Kecewa dengan Cara BNI Menjual Produk Asuransinya kepada Saya

Saya Wiwik Sunariyah, pemegang BNI Life Insurance dengan nom0r polis BSWP9200262860. Saya sangat kecewa dengan cara BNI menjual produk BNI Life Insurance-ya kepada saya. Saya terdaftar sebagai anggota BNI Life Insurance tanpa sepengetahuan saya. Saya bekerja di Singapura dan berada di kampung pada bulan Februari, dan sekarang saya sudah berada di Singapura lagi.

Tanggal 27 Februari 2020, saya datang ke kantor BNI di Kedungwaru, Tulungagung, untuk meng-update buku tabungan saya. Karyawan BNI menawarkan produk tabungan berjangka. Beberapa dari mereka menjelaskan tentang produk tabungan berjangka ini, dan saya merasa sangat tertarik dan ditambah dengan penjelasan mereka yang sangat meyakinkan.

Penjelasan dari mereka adalah produk tabungan berjangka ini disertai dengan asuransi jiwa. Apabila saya membayar premi sejumlah 12 juta per tahun selama 5 tahun, maka pada tahun kelima saya bisa mendapat bunga sebesar 20 juta lebih. Dan apabila saya meninggal dunia dalam waktu 5 tahun tersebut maka keluarga saya akan mendapat dana santunan sebesar 140 juta lebih.

Saya bertanya kepada mereka, berulang kali, bahwa produk ini semata-mata adalah tabungan dan bukan asuransi, jawab mereka adalah bukan. Saya memberi tahu mereka bahwa saya tidak memerlukan produk asuransi karena sudah memilikinya di Singapura. Mereka menegaskan produk yang mereka jelaskan pada waktu itu adalah tabungan berjangka yang disertai dengan asuransi jiwa.

Saya disuruh menandatangani banyak dokumen, dan saya akui di sinilah saya teledor dan ceroboh, saya tidak membaca dokumen-dokumen tersebut, karena saya menaruh 100% kepercayaan terhadap penjelasan-penjelasan pegawai BNI pada waktu itu.

Setelah kembali ke Singapura, saya cek transaksi di i-banking saya. Di situ tertera dengan jelas bahwa uang 12 juta yang didebit dari rekening saya masuk ke BNI Life Insurance. Saya tidak enak hati. Saya menyuruh adik saya, yang kebetulan datang bersama saya ke BNI pada waktu itu dan adalah tercatat sebagai ahli waris, untuk minta penjelasan lagi tentang tabungan berjangka tersebut. Dan dengan jelas karyawan BNI menyakinkan adik saya bahwa dokumen-dokumen yang saya tanda tangani adalah untuk pembukaan tabungan berjangka dan bukan asuransi. CS menyatakan bahwa BNI tidak menjual asuransi dan apabila saya bertanya nama tabungan tersebut, jawabannya adalah Tapenas.

Pada tanggal 14 Maret buku polis keluar dan diterima oleh adik saya. Dengan jelas di situ dinyatakan kalau saya terdaftar di BNI Life Insurance dan bukan tabungan berjangka, Tapenas. Dan masa jatuh temponya adalah setelah 10 tahun, bukan 5 tahun seperti mana yang diberitahukan oleh petugas BNI. Sungguh mengecewakan saya.

Saya langsung menghubungi Customer Service BNI Life melalui email untuk pembatalan asuransi tersebut. Karena terkendala dengan keberadaan saya di Singapura, saya tidak bisa mengirimkan persyaratan yang diperlukan ke kantor pusat sebelum cooling off period berakhir karena tidak bisa menandatangani formulir pengajuan pembatalan.

Saya memberi tahu CS kalau saya bisa mengirimkan persyaratan tersebut, dan kemungkinan akan sampai ke kantor pusat setelah masa cooling off period berakhir, dan bertanya apakah pihak BNI Life Insurance bisa memberi jaminan kalau uang premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan? Jawabannya adalah tidak, uang premi tidak akan dikembalikan. Dari sini saya merasa tertipu.

