Home Credit Indonesia Lalai Memproses Data Pelunasan Konsumen

Kepada Home Credit Indonesia,

Saya merupakan nasabah lama Home Credit Indonesia. Saya sudah melakukan pelunasan pembiayaan dari tanggal 6 Maret 2021. Namun hingga bulan Mei 2021, pihak HCI tidak pernah memberikan saya surat lunas dan juga tidak melaporkan pelunasan saya ke OJK.

Seharusnya pihak HCI dapat cek pembayaran saya dengan nominal besar sebagai pelunasan atas pembiayaan saya. Seperti di perusahaan pembiayaan lainnya, yang langsung otomatis memproses data saya lunas, jika nominal yang dibayarkan sudah hingga lunas.

Proses hingga surat pelunasan pun lama sekali, dapat dibaca dari email mereka. Status kontrak saya saja sudah tidak aktif dari Maret 2021. Bagaimana bisa mereka lalai laporkan ke OJK dan belum memberikan saya surat pelunasan?

Jangan saat penagihan status nasabah telat bayar paling cepat sekali follow up-nya, tapi saat nasabah bayar full lunas malah tidak ada update dan laporan lanjutan. Saya sangat kecewa karena perihal ini menghambat proses pinjaman saya di Bank Mandiri.

Siti Andi Mega
Jakarta Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:35    Rata-Rata: 1.5/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Siti Andi Mega

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Siti Andi Mega di MediaKonsumen.com pada 4 Juni 2021 di...
Baca Selengkapnya

15 komentar untuk “Home Credit Indonesia Lalai Memproses Data Pelunasan Konsumen

  • 5 Juni 2021 - (06:04 WIB)
    Permalink

    Kalo dibaca dari surat diatas, kontrak habis bulan juni ya? dan dibayarkan lebih cepat dari kontrak pelunasan.

    Mungkin sudah SOP nya merunut sesuai kontrak habis, semoga casenya cepet beres setelah di UP disini🙏😀

    • 5 Juni 2021 - (13:14 WIB)
      Permalink

      Saya merupakan pengguna fintech, dan dari semua fintech yang saya gunakan saat pembayaran full dilakukan mereka otomatis akan close dan berikan status Lunas. Contoh: Tunaiku. Jadi sangat disayangkan saja kenapa sistemnya harus konsumen melapor dlu baru mereka close di BI checking dan berikan surat lunas. Padahal pada aplikasi sudah tidak ada kontrak aktif dan dilunasi per Maret 2021

    • 5 Juni 2021 - (20:56 WIB)
      Permalink

      Saya juga lunas..minta surat lunas malahan dibalas bahwa saya belum lunas..padahal dgn pihak debt collector telat sepakat denda karena saya diangap tdk kirim faktur2 atau pemakaian dana ..pdhl faktur tsb sdh dikirim email 3 kali…dianggap tdk ada dan saat cicilan terakhir dikenai denda 100% cicilan…oleh debt collector sdh d8setujui denda hilang..tp saat sdh lunas minta surat lunas tdk dianggap..masih saya dianggsp punya hutang…

  • 5 Juni 2021 - (12:55 WIB)
    Permalink

    bukan lalai ya, jelas mereka menyebutkan alasan dari penundaan surat lunas anda, di gambar yang anda cantumkan sendiri

    jangan cari sensasi ya

    • 5 Juni 2021 - (13:19 WIB)
      Permalink

      Anda orang HC?
      1. Hampir seluruh aplikasi fintech saat konsumen melakukan full payment akan otomatis update status lunas. Contoh: Tunaiku, Kreditpintar, Kredivo.

      2. Saya sudah full payment dari Maret 2021, kenapa pada laporan BI masih berjalan padahal kontrak sudah tidak aktif pada aplikasi?

      3. Homecredit sudah lama berjalan apakah masih menganut sistem konsumen harus update telfon dan email dlu baru dinyatakan lunas? Sedangkan fintech lain sudah menganut sistem otomatis, bahkan dalam 1 hari sudah mengeluarkan surat lunas. Dan update BI checking bulan depannya clear.

