Masalah Pemberhentian Berlangganan Indihome Serta Denda 1 Juta Padahal Sudah Berlangganan Setahun Pas

Hai, saya baru pindah kontrakan. Saya pelanggan Indihome nomor internet 161103517654. Di tengah pekerjaan saya yang padat diselingin dengan beres-beres barang pindahan, badan capek, pegal dan lelah, hectic lah gitu. Saya inisiatif menyegerakan menyelesaikan semua urusan yang ada di kontrakan lama saya, termasuk tagihan Indihome.

Banyak pelanggan termasuk tetangga saya yang berhenti berlangganan main kabur aja, tanpa melapor, tanpa mengembalikan perangkat, pokoknya ya main kabur aja. Kalau kupikir susahnya apa sih berhenti berlangganan.

Karena saya pasang indihome pertama kali pada tanggal 29 Mei 2021, saya menyegerakan untuk berhenti berlangganan pada tanggal 28 Mei 2022 krn pada tanggal ini harusnya hari terakhir berlangganan dan genap setahun. Jadi masuknya gak kena denda.

Saya juga tak tahu progress-nya lama atau cepat, karena saya ingin menyegerakan menyelesaikan urusan kontrakan lama saya biar bisa fokus kerja. Untuk billing bulan Mei pun belum muncul. Saya juga tak tahu progress- nya lama atau cepat, sehingga saya menyegerakan takutnya kalau progressnya sampai awal bulan Juni nantinya saya dipaksa bayar tagihan bulan Juni juga.

Saya melapor melalui akun twitter @IndiHomeCare dan dilayani oleh admin Irza. Data pemasangan pertama sudah benar pada tanggal 29 Mei 2021 dan harusnya di hari permintaan saya berlangganan pada tanggal 28 Mei 2021 hitungannya sudah pas setahun, tidak kurang dan tidak lebih. Tetapi arogansi Telkom sebagai pelayanan Jasa ISP yang memonopoli ini gak nanggung2, saya langsung disodori denda sejuta dan ancaman blacklist, dan menyarankan untuk terus berlangganan saja. Lah apa ini admin gak bisa berhitung hari?

Lalu admin-admin lain bermunculan dan saya dilayani oleh admin Egi, yang isinya kurang lebih sama, disodori denda sejuta dan ancaman blacklist. Namun si admin Egi ini mengubah data pemasangan awal menjapada tanggal 30 Mei 2021.

Betapa arogannya ISP milik BUMN beserta admin-admin @IndiHomeCare nya ini, pelanggan ingin berhenti berlangganan susah sesuai rule aja masih saja dipersusah dan dipermainkan. Padahal berlangganan setahun sudah, pembayaran bill bulan Mei juga akan dibayar kalau segera dikeluarkan billing-nya.

Pengembalian perangkat jabok nan busuk ini (padahal bulanan sudah bayar sewa modem juga) tetap akan dilaksanakan, kenapa pelanggan masih dipermainkan? Pantas pelanggan kalian kalau berhenti main kabur aja, melapor baik-baik saja masih kalian permainkan.

Dan tagihan bulan Mei sudah keluar, beserta denda sejutanya? Kalian masih berharap aku bayar denda akal2an kalian? Aku mau bayar tagihan bulan Mei saja eh tapi gak bisa harus bayar denda sejuta dulu yang muncul di billing, emang akal2an admin Irza dan Egi benar-benar jahanam. Untuk gangguan layanan kalian slow respond, giliran berhenti berlangganan, eh data kalian manipulasi, kenceng banget teriak denda dan ancam-ancam blacklist.

Kalau mau blacklist ya silahkan saja blacklist. Iya tahu kalian merasa memonopoli jasa ISP di kota ini jadi apa-apa ancam blacklist, silahkan tunjukin kearogansi kalian. Saya beritikad baik, berhenti berlangganan setahun pas, membayar tagihan terakhir, dan mengembalikan perangkat. Di DM twitter, pihak twitter meminta data rekening bank saya, jika nanti saldo saya di rekening berkurang untuk membayar denda sejuta, saya akan buat surat terbuka kembali.

