Masalah Autodebet Bank Mandiri untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Assalamualaikum wr. wb.

Perkenalkan, nama saya Arga Wicaksono Daryadi, nasabah Bank Mandiri dan BPJS Kesehatan. Autodebet yang dilakukan oleh Bank Mandiri untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan, ternyata tidak masuk ke BPJS Kesehatan. Penjelasan kedua belah pihak, baik dari BPJS Kesehatan maupun Bank Mandiri tidak memuaskan dan seakan melempar satu sama lain.

Kronologinya, BPJS kelas 2 saya sekeluarga (3 nama) telat bayar untuk bulan Oktober 2021. Pada tanggal 1 November 2021, saya melakukan pembayaran via Tokopedia dengan menggunakan BRI mobile. Karena keterlambatan pembayaran, akhirnya tagihan saya menjadi Rp600 ribu, karena dihitung bulan Oktober dan November. Status pembayaran via Tokopedia berhasil, terlampir buktinya.

Pada tanggal 5 November 2021, ketika saya ingin membayarkan uang sekolah anak, tiba-tiba saldo rekening saya berkurang Rp600 ribu. Saya cek mutasi via aplikasi Mandiri Livin’, ternyata ada autodebet untuk BPJS Kesehatan.

Saya lalu menelepon call center Bank Mandiri. CS mengatakan kalau saya masih ada tagihan BPJS Kesehatan sebesar 2 bulan sebesar Rp600 ribu. Padahal saya sudah bayar pada tanggal 1 via Tokopedia dan statusnya lunas. Terlampir bukti pembayaran di Tokopedia, bukti pemotongan autodebet via Mandiri Livin’ dan status lunas di aplikasi JKN mobile.

Karena uang yang di-autodebet oleh Bank Mandiri itu untuk keperluan sekolah anak saya, yang harus di bayarkan tanggal 8 November 2021, akhirnya saya datang ke kantor BPJS Kesehatan Kota Malang, dengan membawa bukti rekening koran serta dokumen pendukung lainnya.

Namun yang mengherankan CS BPJS Kesehatan bilang bahwa tidak ada dana yang masuk pada tanggal 5 November 2021. Yang ada cuma pembayaran yang tanggal 1 November 2021 saja, sehingga BPJS Kesehatan tidak bisa mengembalikan dana tersebut.

Saya pun kembali ke KCP Bank Mandiri dekat dengan kantor BPJS Kesehatan Malang untuk menanyakan autodebet ini uangnya kemana? Karena BPJS Kesehatan tidak menerima autodebet Bank Mandiri pada tanggal 5 November 2021. Jawaban dari CS Bank Mandiri pun hanya mengatakan memang betul ada autodebet. Dibuktikan dengan rekening koran, tapi solusi yang diberikan tidak memuaskan saya.

Saya hanya rakyat bawah yang pas-pasan. Uang Rp600 ribu yang di-autodebet Bank Mandiri itu untuk keperluan sekolah anak saya. Saya bingung jadinya, pertanyaannya uang yang di-autodebet Bank Mandiri sebesar Rp600 ribu itu ke mana?

Saya minta BPJS Kesehatan dan Bank Mandiri mengembalikan uang saya, karena status BPJS Kesehatan saya juga aktif dan sudah lunas untuk tagihannya.

Arga Wicaksono Daryadi
Malang, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Autodebet Bank Mandiri:
[Total:28    Rata-Rata: 3.2/5]
Tanggapan atas Permasalahan Autodebet untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Yth. Bapak Arga Wicaksono Daryadi, Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Arga Wicaksono Daryadi, dan sekaligus...
Baca Selengkapnya

19 komentar untuk “Masalah Autodebet Bank Mandiri untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

  • 9 November 2021 - (12:42 WIB)
    Permalink

    Kenpa harus pake Tokopedia klo bisa lewat bri langsung,,
    Akhirnya nyangkut di Tokopedia kan
    Trus terbaca belum bayar akhirnya kena auto debet deh rekening yg tertaut d BPJS,

    • 9 November 2021 - (12:47 WIB)
      Permalink

      karena penghasilan sy tidak menentu, jd sy tdk bs pastikan pembayaran tiap bulan bisa di autodebet, makanya sy selalu bayar manual. Syukurlah anda yg punya penghasilan tetap

      2
      3
      • 9 November 2021 - (13:23 WIB)
        Permalink

        Jadikan pelajaran buat kedepannya bos. Dinonaktifkan aja itu autodebet buat mencegah kasus gini terulang lagi. Bukannya tdk mungkin anda bisa ambil kembali itu uang yg di autodebet, tapi ya itu harus sabar mantengin itu bank minta kejelasan. Saya aja dari awal ikut bpjs kesehatan ga mau aktifin fitur autodebet karena tau diri penghasilan ga tentu besar kecilnya tiap bulan dan kpn masuknya penghasilan.
        Semoga duitnya bisa kembali ya bos.

        • 9 November 2021 - (13:39 WIB)
          Permalink

          Amin makasih boss, tp nonaktif autodebet gabisa skrg boss. sy sdh berkali kali mohon di bank mandiri dan bpjs untuk nonaktifin autodebet, tp ditolak terus dengan alasan sudah kewajiban untuk daftar autodebet.

      • 9 November 2021 - (13:43 WIB)
        Permalink

        Saya juga tidak berpenghasilan tetap,
        Tp klo urusan BPJS saya tidak pake pihak aplikasi market place buat bayar

        Aku bayar secara langsung d aplikasi m-banking.
        Klo misal ada apa-apa kan cuma ngurus bank nya
        Sedangkan anda kan ngurus dua sekaligus
        Aplikasi market place n m-banking.

