Tanggapan Akulaku untuk Surat Pembaca Ibu Dian Ferykawati

Menanggapi dimuatnya Surat Pembaca di Mediakonsumen.com yang ditulis oleh Ibu Dian Ferykawati pada tanggal 6 Februari 2020 dengan judul “Pembelian Xiaomi Redmi 7A di Fauzi Shop Akulaku Tak Kunjung Dikirimkan”, izinkanlah kami dari Akulaku memberikan penjelasan atas permasalahan yang terjadi dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini.

Berdasarkan pengecekan lebih lanjut oleh Customer Service kami, kendala yang dialami oleh Ibu Dian telah kami upayakan untuk ditelusuri lebih lanjut oleh tim terkait.

Akulaku akan selalu berupaya demi kenyamanan para pengguna dalam menggunakan layanan yang ada.

Eva Ulisiana
Public Relations Akulaku Indonesia
Sahid Sudirman Center Lt. 18, Jl. Jenderal Sudirman No. 86
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Akulaku:
[Total:11    Rata-Rata: 1.5/5]
Pembelian Xiaomi Redmi 7A di Fauzi Shop Akulaku Tak Kunjung Dikirimkan

Pada tanggal 1 Februari saya melakukan pembelian hp Redmi 7A di lapak Fauzi Shop di Akulaku. Pada tanggal itu juga...
Baca Selengkapnya

Loading...

7 komentar untuk “Tanggapan Akulaku untuk Surat Pembaca Ibu Dian Ferykawati

  • 7 Februari 2020 - (13:55 WIB)
    Permalink

    Ok, saya terima jawaban dari pihak akulaku, saya sangat ingin masalah ini terselesaikan dengan diterimanya barang pesanan saya atau terselesaikan dengan akulaku menghapus tagihan barang tersebut, karena no resi yang diberikan oleh merchant FAUZI SHOP adalah no resi fiktif yang tidak bisa saya tracking. Saya sangat tidak terima kalau saya harus memenuhi kewajiban saya untuk membayar tagihannya tanpa saya mendapatkan hak saya sebagai pembeli. Saya membeli hp tersebut dengan uang tentunya, bukan meminta, jadi ada barang ada uang. Tapi saya merasa barang tersebut tidak akan pernah sampai ke tangan saya karena sekali lagi saya perjelas, itu no resi fiktif yang tidak bisa di tracking. Dibatalkan saja, toh tidak ada yang rugi, saya tidak terima barang, merchant tidak kehilangan barang dan tentunya akulaku tidak mungkin melepas uang pada penjual karena barang tidak dikirim. SIMPEL BUKAN

  • 7 Februari 2020 - (14:04 WIB)
    Permalink

    Saya berharap akulaku bisa menjadi perantara yang bijak, karena dari pihak merchant FAUZI SHOP tidak ada itikad baik untuk membalas semua pertanyaan saya.
    Saya pribadi tidak pernah ada masalah dengan semua tagihan saya, saya selalu membayar tepat waktu, saya juga selalu mendapatkan barang yang saya beli di akulaku. Tapi kalau dengan permasalahan ini, saya diminta untuk membayar tagihan untuj barang yang dikirim dengan no resi fiktif, maaf saya tidak bersedia. Akulaku bisa mengecek sendiri no resi JO0036944111 dengan jasa pengiriman JNT, akulaku akan melihat sendiri apakah no tersebut valid atau tidak. Sangat tidak masuk akal pengiriman dari tanggal 1 February sampai tanggal 7 February 2020, tidak ada pergerakan sama sekali. Jadi, silahkan akulaku sikapi dengan bijak permasalahan ini. Saya tidak akan mencari ribut kalau saya tidak dipermainkan seperti ini.

  • 7 Februari 2020 - (14:26 WIB)
    Permalink

    Satu lagi untuk pihak akulaku, saya tau ada peraturan yang menjelaskan dimana bila sampai jatuh tempo barang belum sampai di tangan pembeli, cicilan akan terus berjalan dan menjadi tanggung jawab pemilik akun. Tetapi, apa ada jaminan barang yang saya bayar bisa sampai ke tangan saya????????????
    Apa saya harus membayar tagihan sampai lunas padahal saya tidak menerima barang yang saya beli, lalu itu menjadi tanggung jawab siapa??????
    Disini saya mengunggah keluhan saya bukan untuk main-main, disini saya mencari keadilan untuk saya sebagai pembeli, saya ingin mendapat solusi yang masuk akal, bukan hanya jawaban tanpa bukti. Saya tidak mau menjadi konsumen yang dibodohi. Terima kasih

    • 7 Februari 2020 - (14:57 WIB)
      Permalink

      Kasus nya saya jg sprti itu mbak sudah mau jatuh tempo tpi barang blom sampai masa iya kita hrus bayar cicilan barang ghoib gtu ? Gmna mbak kira” klu GK usah di bayar ada denda kah ?

  • 7 Februari 2020 - (17:19 WIB)
    Permalink

    @ pak robby
    Wah ya saya g mau lah pak, sebagai nasabah jangan takut kalau memang tidak salah. Kecuali ada jaminan hitam diatas putih kalau barang akan kita terima. Kita sebagai konsumen juga punya hak untuk menuntut apa yang seharusnya jadi milik kita, karena kita beli bukan minta. Kalau beli, ada barang ya ada uang, kalau g ada barang masa ya kita harus bayar. Enak di mereka dong.
    Jadi jangan takut pak kalau memang bapak benar, jangan mau dijajah, kita sudah hidup dizaman milenia dimana kita punya hak untuk bersuara

  • 7 Februari 2020 - (18:34 WIB)
    Permalink

    Setelah saya membaca keluhan konsumen lain, ternyata ada yg senasib dengan saya, hanya bedanya dia sudah membayar dp sebagai tanda jadi.
    Saya turut prihatin apalagi akulaku maupun merchant acuh tak mau perduli. Mungkin karena mereka tidak sedang berada diposisi konsumen yg dirugikan, saya yakin andai mereka diposisi konsumen yg dirugikan mereka pasti juga tidak akan tinggal diam.
    Ya semoga ada pencerahan dan solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun. Jadi semua bisa berjalan sebagaimana mestinya, pihak penjual terima uang, pembeli terima barang, akulaku dapat pembayaran. Sesimpel itu

  • 8 Februari 2020 - (12:33 WIB)
    Permalink

    Masalah ini kalau sampai pihak akulaku tidak mengusut secara tuntas sampai saya terima pesanan saya, jangan harap saya bersedia membayar tagihannya. Saya beli barang di akulaku karena akulaku menjamin semua aman. Saya minta pertanggungjawaban untuk statement itu. Terima kasih

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Akulaku?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Akulaku untuk Surat Pembaca Ibu Dian Ferykawati

oleh Akulaku Indonesia dibaca dalam: <1 min
7