128 Juta Rupiah Uang Nasabah Bank Mandiri Hilang, Pihak Bank Mandiri Tidak Bertanggung Jawab

Saya Asrizal, usia 49 tahun. Pada tanggal 6 Februari 2021 saya ke ATM untuk mengambil uang. Namun betapa terkejutnya saat saya cek saldo rekening Bank Mandiri saya, ternyata hanya ada saldo minimum. Padahal sebelumnya saldo rekening saya Rp128.500.000.

Dengan hati galau dan sedih, saya bergegas menelpon call center Bank Mandiri. Ternyata memang benar, ada transaksi penarikan dan transfer dengan nomor kartu yang sama yang saya miliki. Sementara pada saat transaksi tsb, kartu ATM saya ada di dompet.

Kemudian pada hari Senin, 8 Februari 2021, saya mendatangi Bank Mandiri Melawai, Jakarta, untuk menanyakan bagaimana kelanjutan hilangnya uang saya dengan transaksi misterius tsb. Tindakan petugas CS yaitu mengganti kartu ATM saya, dengan alasan di hari itu ada uang masuk sebesar Rp5 juta dan saya disuruh menunggu investigasi selama 11 hari kerja.

Setelah 11 hari kerja, saya ditelepon orang Bank Mandiri, mereka menyatakan tidak mengganti uang saya, dengan alasan kebocoran PIN dan transaksi tersebut sah.

Saya merasa sangat dicurangi oleh Bank Mandiri, bagaimana mungkin uang saya hilang, ada transaksi misterius dan kemudian mereka bilang transaksi sah? Bagi saya, investigasi pun tertutup dan tidak secara transparan. Saya hanya diperlihatkan CCTV pada saat pelaku mengambil uang saya, sementara untuk transaksi saya sebelumnya tidak diperlihatkan.

Saya sudah coba lapor OJK, BI, Ombudsman dan LPS, tapi hasilnya nihil. Saya sangat kecewa, karena lembaga pengawas perbankan tidak bisa membantu saya.

Dengan adanya tulisan ini, saya berharap uang yang sudah kami kumpulkan bertahun-tahun bisa kembali. Semoga ada keadilan untuk kami, karena dalam hal ini tidak ada kesalahan saya sedikitpun. Bank Mandiri seharusnya yang berbenah diri, karena hal ini sangat merugikan nasabah.

Asrizal Askha
Kota Sawah Lunto, Sumatera Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Mandiri:
[Total:31    Rata-Rata: 1.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

27 komentar untuk “128 Juta Rupiah Uang Nasabah Bank Mandiri Hilang, Pihak Bank Mandiri Tidak Bertanggung Jawab

  • 23 Mei 2021 - (10:14 WIB)
    Permalink

    Tadi sempat baca di kompas.
    Semoga kembali bang, viralkan bang,
    Kalo perlu minta bantuan hukum gan, biar gak disepelekan.
    biasa kalo viral baru di gubris, teman2 warga MK, share berita ini.
    Buat pelajaran buat kita semua.

    18
    2
  • 23 Mei 2021 - (10:40 WIB)
    Permalink

    Di kompas dan media lainnya mandiri bilang ini modus tukar atm,tp korban masih bisa cek saldo atm pake kartu yg ketuker.ini sih namanya ngeles.ayo dong bank mandiri mana tanggung jawabnya?pake menyebar keterangan bohong

    15
    1
  • 23 Mei 2021 - (10:53 WIB)
    Permalink

    Ini juga viral di instagram, kemarin sempat baca, kok gitu sih bank mandiri, heran deh, ayoooo viralkan agar kasus kakak di up dan bisa di carikan solusinya, syukur2 uang di kembalikan, ya harusnya di kembalikan, enak aja itu orang2 di balik bank mandiri ๐Ÿ‘Ž๐Ÿพ semoga kasusnya cepet selesai ya kak, dan semoga uangnya di balikin semua aamiin ๐Ÿ™๐Ÿพ semangat kak

    12
    1
  • 23 Mei 2021 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Saya baru baca ini udah ada di indozone
    Saya turut ikut cemas juga pa,itu uang nominalnya tidak kecil.saya bisa rasain apa yg bapa rasain,saya yang salah transfer ke orang aja ketar ketir panik.ini yg nominal nya udah ratusan juta.tapi pihak bank malah kaya nganggep enteng Yang saya ga habis pikir ko bisa transaksi dianggap sah?kalo yg saya baca di indozone pihak mandirinya bilang katanya debit bapa ini tuh palsu bukan asli kan aneh ya ih geram sekali๐Ÿคฌ semoga permasalahan bener bener di blow up harus di viralin biar pihak sana investigasi yg bener biar uang bapa kembali

    7
    1
  • 23 Mei 2021 - (11:47 WIB)
    Permalink

    kemarin baru ada di highlight berita, apa korban yang sama ya? semoga cepet berees masalahnya. dicari titik temunya kenapa bisa bocor pin dll.

