaan soft skill hingga hard skill. Hal yang dilakukan agent bernama Ab*** tersebut sama sekali tidak mencerminkan bagaimana seharusnya seorang agent meng-handle pelanggan: sangat tidak berempati dan tidak bisa dinormalisasi. Silakan pihak vendor call center Hermina memeriksa recording interaksi saya. Silakan tim Quality Control 1500-488 menilai, dan tim Leader 1500-488 mengawasi kinerja timnya. Saya berharap agent call center di Hermina bisa lebih diawasi, dimonitor, dan dievaluasi terkait bagaimana meng-handle pelanggan dengan benar, memahami kebutuhan pelanggan dengan baik, serta menerapkan sikap empati sebagaimana mestinya. Maaf bukan bermaksud menggurui, tetapi sebagai orang yang sudah berkecimpung di dunia call center selama 12 tahun, saya paham betul bagaimana standar pelayanan itu seharusnya dijalankan. Terima kasih. Rizky Adi Bandung, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Hery Mulyanto10 November 2025 - (19:04 WIB)Permalink Bapuk? 9#(#??@!$&#)$!$ 3 41 Login untuk Membalas
tobias_boon11 November 2025 - (09:49 WIB)Permalink Wkwkkw ANDA seakan BOLEH berbicara negatif “BAPUK” sedangkan diberi klarifikasi “Bapak sudah daftar lewat aplikasi Mobile JKN atau belum?” langsung marah marah di MK BAPUK ENTE!!!!! Hargailah sesama jika kamu ingin dihargai 1 Login untuk Membalas
UnclePenulis artikel11 November 2025 - (10:56 WIB)Permalink Pahami makna kata “Bapuk”, dan baca kembali tendensinya ke siapa, ke orang atau aplikasi. Dan baca kembali, saya sudah jawab “belum”. Artinya tidak perlu ada pertanyaan ulang. Yang anda maksud itu bukan klarifikasi, tapi pertanyaan awal dan sudah saya jawab. Klarifikasinya justru ngegas dan bertanya ulang yg artinya agent nggak fokus. Kalo anda bilang hargai sesama, oh sudah saya lakukan dengan tidak nyerang personal dan profesi. Tks 1 Login untuk Membalas
Celana11 November 2025 - (11:10 WIB)Permalink lah kocak… pasti lah pelanggan marah kalo di gas sama customer service mah… apalagi pelanggannya ga nyenggol si customer servicenya… yg disenggol aplikasinya… lagian aplikasinya mobile jkn, bukan aplikasi hermina… 2 1 Login untuk Membalas