Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

Pada hari Rabu, 10 Juni 2020, 13:53 WIB, pelanggan telah menghubungi Call Center Telkom 147 untuk mengajukan permohonan pencabutan pelanggan IndiHome dengan nomor 111716132960 dan telah diterima oleh CSO a.n. Willy (Telkom IndiHome Regional Semarang).

Pelanggan juga telah menyampaikan informasi Nomor KTP untuk verifikasi sebagai syarat untuk berhenti berlangganan serta telah menyampaikan alasan pencabutan IndiHome karena pelanggan telah pindah tugas/ pindah rumah, serta pelanggan juga menyampaikan bahwa telah melakukan pembayaran tagihan terakhir pada hari Rabu, 10 Juni 2020, 11:10 WIB (via ATM Mandiri).

Pihak Telkom IndiHome telah menerima permohonan pencabutan ini dan menjelaskan kepada pelanggan bahwa akan menindaklanjuti permohonan pencabutan tersebut dan disampaikan juga untuk bulan berikutnya pelanggan tidak perlu membayar tagihan karena sudah mengajukan permohonan pencabutan serta telah membayar tagihan terakhir.

Sampai dengan bulan Juli, pelanggan masih menerima tagihan berjalan (info via Whatsapp), bahkan dihubungi oleh pihak Telkom IndiHome untuk segera melakukan pembayaran tagihan berjalan. Pelanggan kembali menghubungi Call Center Telkom 147 pada hari Kamis, 23 Juli 2020, 16:05 WIB dan telah diterima oleh CSO a.n. Nana (Telkom IndiHome Pusat/ Regional Jakarta) untuk konfirmasi perihal tindaklanjut permohonan pencabutan yang telah diajukan sebelumnya.

Pada awalnya, pihak Telkom IndiHome menyampaikan bahwa permohonan pencabutan dianggap hangus/ tidak berlaku karena pelanggan belum menjawab telepon masuk/ dihubungi oleh pihak IndiHome. Alasan yang sangat tidak logis, hanya karena pelanggan belum dapat menjawab telepon dari pihak Telkom IndiHome, permohonan pencabutan dianggap hangus dan tagihan berjalan pun tetap berlanjut. Pada akhirnya, pihak Telkom IndiHome mengakui bahwa berdasarkan fakta/ history di sistem masih tercatat rekaman percakapan sebelumnya perihal pengajuan permohonan pencabutan oleh pelanggan pada tanggal 10 Juni 2020, begitu juga dengan pembayaran tagihan terakhir oleh pelanggan telah tercatat di sistem pada tanggal 10 Juni 2020.

Pihak Telkom IndiHome menyampaikan bahwa pelanggan tetap harus membayarkan tagihan berjalan berdasarkan masa aktif pelanggan, walaupun telah mengajukan permohonan pencabutan. Perlu diketahui bahwa sebelum mengajukan permohonan pencabutan, pelanggan tidak pernah lagi mengakses/ menikmati layanan IndiHome sejak awal bulan Juni dikarenakan kesibukan persiapan pindah tugas/ pindah rumah, serta mengingat layanan pada saat itu juga sering bermasalalah (mengalami gangguan LOS, dan lain sebagainya), sehingga dengan kondisi tersebut, pelanggan memutuskan untuk mengajukan permohonan pencabutan.

Sampai dengan bulan Agustus (saat ini), pelanggan masih menerima tagihan berjalan sebesar Rp. 968.000 (info via SMS). Sebagai konsumen/ pelanggan, kami sangat tidak terima dengan metode penagihan yang dilakukan oleh pihak Telkom IndiHome dengan cara memeras pelanggan seperti ini, serta kami pun sebagai konsumen/ pelanggan tidak akan pernah bersedia membayar tagihan berjalan sementara layanan IndiHome tidak pernah lagi diakses/ dinikmati sejak awal bulan Juni karena kami sudah pindah tugas/ pindah rumah.

Pelanggan yang menjadi korban seperti kami sudah banyak sekali, tagihan berjalan berdasarkan masa aktif pelanggan dikarenakan belum disetujuinya pencabutan oleh pihak Telkom IndoHome, maka tagihan berjalan pun masih berlanjut, sementara proses pengajuan permohonan pencabutan serta pembayaran tagihan terakhir yang telah dibayarkan oleh pelanggan diabaikan begitu saja. Pihak Telkom IndiHome selalu menggunakan kalimat pamungkas dalam merayu pelanggan untuk tetap menjadi pelanggan IndiHome, tetapi tidak pernah serius menanggapi permohonan pencabutan sebelumnya, karena pelanggan tetap harus membayar tagihan berjalan sehingga dapat ditindaklanjuti permohonan pencabutannya.

Logikanya, konsumen/ pelanggan manapun tidak akan pernah bersedia membayar tagihan berjalan hanya karena berdasarkan masa aktif pelanggan, sementara pelanggan telah mengajukan permohonan pencabutan dan telah melakukan pembayaran tagihan terakhir, serta tidak pernah lagi mengaktifkan/ mengakses/ menikmati layanan IndiHome sejak awal bulan Juni lalu. Pihak Telkom IndiHome sebenarnya dapat mengetahui di sistem, kapan terakhir kalinya pelanggan menikmati layanan IndiHome (sesuai pemakaian dan penggunaan terakhir/ akses pengaktifan layanan), akan tetapi diduga pihak Telkom IndiHome lebih memilih strategi bagaimana dapat memeras pelanggan dengan dalih info tagihan berjalan yang harus dibayarkan oleh pelanggan.

