Beli Pulsa dengan Debit Digibank-DBS di App Dana Gagal, Saldo Belum Dikembalikan

Saya adalah salah seorang pelanggan Aplikasi Danawallet dengan status akun Premium sudah lebih dari 1 tahun. Selama ini saya sangat puas dengan penggunaan aplikasi Dana. Saya bahkan tidak pernah mengalami masalah apapun berkaitan dengan transaksi saya di aplikasi Dana. Namun pada Hari Jumat tanggal 20 Maret 2020 sekitar pukul 10-pagi saya melakukan Transaksi pembelian Pulsa Tri 50 ribu ke nomor saya sendiri yang kebetulan sama dengan nomor HP saya di aplikasi Dana (harga pulsa di aplikasi Rp. 49.250) menggunakan sumber dana Kartu Debit DBS-Digibank.

Karena saat itu sedang ada promo penggunaan Kartu Debit dan Kartu Kredit di Aplikasi Dana maka saldo yang terdebit pada saat itu adalah Rp. 19.700. Anehnya setelah aplikasi Dana berhasil mendebit saldo Kartu Debit DBS-Digibank saya, status transaksi di aplikasi Dana tertulis “Pembayaran Dalam Proses”.

Segera setelah itu saya mengecek Aplikasi Digibank Bank DBS saya ternyata transaksi berhasil mendebit saldo saya dengan nomor Transaksi: S279455813.

Sesaat setelah itu saya menghubungi cs Danawallet di twitter untuk mengadukan masalah saya dan saya diberi nomor pengaduan: 3120428. Saya juga membuat laporan sanggahan di Aplikasi Digibank-DBS dan mendapat Nomor laporan sanggahan: ID-Request-20200320-2179.

Setiap hari saya menanyakan update status pengaduan saya, CS Danawallet selalu menjawab sedang ditangani pihak yang terkait tanpa memberitahu kepastian kapan masalah akan diselesaikan. Sedangkan dari pihak DBS meminta saya mengisi formulir surat sanggahan yang harus diisi dan harus dikirimkan lewat pos ke Kantor Pusat Digibank yang mana menurut saya tidak sebanding antara kerugian saya dengan ongkos kirim surat secara manual sehingga tidak saya isi.

Sehingga sampai surat ini dibuat saldo saya belum dikembalikan ataupun pulsa saya bertambah. Terakhir pada tanggal 23 Maret 2020 pukul 12.09 saya mencoba me-mention dan men-dm akun twitter @danawallet untuk bertanya tentang perkembangan laporan saya namun baru pada 23 malam harinya pukul 19.51 tweet saya baru dibalas cuma “sedang dalam penanganan”itupun setelah saya mention lagi.

 

Setelah saya menelusuri Timeline di Twitter ternyata banyak sekali yang mengalami masalah transaksi nyangkut ketika transaksi di waktu Promo Dana JSM (Jumat Sabtu Minggu) sejak beberapa minggu ini. Saya menduga permasalahan ini timbul karena “Ketidaksiapan Aplikasi Danawallet menghadapi lonjakan drastis lalu-lintas transaksi para penggunanya terkait promo ini.”

Anehnya masalah ini selalu terjadi berulang-ulang tiap minggu namun tidak kunjung diatasi oleh aplikasi Danawallet. Apakah memang tidak ada keinginan Pihak Danawallet untuk mengantisipasi masalah ini di masa2 yang akan datang? Sehingga jangan heran setiap hari Jumat mulai pukul 10 pagi langsung banyak keluhan di Twitter yang me-mention akun @danawallet karena banyak dari mereka yang saldo-nya nyangkut saat bertransaksi di waktu-waktu Promo JSM. Beberapa diantaranya saya kutipkan di bawah ini:

 

Kesaksian dari beberapa sahabat saya yang mengalami hal seperti saya adalah saldo dikembalikan dalam kurun waktu sekitar 2 minggu. Saya sebenarnya bersedia untuk sabar menunggu selama 2 minggu, cuma yang jadi pertanyaan saya setelah berminggu-minggu muncul banyak keluhan seragam seperti saya, kenapa pihak Danawallet tidak kunjung mengantisipasi lonjakan drastis lalulintas transaksi setiap Jumat mulai pukul 10?

Lim Indriana Halim
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Lim Indriana

Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Yth., Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mediakonsumen.com. Melalui surat ini, kami...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Hi Kak, yuk sampaikan kembali detail keluhan Kamu melalui DM agar dapat kami bantu ya. Thanks -HP-

    • jadi CS koq bego, makanya komplain gak selesai2.. sdh jelas no laporan konsumen 3120428, sdh beberapa kali follow up, sampai konsumen terpaksa menulis surat pembaca, masih disuruh DM keluhan lagi.. bloon banget!