Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Selvia Susanti

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “Permohonan Rescheduling KTA Bank DBS” dari Sdri. Selvia Susanti yang dimuat secara online pada Mediakonsumen.com tanggal 20 Januari 2020.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis mengajukan permohonan program untuk penjadwalan ulang pembayaran atas tagihan Digibank KTA yang dimilikinya. Kami telah menghubungi Sdri. Selvia Susanti untuk menyampaikan informasi bahwa permohonan penjadwalan ulang pembayaran dapat diajukan oleh nasabah kepada Bank secara langsung.

Kami berterima kasih kepada Sdri. Selvia Susanti, juga kepada Mediakonsumen.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia:
[Total:1    Rata-Rata: 4/5]
Permohonan Rescheduling KTA Bank DBS

Kepada Yth Bank DBS Indonesia, Saya adalah debitur Bank DBS dengan nomor pinjaman 7800793650 atas nama Selvia Susanti. Melalui surat...
Baca Selengkapnya

Loading...

5 komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Selvia Susanti

  • 29 Januari 2020 - (10:27 WIB)
    Permalink

    Dear YTH
    Ibu Mona Monika,

    Pertama-tama Saya sangat berterima kasih kepada media konsumen sudah membantu untuk menyuarakan kesulitan dan permohonan kepada pihak Bank DBS. Saya juga berterima kasih kepada pihak Bank DBS yang sudah merespond niat baik saya untuk tetap melanjutkan agar menyelesaikan kewajiban saya namun sampai hari dan detik ini saya masih belum mendapatkan solusi yang baik untuk KTA saya yang sudah macet jalan 4 bln. Awal saya di tlp oleh pihak DBS dengan Ibu Silvi yang mengarahkan saya langsung untuk berbicara kepada PIC bagian collection yang pegang KTA saya yaitu Ibu Yusi, tapi ketika saya tlp saya terhenti di bagian Customer Service yang mana katanya akan di hubungi dalam 3 hari kerja oleh Ibu Yusi pada kenyataan nya saya tetap di hubungi oleh bagian DC dengan Bpk Ferdinan yang mana tetap memaksa saya untuk membayar sejumlah cicilan yang ada. Mohon maaf sudah saya jelaskan dari awal ketika saya buat surat terbuka mengenai kondisi saya yang benar2 sudah tidak mampu lagi membayar sejumlah cicilan maka saya merasa pihak Bank DBS tidak dapat membatu memberikan solusi yang baik kepada nasabah nya yang ingin bertanggung jawab untuk melanjutkan pembayaran sesuai kemampuan nasabah. Saya mohon dengan sangat Ibu Mona yang terhormat dapat membantu perihal tersebut. Apakah nasabah tidak bisa mendapatkan solusi yang baik sesuai kemampuan agar dapat meneruskan kewajiban nya ? Apakah Bank DBS tidak memikirkan resiko ketika memberikan KTA kpd nasabah nya yang bisa saja terjadi sehingga tidak adanya solusi yang baik ketika nasabah memang benar2 sudah tidak mampu ? Terimakasih saya sangat berharap Bank DBS bisa menjadi sahabat untuk nasabah nya jangan cuma ketika menawarkan KTA / TOP UP KTA saja baik terhadap nasabah.

  • 29 Januari 2020 - (11:14 WIB)
    Permalink

    Pada hari ini tgl 29 Januari 2020 jam 10:16 AM saya dikirimkan pesan seperti berikut,

    0815 1916 06xx
    Nasabah Yth Selvia Susanti,jika dlm wkt 1hari anda tdk dpt menyelesaikan tagihan KTA DBS anda dgn no rek 7800793650 min 1bln via menu transfer kode bank 046 Rp 6.944.000 dgn terpaksa kami akan menggunakan jasa pihak ketiga utk menangani tagihan anda. respon sms ini.tks Febrian

    Padahal beliau sudah saya jelaskan dengan sejelas-jelasnya dan serinci-rincinya keadaan saya saat ini namun tetap hampir setiap hari memaksa dan saya merasa diperas kalo seperti ini karena tetap mengharuskan membayar tagihan dan mengancam akan menggunakan jasa pihak ketiga dengan keadaan saya yang sudah tidak mampu lagi. Sudah kewajiban saya untuk bertanggung jawab penuh hingga lunas KTA Bank DBS saya sampai ke pihak tiga, empat, lima atau manapun namun apabila masih dipaksa untuk tetap membayar sejumlah cicilan saya benar-benar tidak sanggup. Mohon perhatian dan saya memohon bantuan nya agar mendapatkan solusi terbaik sehingga saya dapat meneruskan kewajiban saya membayar cicilan sesuai kemampuan yang ada.

    Terimakasih,
    Selvia Susanti

  • 29 Januari 2020 - (12:08 WIB)
    Permalink

    Wah jadi bank DBS belum memberikan solusi ya mba, padahal sudah berniat baik ingin menyelesaikan hutang kita yang macet dengan membayar sesuai kemampuan kita. Dan kita beritikad baik untuk tetap bertanggung jawab, krn yang namanya hutang memang harus dibayar.

  • 29 Januari 2020 - (13:03 WIB)
    Permalink

    Iya mbak Diah, jadi bingung banget harus berbicara / memohon kemana lagi ini ? Krn kita juga gak akan tenang ya kalo sperti ini kondisinya. Tp seolah Bank DBS gak peduli tutup kuping dan mata buat permasalahan KTA macet nasabah nya yang bener2 masih punya etikad baik buat tetep bayar sesuai kemampuan. Sedih banget jadinya kalo kayak gini ngerasa di buang gitu aja sama marketing2 yang awal2 nya aja pada baik nawarin KTA dan Top Up KTA nya, terus yang bikin sedih DC nya pake ngomong ” itu derita Ibuk ” katanya yang namanya utang tetep harus dibayar! Laahh ini mau dibayar yah tp malah di acuhin gitu.

  • 7 Februari 2020 - (11:02 WIB)
    Permalink

    Assalamualaikum mba silvia, apakah sy dpt meminta alamat email atau no wa mba ? Sekedar ingin. Sharing. Makasih

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank DBS Indonesia?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Selvia Susanti

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 min
5