Kepada pihak Telkom IndiHome, tolong masalah kami ini diselesaikan. Kalau kinerja anda seperti ini kami yakin banyak pelanggan yang akan meninggalkan anda. Sebagai BUMN dan menguasai pasar paling banyak di sektor komunikasi dan jaringan yang banyak, seharusnya anda lebih profesional dalam hal pekerjaan dan menangani pelanggan. Terima kasih.

Citra,
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom Indihome:
[Total:3    Rata-Rata: 1.3/5]
Tanggapan PT. Telkom Regional 1 atas Surat Citra Yulia

Yth Redaksi mediakonsumen.com, Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat pembaca Ibu Citra Yulia pada tanggal 18 Agustus 2020...
Baca Selengkapnya

Loading...

3 komentar untuk “Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

  • 18 Agustus 2020 - (23:37 WIB)
    Permalink

    https://tekno.kompas.com/read/2020/08/12/12310057/pelanggan-indihome-keluhkan-susahnya-proses-berhenti-berlangganan?page=all

    https://tekno.kompas.com/read/2020/08/13/08310047/telkom-janji-permudah-syarat-berhenti-langganan-indihome

    Entar KALAU ada tanggapan resmi dari pihak terkait, pasti omongannya baik2 & tidak lupa “maaf atas ketidak-nyamanan.”

    Sementara KALAU ada komen2 yang lain di kolom komentar ini, kemungkinan besar bakal ngomong bahwa: kalau mau berhenti “mesti ke plasa,” “bawa peralatan dari rumah,” “bawa meterai” dll dkk.

    Bisa dicek di link berita di atas, bahwa VP perusahaan terkait TIDAK ME-NYEBUT2 soal *wajib ke plasa* maupun *wajib bawa peralatan.*
    Yang disebutkan hanyalah bukti identitas & penyelesaian pembayaran, yang mana di surat di atas dinyatakan telah dipenuhi.

    Selain itu, *kalau memang benar* wajib ke plasa, mengapa 147 tidak ngomong demikian: “maaf pak/bu, penutupan langsung datang ke plasa saja, gak bisa kalau per telepon begini; & jangan lupa peralatan semua dibawa ya”?
    Berarti 147 keliru? Atau sengaja? Sengaja apa, mempersulit? Menutup-nutupi bagaimana “SOP” yang benar, sehingga pelanggan tidak beres2 proses berhentinya?

    Jadi, bagaimana?
    Kesimpulannya memang: kalau mau daftar pasang baru, tinggal lewat medsos, online, app, chat; tapi kalau untuk masalah mau downgrade ataupun berhenti, silakan ruwet sendiri…

  • 5 September 2020 - (06:08 WIB)
    Permalink

    Saya yakin pasti masalah ibu Citra belum diselesaikan pihak Indihome dan Telkom. Sama bu, saya juga belum ada kejelasan. Malah cuman ditindaklanjuti dengan tanggapan keluhan dari pihak Telkom dengam
    Jawaban yang normatif dan tidak solutif. Lebih aneh tanggapan Telkom ke ibu, ibu mengeluhkan penutupan dijawab permasalahan pemasangan. Pasti copas aja tinggal ganti nama pelanggan.

    • 27 Januari 2021 - (17:26 WIB)
      Permalink

      Waduh…. Saya juga baru saja menelpon 147 perihal pemberentian berlangganan Indihome di nomor indihome 172911215623 karena telah melaksanakan registrasi pemasangan baru di alamat ruumah yang baru. Awalnya diterima dengan baik oleh Operator kemudian input data, kekurangan data saya Nomor KK sehingga diarahkan untuk menelpon ulang ketika sudah ada nomor kk. 10 menit kkemudian saya ttelpon lagi untuk memberikan data saya, operrator berikutnya menyampaikan jika Nomor KTP saya tidak terdaftar, nomor kk pun demikian. Padahal operator sebelumnya sudah menjelaskan ketentuan yg harus saya penuhi dan menyatakan kekurangan data hanya nomor kk. Buat Indihome, tolong jangan buang2 pulsa pelanggan hanya untuk dipersulit untuk berenti berlangganan, lagian saya juga sudah registrasi pemasangan baru karena kalian mempersulit kami untuk pindah alamat. pemberentian berlangganan adalah alternatif kami agar kami dapat menggunakan indihome lagi ditempat baru. Ijinkan saya bertanya :

      1. indihome ini apakah milik PT. Telkom Persero atau hanya Mitra Telkom?

      2. Jika hanya mitra, tolong jaga nama baik telkom sebab telkom merupakan BUMN, jgn mempersulit pelanggan yang akan berhenti berlangganan, sadarlah kalian menghabiskan pulsa kami hanya untuk mebelpon operator bolak balik.

      3. Berkas permintaan berenti berlangganan kenapa harus lebih sulit dibanding pada saat pemasangan?

      4. Foto kopi KTP sudah di anda, ngapain lagi minta nomor KK? Apakah anda merangkap sebagai tim sensus penduduk atau mewakili Dukcapil?

      5. Anda mengaktifkan internet saya dan mengklaim akan menagihkan pembayaran sesuai pemakaian, pemakaian apalagi jika modem dan box use TV sudah kami lepas 2 bulan sebelumnya?

      Saat saya sudah melaporkan pencabutan dan teknisi anda tidak kealamat saya untuk menindak lanjuti bahkan molor sampai sebulan, apkh saya harus masih membayar tagihan berikutnya sedangkan pada saat pencabutan teknisi anda yg datangnya molor

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom Indihome?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

oleh citra dibaca dalam: 3 min
3