Headline Keluhan Surat Pembaca Program Top Spender Point Coffee: Leaderboard Tidak Transparan dan Tidak Konsisten Update 24 April 20269 Mei 2026 Abrahamson 8 Komentar Akumulasi Transaksi, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Hadiah, Indomaret, Instagram, Klaim hadiah, Media Sosial, Pengumuman pemenang, Promo, Promosi, Top spender, Top Spender Point Coffee Indomaret Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya mengikuti program top spender Point Coffee Indomaret periode Januari–Maret 2026, yang berhadiah utama iPhone 17 Pro, PS5, Nintendo Switch, dan lain-lain. Program ini mewajibkan konsumen membeli salah satu jenis produk, salted ovomaltine atau triple choco ovomaltine dengan harga Rp 25.000 per cup, sebanyak-banyaknya dan akan diakumulasi di akhir periode sampai 31 Maret 2026. Point Coffee menggunakan sistem leaderboard, yang artinya ada papan klasemen yang ditampilkan supaya program ini berjalan transparan. Saya sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti dan menang program top spender di tempat lain, ada yang dengan leaderboard maupun tanpa leaderboard (langsung diumumkan pemenangnya di akhir periode). Di sini permasalahannya. Saya sangat antusias ikut program ini dengan target menang peringkat 1 untuk mendapatkan iPhone 17 Pro. Saya melakukan pembelian beberapa kali sebanyak mungkin untuk menang. Poin yang saya peroleh setiap transaksi juga muncul di aplikasi Indomaret Poinku. Namun, masalahnya adalah Point Coffee tidak transparan meng-update leaderboard yang seharusnya di-update berkala atau setiap hari. Saya sudah beberapa kali email, DM Instagram, dan komentar di Instagram/Threads pihak Point Coffee untuk meminta update leaderboard, sejak tanggal 19 Februari bahkan sampai tanggal 31 Maret saya masih email, dengan tujuan supaya terukur saya harus beli berapa cup lagi untuk menang atau saya harus mundur tidak perlu beli lagi. Karena ini program top spender, bukan giveaway atau undian. Pihak Point Coffee hanya satu kali membalas email saya pada 19 Februari. Kenapa saya ngotot minta update leaderboard? Karena ini program top spender, dan pihak Point Coffee menggunakan leaderboard yang artinya seharusnya update dengan jelas waktunya. Sangat tidak logis ketika saat pengumuman, saya hanya peringkat ke-2 dengan total pembelian 925 cup x Rp 25.000 per cup. Artinya saya sudah mengeluarkan uang sejumlah Rp 23.125.000 untuk sebuah PS5. Sudah saya screenshot semua tanggal mereka update leaderboard. Pada bulan Maret hanya dua kali update, yaitu tanggal 2 Maret dan 25 Maret sebelum pengumuman pemenang. Bulan Februari juga hanya tanggal 8 dan 18 Februari. Artinya memang program ini tidak jelas transparansinya. Update leaderboard sesuka hati, seenaknya mereka, padahal jelas ini program top spender yang seharusnya di-update jelas tiap hari, tiap minggu, atau setiap tanggal yang ditentukan. Saya tidak peduli siapa pemenang di posisi 1, saya akan terima kekalahan jika program ini jelas transparan dan tidak merugikan pihak mana pun. Saya pasti mundur dari pengejaran poin jika leaderboard di-update tiap hari dengan jelas. Saya juga menemukan kejanggalan di klasemen akhir, karena ada nama yang hilang, padahal seharusnya nama tersebut ada pada tanggal 25 Maret, yaitu nama Ba*** Raz***, sesuai poinnya seharusnya nama tersebut masih masuk di klasemen atas. Saya menuntut jawaban Indomaret dan Point Coffee mengenai hal ini, karena saya sudah dirugikan Rp 25.000 x 925 cup yang ternyata hanya mendapatkan PS5. Ini adalah bentuk penipuan berkedok top spender. Kalau memang caranya seperti ini, tidak perlu membuat leaderboard, langsung saja umumkan di akhir periode atau diundi sekalian. Membuat program tetapi tidak memahami sistem leaderboard. Abrahamson Jakarta Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman24 April 2026 - (21:01 WIB)Permalink Kocak. Dengan spending minum kopi sampai kembung hingga menguras 23 juta lebih seharusnya bisa dapat iPhone 17 Pro 256GB dengan menambah sedikit. Itu sudah PASTI dapat iPhone. Kalau lewat undi nasib jelas nggak pasti, belum lagi kalau hadiahnya di tilep panitia. Trik marketing busuk macam begituan sudah biasa. Yang tidak biasa, masih saja ada yang mau ikut undian abal-abal tanpa ijin Kemensos dan dikuatkan akta notaris. Login untuk Membalas
