Penipuan dengan Modus Bisnis Kerja Online di Situs jd6688.shop

Kemarin saya lihat lowongan pekerjaan part time di Instagram, dan ada satu iklan yang muncul mengenai pekerjaan part-time online penghasilan 500 ribu – 1 juta per hari. Setelah itu saya klik, dan mengisi nama lalu langsung diarahkan ke nomor WA 0838-7583-8488, yang mengaku sebagai staf layanan Pelanggan Sistem.

Sesudahnya saya diinformasikan untuk memberikan informasi berupa Nama, Usia, Pekerjaan, Kota asal, Info iklan dari mana. Setelahnya dijelaskan cara kerja dan diberikan link website http://jd6688.shop untuk melakukan registrasi pada website mereka dan mengirimkan uang Rp100.000 yang akan diberikan bonus 20% sebesar 20 ribu rupiah untuk pendaftaran awal.

Dalam kasus ini, saya diminta untuk mengerjakan misi-misi pesanan, dengan nominal Rp800.000. Masalah terjadi di sini, uang tidak dapat ditarik. Di dalam akun saya, dengan ID rashelia pada website tersebut terlihat, nominal atau saldo akun Rp900.000.

Saat saya ingin melakukan penarikan, malah diminta mengirimkan uang kembali sebesar Rp2.400.000 dan Rp4.800.000. Dalam proses menarik uang dengan total Rp8.000.000 (Rp800.000 + Rp2.400.000 + Rp4.800.000), saldo akun saya menjadi Rp12.164.000.

Pihak penipu menjanjikan seluruh saldo akan dikembalikan, dan meminta lagi dana sebesar Rp12.164.000. Alasannya untuk aktivasi akun, melalui chat dari CS nomor WhatsApp 0821-6193-3549, yang direkomendasikan oleh “mentor” saya bernama Sartika Maharani S.E dengan nomor WhatsApp 0821-6180-6003. Setelah saya mengirimkan dana sesuai yang diminta tersebut, dikatakan bahwa aktivasi akun saya baru berhasil 50% dan untuk menjadi 100% saya diminta untuk mengirimkan uang sebesar nominal yang sama yaitu Rp12.164.000.

Pada keesokan harinya, 7 November 2022, saya menghubungi Bapak Johan Sebastian di nomor WhatsApp 0821-6180-6157 untuk meminta pertanggungjawaban dan pengembalian dana. Bapak Johan Sebastian bersedia memberikan jaminan agar semua uang saya dapat ditarik, dengan mengirimkan Surat Pernyataan ditandatangani di atas materai 10.000, dan yang tandatangan a.n. Paulus Nahak, S.AG, M.M selaku General Manager Fund Management dan Johan Sebastian selaku Ass Operational Marketing Management.

Dengan didapatkannya jaminan tersebut, saya bersedia melakukan pengiriman uang kembali sebesar Rp12.164.000, dikarenakan perjanjian dapat menarik seluruh uang di dalam akun saya sebesar Rp29.193.600.

Setelah transfer berhasil untuk aktivasi akun hingga 100%, saya kembali menemukan tidak dapat menarik uang saya, dengan alasan yang disebutkan oleh Bapak Johan Sebastian, akun saya memiliki sistem pelanggaran penarikan. Untuk menyelesaikan hal tersebut, saya diminta untuk mengirimkan kembali uang sebesar Rp12.164.000 dan Rp17.029.000.

Dikarenakan saya sudah depresi dan saya ingin uang saya kembali, saya kembali mengikuti instruksi tersebut, karena saya melihat sistem penarikan pada website tersebut dengan kedua nominal tersebut yang sebelumnya saya coba tarik pada tanggal 6 November 2022.

Pada tanggal 7 November 2022, saya hanya mengirimkan uang sebesar Rp12.164.000, dengan pemecahan melalui QRIS Rp10.000.000 dan Rp1.216.400. Nominal QRIS kedua sudah saya tanyakan dengan menyatakan kesalahan nominal tapi Bapak Johan Sebastian tetap meminta sesuai QRIS yang ada; seharusnya nominal dipecah Rp10.000.000 dan Rp2.164.000.

