Penagihan oleh Customer Service Home Credit “Bad Attitude”

17 Desember 2019

Salam pembaca,

Kejadian ini terjadi beberapa hari yang lalu dimana pihak Home Credit seorang wanita (tidak tahu namanya), menghubungi orangtua saya yaitu ibu Cornelia, (65 tahun) dengan sangat tidak sopan, kasar, dan mengintimidasi. Permasalahannya kesalahpahaman ibu saya mengenai tanggal jatuh tempo yang mengira tanggal 18 ternyata tanggal 13. Dan ini adalah pertama kalinya pembayaran. Penagih tidak memberi kesempatan ibu saya untuk berbicara dan menjelaskan apa yang terjadi, sampai dia bertanya: “apa kendala ibu, ibu punya uang tidak??” Dan barulah ibu saya menjelaskan. Sungguh luar biasa etika penelepon ini sampai berhak menanyakan kondisi finansial seseorang.

Sementara posisi ibu saya berada di daerah pegunungan yang pada saat itu mati lampu dan hujan deras dan dipaksa untuk melakukan pembayaran. Bukankah dalam keterlambatan ada teguran dan denda sebagai tindakan?

Pembaca kita harus tahu kalau ada peraturan undang undang dari Bank Indonesia mengenai pinjaman kredit. Sebagai debt collector pun mempunyai etika sbb yang saya kutip dari hukumonline.com.

Berikut beberapa etika yang harus dimiliki oleh debt collector yang melakukan penagihan: [3]

1.    Debt collector memiliki identitas dari Penerbit Kartu Kredit yang dilengkapi dengan foto diri yang bersangkutan;

2.    Penagihan tidak dilakukan dengan menggunakan cara ancaman, kekerasan dan/atau tindakan yangbersifat mempermalukan Pemegang Kartu Kredit;

3.    Penagihan tidak dilakukan dengan menggunakan tekanan secara fisik maupun verbal;

4.    Penagihan dilarang dilakukan kepada pihak selain Pemegang Kartu Kredit;

5.    Penagihan menggunakan sarana komunikasi dilarang dilakukan secara terus menerus yang bersifat mengganggu;

6.    Penagihan hanya dapat dilakukan di tempat alamat penagihan atau domisili Pemegang Kartu Kredit;

7.    Penagihan hanya dapat dilakukan pada pukul 08.00 sampai dengan pukul 20.00 wilayah waktu alamat Pemegang Kartu Kredit;

8.    Penagihan di luar tempat dan/atau waktu tersebut di atas, hanya dapat dilakukan atas dasar persetujuan dan/atau perjanjian dengan Pemegang Kartu Kredit terlebih dahulu;

9.    Penagihan Kartu Kredit menggunakan tenaga penagihan dari perusahaan penyedia jasa penagihan (debt collector) hanya dapat dilakukan jika kualitas tagihan Kartu Kredit dimaksud telah termasuk dalam kualitas macet berdasarkan kriteria kolektibilitas sesuai ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai kualitas kredit.[4]

Tidak hanya mempermalukan, tapi membuat sakit hati satu keluarga, seorang ibu dibentak bentak, siapa yang bisa menerima. Coba sudah berapa poin yang mereka abaikan, pukul 07.00 WIB keesokannya sudah menghubungi ibu saya lagi.

Saya akan melihat perjanjian kontrak oleh Home Kredit secara detail lagi dan meminta bantuan pihak penegak hukum khususnya pengacara untuk membantu saya agar mereka tidak semena mena terhadap pelanggan.

Terima kasih semoga bermanfaat.

Nb untuk mbak penelepon: “Manusia itu tidak luput dari kesalahan, setidaknya jagalah tutur katamu jangan sampai menyakiti hati orang apalagi orang yang sudah tua.”

Lia Kusumadinata
Surakarta, Jateng

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:103    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Lia Kusumadinata

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Lia Kusumadinata, putri dari Ibu Cornelia yang merupakan Pelanggan Home...
Baca Selengkapnya

Loading...

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Penagihan oleh Customer Service Home Credit “Bad Attitude”…

oleh Rara Lia dibaca dalam: 2 min
0