LBH Jakarta Membuka Pos Pengaduan Terkait Masalah Fintech Pinjaman Online

Untuk informasi.

Bahwa telah dibuka pos pengaduan oleh LBH Jakarta pada tanggal 4 November 2018 teruntuk para pengguna aplikasi pinjaman online yang merasa terintimidasi, atau mengalami kerugian materil maupun immateril. Silakan untuk bersama sama mengakses link www.bantuanhukum.or.id, kemudian klik “Dokumen kemudian klik “Publikasi, dan di pojok kiri, terdapat form aplikasi pengaduan, yang mana form tersebut serta langkah hukum selanjutnya yang akan dilakukan oleh LBH – Jakarta.

Sama sekali tidak dipungut biaya sepeserpun, maupun biaya-biaya lainnya yang masih berhubungan dengan permasalahan fintech ini.

Mari kita dorong gerakan yang akan dilakukan LBH – Jakarta, serta ciptakan kerjasama yang baik antara korban, dengan lawyer untuk memberikan jalan keluar terbaik atas permasalahan hutang piutang korban fintech ini.

Untuk informasi detail, teman-teman dapat mengakses langsung link ini, dan bisa mempelajari lebih lanjut.

Terima kasih.

Feronika
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai Artikel ini:
[Penilaian Rata-rata: 2.6]

42 komentar untuk “LBH Jakarta Membuka Pos Pengaduan Terkait Masalah Fintech Pinjaman Online

  • 5 November 2018 - (19:19 WIB)
    Semoga bisa membantu kami yang terlilit hutang di fintech yang nakal bukan karena tidak mampu bayar tapi karena bunga yang super gila dan cara penagihan yang kasar tidak hanya itu mereka mengancam semua pihak yang ada di kontak.
    Rupiahnow/nowrupiah
    • 6 November 2018 - (09:17 WIB)
      selamat pagi pak Wahyu

      Terimakasih sudah apresiasi lewat komentar ini, silahkan bapak dapat mengisi form pada link yang tadi sudah saya informasikan di atas, dan mengisi data pribadi, serta menceritakan persoalan ataw kerugian yang bapak sudah alami akibat FINTECH ini, nanti akan ada tim dari LAWYER LBH – JAKARTA, yang dapat merespon sewaktu waktu, guna memberikan pemahaman hukum, supaya kita jadi lebih kuat tentunya menghadapi persoalan ini.

      Terimakasih
      Fero

      • 6 November 2018 - (09:28 WIB)
        Terimak kasih atas respon yang diberikan semoga dapat membantu masalah hutang di fintech bukan karena tidak mampu membayar tapi cara penagihan dan bungan yang melebihi rentenir.karena ulah collector yang nakal yang sms ke semua kontak saya mengakibatkan beberapa customer saya putus hubungan kerja
        • 6 November 2018 - (09:37 WIB)
          Betul pak wahyu, dan semua korban FINTECH mengalami hal yang sama, termasuk saya sendiri..

          jadi di sini saya mengajak …ayo sama sama kita isi form pengaduan di LBH Jakarta, dan mendukung apa yang menjadi program pembelaan dari pada korban FINTECH yang di lakukan oleh LBH – Jakarta, supaya masalah penagihan yang kasar , mengancam, mempermalukan, dan bunga denda yang terus berjalan tidak lagi membuat kita merasa tertekan.

          semua pengisian form, gratis, dan tidak ada biaya apapun, meterai dsb, itu tidak ada

          Terimakasih
          Fero

          • 6 November 2018 - (09:53 WIB)
            Saya mengisi link kenapa tidak bisa ya mbak?
          • 6 November 2018 - (09:58 WIB)
            Pak wahyu..boleh masuk ke link yang ini : http://www.bantuanhukum.or.id/
            kalau bapak mau pelajari lebih dulu apa upaya yang akan di gerakan oleh LBH – J, di situ di terangkan pak, ataw kalau mau masuk form langsung, nanti begitu masuk link, klik ” dokumen”,kemudian klik lagi “publikasi” nanti di pojok kiri sudah ada form nya , bapak bisa tinggal klik saja,,,kalau maish mengalami kesulitas akses, silahkan coba di close – open, ya pak…

