Tanggapan PT Telkom Regional II untuk Bapak Mario Saragi

Kepada Yth Redaksi mediakonsumen.com,

Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Mario Saragi pada tanggal 13 April 2020 dengan judul Tidak Bisa Pasang IndiHome karena ODP Penuh, Untuk Pasang Harus Ajak 15 Orang.

Menanggapi surat pembaca dari Bapak Mario Saragi tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan Telkom yang Bapak rasakan.

Memenuhi permintaan pasang baru IndiHome dari Bapak Mario, tim kami telah melakukan survey kelayakan jaringan di lokasi rumah Bapak , dan hasil survey dapat kami layani. Pada tanggal 14 April 2020 tim teknisi kami melakukan instalasi pemasangan dan pengaktifan layanan IndiHome. Untuk saat ini layanan IndiHome di rumah Bapak Mario Saragi telah aktif berfungsi dan dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Kami mengucapkan selamat menikmati dan memanfaatkan layanan IndiHome dengan fasilitas Ussetv dan berbagai channel menarik serta kemudahan mengakses internet untuk menambah informasi, wawasan, pengetahuan serta aktivitas lainya hanya dari rumah Bapak. Terlebih di saat pandemi COVID-19, semua dihimbau untuk belajar Learning From Home dan bekerja dari rumah Work From Home , IndiHome adalah salah satu solusinya.

Kami sampaikan juga bahwa untuk berlangganan IndiHome tidak harus mengumpulkan 15 orang, informasi ini tidak benar. Petugas yang menyampaikan hal ini telah kami lakukan edukasi agar tidak terulang kembali.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kepercayaan Bapak kepada TELKOM kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

Telkom Regional II Jakarta
Graha Merah Putih, Jalan Gatot Soebroto Kav.52 Lt.1
Jakarta 12710

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan PT Telkom:
[Total:32    Rata-Rata: 2.3/5]
Tidak Bisa Pasang Indihome karena ODP Penuh, Untuk Pasang Harus Ajak 15 Orang

Yth. Telkom Indonesia, Saya sudah mengajukan pemasangan Indihome melalui salah satu sales Indihome yang menawarkan promo internet Indihome dan telah...
Baca Selengkapnya

Loading...

13 komentar untuk “Tanggapan PT Telkom Regional II untuk Bapak Mario Saragi

  • 18 April 2020 - (09:29 WIB)
    Permalink

    Masalah pada bapak Mario Saragi, juga sama seperti saya yang saya alami, pada akhir bulan Maret 2020 saya melakukan pemesanan paket indihome, setelah teknisi datang katanya odp penuh, dan harus aja 10 orang kalau mau melakukan penambahan odp

    • 18 April 2020 - (09:33 WIB)
      Permalink

      Sampai sekarang tanggal 18 April 2020 layanan WiFi indihome belum juga terpasang dirumah saya

      • 5 Mei 2020 - (12:57 WIB)
        Permalink

        Saya juga ingin berlangganan IndiHome, tapi pas teknisi datang dan cek sekitar rumah, teknisi bilang kalau tidak ada jaringan. Sedangkan ketika saya cek di website IndiHome, rumah saya tercakup dalam jaringan IndiHome.
        Padahal saya butuh interney secepatnya supaya SFH saya lancar tanpa kendala.

        • 26 Juli 2020 - (09:02 WIB)
          Permalink

          ternyata memang sama semua ya case nya, barusan saya di pontianak juga begitu, ODP penuh dan di suruh vote dengan mengumpulkan minimal 8 ktp namun tanpa memberi kejelasan juga proses nya berapa lama

        • 10 Desember 2020 - (22:37 WIB)
          Permalink

          Saya juga mengalami hal serupa saat pengajuan PSB Indihome.saya disuruh untuk mengajukan 8 orang untuk PSB untuk bisa pasang indihome.harusnya kan indihome menyediakan jaringan tanap harus memaksa konsumen untuk mengajak 8 orang untuk PSB agar di sediakan ODP(JARINGAN)

  • 8 Juni 2020 - (12:34 WIB)
    Permalink

    Sejak adanya WFH jujur biaya internet sangat tinggi, Jualan juga online.

    Saya sudah mendaftar indihome bulan Mei , Teknisi sudah datang dan hasilnya sama dengan bapa-bapa semua.. ODP penuh .

    Apakah memang harus nunggu sales promo lagi kaya dulu biar kita bisa pakai indihome? Website indihome juga terkendala terus buat tanya2 aj ga bisa.

    Memang saya sudah isi form refund dan diminta tunggu 14 hari, dan hari ini belum ada info kelanjutannya.. itupun saya telp bukan ada informasi dari pihak telkom.

    Area saya sudah banyak yg memakai indihome. Saya juga diminta hal sama mencari 10-15 cust, sudah 2 org yg mau tapi ngisi untuk di vote.Indihome aj susah gmn mau ngajuain jalur baru?