Muhammad Herru Ristian
Balikpapan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom IndiHome:
[Total:479    Rata-Rata: 4.3/5]
Tanggapan Telkom Regional VI atas Surat Bapak Muhammad Herru Ristian

Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat Bapak Muhammad Herru Ristian di mediakonsumen.com pada tanggal 31 Mei 2022 berjudul “Berlangganan Indihome Serta...
Baca Selengkapnya

34 komentar untuk “Masalah Pemberhentian Berlangganan Indihome Serta Denda 1 Juta Padahal Sudah Berlangganan Setahun Pas

  • 31 Mei 2022 - (19:14 WIB)
    Permalink

    Kl dihitung seperti ulang tahun iya sudah setahun. Tp kl billing ya mungkin baru 1-2 bulan kedepan baru pas setahun. Mungkin kl sudah bayar 12x br dihitung setahun.

    19
    6
    • 1 Juni 2022 - (10:23 WIB)
      Permalink

      Kalo ingin berhenti, untuk semua pelanggan Telkom apapun itu produknya, saya sarankan mengajukan pemberhentian dihitung lebih 1-5 hari ..pasti tidak akan kena denda tahunan nya..misal tgl 28 Mei…ajukan ± 5hari ..tagihan keluar per tanggal 5 di hitung dari tanggal 20 bulan kemarin..kalo pun ada kelebihan bayar, yang di hitung bayaran kelebihan pro rata (perminggu)..hanya rugi paling sekitar 100 ribu daripada 1 juta…dan tagihan langsung putus dan beres..ini berdasarkan pengalaman saya yang sdh sering putus sambung😁

      22
      2
      • 4 Juni 2022 - (07:38 WIB)
        Permalink

        Padahal Bapak bisa tunda pengajuan nya 1-3 hari untuk menghindari denda dan negosiasi kalau terhitung lebih dari setahun, tagihan berikutnya dihitung prorata.

        Tapi memang pintar cari uang indihouse ini, salah satunya di saat provider lain diperbolehkan membeli router, indihouse mewajibkan pelanggan menyewa router dengan harga sewa yang lumayan, 6-8 kali bayar sewa bisa beli router sendiri

      • 6 Juni 2022 - (06:11 WIB)
        Permalink

        Saya pernah mengalami saat speedy.. diminta bayar yang bulan depan (yang belum digunakan). tidak ada denda apalagi ancaman blacklist

    • 1 Juni 2022 - (17:18 WIB)
      Permalink

      Memang gak habis pikir ini ENDEHOMO. Ketika telat 0.1 detik saja langsung di blokir. tapi kenapa tagihan masih berjalan?
      Memang gak beres juga pakai bawa bawa Pengadilan di Whatsapp Dept Collektornya.

      Badan Usaha Milik NEGARA KONOHO Malah Sangat Sangat Membuat Rakyat Menderita .

      18
      2
    • 5 Juni 2022 - (01:07 WIB)
      Permalink

      Kan di telkom pasca bayar , jika g mau kena denda ya cabut bulan ke 13 lalu jika minta rekening mah g mungkin bakal motong secara sepihak kali 🤣🤣 , mungkin ada uang deposit atau apa gt kan pencairan ke rekening. Duh orang baru pertama x pakai inet sepertinya 🤣🤣

      • 1 Juni 2022 - (07:23 WIB)
        Permalink

        Yg juni bisa diajukan bayar pro rata (alias harian). Mereka melihat 1 tahunnya dari 12x pembayaran bulanan.
        Kalau pengajuan berhenti langsung di plaza telkom CS nya biasanya lebih ramah.

        12
    • 5 Juni 2022 - (22:34 WIB)
      Permalink

      Untuk indihome, lebih baik lewat +3 hri. Setahu saya juga, tagihan bulan terakhir itu akan dibayar dari biaya deposit ketika kita mulai berlangganan. Jdi jatuhnya bulan terakhir dri 1 tahun pertama itu bayarnya sangat sedikit, seperti sy, hanya bayar 50rban karena sy depositnya layanan telpon, tapi sy ubah jadi layanan tv.