            terimakasih, semoga membantu

      • 10 November 2018 - (20:31 WIB)
        Memberantas fintech pinjol jangan tanggung tanggung ,habiskan sampai ke akarnya meski terdaftar di awasi ojk tidak ada bedanya mereka sama sama makan korban ,saya korban pinjol walaupun sudah berizin ojk pelanggaran mereka sama sia sia jika hanya mengatasi masalah setenga setengah penyakit ini sudah menjamur bagi masyarakat jangan nantinya masyarakat bisa struk ,,pesan saya block usaha mereka tanpa pandang bulu kelemahan mereka ada pada rekening bank yang mereka miliki ,aplikasi ,website dan akses pengembang . tanpa rekening bank mereka tidak bisa berbuat apa apa ,buat mereka struk duluan sebelum kita nanti yang struk
    • 6 November 2018 - (09:20 WIB)
      Selamat pagi pak Ranto

      Silahkan dapat mengakses langsung llink yang tadi sudah saya informasikan, untuk bersama menyelesaikan masalah FINTECH ini, dan juga dapat mempelajari lebih lanjut, apa yang menjadi program serta tujuan dari LBH – Jakarta terkait masalah FINTECH ini.

      Terimakasih
      Fero

  • 5 November 2018 - (19:46 WIB)
    Saya tidak terima, saya jadi korban fintech. Selama saya masih kerja saya tiap hari selalu berusaha bahkan cari pinjaman lagi, tapi sekarang setelah di PECAT KERJA saya lemes banget dengan sadar cari kerjaan itu sangat susah, sekarang saya nganggur lagi hutang di pinjol bunga semakin bertambah, saya milih revolusi perang sampai MATI, gara2 pinjol kami nyampah. Setelah saya di PHK para pinjol jarang hubungi saya, ada satu dua yang mau hubungi saya, gue sebel banget NAJIS KUDU ANGKAT. TAI
  • 6 November 2018 - (10:32 WIB)
    Semoga saja Pinjol yang nakal dapat di tindak tegas karena sudah sangat merugikan dari segi materil dan sudah membuat malu,tidak hanya itu kosekwensi yang harus diterima kita kehilangan pekerjaan.bukan berarti kita tidak mampun bayar atau mau lari dr tanggung jawab tapi karena kondisi nya yang memang belum ada dana,
      • 6 November 2018 - (13:23 WIB)
        selamat siang mba rosma yanti

        Silahkan bergabung untuk mengisi form pengaduan terlebih dahulu, lewat meng klik tautan situs resmi LBH – J, setelah data masuk, nanti akan saya ikut sertakan di dalam group LBH – J,

        terimakasih

  • 7 November 2018 - (06:19 WIB)
    Saya sudah ketik ke lbh taoi saya tidak tau bagaimana cara memantaunya semoga lbh bisa membantu kesulitan saya karena saat ini saya benar benar tidak tau harus bagiamana sampe sampe saya jatuh sakit karena ketakutan mohon bantuan informasinya terimakasih
  • 7 November 2018 - (10:51 WIB)
    Kk saya juga sudah kena
    Pinjaman 500 rb
    Tp tidak pernah mengajukannya..
    Dan mereka bisa buat rekening bni atas nama kk saya padahal tidak pernah buat rek bni.
    Pas di cek ya benar itu rek atas nama kk saya tp gak bisa diblokir karena terdaftar perusahaan bukan perorangan..
    Sudah ada pengajuan lagi untuk pembelian token 200 rb tp ditolak..
    Kk saya dpt email harus segera membayar tagihan 500 rb itu belum sama bunganya…
    Bagaimana solusinya..
    Kalau dibayar pasti akan ada tagihan lagi
    Karena pihak tersebut sudah memiliki rekening tabungan bni atas nama kk saya tetapi kk saya sendiri tdak bisa mengambil ataw pun tau pin tersebut…
    • 7 November 2018 - (11:07 WIB)
      bisa tinggalkan no hp, untuk di gabungkan di WA group, LBH – Jakarta, ini sepertinya modus baru,…..

      sebelumnya silahkan isi form pengaduan dlu ya, di link resmi web nya LBH – jakarta http://www.bantuanhukum.or.id nanti begitu sudah masuk, klik di bagian “dokumen” kemudian klik lagi di bagian “publikasi” di sebelah pojok kiri ada form nya, ceritakan di situ yah…

      Note :

      LBH – Jakarta, tidak memungut biaya sepeserpun, terkait masalah fintech di semua domisili, se indonesia dapat mengakses link tersebut, silahkan buat temen2 yang punya nasib sama ( khusus nya luar JABODETABEK ), agar kami yang di jakarta, dapat mendorong ketentuan baru menghadapi FINTECH ini.