Nominal tersebut akhirnya saya kirimkan di sore hari tanggal 7 November sesuai mutasi rek BCA dengan seluruh detail no referensi transaksi yang akan saya cantumkan di bawah. Untuk nominal Rp17.029.000 tidak saya jalankan pada tanggal 7 November dikarenakan sudah mencapai batas limit transfer. Dengan itu, saya meminta permohonan kepada Bapak Johan untuk mengirimkan keesokan pagi harinya walaupun YBS mendesak dengan cara mengirimkan melalui bank lain.

Pada 8 November, dengan keyakinan uang saya dapat kembali, saya meminta QRIS kepada Bapak Johan Sebastian dan diberikan detail pemecahan transaksi senilai Rp10.000.000 dan Rp 8.029.000 (nominal yang seharusnya Rp7.029.000 menjadi Rp8.029.000 karena saya mengerti bahwa secara sistem logika hari sebelumnya kekurangan Rp 1.000.000).

Setelah melakukan transfer dengan total nominal Rp18.029.000; saya kembali menemukan uang saya tidak dapat ditarik dengan alasan limit penarikan dari akun saya dan dianjurkan oleh Bapak Johan Sebastian mengirimkan uang kembali sebesar Rp 15.000.000,- untuk dapat melakukan penarik seluruh dana total pada akun saya dengan ID rashelia pada website http://jd6688.shop untuk nominal saldo akun total Rp87.165.000,-.

Sistem penarikan website tersebut menunjukkan perintah “Anda harus menyelesaikan 1 pesanan pencairan ini untuk menarik uang tunai”. Dengan kecewa hati yang mendalam dan saldo yang tersisa di rekening bank BCA saya adalah Rp7.011.529,99, saya menyatakan ini sebagai kasus penipuan.

Besar harapan saya untuk mendapat bantuan dari seluruh pihak yang terlibat, baik dari Bank INDONESIA, Bank BCA dan seluruh Bank yang terlibat, CCIC POLRI (Cyber Crime), OJK, dan KOMINFO, maupun Merchant QRIS LinkQu yang digunakan Penipu untuk mengembalikan dana kerugian yang saya alami sebesar Rp61.521.000 secara paksa.

Saya juga memohonkan bantuan dari segala pihak yang berwenang yaitu POLRI Indonesia serta jajarannya untuk menindaklanjuti kasus yang sangat meresahkan ini AGAR TIDAK ADA LAGI KORBAN.

Dalam kasus ini, dapat diberlakukan Pasal 28 Ayat 1 menyatakan,

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.” Berdasarkan Pasal 45A, setiap orang yang melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 Ayat 1 akan dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Adapun, Pasal 378 berbunyi, “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun.”

Dengan memberikan efek jera secara finansial, sosial dan mental kepada pelaku penipuan, saya mohon bantuan semua pihak di INDONESIA untuk bekerja sama memberantas modus kejahatan ini.

Jika uang yang didapatkan pelaku penipuan ini adalah untuk hal-hal yang sifatnya baik, seperti memberikan makan serta biaya sekolah anak panti asuhan, menyumbang ke komunitas sosial yang membutuhkan demi KESEJAHTERAAN MASYARAKAT INDONESIA, saya yakin semua korban akan mendukung usaha dengan memberikan donasi.

Akhir kata, saya ingin menyampaikan bukan masalah besar kecilnya uang yang diperkarakan, tapi masalah mental dan finansial korban yang dipertaruhkan.

Rashel
Bekasi, Jawa Barat

Catatan redaksi (diperbarui 15/11/2022): Bukti transfer/pembayaran melalui QRIS LinkQu terlampir.
Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai pengalaman ini:
[Total:56    Rata-Rata: 4.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

160 komentar untuk “Penipuan dengan Modus Bisnis Kerja Online di Situs jd6688.shop

  • 14 November 2022 - (19:46 WIB)
    Permalink

    No comment deh karena bakal rame di bully sama sesepuh disini, semoga urusannya cepat selesai ya bu

    25
    • 15 November 2022 - (04:01 WIB)
      Permalink

      Seperti nya ini kasus yg saya hadapi jg kak…
      Kalau saya di website https://mdb88.shop/index/user/login
      Website itu masih bisa saya akses, dan saldo akun saya 22.550.000
      Pihak mentor menyuruh saya melakukan tranfer lg untuk bisa menarik dana dari akun tersebut tp blm saya lakukan karna saya sdh kehabisan uang..
      Saya jg berharap uang saya bisa kembali.
      Seperti nya ini modus yg sama..