  • 23 Mei 2021 - (13:24 WIB)
    Permalink

    Ngeri banget Bank Mandiri! Padahal itu jelas tujuan transfer yg 2x 50 juta masih ke rekening Bank Mandiri jg, bisa dicek ke mana larinya itu uang. ๐Ÿค”

    Barusan iseng cek rekening Bank Mandiri nomor 1240010482496, keluar nama: MU*****D IM**N. Sepertinya nomor rekeningnya masih aktif, gak diblokir! ๐Ÿ˜ˆ

    14
    1
  • 23 Mei 2021 - (14:00 WIB)
    Permalink

    Bank plat merah ini emang rawan bgt ya, ga kartu kredit ga kartu debit kok rawan di bobol banget

  • 23 Mei 2021 - (14:53 WIB)
    Permalink

    Jiwasraya kasus. ASABRI kasus. Bank Mandiri kasus. BPJS Kesehatan kasus kebobolan data. Lama-lama BUMN dan perusahaan plat merah akan ditinggalkan akibat faktor dari luar ataupun permainan oknum orang dalam. Keamanannya kurang.

  • 23 Mei 2021 - (15:18 WIB)
    Permalink

    2013 saya pernah transfer beberapa belas juta dari MDR ke BRI. Uang tidak masuk rekening penerima, dan tidak kembali ke rekening saya (no rek penerima tidak salah).

    sampai saya dituduh penipu oleh penerima dana. BUMN memang magic, personelnya tidak kompeten juga dalam probelm solving.

    10
  • 23 Mei 2021 - (18:45 WIB)
    Permalink

    Sejak maraknya skimming, saya usahakan sesering mungkin transaksi cardless. Baru baca kartu atm chip pun bisa jadi korban skimming ๐Ÿคฆ

      • 24 Mei 2021 - (18:07 WIB)
        Permalink

        “Saya hanya diperlihatkan CCTV pada saat pelaku mengambil uang saya, sementara untuk transaksi saya sebelumnya tidak diperlihatkan.”
        Apakah anda kenal dengan pelaku saat diperlihatkan cctv ? Seharusnya ini bisa menjadi bukti kuat untuk anda. Bank mandiri beralasan bahwa transaksi nya resmi menggunakan kartu anda dengan pin yang tepat makanya tidak diganti. Kok bisa menggunakan kartu anda ?

  • 24 Mei 2021 - (07:56 WIB)
    Permalink

    udah masuk kompas,tribunnews,metro tv,tv one,merdeka.com kasus ini beritanya
    dan pihak bank mandiri masih keukeuh yg salah adalah nasabah yg memberi tau pin atm ke orang laen tapi lucunya bank mandiri membenarkan kalo mungkin kartu atm korban kena skimming tapi tetep ga mau ganti kerugian korban

    cuma saya bingung itu pada saat ngecek dan ganti kartu atm nya ko tiba tiba ada tf 5 juta apa mungkin yg ngirim uang itu para pelaku biar korban ganti kartu atmnya biar kalo nanti komplain ke bank mandiri akan ada perbedaan nomer kartu atm dari yg di skimming ama pelaku

  • 24 Mei 2021 - (11:07 WIB)
    Permalink

    “Saya hanya diperlihatkan CCTV pada saat pelaku mengambil uang saya, sementara untuk transaksi saya sebelumnya tidak diperlihatkan.”

    Ini pelaku ngambil uang di atm setelah si penulis dihipnotis? apa kartu atmnya diskimming?

    Rekaman cctv kan bisa dibuat barang bukti ke polis, dibikin laporan ngga nih, kalo ngandelin bank doang ya lelet lah, plat merah dah rahasia umum ganti kartu atm aja bisa 2 jam,

  • 24 Mei 2021 - (17:34 WIB)
    Permalink

    Pada tanggal 6 Februari 2021 saya ke ATM untuk mengambil uang. Namun betapa terkejutnya saat saya cek saldo rekening Bank Mandiri saya, ternyata hanya ada saldo minimum. Padahal sebelumnya saldo rekening saya Rp128.500.000.
    =================
    Poinnya disini. Seharusnya bisa dibabar bukti cek cctv atm ini. Benar ga nasabah cek saldo?
    Jika alasan Mandiri kartu nasabah ditukar. Kartu bapak ini sama orang lain. Kartu orang lain sama si bapak…Lantas mengapa bisa cek SALDO di ATM pakai kartu orang dan menyadari dananya hilang?