    Sekelas BUMN harusnya membuka jaringan baru bukan hal sulit terutama di era new normal seperti ini,

    Tolong dibantu Telkom

    Erlin
    Perumahan Citra Raya-Cikupa-Tangerang
    0858137201**

  • 24 Juni 2020 - (05:54 WIB)
    Permalink

    untuk pengajuan ODP saya harus kemana ya? saya mempunyai masalah yang sama dengan pa mario, mau pasang tapi ODP penuh. untuk kebutuhan pekerjaan saya perlu pasang Indihome.

  • 25 Juni 2020 - (17:41 WIB)
    Permalink

    Betul saya juga sama seperti bapak mario kasus nya. Harus mencari pelanggan lain untuk pengajuan pemasangan. Saya tinggal di jl otista kabupaten kuningan. Jaringan penuh karena terakhir di pakai oleh tetangga saya 1 bulan lalu, saya harus menunggu ada yang non aktif baru saya bisa pasang atau nyari jumlah teman kalau tidak salah 10 orang untuk pasang baru. Mohon tanggapan nya.

    • 16 Agustus 2020 - (17:53 WIB)
      Permalink

      kpd yth pt.tekom indonesia.
      Sy sudah 2x daftar indihome.yg pertama sy daftar dan dtg teknisi survey,ktnya odp penuh.sy di sarankan untk ngajak 5-10org agar nanti di psg odp baru.akhirnya sy dpt 8 org tetangga sy yg mau psg.fc ktp dan pendaftaran sdh semua di lakukan.dan msg2 juga sdh di tlp sama pihak telkom.tapi sampai saat ini sdh 2 minggu sama sekali blm ada kejelasan kapan bisa dipasang.sedangan ada tetangga sy yg pasang dan di mintain byr 800 rb,dgn gampangnya dlm hari itu juga lgsg di psg,tanpa ada alasan odp penuh.harapan sy mohon pihak telkom pusat ada perhatian untk hal seperti ini.demi nama baik dan kemajuan.bukankah dgn semakin byk pengguna akan semakin byk pendapatan buat telkom sendri.tpiiii klo setiap warga yg mau psg di persulit seperti sy gmn?konon ktnya daftar indihome tanpa biaya dan proses sgt gampang.tpi kenyataan di lapangan sgt berbeda.sy sgt mohon perhatian dri pihak telkm pusat utk hal ini.trimakasih.alamat sy jl.H.ondo suhandi rt07/03 pasirsari cikarang selatan

  • 26 Juli 2020 - (14:22 WIB)
    Permalink

    Saya juga sudah mendaftar indihome melalui sales indihome pada tanggal 22 jul 2020, tapi setelah teknisi datang menginfokan hal yang sama ODP penuh, harus kalau Telkom jika ingin menarik pelanggan hal seperti sudah diantisipasi. Buat apa ada jaringan indihome tapi tidak ada ODP? daerah rumah saya di Jaticempaka pondok gede Bekasi.

  • 9 Agustus 2020 - (20:08 WIB)
    Permalink

    Kasus saya juga sama.. saya juga sudah mendaftar indihome melalui sales maupun datang ke kantor indihome pada 13 juli 2020 sblum itu pada tahun 2017 juga pernah mau dftr tapi smpai sekarang belum ada jaringan yamg sampai rumah saya.. padahal tugas anak2 harus ada koneksi internet yang memadai.. tolong ya
    Alamt rumah saya selorejo blaru badas kediri jawa timur

  • 10 April 2021 - (20:57 WIB)
    Permalink

    Kasusnya sama yg saya alami. Sejak Agustus 2020 sampai Maret 2021 saya sudah 3x mengajukan pemasangan dan semuanya kandas bahkan nomor registrasi serta tracking pemasangan di aplikasi myindihome dihapus semua.
    Pengajuan yg pertama melalui sales dan setelah dilakukan survey oleh teknisi ternyata ODP penuh maka saya harus menunggu terpasang jaringan baru atau saya harus mengajak 5 orang calon pelanggan dgn iming2 saya akan diberikan reward dari sales tsb.
    Pengajuan kedua melalui app myindihome pada bulan februari 2021 lagi² alasan terkendala ODP penuh dan harus nunggu terpasang jaringan baru yg tdk tau kapan akan terpasangnya.
    Pengajuan ketiga melalui app myindihome tgl 31 maret 2021 tdk pernah ada survey dari teknisi namun 8 hari kemudian nomor registrasi dan tracking pemasangan dihapus dari aplikasi myindihome dan saya berasumsi bahwa pengajuan saya tdk dilayani.
    Saya punya 3 anak yg semuanya memerlukan koneksi internet utk belajar secara daring. Belum lagi saya butuh utk keperluan pekerjaan dan istri saya semenjak pandemi covid19 menekuni usaha online. Jika ditotalkan kebutuhan internet keluarga sangat besar dan mahal jika menggunakan kuota dari jaringan selular.
    Saya harap pihak indihome membaca komentar saya ini. Bukan hanya iklan2 penawaran internet yg semakin gencar di berbagai medsos atau yg lainnya tapi harus diimbangi dengan ketersediaan jaringan yg memadai karena koneksi internet sekarang sudah merupakan hal yg wajib di kalangan masyarakat.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan PT Telkom?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Tanggapan PT Telkom Regional II untuk Bapak Mario Saragi

oleh Telkom Regional 2 dibaca dalam: 1 min
13