AbrahamsonPenulis artikel25 April 2026 - (06:35 WIB)Permalink point coffee mengklaim pengumuman pemenang sudah diverifikasi kemensos & notaris. Entah itu semua abal2 apa ngarang. Masalahnya ini program top spender bos, bukan undian. Saya sudah berapa kali menang top spender model klasemen leaderboard begini di produk/store lain bahkan di mall, karena bisa mengukur butuh berapa banyak belanja untuk menang posisi 1. Seharusnya update klasemen tiap hari/ditentukan setiap tanggal berapa, itu yang wajar. Login untuk Membalas
Ahmad29 April 2026 - (09:34 WIB)Permalink mungkin yang ngadain acara kurang niat, jadi gk di update tiap hari leaderboard nya, tapi satu sisi berhubuapapunng ini seperti lomba, TS harus bisa nerima apapun hasilnya, 1 Login untuk Membalas
AbrahamsonPenulis artikel29 April 2026 - (09:51 WIB)Permalink Saya sudah sampaikan dari awal, saya akan terima kekalahan apapun hasilnya JIKA mereka TRANSPARAN. Yang namanya lomba harusnya terukur jelas, bisa dilihat sampai pengumuman selesai saingannya siapa, berapa poin, ini klasemen bukan UNDIAN. Login untuk Membalas
Rizal14 Mei 2026 - (15:30 WIB)Permalink Menurut saya logis2 aja beli 925 atau 1000 pun kalo ada yang diatas itu ya dia yg menang, tidak ada yang tidak logis, nama pemenang sebenarnya sudah sangat transparan, nama lengkap di tulis, pihak point coffee tentu saja tidak akan memberikan biodata pemenang jika anda minta, yg paling mungkin anda lakukan adalah cari nama pemenang di social media untuk melakukan verifikasi mandiri, jika anda punya kecurigaan, itu pendapat saya. semoga membantu. 1 Login untuk Membalas
Rizal14 Mei 2026 - (15:30 WIB)Permalink Menurut saya logis2 aja beli 925 atau 1000 pun kalo ada yang diatas itu ya dia yg menang, tidak ada yang tidak logis, nama pemenang sebenarnya sudah sangat transparan, nama lengkap di tulis, pihak point coffee tentu saja tidak akan memberikan biodata pemenang jika anda minta, yg paling mungkin anda lakukan adalah cari nama pemenang di social media untuk melakukan verifikasi mandiri, jika anda punya kecurigaan, itu pendapat saya. semoga membantu. Login untuk Membalas
Abo Cah14 Mei 2026 - (19:07 WIB)Permalink logis dong ting, sampai 2000 stamp. juga logik dan masuk akal yg tidak logis/wajar itu : apakah wajar yg bernama bagas yang sudah mengumpulkan stamp sebanyak 184 buah tiba2 namanya hilang dari pengumuman pemenang? liat baik2 jumlah stamp dan nama pd pengumuman pemenang (final 31 maret) pemenang no 5 211 stamp pemenang no 6 162 stamp, bandingkan dengan klasmen sementara di 25 maret, si bagas ini yg sudah 184 stamp kemana? jadi pemenang no 0? menurut ente, logis/wajar atau tidak jika si TS curiga? kalau menurut ente transparan, coba jelaskan si bagas itu kemana? Login untuk Membalas
Rizal14 Mei 2026 - (20:49 WIB)Permalink Saya tidak fokus dan mengomentari susunan pemenang yang dibawah penulis, saya juga tidak tau TnC program tersebut apakah bisa ada yg dieleminasi karena menyalahi TnC misalnya, dan jika ada sayapun tidak tau apa perusahaan berkewajiban menjelaskan ke selain orang tersebut?. kalaupun orang tersebut di eliminasi, itu tidak berpengaruh kepada penulis karena posisi leaderboard penulis berada diatasnya. semoga membantu. Login untuk Membalas