      13
      • 16 November 2022 - (12:40 WIB)
        Permalink

        Semoga cepat selesai urusannya. Terimakasih telah berbagi pengalaman, semoga kita tetap waspada dengan modus seperti ini. Beberapa pekerjaan, yang seharusnya bebas biaya, mengharuskan kita membayar sejumlah dana untuk ‘administrasi’, semoga kita tidak terjebak.

        • 16 November 2022 - (17:36 WIB)
          Permalink

          Ni saya juga dapet link nya http://musimm.com, saya baru coba” pertama 100k trus lama” misinya naik harganya saya jadi curiga dan tak lama saya di keluarkan dari grup.

      • 16 November 2022 - (18:17 WIB)
        Permalink

        Sama Bro.. saya juga tertipu.. model nya kita like2 gitu.. atau model seolah2 beli barang menaikan view toko online.. awal nya sama.. selesaikan misi dapet 100rb ga bsa di tarik.. selesaikan misi selanjut nya top up karna nilai barang yg di like 200rb.. terus meningkat.. sampe akhirnya skip dehh.. saya ketipu 700rb.. 😅

        • 21 November 2022 - (12:04 WIB)
          Permalink

          Ini juga terjadi kepada saya.. Di web itu jg. Kena tipu 9 juta. Yg dr 1 juta sampai 9 juta gk bisa ditarik dengan alasan persis di atas. Pdhl sy cmn petani dn hampir mau struk kerna kejadian tersebut.. Slalu dukung usut sampai tuntas

    • 17 November 2022 - (14:45 WIB)
      Permalink

      Logika saya langsung nge lag,maaf semoga segera selesai masalahnya walaupun saya rasa sangat sulit sekali

    • 14 November 2022 - (20:02 WIB)
      Permalink

      ga usah ngata2in dan ga usah ajak orang lain ngata2in. bersyukur anda sdh baca sehingga anda mgkn beruntung tdk terjebak di dalamnya. bersyukur kepada Tuhan bukan malah jadinya mau ngata2in orang lagi kesusahan. belajarlah sedikit jadi manusia yang punya hati.

      19
      30
      • 14 November 2022 - (20:22 WIB)
        Permalink

        Klo bisa bukti tranferan di sertain kak….turut prihatin kak dan terima kasih atas postingannya yg bisa membuka mata buat seluruh pembaca di indonesia…tapi aneh juga kak kenapa kaknya terobsesi dengan pengembalian dana kakak yang dengan mudahnya mentranfer ke rekening yg tidak jelas tujuannya…harusnya kaknya stop di awal karna memang sudah ada niat penipuan….

        20
        • 14 November 2022 - (20:28 WIB)
          Permalink

          saya sdh sertakan dan tim redaksi tidak menerbitkannya. saya hanya mau uang saya kembali, krn hari senin tgl 7 nov itu ada orang di 1 group wa dgn saya yg melampirkan uangnya dia kembali 98 jt 800 ribu rupiah.

          • 14 November 2022 - (20:32 WIB)
            Permalink

            saya jamin orang yg 1 group wa dengan ibu dan mengatakan uangnya dikembalikan adalah satu komplotan dengan para pelaku. itu hanya pancingan agar ibu nurut dan transfer duitnya.

            49
          • 14 November 2022 - (20:36 WIB)
            Permalink

            Pertanyaanya kak apa kakaknya kenal dengan orang yg ada di grub yg uangnya kembali…? Semua penipu pasti memiliki perbandingan 1:10 yang mana 1 di goalkan ato di buat contoh karna ini produk memang menjanjikan dan yg 10 yg akan jadi korban…ya semoga saja uang kaknya cepet balik…ato laporan polisi kak bisa kok rekeningnya di bekukan…

            10
          • 20 November 2022 - (05:41 WIB)
            Permalink

            Komplotannya itu mb, coba mb cek no HP di grup WA. Itu nomornya biasanya serinya sama Mb. Saya jg pernah ketipu Mb.

