Memohon Pengembalian Dana Premi BRI Life TelePro Mediacash yang Di-autodebit tanpa Persetujuan

Pada tanggal 2 Maret 2026, saya mendapatkan telepon dari pihak yang mengatasnamakan BRI dengan nomor 14010. Dalam percakapan tersebut, pihak penelepon telah mengetahui dan menyebutkan beberapa data pribadi saya, termasuk data diri serta nomor rekening BRI yang saya miliki.

Pihak penelepon kemudian menjelaskan mengenai produk atau manfaat asuransi dari BRI Life. Pada saat itu, saya memahami bahwa penjelasan tersebut berkaitan dengan polis Aurora yang saya pikir merupakan salah satu manfaat atau perlindungan yang saya dapatkan setelah menjadi nasabah BRI.

Saya tidak memahami bahwa percakapan tersebut ternyata berkaitan dengan produk asuransi lain, yaitu TelePro Mediacash.

Saya tidak mendapatkan penjelasan yang saya pahami secara jelas bahwa saya sedang ditawarkan atau diikutsertakan dalam produk asuransi TelePro Mediacash, termasuk mengenai adanya premi yang akan dipotong secara otomatis (autodebit) dari rekening BRI saya sebesar Rp305.000.

Saya baru mengetahui adanya pemotongan tersebut setelah melakukan pengecekan transaksi rekening pada bulan Maret dan April 2026, di mana terdapat autodebit masing-masing sebesar Rp305.000 untuk pembayaran premi TelePro Mediacash. Sebelumnya, saya tidak mengetahui bahwa saya telah memiliki atau terdaftar pada polis tersebut dan tidak mengetahui bahwa akan terdapat pemotongan premi secara otomatis dari rekening saya.

Adapun nomor premi/polis yang berkaitan dengan produk tersebut adalah:

  • Nomor Premi: 83173422
  • Produk: TelePro Mediacash
  • Premi: Rp305.000

Setelah mengetahui adanya pemotongan tersebut, saya telah berupaya meminta bantuan dan melakukan pengaduan kepada pihak bank untuk mendapatkan penjelasan serta penyelesaian atas permasalahan ini. Namun, hingga saat ini belum terdapat tindak lanjut atau penyelesaian yang saya harapkan terkait pengembalian dana maupun pembatalan kepesertaan asuransi tersebut.

Saya merasa keberatan karena sejak awal saya tidak memahami bahwa percakapan melalui telepon pada tanggal 2 Maret 2026 tersebut merupakan proses kepesertaan atau pembelian produk TelePro Mediacash. Saya mengira penjelasan yang diberikan berkaitan dengan manfaat atau perlindungan yang melekat pada kepemilikan rekening BRI saya, khususnya karena pihak penelepon dapat menyebutkan data pribadi dan nomor rekening saya.

Oleh karena itu, melalui Media Konsumen ini saya memohon kepada pihak BRI Life dan BRI untuk memberikan penjelasan secara transparan mengenai:

  1. Penjelasan mengenai informasi produk, besaran premi, serta mekanisme autodebit yang disampaikan kepada saya sebelum kepesertaan dilakukan.
  2. Penjelasan mengenai pemotongan premi sebesar Rp305.000 pada bulan Maret dan April 2026.
  3. Pengembalian dana premi yang telah ter-autodebit dari rekening saya, karena sejak awal saya tidak memahami bahwa saya telah menyetujui kepesertaan produk tersebut.

Saya berharap pihak BRI Life dan BRI dapat memberikan penyelesaian yang transparan dan bertanggung jawab atas permasalahan ini. Saya juga berharap kejadian serupa tidak dialami oleh nasabah lainnya, khususnya apabila penawaran produk asuransi dilakukan melalui telepon dengan menggunakan data nasabah dan terdapat mekanisme autodebit rekening.

Demikian keluhan ini saya sampaikan melalui Media Konsumen agar mendapatkan perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. Saya berharap BRI Life dan BRI dapat segera melakukan pembatalan polis serta mengembalikan dana premi yang telah dipotong dari rekening saya.

Terima kasih atas perhatian dan penyelesaiannya.

Nadia Fara
Pandaan, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Memohon Pengembalian Dana Premi BRI Life TelePro Mediacash yang Di-aut…

oleh Fara ⏱ waktu baca: 2 menit
0