Permohonan Rescheduling KTA Bank DBS

Kepada Yth Bank DBS Indonesia,

Saya adalah debitur Bank DBS dengan nomor pinjaman 7800793650 atas nama Selvia Susanti. Melalui surat terbuka ini saya ingin menyampaikan secara tertulis bahwa saya sudah tidak mampu lagi membayar cicilan sejumlah cicilan yang ada, sehingga saya belum bisa melakukan pembayaran KTA Bank DBS hampir 4 bulan ini. Saya sudah menelepon ke bagian call centre, bagian collection dan email tentang permasalahan yang saya hadapi.

Saya beritikad baik untuk menyelesaikan hutang saya, tetapi kondisi keuangan saya yang belum dapat membayar karena saya sudah tidak bekerja lagi. Selama saya menjadi nasabah DBS saya adalah nasabah yang taat dan tidak pernah telat untuk membayar, tapi kondisinya sekarang berbeda saya benar-benar sudah tidak mampu maka saya mohon dibantu untuk mengajukan rescheduling pembayaran kepada pihak Bank DBS. Yang mana cicilan saya sejumlah kurang lebih Rp7 juta untuk keadaan sekarang ini saya hanya mampu bisa bayar Rp2 juta per bulan. Saya beritikad baik menyelesaikannya karena hutang adalah wajib dibayar.

Saya berharap sekali Bank DBS dapat membantu permasalahan saya untuk rescheduling payment dan jika saya nantinya ada rezeki berlimpah saya akan menyelesaikan secepatnya agar terbebas dari hutang. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya

Selvia Susanti
Jakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai permohonan ini:
[Total:11    Rata-Rata: 4.3/5]
Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Selvia Susanti

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com. Melalui surat ini, kami...
Baca Selengkapnya

9 komentar untuk “Permohonan Rescheduling KTA Bank DBS

  • 20 Januari 2020 - (15:28 WIB)
    Permalink

    DC sudah sampai meneror ke ex kantor dan sampai memarahi teman2 kantor yang mana sudah dijelaskan bahwa saya sdh 5bln resign tidak bekerja lagi dikantor tersebut tapi masih saja menelpon mencari saya. DC juga sdh 2 kali kerumah keluarga sesuai alamat KTP pengajuan dan berkata bahwa saya tidak ingin bayar kabur padahal sudah saya jelaskan bahwa saya memohon bantuan untuk keringanan merubah cicilan, DC jg memberi tahukan atau menyebarkan informasi besarnya hutang saya ke orang2 lain apakah hal tersebut termasuk menyebarkan informasi penting nasabah yang mana ada undang2 nya ?? Saya bukannya tidak mau bayar tapi memang kondisi saya yang sudah tidak mampu untuk membayar dan menunggu untuk di reschedule biar saya dapat melanjutkan kewajiban saya untuk membayar sesuai kemampuan.

  • 29 Januari 2020 - (09:50 WIB)
    Permalink

    Mba selvia, sepertinya keluhan mbak sudah ditanggapi oleh pihak bank dbs pada tanggal 29 januari 2020. Terus bagaimana mbak kelanjutannya ttg solusi yang ditawarkan oleh pihak bank dbs. Mohon infonya ya mbak, krn saya pun punya masalah yang sama dengan mbak selvia.

  • 29 Januari 2020 - (10:37 WIB)
    Permalink

    Ya ampunnn mbak, aku ngerasa kejebak banget di Bank DBS dan pengen secepatnya lunasi semua mbak kapok deh.. sampai detik ini saya masih belom dapat solusi yang baik mbak masih tetap dipaksa untuk bayar sejumlah cicilan dan dendanya.. buat apa ya kita mengada-ada kondisi kita memang sudah tidak mampu lagi bayar, saya masih belum bayar mbak udh telat 3bln jalan 4bln krn percuma kalo dibayarin tidak sesuai cicilannya yang ada bunga nya menggulung mbak. Jadi saya masih menunggu dari pihak bank DBS memberikan solusi yang terbaik mbak. Semoga mbak jg ya cepet selesai permasalahan nya ..

    • 29 Januari 2020 - (14:55 WIB)
      Permalink

      mba selvia, alamat emailnya bank dbs yang mana sih mba, aku dah coba email untuk pengajuan restrukturisasi cicilan kta saya, tapi selalu saja tidak terkirim atau mailer-daemon. Jadi saya bingung mau buat surat permohonan ke alamat email yang mana. Mohon infonya bila ada yang tahu email resmi bank dbs

      • 29 Januari 2020 - (15:07 WIB)
        Permalink

        Sepertinya Bank DBS gak ada alamat email soalnya aku jg kirim email gagal terus jd untuk nasabah lebih di arahkan ke tlp krn udah aku cari2 infonya jg gak ada. Makanya aku buat surat terbuka di media konsumen biar benar-benar langaung ke pihak Bank DBS mbak, Alhamdulillah langsung direspond kok mbak walau belum nemu titik terang tapi setidaknya sudah tersampaikan permasalahan kita mudah2an bisa dikaji ulang untuk KTA macetnya biar dapat reschedule cicilan. Masukan aja mbak jng cuma lewat CS atau DC nya mbak krn percuma gak ketemu solusi baiknya tetep mereka maksa dan gak mau tau permasalahan nasabahnya miris.

        • 30 Januari 2020 - (13:32 WIB)
          Permalink

          mba selvia tapi masih terus di tagih ? aku masih terus membayar walaupun ga sesuai tapi dari kemarin minta history pembayaran dan sisa pokok belum di infokan.

          • 30 Januari 2020 - (13:38 WIB)
            Permalink

            Gak mbak Ayu soalnya aku bingung kalo aku bayarin gak sesuai cicilan nya bukannya akan terus menggulung ya bunga nya makin besar.. soalnya cicilan aku gede banget 7jt an sedangkan aku cuma mampu 2jt aja.. kalo mbak Ayu dibayarin yah trus gak di terror lagi ya sama DC nya ?

  • 30 Januari 2020 - (13:49 WIB)
    Permalink

    aku bayar tapi ga sesuai nominal. harusnya 4845.000 aku bayar 3-4juta aja mba sebulan. klo d telp sih masih. yaa aku jawab. cuma klo udh mulai kurang enak omongannya pasti aku complain mba karena setauku DBS yg di manajemennya itu enak orang nya dan menghargai nasabah. itu yg suka ga enakin klo ngomong ya desk coll nya mba. makanyaa klo desk coll omongannya ga enakin, aku pasti komplen. aku masih bayar tapi kayak aku mau kabur aja. di sewotin, di ceramahin. sampe di pressure lewat kata kata. mba selvia di datengin kerumah?

    • 31 Januari 2020 - (12:36 WIB)
      Permalink

      Iyaaa mbak udh di datengin kerumah orang tua sama ke alamat sesuai KTP, kebetulan saya udh pindah keluar kota setelah resign kerja. Iyaaa kalo mbak Ayu gak jauh mbak selisihnya dr jumlah cicilan yang seharusnya kalo aku kan jauh banget selisihnya dan masih lama jangka waktunya ambil 3thn dan baru masuk 6 kali cicilan jd bingung. Bener2 nunggu dari pihak Bank DBS nya buat permohonan aku yang bener2 udh gak mampu kalo bayar sejumlah cicilan.

 Apa Komentar Anda mengenai permohonan ini?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Permohonan Rescheduling KTA Bank DBS

oleh Selvia Susanti dibaca dalam: 1 menit
9