      • 14 November 2022 - (21:36 WIB)
        Permalink

        Bu,
        Saya rasa anda kena jebakan scam deh.
        Kalau online job bonafit itu gak ada minta duit duluan.

        Kemudian dr surat pernyataannya juga tidak dilampirkan alamat perusahaan, stempel perusahaan, kop surat perusahaan dan nomor surat.

        Anda harus lapor ke kominfo ini via whatssap juga bisa, twitter jg bisa, website kominfo jg bisa.
        Sya sih bukan nyalahin regulator, dalam hal ini pemerintah. Domain odong-odong begitu masih juga lolos, seharusnya ngikut “negeri tirai bambu”, aturan domainnya diperketat sehingga scam/phising pun bisa diminimalisir.

        17
        1
        • 15 November 2022 - (11:52 WIB)
          Permalink

          ndak bisa lah ngikutin prosedurnya negeri tirai bambu, nanti byk kaum kreatif yg menilai pelanggaran kebebasan, domain2 aneh2 ga semuanya negatif, tergantung bagaimana kita menyikapinya

          7
          3
          • 16 November 2022 - (11:54 WIB)
            Permalink

            padahal bbrp waktu yg lalu kalo ada iklan di IG yg isinya upgrade premiere member baik itu BCA, maupun BRI pasti saya report, baik ke IG maupun WA. Begitu muncul iklan lagi saya report terus menerus. Tapi iklan job ky gini belum muncul di timeline IG saya. Sangat meresahkan.

      • 15 November 2022 - (08:25 WIB)
        Permalink

        Utk dpt perhatian dr pihak berwajib ibu lapor ke polisi bu. Nanti kepolisian yg akan melakukan pengembangan penyidikan ke pihak2 terkait kaya bank dll.
        Kalau ibu menulis di MK dan berharap dpt atensi dr pihak berwajib ya ga akan bu. Sekedar kasih saran aja.

          • 15 November 2022 - (15:39 WIB)
            Permalink

            Untuk usut 87jt, bisa2 diminta 100jt dulu biar mereka ada ‘semangat’ buat kerja.

            10
      • 15 November 2022 - (10:46 WIB)
        Permalink

        Wah pelaku penipuan sudah ubah cara dan cukup canggih masuk ke sistem website juga.

        Anda kuat sekali kak dengan tegar menulis penipuan yg anda alami. Cukup sitematis cara mereka nipu ya, ini bisa dialami siapa saja sih. Itu yang sok mau ngatain n sok pinter belum aja kena, kalo lagi apes hal gak diduga aja bisa kena.
        Kudoain uang yg ditipu nanti balik berkali kali lipat ya kak. Amin.

        para penipu pasti kena apesnya nanti.

        6
        3
        • 15 November 2022 - (11:46 WIB)
          Permalink

          Modus seperti ini sdh sering terjadi dengan iming iming income yg wow banget dalam sekedipan mata. Kalo kita mudah tergiur dgn iming iming itu pastinya jd sasaran empuk dan gurih para penipu tsb.

          Minimal sebelum bertindak bisa searching di mbah google ” Penghasilan dari shopee1666.com” Keluar semua itu busuk busuknya.

          10
        • 15 November 2022 - (11:59 WIB)
          Permalink

          Terima kasih atas doa dan supportnya orang-orang baik. Semoga seluruh pihak terkait mau melakukan transparansi sehingga uang saya kembali dan kasus ini tidak dirasakan oleh orang lain.

          Salah satu dari total 24 orang sudah mengejar ke LINKQU termasuk saya, tapi LINKQU tidak mau transparansi dan bekerjasama jika tidak ada dari pihak kepolisian (LINKQU juga tidak merespon email yang telah saya lengkapi dengan bukti-bukti transaksi lengkap dgn tgl dan jam transaksi sesuai yang pihak mereka minta).