    • 3 Juni 2022 - (16:20 WIB)
      Permalink

      Iya belum, masih kurang 1 hari. Bukan salah di CS, tapi salah dipelanggan itu. Kalau dalam 1 bulan ada 30 hari, maka itu baru 11 bulan 29 hari. Jadi wajar kalau ada denda juga, terlebih sekarang provider wifi di Indonesia juga nerapin sistem denda karena pelanggan sendiri yang mgegampangin buat cabut pasang. Based on story dari teknisi ya wkwkw

  • 31 Mei 2022 - (22:08 WIB)
    Permalink

    Gini pak. Sampai detik ini yg saya tau adlh indihome itu ngitung tagihan billing setahun = 12x bayar. Trs d bln ke 13 billing akan dkurangi dr jumlah deposit yg dibayar d awal. Tapi memang akan mnyebalkan kl qta yg tinggal nya berpindah dan pas setahun ga bs mutus kontrak sama mereka. Tenang pak, saya ud 3x dikerjain sm mereka. Cape bgt. Pegawai indihome itu requirement nya harus goblok, jd susah kl ngotot. Mending anda berhentikan auto debet anda sebelum dipotong sm mereka. Cabut dan tinggalkan aj. Ga usa peduliin tagihan dan semua bullshit mereka. Kalo perlu ganti nomer tlp biar ga diganggu debt collector mereka. Ga guna kok dterusin ngotot sm telkom, ga akan win win solution

    35
    1
  • 1 Juni 2022 - (01:26 WIB)
    Permalink

    Yauda biarin aja di blacklist, masih banyak isp lain bahkan yang lebih murah
    Tenang aja, blacklist nya ga ada sangkut paut ama SLIK OJK. Cuma di blacklist dari ISP doang ga boleh masang lagi, tp msh bs kalo pake KTP org serumah :v jdi kl dipersulit yauda mending tinggalin gitu aja dikontrakan yg lama

    Kalo soal 1 tahun, ya sprtinya bulan juni baru 1 tahun & memang harus bayar dlu yg bulan juni

    Jika gamau rugi, yauda tinggalin gitu aja

    11
  • 1 Juni 2022 - (08:43 WIB)
    Permalink

    Ini mungkin beda persepsi hitungan satu tahu antara pelanggan dan Indihomo nya, mungkin sebagai CS mereka perlu menyampaikan hitungan setahun yang benar bagaimana dulu biar pelanggan gak merasa di curangi.
    Tapi aneh juga kok tanggal aktivasi tiba2 bisa berubah ya?

  • 1 Juni 2022 - (08:48 WIB)
    Permalink

    Saya juga punya pengalaman di permainkan ISP ini, waktu berhenti berlangganan lancar, di suruh bayar lunas tagihan bln terakhir, dan semua saya turuti, di kasi form pengembalian modem & semua terlihat normal tidak ada kendala.
    Masalah ternyata beberapa tahun kemudian saya mau pasang lagi, eh kata nya ktp saya masih ada tagihan 2 bln yg blm di bayar & harus di lunasi klo mau pasang lg. saya begitu heran dg layanan mereka.

  • 1 Juni 2022 - (11:36 WIB)
    Permalink

    Pengalaman saya pakai ISP lain, setelah tagihan ke 11 lunas, bisa pengajuan pencabutan min 14 hr, jadi tagihan ke 12 akan keluar dan pas setahun jd tidak ada denda, mgkn beda ISP beda ketentuan, coba baca perjanjian pas pemasangan.

