Tidak Terima Cashback Tokopedia padahal Tidak Ada Manipulasi Transaksi

Saya adalah pengguna aktif Tokopedia. Pada tanggal 06 Oktober 2020, saya melakukan transaksi dengan nomor invoice INV/20201006/XX/X/645556564 dengan menggunakan kode promo dan seharusnya mendapatkan potensi cashback sebesar Rp 63.665.

Setelah barang diterima, saya menyelesaikan pesanan dan mendapatkan email bahwa Cashback dari pesanan kamu telah dibatalkan dengan detail email:

“Pesanan kamu dengan nomor invoice INV/20201006/XX/X/645556564 tidak memenuhi Syarat dan Ketentuan yang berlaku yaitu adanya kesamaan data dengan pengguna lainnya. Tokopedia berhak membatalkan benefit promo sesuai Syarat dan Ketentuan pada poin M nomor 2 mengenai Promo pada halaman ini.”.

Saya menanyakan hal ini ke Pusat Bantuan dan diinformasikan bahwa terdapat kesamaan data dengan pengguna lainnya tetapi Tokopedia tidak dapat menginformasikan detail persamaan datanya sampai dengan hari ini dan saya follow up berkali-kali tidak mendapat balasan.

Transaksi yang dilakukan di tanggal 06 Oktober 2020 HANYA menggunakan satu akun dan tidak ada manipulasi yang dilakukan. Saya meminta agar cashback Rp 63.665 diberikan kecuali Tokopedia membuktikan secara konkrit bahwa saya tidak memnuhi syarat dan ketentuan untuk mendapatkan benefit promo.

Kedepannya, saya berharap CS Tokopedia lebih meneliti kasus per kasus, bukan hanya melakukan copy paste atas jawaban yang tidak membantu sama sekali dan juga memberikan solusi kepada pelanggannya.

Terima kasih.

Catherine K.
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tokopedia:
[Total:10    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

8 komentar untuk “Tidak Terima Cashback Tokopedia padahal Tidak Ada Manipulasi Transaksi

  • 31 Oktober 2020 - (22:48 WIB)
    Permalink

    Itu tentang sistem anti fraud atau praktik curang dari Tokopedia. Jika sistem anti fraud Tokopedia mendeteksi ada indikasi curang dalam transaksi tersebut, maka secara otomatis promo cashback akan dibatalkan, meskipun menurut pembeli tidak ada kecurangan.

    Soal sistem memang sulit untuk dibantah, karena sistem mampu mendeteksi hal-hal yang diluar dari pemahaman pelanggan. Dan sistem anti fraud itu dibuat untuk mengantisipasi kecurangan!

    • 1 November 2020 - (00:43 WIB)
      Permalink

      Mungkin pembayaran kartu kredit atau debit yang sama dengan akun yg lain. Atau alamat pengiriman yang sama dengan akun lain.. ya begitulah sistem anti fraud tokped..

    • 10 November 2020 - (12:37 WIB)
      Permalink

      masalahnya apakah intelektual & hati nurani pegawai2 tokpedia dengan mudah tergantikan oleh sistem yang notabene adalah kecerdasan buatan semata.
      Jika memang seenaknya bisa menuduh konsumen curang, buktikan statement curang itu ada dimana.
      Nah yang ada hanya teriak2 curang tapi tidak bisa membuktikan statemennya.
      apa gunanya intelektualitas dan otak dari pegawai2 tokopedia jika hanya percaya sistem?

  • 1 November 2020 - (23:27 WIB)
    Permalink

    Saya juga pernah mengalami hal yang sama dan saya pernah memberi masukan lewat cs toped (kebetulan saya orang IT) tapi sepertinya tidak dilanjutkan ke pihak IT Tokopedia. Logika anti fraud tokopedia yang satu ini harus diperbaiki. Tidak bisa hanya mengandalkan histori IP yang pernah digunakan oleh pelanggan untuk periode tertentu. Karena banyak orang yang mengakses lewat internet kantor yang menggunakan 1 line dengan bandwidth besar untuk bersama.

    • 2 November 2020 - (18:50 WIB)
      Permalink

      Gak bakalan mau terima saran dari pihak luar.
      Entah:
      -tidak bersedia melakukan karena merasa sudah baik/pas dengan yang diinginkan/menjadi prioritas korporasi (yaitu: yang penting kepentingan/profit/duit korporasi aman dari penipuan, peduli amat false positive/negative)
      -tidak mampu melakukan, tapi tidak mau mengakui ataupun minta bantuan pihak lain
      -mungkin takut diberi backdoor kalau minta bantuan pihak luar LOL
      -arogan karena merasa ini “dunia (ekosistem) gue” jadi elu mesti ikut aturan gue, tidak bersedia silakan hengkang, elu hilang 1 tumbuh 1000 yang lain
      -merasa bahwa sebagai marketplace sudah cukup baik alias lebih “canggih/bagus” dibanding yang lain2, sehingga “santai dulu ah”…
      -…
      Entah lah.

      Seperti pernah saya tulis di komen entah di surat yang mana, bagi yang gaya/metode belanjanya gak kompatibel dengan 1 marketplace tertentu, ya memang orang tersebut mesti pindah ke marketplace lain.
      Contohnya ya misalnya orang2 yang pake internet kantor, 1 rumah setiap penduduk rumah kepingin punya akun masing2 & bebas belanja serta menikmati promo untuk masing2 akun. Orang2 macam begini gak bakalan enjoy menikmati promo/cashback di marketplace berbasis SISTEM ini.
      & toh marketplace ybs tidak keberatan, karena, seperti saya tulis di atas, kelihatannya mereka pake prinsip hilang 1 tumbuh 1000.

  • 10 November 2020 - (12:40 WIB)
    Permalink

    dan hingga kini tidak ada tanggapan resmi dari management tokopedia.
    Intinya KALO BERSIH NGAPAIN RISIH……

    instansi lain dapat kritikan dari surat pembaca mereka dengan cepat melakukan klarifikasi dan pemberian solusi kepada konsumen, TOKOPEDIA SENDIRI MERASA CURANG JADI YA CANGGUNG….

 Apa Komentar Anda mengenai Tokopedia?

Ada 8 komentar sampai saat ini..

Tidak Terima Cashback Tokopedia padahal Tidak Ada Manipulasi Transaksi…

oleh Catherine K dibaca dalam: 1 min
8