        • 9 November 2021 - (13:51 WIB)
          Permalink

          mohon maaf bang, klo dibaca baik2. Uang yang nyangkut justru bukan dr pembayaran via tokped tp justru dari autodebet via bank mandiri nya.

          Update : Autodebet dr bank mandiri sudah masuk ke bpjs kesehatan, bank mandiri sangat fast response menanggapi hal ini. Sy tinggal menunggu proses bpjs kesehatan mengembalikan hak saya, semoga bpjsnya juga fast response karena ini menyangkut pengembalian hak nasabah.

          • 10 November 2021 - (09:59 WIB)
            Permalink

            Realnya Dana masuk bebas saja, saat dana keluar birokrasinya akan panjang. Bisa jadi ditawarkan sebagai deposit sehingga free iuran bulan-bulan berikutnya,
            Dan jika demikian semoga bisa mendapatkan Rezeki lagi untuk kebutuhan Urgent.
            Jangan kapok dengan BPJS kesehatan, sejauh ini manfaat yang diterima lebih besar dari iurannya(bagi saya dan keluarga)

      • 9 November 2021 - (16:26 WIB)
        Permalink

        Kalo autodebet seharusnya tidak membayar diluar rekening auto debet. Otomatis uang itu keluar dari rekening krn auto. Terlepas diterima atau tidak oleh BPJS, pihak-2 terkait yg tahu. Sebaiknya kedepannya jika auto debet, cukup uang ditransfer ke rekening yg terdaftar auto debet, maka otomatis uang tsb langsung akan disalurkan ke BPJS. Itu menurut saya. 🙏.

    • 10 November 2021 - (15:06 WIB)
      Permalink

      Permasalahannya bukan di tokopedia.. Di autodebetnya bung.. Baca lagi yg benar.. Itu setoran via tokopedia sukses seharusnya gak ada lagi autodebit… Benar ini penulis yg bisa jawab pihak bank nya

  • 9 November 2021 - (14:40 WIB)
    Permalink

    sebelumnya autodebet mandiri tidak? karena system akan otomatis ngambil kLo emang sebelumny autodebet.

    • 9 November 2021 - (14:47 WIB)
      Permalink

      belum pernah di autodebet di mandiri, karena biasanya bulan2 lalu itu mmg sy selalu bayar manual karena pengasilan tdk tetap jd tiap tgl 5 karena rek kosong jd gagal autodebet terus. tp kan memang skrg wajib buka bpjs harus daftar autodebet.

      1
      1
  • 9 November 2021 - (15:39 WIB)
    Permalink

    Sistem Autodebt ini umumnya menggunakan jaringan host to host. Jadi kalau dalam hal ini pakai Mandiri. Maka rekening Mandiri didebet dan dananya diteruskan pada rekeing Giro BPJS Mandiri .

    Dalam hal ini rekening pak Arga sudah berkurang, dana itu sudah pasti ada di rekening mandiri BPJS. Permasalahan klasik yang sering terjadi adalah dari rek Giro penampung BPJS tersebut blm terkoreksi ke Akun BPJS yang ada. System BPJS blm load ke Akun masing masing.

    Percaya deh …Bapak Arga mau bayar manual lagi pakai BCA misalkan, tetap saja akun itu tidak dalam status payment.

    Lha trus bagaimana? Lapor ke BPJS bahwa bapak sdh bayar (sertakan bukti bayar). Biar koreksi manual. Mintakan denda keterlambatan untuk dihapuskan. Bagaimana kok jadi bulan ini jadi double payment?

    Untuk refund sepertinya akan sulit. Karena BPJS setau saya ga punya dana talangan. Kalaupun ddebet lagi dari rek BPJS biasanya akan melewati birokrasi yang ribet.

    Solusinya alternatif yaitu dana yang sudah masuk bilangin ke BPJS untuk pembayaran bulan bulan berikutnya.

    • 9 November 2021 - (16:34 WIB)
      Permalink

      Ini kalo pegawai BPJS nya mau dan terbuka. Kalo gak, dana tsb tentunya tidak tahu juga rimbanya sementara laporan pegawai BPJS cukup membuat laporan bahwa ybs telah bayar bln ini saja. 🙏.

      • 9 November 2021 - (19:06 WIB)
        Permalink

        Auto debet mandiri akan tetap menarik uang anda tiap bulan meskipun anda sudah membayarnya lebih dulu secara manual/bank lain sebelum tgl auto debet itu. cuma disitu nanti akan tercatat di saldo lebih bayar di BPJS nya. Itu berarti bulan berikutnya anda tidak perlu bayar lagi.
        Sy pernah mengalaminya

  • 10 November 2021 - (15:12 WIB)
    Permalink

    Seharusnya pihak pemangku kebijakan keluarin aturan ttg autodebet ini agar pemegang rekening bisa keluar dr ikatan autodebet bpjs… Sdh bnyk yg berkendala seperti ini…kadang tagihan tak di debet kan oleh pihak bank…sementara itu BPJS punya aturan PEMBAYARAN AKHIR PER TGL 10/BULAN klo lewat akan muncul denda. Susah jadinya klo begini

    • 10 November 2021 - (15:46 WIB)
      Permalink

      @Ali Setuju pak. Pejabat and Staf BPJS model boomers pemikirannya masih jaman ASKES jadul manual. Kadang di Bank tidak terjadi autodebt padahal saldo kita cukup. Pas mau dibayar manual status sdh terbayarkan. Eh pas berobat ke RS diinfokan ga bisa pakai BPJS karena blm bayar. Puyeng ga tuh?

 Apa Komentar Anda mengenai Autodebet Bank Mandiri?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Masalah Autodebet Bank Mandiri untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

oleh Arga dibaca dalam: 1 menit
19