Dengan sangat rendah hati, saya memohon bila ada pihak yang bisa membantu saya untuk membatalkan asuransi saya ini dan mengembalikan uang premi sejumlah 12 juta yang sudah didebit dari rekening saya. Bila ada jaminan kalau uang premi akan dikembalikan sepenuhnya, saya akan mengurus pengiriman persyaratan dengan bantuan adik saya di kampung, karena buku polis asli berada di kampung.

Ini akan memakan waktu karena saya perlu mengirim formulir pengajuan yang telah saya tanda tangani dari Singapura ke kampung dan adik saya akan mengirimkan semua persyaratannya ke kantor pusat.

Terima kasih.

Wiwik Sunariyah
Singapore

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai BNI Life Insurance:
[Total:76    Rata-Rata: 2.4/5]
Tanggapan BNI Life atas Surat Ibu Wiwik Sunariyah

Yth. Ibu Wiwik Sunariyah Menanggapi pemberitaan di mediakonsumen.com, pada tanggal 21 Maret 2020 perihal “Kecewa dengan Cara BNI Menjual Produk...
Baca Selengkapnya

Loading...

12 komentar untuk “Kecewa dengan Cara BNI Menjual Produk Asuransinya kepada Saya

  • 21 Maret 2020 - (20:12 WIB)
    Permalink

    Wah baru saja saya melihat surat pembaca yang menyatakan kekecewaan terhadap asuransi, langsung ada lagi setelahnya dengan cerita yang hampir sama. Bisa saya simpulkan agen asuransi ini banyak yang tidak jujur dan saya tidak berani menuduh ya tapi saya curiga perusahaan asuransinya sendiri tidak melakukan tindakan yang berarti untuk mencegah hal tersebut karena tentunya jika sales nya deal/closing maka perusahaan juga untung. Istilahnya itu mereka turn a blind eye terhadap praktek tersebut.

    • 24 Maret 2020 - (07:03 WIB)
      Permalink

      Salam,

      Pihak BNI Life Insurance telah menghubungi saya dan memberi penjelasannya tentang kendala yang saya miliki, sehingga saya tidak memiliki kendala lagi mengenai asuransi jiwa saya.
      Di sini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak BNI Life dan Media Konsumen.

      Terima kasih.

    • 28 Mei 2020 - (15:16 WIB)
      Permalink

      Sy juga ikut asuransi bni life
      Sesudah klaim ternyata dana tidak kembali sepenuhnya & hanya mendapatkan setengahnya dari jumlah total polis yg kita bayar bertahun2

    • 24 Juni 2020 - (23:11 WIB)
      Permalink

      Saya juga sangat kecewa dengan BNI Life,awal minta tabungan pendidikan…malah di masukin ke asuransi..katanya bisa di cairkan kapan saja tau ya tunggu 14 hari di tanya saldo yang kembali berapa masa gak tau CS ya suruh tunggu tlp…dari awal saya dapat buku Polis gak yakin…saya langsung hubungi bagian cs tempat saya buka tetap di yakin kan bahwa dana aku berkembang…dan sekarang saya lagi menunggu dana saya cair…kalo gak sesuai dengan yang saya setor kan saya pun aku laporkan ke OJK bahwa ini pembohong’an untuk makan uang rakyat kecil

  • 22 Maret 2020 - (12:39 WIB)
    Permalink

    Selamat siang ibu Wiwik Sunariyah

    Perkenalkan saya Rafika Lil Alamin, Petugas Bancanssurance di Head Office, melihat no polis ibu benar ibu terdaftar di prodak solusi abadi plus BNILife. Jika ibu ingin melakukan pembatalan bisa langsung ke Kantor Pusat di Gedung Cenntenial Tower Gatot subroto Jakarta bu.
    Terhitung 14 hari setelah ibu menerima polis.