          Buat informasi tmen2 aja, saya hari senin tgl 7 november sdh cari2 di google dan tdk ada website jd6688 ini dilaporkan. Setelah saya komen di salah satu postingan MK Suhendi / arraziq barulah banyak yang komen bahwa mereka juga kena dari website ini terhitung sejak tgl 9 – 13 November dgn nominal 34, 17, dan 19 juta. Jadi saya harap tmen2 yang masih mau ngata2in, silahkan disimpan sendiri dan bersyukur kepada Tuhan tidak menjadi salah satu korban pancingan.

          2
          6
      • 15 November 2022 - (17:21 WIB)
        Permalink

        Ma’af kak itu penipuan smpai kiamat pun uangnya gk akan cair kakak akan di sruh transfer lagi, lagi & lagi, saran jdi prcya model yg begituan di iklan bnyak bgt model begituan tpi ya di skip saja

      • 15 November 2022 - (18:49 WIB)
        Permalink

        Kerja 2 jam sehari
        Tarif dibayar 500000-1000000/hari
        Woooooow…gak bakal ada orang miskin

      • 15 November 2022 - (20:56 WIB)
        Permalink

        Bu, itu jelas2 penipuan.

        Lain kali, untuk sesuatu yg sangat menjanjikan, selain janji dari Tuhan, anda jangan percaya. Pasti penipuan. Apalagi ini cukup tidak masuk akal.

        Jika diminta transfer lagi, semanis apapun kata2 dia, walaupun dia bilang bakal transfer, jangan pernah mau melakukan permintaan nya.

        Saya pernah baca, ada juga yg pernah ditipu dengan cara si penipu minta nomor kartu ATM/CC (bukan nomor rekening).

        Intinya, setop dialog dengan penipu tersebut karena dgn tipu dayanya, mereka nggak akan jera dan takutnya anda tertipu lagi dan lagi. Screenshot riwayat percakapan virtual dengan penipu tsb. Simpan juga bukti transfer anda.

        Memang kemungkinan uang anda kembali sangat sangat kecil.

        Tapi ya itu yg bisa anda lakukan jika memang anda ingin melanjutkan laporan tsb. Semoga ada tindak lanjut dan jangan sampai anda transfer lagi walaupun ada janji yg mau dia lakukan kepada anda.

      • 15 November 2022 - (21:20 WIB)
        Permalink

        Web itu didaftarkan oleh nomor +354.4212434 yang memang terkenal sebagai scamer… Search aja +354.4212434 di google…

      • 16 November 2022 - (07:13 WIB)
        Permalink

        Saya juga sama. Tapi untung baru hanya 800rb aja total kerugian saya. Lapor juga mbak ke pihak linkqu buat tracing dan dan pemblokiran. Herannya mereka pakai nama² penerima luar negeri

      • 17 November 2022 - (15:36 WIB)
        Permalink

        Saya juga kena mbak. Modus yg sama. Mereka pakai situs gratisan yg setelah beberapa waktu menjadi internet positif. Uang saya hilang 28 juta saat itu dgn modus persis sama,pakai nomer WA0878 3121 5019 .sekarang nomor tak aktif lagi.

      • 18 November 2022 - (07:03 WIB)
        Permalink

        Jd6688.shop…saya juga mengalami hal yang sama saya tdk bisa narik saldo sebesar 19 jutaan. Harus aktipkan akun lagi dengan melakukan top up sebejar jumlah saldo yg ada diakun…aneh bangetttt…bener2 merasa ditipu

      • 28 November 2022 - (05:18 WIB)
        Permalink

        Setuju, beruntung lah ada yg berbagi pengalaman dan cerita, bila tidak akan lebih banyak lagi korban berjatuhan, semangat ! Semoga aparat segera bertindak dan mengekspose pelaku biar jera dan wajib mengembalikan dana-dana korbannya

    • 17 November 2022 - (04:31 WIB)
      Permalink

      Jgn percaya mulai skrg pkok nya klo transaksi entah itu pinjaman atau apa pun yg minta d tf enag alsan pajak lah dll trs orang nya bilang nanti kembali beserta uang yg jd hak kita dh pasti tu penipuan

      • 19 November 2022 - (00:05 WIB)
        Permalink

        Buat Anda yang ngata-ngatain saya, daripada Anda cuma buat dosa ngata-ngatain orang yang sedang kesusahan, lebih baik jika Anda berbuat baik dengan memberikan donasi seikhlasnya ke rekening BCA saya di 6880200087 a.n RASHELIA PASCA DWITON.