    Saya ga dukung siapa siapa karena siapa siapapun tidak butuh dukungan saya karena saya bukan siapa siapa. Biasalah. ๐Ÿ˜€

    Btw saham Mandiri masih blue kan?

  • 25 Mei 2021 - (00:28 WIB)
    Permalink

    Lapor Polisi aja, kayak kasus ibu tukang tambal ban di Gowa Sulawesi Selatan yang saldonya hilang 30 jt lebih d bank BUMN juga.biar investigasinya maksimal. Turut prihatin uang segitu jaman lagi susah begini besar sekali nilainya

  • 27 Mei 2021 - (08:35 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin kak, ini musibah, semoga digantikan uangnya Allah gantikan berlipat ganda dari kelancaran rezeki usahanya.

    Saya coba sharing dikit ya:

    “Saya merasa sangat dicurangi oleh Bank Mandiri, bagaimana mungkin uang saya hilang, ada transaksi misterius dan kemudian mereka bilang transaksi sah?”

    “Ada transaksi penarikan dan transfer dengan nomor kartu yang sama yang saya miliki. Sementara pada saat transaksi tsb, kartu ATM saya ada di dompet”

    Itu mungkin terjadi kak, dan Anda tidak dicurangi oleh pihak Bank Mandiri, yang Anda alami itu disebut sebagai “Hack” dengan metode “Skimmer” yakni pembobolan ATM milik nasabah dengan menyalih pita magnetik yg ada di kartu ATM (mengcopy kartu ATM), dan cara pembobol mendapatkan PIN adalah menggunakan kamera tersembunyi.

    Ini mungkin terjadi jika nasabah belum menggunakan kartu ATM terbaru yg menggunakan teknologi Chip, semua Bank sudah sejak lama menyarankan nasabah untuk melakukan upgrade kartu ATM, apakah Anda sudah ?

    Mengenai kebocoran PIN ini memang ada banyak modus, tapi umumnya melalui kamera tersembunyi, maka dari itu disarankan kita menutupi tangan kita ketika menekan tombol nomor PIN di mesin ATM, dan tidak memberitahukan PIN kepada siapa pun bahkan kepada orang yg mengaku pihak Bank, disarankan mengganti PIN secara berkala.

    Sebenarnya Bank mana pun menyediakan opsi untuk memblokir ATM jika ada transaksi mencurigakan akibat kebobolan ini, transaksi mencurigakan bisa kita ketahui dari sms atau email notifikasi.

    Sayang sekali, kasus seperti ini dianggap sah oleh pihak Bank dan tidak ada penggantian uang, kasus ini sebaiknya diproses secara hukum oleh kepolisian.

    • 27 Mei 2021 - (08:49 WIB)
      Permalink

      Oh ya, ada yg bilang kartu ATM berChip pun bisa digandakan, jadi memang beresiko sekali, saya jika mau transaksi di mesin ATM selalu saya pegang moncong tempat masukin kartu ATM jika goyang apalagi copot bisa dipastikan ada alat skimmer, atau secara fisik pun bisa ketahuan beda, ada tempelan.

      Dan yg terpenting adalah ketika memasukkan PIN, tangan saya selalu saya tutup menggunakan tangan satunya lagi atau menggunakan dompet atau hp, karena ini intinya, meskipun skimmer bisa menggandakan kartu ATM saya, tapi dia tidak bisa mengakses rekening saya.

      Modus yg lain yg bisa terjadi juga adalah manipulasi seperti hipnotis atau prank, ya serius, prank !, ada modus dimana nasabah diprank sehingga bermasalah ketika menggunakan ATM, misalnya kartua ATM stuck tidak tertahan di mesin ATM, lalu pelaku menjalankan aksinya dengan menanyakan PIN dan mencoba membantu, kartu ATM korban ditukar dengan kartu ATM palsu, sedangkan kartu ATM asli sudah berada di tangan pelaku beserta PIN-nya yg sudah dihafal oleh pelaku.

      • 27 Mei 2021 - (08:51 WIB)
        Permalink

        Mengenai modus penukaran kartu ATM asli dengan yg palsu tersebut bisa dicegah jika kartu ATM kita bertuliskan nama kita atau di belakangnya kita bubuhkan tanda tangan dan nama kita, dan pastinya tidak menyebutkan PIN kepada siapa pun dan dalam kondisi apa pun.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Mandiri?

Ada 27 komentar sampai saat ini..

128 Juta Rupiah Uang Nasabah Bank Mandiri Hilang, Pihak Bank Mandiri Tโ€ฆ

oleh Xyz dibaca dalam: 1 menit
27