  • 1 Juni 2022 - (11:42 WIB)
    Permalink

    Harusnya kn masuk setahun karena kita bayarnya awal bulan, otomatis kan pembayaran kita sudah ampe akhir bulan.meskipun berhenti, tapi kn pembayaran kita sudah setahun.
    Kapitalis emang gitu, ada celah buat cuan langsung gercep haha.
    Karena hal ini saya sarankan buat kalian supaya berhenti auto debet dr rekening bank, jadinya kalo ada dispute kyk gini, tidak merugikan kita.
    Dan memang bagi yg kabur ga ada hukuman apa apa meskipun mereka ga balikin itu routernya.
    Jadi saya sarankan kepada pihak telkom supaya lebih bijak lagi dalam menyediakan layanan.jangan sampai pelanggan lebih mlih tidak bertanggung jawab karena kalian begitu.

    5
    1
  • 1 Juni 2022 - (14:49 WIB)
    Permalink

    Sudah dihubungi pihak Telkom. Denda dihapus, disuruh bayar pembayaran terakhir dan sudah dibayar. Jadi tinggal disuruh pengembalian perangkat saja

    11
    • 1 Juni 2022 - (17:30 WIB)
      Permalink

      Itu berhenti pakai materai? Haha saya kabur aja. Ribet banget. Perusahaan besar milik negara, dari jaman Orba, mentalnya gadungan. Si kembar siamnya, ISAT juga begitu sih jaman dulu. Sisa2nya masih terlihat sampai sekarang, pulsa ilang. Paket tiba2 berlangganan. Beli paket baru, paket lama tergantikan, padahal itu beli loh ya.

  • 1 Juni 2022 - (21:22 WIB)
    Permalink

    Cuekin ajalah, ISP yang satu ini emang begitu, saya sering ancam akan berhenti langganan dan gak bakal bayar penalti karena kualitas layanan yang jelek, malah ciut nyali CS nya, mereka memohon2 agar tidak berhenti, kalau diblacklist cuekin ajah, masih banyak yang lain kok

    • 2 Juni 2022 - (07:01 WIB)
      Permalink

      Admin seharusnya bisa lebih ramah dan mencari penyelesaian yang paling optimal bukannya langsung menyodorkan denda. biar bagai manapun saat pelanggan tidak tahu aturan mainnya kewajiban perusahaan untuk menjelaskan sejelas-jelasnya.
      Saya bukan pelanggan Indihome tapi toh kalaupun saya pelanggan saya tidak wajib menjelaskan karena itu kewajiban perusahaan.

  • 1 Juni 2022 - (21:56 WIB)
    Permalink

    Btw udah ke Plasa Telkom kah? Harusny kalo ada denda atau pinalti sudah di sampaikan oleh pihak Plasa.
    Dan ketika putus harusnya ada surat resmi dari Plasa sebagai bukti jika dikemudian hari ada tagihan muncul.
    Saya dah perkali2 cabut pasang dan selalu memastikan dapat surat dari Telkom, soalnya kadang billing masih jalan sampai 3 bulan kedepan. Cukup menunjukkan surat tadi masalah langsung beres. Ndk lagi di tanya ini itu juga

  • 2 Juni 2022 - (03:42 WIB)
    Permalink

    Ihhh serem ya, jadi takut…saya juga pelanggan udah 5 tahun, mau berhenti krna pindah keluar kota….kalo berhenti baik2 seribet ini, main kabur aja kali ya 🤪

  • 2 Juni 2022 - (03:57 WIB)
    Permalink

    Kalau dilihat billing cycle nya sih bener Mei setahun nya, tapi untuk tagihan belum keluar karena IndiHome kan sistem nya pakai dulu baru bayar. Lagian pembayaran indihome kan prorata. Tar bayar dibulan Juni cuma kena beberapa hari aja.

    Misal putus di 5 Juni (estimasi tagihan keluar biasanya tgl segitu) nah tar bayar pemakaian full 1-31 Mei lalu prorata 1-5 Juni.

    Kebanyakan pelanggan salah persepsi nya disitu. Gue sih udh sering banget putus nyambung dulu, jadi ga kaget wkwkwk.