        Berapapun yang diberikan akan menjadi berkat bagi saya. Dan berkat tersebut pun akan kembali kepada yang memberikan. Tuhan Allah memberkati. Terima kasih.

  • 14 November 2022 - (20:20 WIB)
    Permalink

    sakit hati saya melihat kejadian ini. kok bisa ibu transfer berkali2 dengan nominal yg cukup besar.
    ketika penarikan pertama tidak bisa seharusnya ibu udah curiga. ibu bisa tanya keluarga atau teman bukan malah nurut2 perintah pelaku.
    sorry to say, saya jamin uang ibu tidak akan kembali.

    31
    1
    • 14 November 2022 - (20:32 WIB)
      Permalink

      mohon doanya saja 🙏🏻 saya mau lihat sampai dimana Pemerintah akan bertindak dalam kasus ini demi keadilan WNI. Pemerintah jor-joran digitalisasi tapi tidak bisa memproteksi masyarakat. Seharusnya BI punya wewenang utk melacak transaksi dan menarik paksa dananya. Seharusnya BI juga berhak mencabut legalitas LINKQU. Salah satu orang dari total 24 korban info kalau pihak LINKQU tidak mau bekerjasama jika bukan dari pihak kepolisian. Sedangkan pihak kepolisian untuk terbit surat laporan polisi saja, saya sdh disuruh bayar “biaya administrasi” baru bisa keluar TTD. BARESKRIM seharusnya bisa mendetect dan memblokir serta menghack, mengekspos pelaku penipuan dgn modus ini. Sdh ada 24 korban termasuk saya sampai kmrn masih ada yg kena 17 dan 19 juta.

      6
      24
      • 14 November 2022 - (20:41 WIB)
        Permalink

        Posting kan di saja di sosmed…tiktok…ig…facebook sampai kasusnya mengudara tinggi ke angkasa…jangan pernah menyerah mendapat simpati dari netisen…klo sudah dapat banyak simpati pasti polisi cepat gerakannya…pa lagi masuk tv swasta😁😁😁

        17
        • 15 November 2022 - (11:18 WIB)
          Permalink

          Aduh sy jg hampir sj tergiur,dan iklan yg sejenis banyak sekali…semoga kepolisian bisa mengusut ini,sy yakin korbannya byk dgn nominal yg byk jg…mohon bantuannya kepolisian dan pemerintah🙏🙏
          Terimakasih ibu yg mau menayangkan masalah ibu di mediakonsumen sehingga jadi perhatian utk yg lain supaya waspada n berhati hati

      • 15 November 2022 - (08:28 WIB)
        Permalink

        Proteksi pemerintah ya tergantung masyarakat juga bu, kan sdh bnyk pengumuman dimana2 mengenai penipuan modus biaya layanan bank dll. Tp kl masyarakatnya msh bnyk yg mau dpt uang bnyk tanpa kerja ya tetap akan ada penipu2 kaya begini, dan akan suaah diberantas.
        Ibu mau dpt bantuan dan perlindungan ya lapor ke instansi terkait

        12
      • 15 November 2022 - (13:54 WIB)
        Permalink

        saya juga salah satu korbannya bu, cmn beda website.
        apa bisa balik ya bu dananya jika lapor polisi ?

        3
        2
      • 16 November 2022 - (09:27 WIB)
        Permalink

        1. “Pemerintah jor-joran digitalisasi tapi tidak bisa memproteksi masyarakat”.
        Aduh bu, kasus ini murni kesalahan ibu, ibu ga bisa selalu salahin pemerintah untuk setiap tindak kejahatan. Ibu kalau kena paku ranjau di jalan, ibu ga bisa salahin pemerintah karena menyediakan jalan raya. Polisi mungkin bisa menangkap pelakunya, tp jangan harap pemerintah repot” menambalkan ban ibu yg bocor.