      Terimakasih

  • 7 November 2018 - (12:35 WIB)
    Pakai data saya ataw kakak saya..
    Soalnya ini kasus kaka saya
    Kk sy yg mengalaminya..

    No wa saya 085715083315

    Kaka saya bru saja kekantor akulakunya dan melakukan pembekuan akun tersebut.tetapi tetap disuruh membayar tagihan yg ada..
    Tp saya takutnya akan ada tagihan kembali karena pihak tersebut memiliki rekening atas data kk saya..
    Tkut disalahgunakan untuk pembekian diaplikasi lain juga

  • 7 November 2018 - (13:25 WIB)
    terima kasih ada pos pengaduan khusus untuk warga yg terintimidasi oleh pinjaman online. Semoga ada jalan keluar ada tindak lanjutnya dari LBH. Karena OJK pun sepertinya belum ada tindakan kembali atas korban pinjol.
    • 7 November 2018 - (14:10 WIB)
      iya bu, silahkan di akses, dan di isi form nya,,,

      tidak di pungut biaya apa2 yah bu,
      mari bersama dorong gerakan yang sedang di canangkan LBH- J, terkait kasus fintech ini.

      Terimakasih

  • 7 November 2018 - (16:40 WIB)
    sy sudah mengisi formulir di LBH dan mengirim email 2 hari yg lalu kalau tdk salah, tapi kok sampai skrg blm ada balasan ya, sy resah bgt sama bunga pinjol dan dc nya sudah mulai menghubungi kontak-kontak saya, akun saya di bobol dan saya tdk akan pernah bayar cicilan yg saya tdk pakai itu dari #akulaku karena saya yakin yang membobol akun saya adalah org dalam ,… saya memohon kepada @ojk untuk menindak tegas aplikasi akulaku, karena sudah sangat banyak memakan korban terutama akun yg di bobol
  • 7 November 2018 - (18:28 WIB)
    Saya sudah isi pengaduan berulang ulang tapi kok tidak ada respon saa sekali bagiamana ini saya jadi bingung
  • 8 November 2018 - (11:32 WIB)
    Saya juga masih aktif dalam pinjol tp saya sudah merasa terbebani dgn bunganya… Mohin gabungkan saya ke grup wa saya 082132032027…mohin bantuannya
  • 8 November 2018 - (15:58 WIB)
    Mbak saya sudah isi form di LBH tolong masukan wa saya 08996202530. juga agar saya dapat solusi ttg ojol yang meresahkan. mengancam tlp smua contact dan perusahaan. padahal saya sudah bilang klo sudah ada uang pasti di bayar. tapi mereka tidak memberikan saya waktu. malah mengancam saya.
  • 10 November 2018 - (20:43 WIB)
    Kehidupan masyarakat semakin terpuruk akibat ulah pelaku fintech pinjol yang menjebak para nasabah pinjol,berawal dari 500 ribu hingga puluhan juta setelah kita sadar ternyata ini jebakan ,rasa takut hingga nyawa melayang ,siapa yang peduli dengan masalah kita termasuk saya sampai saat ini tidak ada ,hanya bisa pasrah dan mengadu pada pencipta
  • 10 November 2018 - (20:49 WIB)
    Apapun masalah itu pasti ada solusi tapi belum tentu solusi akan membuat pemasalahan kita terbebas,,
    Solusi itu apa? Kapan? Bagaimana? Kemana? Dan masih banyak proses yang di lalui,yangbkita harus cari adalah jalan keluar!!!!!

 Apa Komentar Anda?

Ada 42 komentar sampai saat ini..

LBH Jakarta Membuka Pos Pengaduan Terkait Masalah Fintech Pinjaman Onl…

Frionica 1 menit
42