  • 2 Juni 2022 - (20:18 WIB)
    Permalink

    Aku kerja di bagian IT perusahaan kecil yg punya banyak cabang jd sdh gerah bgt kl berurusan dgn telkom. Kl dlu msh enak y pasang gratis jd kl jaringan bermasalah sdh laporan sampe 2 hari gak beres aku lgsg tlfn temen sales lgsg pasang baru (seringnya paket jd lbh murah) yg lama (gangguan) aku putus tanpa laporan (kl ditagih ya aku bayar sesuai tagihan yg terpakai tp seringnya gak ditagih) saat itu sering putus nyambung sampe terkumpul alat bekas telkom banyak banget. Tapi sekarang telkom lbh pinter, pasang baru bayarnya mahal dan kl gak lebih dr 1thn denda 1jt jd gak bisa pasang cabut kaya dulu. Tp untungnya skrg banyak alternatif selain telkom jd auto lah aku putus pindah ISP lain tanpa laporan juga sbb aku hapal pasti ribet urusan. Aku sperti ini juga karena sdh sering dibuat jengkel sama telkom. Trus untuk ancaman blacklist tdk perlu takut disekitar kita banyak keluarga/temen/tetangga yg tdk diblacklist misal suatu saat mau pasang lagi. Bagiku telkom hanya pilihan kl bener2 terpaksa. Telkom itu harga dibanding kecepatan sgt lambat, sering gangguan,pake FUP pula. Oiya pernah juga 1 cabang aku putus blm setahun diancam denda bahkan mau di bawa ke ranah hukum karena diancam aku jd tambah emosi aku biarin aja sampe sekarang hampir setahun malah kagak ada apa2 pdhl kl beneran dibawa keranah hukum mau aku ramein biar tambah jeblok nama telkom.

  • 2 Juni 2022 - (20:31 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal tersebut. Sy mau lepas malah bikin ruwet. Semua prosesnya sdh sy penuhi dan malah ditawari HSI PREPAID..ok lah nda masalah. Tp jawaban dr cs di instagram, twitter dan fb bikin jengkel aja. Sy jwb mau blacklist SILAHKAN..Router sdh sy lrpas semua dan tagihan terakhir juga sdh sy bayar..DASAR INFIHOME BIKIN RUWET BANGSA

  • 3 Juni 2022 - (02:06 WIB)
    Permalink

    dulu karena ribet dan cs indihome juga terkesan gajelas akhirnya udah langsung saya tinggal aja diancam blacklist juga, tapi sekarang pasang lagi pake nama sama juga masih dilayani haha

  • 3 Juni 2022 - (08:02 WIB)
    Permalink

    Sy jg ada niat mau putus indihome setelah setahun ini..seiring suka ada trouble jaringan yg lumayan makan waktu tp gak pernah dapet konpensasinya diharga yg lumayan mahal..mau rubah paket mesti komfirm ke kantor cabang trdekat gak bisa melalui online..pdhl dr mulai pendaftaran dan pemasangan hingga aktif bisa melalui komunikasi online by phone dan aplikasi..jd kesan dipersulitnya itu brasa banget

  • 3 Juni 2022 - (16:11 WIB)
    Permalink

    Lah itu salah dipelanggan, baru aktif tanggal 29 Mei 2021 sedangkan cabut tgl 28 mei 2022, ya belum genap setahun lah. Kalau 1 bulan ada 30 hari, maka baru berlangganan 11 bulan 29 hari. Lain kali, mau cabut lebihin 1-3 hari dan semua layanan wifi di Indonesia kan pasca bayar. Tagihan juni keluar pun, itu tagihan atas pemakaian Mei. Jangankan wifi deh, coba pake kartu seluler yang pascabayar kaya kartu Halo, atau XL Priotitas afau apa ke, pasti sama. Tagihan yang muncul pada bulan berikutnya itu tagihan atas pemakaian pada bulan sebelumnya.

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom IndiHome?

Ada 34 komentar sampai saat ini..

Masalah Pemberhentian Berlangganan Indihome Serta Denda 1 Juta Padahal…

oleh Muhammad dibaca dalam: 2 menit
34