        2. Untuk BI dan LINKQU butuh laporan kepolisian itu sudah sesuai aturan, semua lembaga memang seperti itu, ga bisa sembarangan. Kalau mereka bertindakan tanpa laporan kepolisian mereka bisa kena pasal berlapis mulai dari perlindungan konsumen, pelanggaran privasi, melakukan tindakan diluar kewenangan dll.

        3. Bareskrim memang bisa melakukan itu, tp semuanya tetap butuh prosedur, tanpa prosedur bareskrim bakal gada bedanya sama bandit

      • 16 November 2022 - (22:28 WIB)
        Permalink

        Kalo dalam kasus ini menurut saya seharusnya kita yg harus hati2 bukan pemerintah yg di suruh jor2an protect, ya ini ibarat gak jauh beda dngn orang yg gak di kenal lagi jalan tiba2 nyamperin anda trs bilang “mau kerja 2 jam penghasilan 1jt?” Trs anda bilang mau, akhirnya dia minta uang di saat itu juga sesuai kasus anda nominalnya, trs minta lagi dan lagi, ya di logika saja sebenarnya orang gak di kenal lagi lewat minta duit terus2an apalagi menawarkan penghasilan yg tidak masuk akal, kalo lapor polisi agak susah skrng karena terlalu banyak kasus yg di hadapi, jngn kan banyak kasus, cuma 1 kasus aja lama nya minta ampun, kinerja nya mereka di jaman skrng emang kurang giliran dpt cuan langsung gercep

      • 20 November 2022 - (05:31 WIB)
        Permalink

        Ya benar, saya pernah chat dan telp pihak LINKQU, mereka tidak mau bekerja sama dgn kita, tetapi jika ada dari pihak kepolisian yang meminta, mereka akan kooperatif, gitu katanya.

    • 15 November 2022 - (14:51 WIB)
      Permalink

      Serius ini gan ,saya sampe gak ngerti kok bisa berulang kali transfer dan gak berhenti. Logika saja la kerjaan sehari dibayar 500 s.d 1 Juta modal hp ditahun 2022 ini tanpa kerja lagi mana ada 😅 .
      Bikin situsnya ngga nyampe 200rb ,korbanya luar biasa

  • 14 November 2022 - (20:36 WIB)
    Permalink

    Prihatin sama case nya next mbak harus lebih hati² sering² sharing udah banyak modus gini apalagi dipasang lewat iklan medsos

  • 14 November 2022 - (20:37 WIB)
    Permalink

    Udah bu ikhlasin aja itu pasti gak bakal balik duitnya semoga diganti yang lebih ya bu rezekinya

    5
    1
    • 16 November 2022 - (07:52 WIB)
      Permalink

      lapor polisi, tp meskipun tertangkap uang kita blm tentu balik, jd serba salah. lapor ke bank jg bakal di suruh lapor polisi dulu, klo deket mah sy traktir makan, setidaknya kamu ilang keselnya bbrp menit sj.

  • 14 November 2022 - (20:38 WIB)
    Permalink

    sampai sekarang websitenya masih bisa di akses.
    coba lapor ke kominfo biar website nya di take down agar korban tdk bertambah.

    • 14 November 2022 - (20:44 WIB)
      Permalink

      saya sudah lapor ke BI, OJK, SETNEG, KOMINFO, seluruh bank yang terkait dan LINKQU melalui email dan juga media sosial twitter dengan men-tag CCICPOLRI, Dapil kab Bekasi Kak Puteri di Instagram, DM dan komen di IG BI, OJK, dan lainnya.

      6
      1
      • 14 November 2022 - (21:42 WIB)
        Permalink

        Ada yg kelewat bu, di twitter mention juga pak kapolri Listio Sigit. Beliau janji pada rapat kerja dengan komisi 3 dpr kalau tidak ditanggapi oleh kepolisian, dia sendiri yg naggepin.

        • 14 November 2022 - (22:08 WIB)
          Permalink

          Terima kasih atas sarannya, barusan sudah saya mention. Terima kasih.

          6
          1
          • 16 November 2022 - (07:58 WIB)
            Permalink

            DM ke artis yg punya podcast aja, sm ke si Sabda DZ supaya di angkat ke trs di wawancara. lampir kan link laporan dr medkom ini.

