Penipuan Berkedok Poin Traveloka, Data Pribadi Saya Disalahgunakan untuk Traveloka PayLater

Salam sejahtera buat semuanya.

Saya Adhi Chandra merasa dirugikan oleh oknum yang berkedok poin Traveloka. Bermula pada akhir tahun 2018, saya diajak teman saya menemui seorang temannya. Di sana temannya bilang akan dapat 100 ribu dari poin Traveloka hanya dengan foto data pribadi.

Ketidaktahuan saya berlanjut sampai ditolaknya pengajuan pinjaman saya di bank, dikarenakan adanya tunggakan di mitra Traveloka. Padahal saya tidak pernah membuat akun Traveloka pada saat itu. Saya sangat dirugikan karena saya tidak pernah menikmati fasilitas dari PayLater Traveloka.

Saya meminta solusi kepada Traveloka atas penggunaan data saya oleh oknum dengan berkedok poin Traveloka.

Terima kasih.

Adhi Chandra
Pontianak, Kalimantan Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:4    Rata-Rata: 2.3/5]
Tanggapan Traveloka untuk Bapak Adhi Chandra

Kepada Yth., Bapak Adhi Chandra, Salam hangat dari Traveloka. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak alami. Menanggapi surat terbuka...
Baca Selengkapnya

Loading...

11 komentar untuk “Penipuan Berkedok Poin Traveloka, Data Pribadi Saya Disalahgunakan untuk Traveloka PayLater

      • 16 November 2020 - (16:34 WIB)
        Permalink

        Kalo ini sih kesalahan mutlak dari anda. Kenapa anda bagi-bagi data pribadi? Hari gini masih ga tau penipuan semacam itu? Hal ini sih pihak Traveloka ga perlu nanggepin juga ga apa2.. kan bukan salahnya Traveloka. Kalo mau komplain ya ke teman anda lah.. sangat memalukan komplain di media kalo jelas2 salah anda sendiri. Hadeh.

  • 16 November 2020 - (19:24 WIB)
    Permalink

    LAPORKAN TEMAN ANDA KE POLISI ATAS PENYALAHGUNAAN DATA PRIBADI. BIAR TEMAN ANDA KAPOK & NANGIS MENYESAL, BILA TAKUT MELAPOR POLISI BERARTI ANDA SENDIRI YG PINJAM KE TRAVELOKA TAPI NGGAK MAU BAYAR ( cari kambing hitam)

  • 17 November 2020 - (04:26 WIB)
    Permalink

    Sayang sekali harus terjadi lagi kasus seperti ini karena murni kurangnya literasi atas pentingnya menjaga data pribadi kita. Data pribadi kita adalah RAHASIA bagi diri kita sendiri dan hanya boleh dibagikan kepada orang yang sudah benar kita tahu bahwa dia resmi dari pihak terkait di mana kita akan mengajukan sesuatu.

    Jalan satu-satunya adalah menghubungi teman anda ini dan bersama-sama mencari pihak yang menerima data pribadi Anda saat itu. Saya rasa pihak Traveloka tidak berkewajiban untuk menangani kasus ini karena ini kelalaian dari pelanggan, dalam hal ini adalah diri Anda sendiri.

    Hal ini sama dengan kasus OTP kartu kredit yang kemudian dibocorkan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Sudah tentu bank tidak akan ikut bertanggung jawab dan akan tetap menagih atas transaksi dari OTP yang bocor tersebut karena itu murni kesalahan dan kelalaian dari nasabah kartu kredit.

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Penipuan Berkedok Poin Traveloka, Data Pribadi Saya Disalahgunakan unt…

oleh adhi chandra dibaca dalam: <1 min
11