      So, maaf saya ngga perlu sensasi buat hal yang sangat merugikan saya. Thanks, think with logic.

      • 5 Juni 2021 - (20:28 WIB)
        Permalink

        Yah HCI lagi nih banyak yg galbay di aplikasi ini rata2 pada nego pokoknya saja ada yg sudah bayar angsuran masih ditagih lagi pada jengkel wkwkw sistem sudah auto mereka masih manual 😀

    • 6 Juni 2021 - (13:27 WIB)
      Permalink

      Ayoooo balas lagi… udah dijelasin panjang lebar oleh penulis…sebab hampir tiap komentar dari yg bernama Ivan (entah anda atau bukan) cendrung mencari kesalahan penulis

  • 5 Juni 2021 - (17:41 WIB)
    Permalink

    Oalah HCI toh…. Emang gitu blom tgl jatuh tempot tlpn 1hr masuk ratusan x dengan nomor” yang berbeda. Tp herannya ya gitu tuch

  • 6 Juni 2021 - (23:17 WIB)
    Permalink

    HCI fintech paling brengsek . Nelpon ratusan kali nagih nagih utang orang yang tidak saya kenal sama sekali .
    Anehnya , orang yang punya utang ngakunya sebagai istri saya dan gobloknya lagi MASIH DI ACC SAMA ANALIS HCI .
    Sudah di email berkali2 agar hapus data saya , gak dihapus hapus juga .
    Sudah ditelpon HCI dan sudah dikonfirmasi , masih juga bulan depannya nelponin lagi .
    Emang goblok .

    • 9 Juni 2021 - (18:11 WIB)
      Permalink

      Wah bahaya sekali kalo data bisa disalah gunakan seperti itu. Pihak analis harusnya double check dengan konsumen.

      • 12 Juni 2021 - (18:13 WIB)
        Permalink

        Betul pak .. makanya saya jengkel banget . Sampai komentar ini ditulis , saya masih dapet WA dari dc home credit . Andai saya bisa bagikan nih ss nya .
        ****** parah nih HCI . Ganggu orang lagi kerja .

  • 9 Juni 2021 - (17:38 WIB)
    Permalink

    Saya juga punya pengalaman yang sama kak. Begitu cicilan HCI sudah saya lunasi, saya coba e-mail ke customer service HCI meminta bukti atau surat yang menyatakan saya sudah lunas. Saat menulis e-mail pun saya sertakan bukti transfer. Respon adminnya seperti lepas tangan, dan mempersulit. Padahal apa susahnya mengeluarkan surat bukti lunas atau perjanjian kontrak pinjaman telah berakhir. Saya cuma takut saja jika suatu saat ada tim penagih yang mengaku-ngaku.

    • 9 Juni 2021 - (18:10 WIB)
      Permalink

      Iya, itu sangat disayangkan sekali krn sistem mereka masih sangat manual. Saya kemarin juga sampaikan via telfon bahwa mereka seharusnya sudah lebih maju untuk sistemnya. Seperti Tunaiku, Kreditpintar dan Fintech lainnya, pada saat konsumen melunasi sistem mereka lgsg otomatis dan berikan konfirmasi lunas tanpa harus lapor2 dlu. Semoga ke depannya mereka lbh baik terutama dalam sistem pembayaran pelunasan.

  • 16 Juni 2021 - (19:17 WIB)
    Permalink

    Hingga hari ini pun yang dibilang 3 hari dari tanggal kontrak selesai masih juga belum mengirimkan surat lunas. Jenaka sekali pihak HCI, memang tidak peduli sama sekali dengan suara pelanggan dan hanya senang mempersulit. Bravo HCI, cepat atau lambat buruknya servis dan kinerja ini akan jadi boomerang besar untuk HCI.

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Home Credit Indonesia Lalai Memproses Data Pelunasan Konsumen

oleh Andi Mega dibaca dalam: 1 menit
15