Tanggapan Tanggapan perihal “Limit Tokopedia Card BRI Ludes 3 Jam Setelah Aktivasi, Rugi Setara 6 Bulan Gaji Guru Honorer” 24 April 2026 Bank BRI 4 Komentar Bank BRI, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Fraud, Fraud Kartu Kredit, Investigasi transaksi, Kartu Kredit BRI, Kartu Kredit BRI Co-Brand Tokopedia, One Time Password, OTP, pembobolan kartu kredit, Sanggahan Transaksi Kartu Kredit, Social Engineering, Tokopedia Card Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI dan mohon maaf atas kejadian yang Bapak Imam Asyrof alami. Menanggapi laporan Bapak pada Media Konsumen tanggal 21 April 2026 dengan judul “Limit Tokopedia Card BRI Ludes 3 Jam Setelah Aktivasi, Rugi Setara 6 Bulan Gaji Guru Honorer”, kami sampaikan bahwa sudah dilakukan tindak lanjut oleh BRI dan Bapak telah menerima penjelasan yang kami sampaikan. Kami sangat menghargai setiap masukan serta keluhan yang disampaikan dan kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi peningkatan kualitas layanan BRI. Untuk melakukan pengecekan status laporan pengaduan, dapat melalui fitur pusat bantuan BRImo atau layanan WhatsApp Sabrina 0812 1214 017. Perlu diingat bahwa BRI tidak pernah meminta data rahasia seperti password, PIN, kode OTP, CVV/CVC, dan M-Token. Demikian disampaikan, terima kasih. Salam, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Jl. Jendral Sudirman Kav 44-46 Jakarta 10320 Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Imam24 April 2026 - (08:23 WIB)Permalink Terima kasih atas tanggapannya, pihak BRI. Namun, perlu saya tegaskan di sini bahwa saya TIDAK MENERIMA penjelasan yang hanya bersifat formalitas teknis tersebut. Penjelasan BRI yang menyatakan transaksi sah hanya karena adanya OTP sangatlah mencederai rasa keadilan bagi saya. Ada beberapa poin yang belum dijawab secara transparan oleh BRI: Keamanan Data: Bagaimana mungkin data kartu baru saya bisa diketahui pelaku hanya dalam hitungan jam setelah aktivasi? Koordinasi Buruk: Pihak BRI mengaku sudah menghubungi DANA tapi tidak ada respon, sementara pihak DANA menyatakan siap kooperatif jika ada instruksi bank. Mana yang benar? Saya memiliki rekaman telepon saat petugas BRI berbicara terbata-bata menjelaskan hal ini. Ketidakpekaan: BRI mengabaikan bukti adanya manipulasi telepon selama 19 menit dan tetap memaksakan tagihan di atas penderitaan nasabah kecil. Sebagai informasi bagi pembaca dan pihak BRI, kasus ini TIDAK SELESAI di sini. Laporan saya saat ini telah resmi diterima dan dieskalasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal dengan nomor tiket BICAS-230426-00136-E. Saya menuntut penyelesaian yang lebih adil melalui jalur Mediasi Bank Indonesia, bukan sekadar jawaban ‘template’ yang mengabaikan aspek perlindungan konsumen. Kita bertemu di meja mediasi BI Tegal. 2 3 Login untuk Membalas
Imam24 April 2026 - (22:21 WIB)Permalink “Kami memberitahukan bahwa tiket anda sudah kami terima dan telah kami eskalasi kepada KPw BI Tegal .” Itu jawaban BI 1 Login untuk Membalas
Imam28 April 2026 - (00:14 WIB)Permalink UPDATE: INVESTIGASI BRI ASAL-ASALAN: DANA SIAP KOOPERATIF, BRI MALAH BELUM KIRIM SURAT RESMI. Melanjutkan laporan saya sebelumnya, per tanggal 27 April 2026 pukul 23.59 WIB, saya menemukan fakta-fakta mengejutkan yang membuktikan kelalaian pihak Bank BRI dalam menangani kasus fraud kartu kredit saya: DANA Sangat Kooperatif: Saya menghubungi pihak DANA secara mandiri (Tiket DANA: 4775133643733). Berbeda dengan klaim BRI yang menyatakan “DANA tidak merespons”, pihak DANA justru membalas dalam hitungan jam dan menyatakan SIAP melakukan investigasi serta pembekuan akun pelaku, asalkan ada SURAT PERMINTAAN RESMI dari Bank BRI. Ketidaksinkronan Internal BRI: Terjadi kekacauan data di pihak BRI. Melalui email, BRI mengirimkan penolakan sanggahan (Tiket: 1000152461), namun di saat yang bersamaan, layanan DM Instagram dan Live Chat Sabrina menyatakan laporan saya (Tiket: TTB000094173478) masih “dalam proses tindak lanjut”. Bagaimana mungkin bank sebesar BRI memberikan informasi yang bertolak belakang di kanal yang berbeda? BRI Mengakui Belum Kirim Surat: Dalam Live Chat terakhir malam ini, agen BRI akhirnya mengakui bahwa mereka “belum dapat mengonfirmasi pengiriman surat resmi ke DANA”. Ini adalah bukti nyata bahwa investigasi BRI yang berujung pada “penolakan sanggahan” dilakukan tanpa koordinasi antar-bank yang seharusnya dilakukan. Layanan Buruk (Slow Response): Saat dikonfrontasi mengenai bukti dari DANA, layanan Live Chat BRI mendadak slow response (jeda lebih dari 10 menit tanpa jawaban) dan akhirnya bungkam hingga pukul 00.00 WIB. Kesimpulan: Pihak BRI terkesan memaksakan penolakan sanggahan tanpa melakukan upaya maksimal untuk berkoordinasi dengan pihak terkait (DANA). Saya sudah meneruskan seluruh bukti percakapan dan “pengakuan” tidak langsung dari BRI ini kepada Bank Indonesia Tegal sebagai bahan utama Mediasi. Saya tegaskan kembali: Saya tidak akan membayar tagihan sengketa yang terjadi akibat kelalaian sistem keamanan dan lambatnya penanganan investigasi oleh Bank BRI! Login untuk Membalas