    Jika ibu butuh bantuan saya silahkan chat saya via massanger saya akan kasih no kontak saya.

    Terima kasih, salam kenal

  • 22 Maret 2020 - (17:30 WIB)
    Permalink

    Saya jg mengalami hal yang sama, skrg saya lagi proses pengaduan ke BNI Life, sya akan lihat respon mereka. Kalau uang saya tidak kembali penuh saya akan laporkan ke OJK dan mempublikasikan ke media, maupun media sosial.

    • 22 Maret 2020 - (21:40 WIB)
      Permalink

      Sya jg kecewa sama BNI life.. soalny keterangan awal yg di jelaskan marketing tidak sesuai dg hasil. Premi sdh sya bayar selama 5 thn. Per tahn 6 jt. Jd total 30 jt..ini sdh masuk thn ke 7 giliran mau sya cairkan trus kemaren per tgl 21 maret 2020 sya nany ke call center BNI life 1500045 kok malah jd 15 jt.. aneh . Padhal penjelasan marketing tidak begini.. tolong bpk/ibu marketing beri informasi yg jelas termasuk info pahitny. Jangan cuman yg manis2x sja yg di jelaskan. Klo begini kan konsumen kecewa.. bukany nambah kok malah terjun bebas. Maaf tpi emang bener ini yg saya alami..

      • 23 November 2020 - (20:44 WIB)
        Permalink

        Halo, saya baru saja menerima polis BNI life hari ini. Melihat komentar komentar tentang kendala pencairan premi membuat saya sedikit ragu. Apakah asuransi yang mas ambil adalah asuransi jiwa juga?

  • 22 Maret 2020 - (21:53 WIB)
    Permalink

    Beberapa waktu lalu,tgl 16 maret 2020.istri saya mencairkan bpjs lewat bank BNI.setelah semua persyaratan lengkap,istri saya di WAJIBKAN untuk menandatangani pembuatan polis asuransi.polis tersebut senilai 265 ribu terdebet otomatis dari bpjs ketika nanti uang cair.pembayaran tsb terdebit satukali dalam satu tahun(dalam jangka 1 tahun istri tidak meninggal maka hangus)ketika ditanyakan ulang pihak customer service bni berkata WAJIB.maka apa boleh buat jika tidak saya tanda tangni bisa saja mungkin mereka mempersulit pencairan bpjs istri saya.dan lebih tidak mengenakan lagi cs tsbt berkata”pembayaran tidak sampe seribu rupiah dalam sehari”.disini patut dicurigai kemana uang tsbt jika tidak terjadi apa2 .dan apakah itu salah satu sarat WAJIB mencairkan bpjs melalui bank bni.padahal sebulan sebelumya saya melakukan proses pencairan di bank dan cabang yg sama namun tidak ada persyratan tsbt.tolong ditindak lanjutin ke pihak BNI terkait persyratn tsbt.

  • 23 Maret 2020 - (13:05 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal yang sama dan sekarang masih dalam proses pembatalan Polis No BSWP9191078455,.
    Kalau sampai dana saya tidak kembali saya akan ikut laporkan masalah saya ke OJK, dan saya janji akan viral kan masalah ini biar semua masyarakat tau,.

  • 27 September 2020 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Saya juga merasa kecewa dengan bni life. Awalnya saya ditawari produk dengan bunga yang menguntungkan dan pasti berbunga diaeetai dengan asuransi. Aetelah semua proses selesai saya baru tahu ternyata produk yang saya masuki adalah asuransi. Dari awal masuk sampai sekarang bukannya menguntungkan tapi merugi. Dan kerugian yang saya alami cukup beaar. Hampir 40% dana saya Habis dan hampir menyisakan separuh saja.

 Apa Komentar Anda mengenai BNI Life Insurance?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Kecewa dengan Cara BNI Menjual Produk Asuransinya kepada Saya

oleh Wiwik dibaca dalam: 2 min
12