        • 15 November 2022 - (11:29 WIB)
          Permalink

          bisa juga buat modal usaha pak Joko

          Semoga permasalahan Ibu Rashelia bisa segera terselesaikan. aamiin

          Mungkin saran saya jangan mudah percaya, dan lebih hati hati lagi.

      • 15 November 2022 - (08:34 WIB)
        Permalink

        Lapir langsung, kl sosmed kan yg megang admin sosmed masing² instansi. Utk dpt atensi cepat ya hrs datang langsung. Luangkan waktu anda, kan mau uangnya balik🙏

    • 14 November 2022 - (20:48 WIB)
      Permalink

      Mohon bantuan bagi teman2 pembaca menandatangani petisi https://chng.it/hXV8k9SV2G dan jika berkenan membantu share berita ini. Saya juga sudah posting di berbagai media sosial saya dari sejak 9 November 2022. Terima kasih atas doa dan bantuannya.

      5
      1
      • 15 November 2022 - (10:38 WIB)
        Permalink

        polos sekali sampe puluhan juta keluar baru sadar ketipu! mikir aja itu dpt ratusan ribu satu jam mungkin indonesia udah ga ada warga miskin

        4
        1
    • 28 November 2022 - (05:26 WIB)
      Permalink

      Simpati utk ibu….Sepertinya sudah banyak laporan yang masuk, tapi pihak Kominfo tidak dapat bertindak tanpa adanya koordinasi dengan berbagai pihak sedangkan pihak OJK dan BI hanya dapat menindak lanjut hal ini setelah dari pihak Kepolisian. Mohon pencerahan dari teman-teman bila ingin membantu. Terima kasih

  • 14 November 2022 - (20:48 WIB)
    Permalink

    Kasus penipuan onlen jarang ada yg diusut taulah karna keluar biaya lagi blm tentu uang bisa kembali juga, mungkin menjadi pelajaran hidup yg harus dibayar mahal jgn mudah percaya. sy juga hampir ketipu bisnis onlen vt*b diajak sdr gak taunya ilegal lbh bnyk korbanya sampe skrang kasus gajelas

  • 14 November 2022 - (21:06 WIB)
    Permalink

    Udah ikhlasin aja mba.. semoga nanti dapat ganti lebih banyak.. orang yg kena tipu bukan berarti orang bodoh tapi karena nafsu dan rasa takut kehilangan uang membuat akal sehat ga jalan dan akhirnya kena tipu berkali kali.. kasus mba mirip dengan kasus yg hampir menimpa istri saya tapi istri minta ijin sebelum transfer dan saya larang

    9
    1
  • 15 November 2022 - (00:34 WIB)
    Permalink

    Apakah anda sudah membuat laporan ke kepolisian? Kalau berharap payung hukum harus ada laporan terlebih dulu walaupun kecil kemungkinannya kasus penipuan online akan ditindak. Tapi kenapa sodara bisa dengan mudahnya transfer dana berkali-kali dalam jumlah besar. Harusnya sedari awal udah boleh curiga. Mudah-mudahan dah cepat selesai dan ada respon dari pihak berwenang.

  • 15 November 2022 - (00:51 WIB)
    Permalink

    Dari iklan nya saja gaji yang dijanjikan sudah tidak masuk akal bu. Mana ada part time gaji sebesar itu.

    Saya kalo punya uang sebanyak ibu mending buat modal dagang kecil2 an daripada nyari part time.

    14
    • 15 November 2022 - (21:06 WIB)
      Permalink

      Kelihatannya, tapi khn kenyataannya?

      Ini menjadi pelajaran buat kita melalui pengalaman orang lain.

      Terhadap suatu hal yang tidak masuk akal keuntungannya, dan dari web yg nggak jelas. Mendingan skip aja.

  • 15 November 2022 - (05:09 WIB)
    Permalink

    Pertama -tama yg harus dilakukan adalah ikhlas dan sabar… Karena 99.9% dana anda nggak akan bisa kembali (meskipun penipunya ketangkep semua). Ambil hikmahnya dan semoga menjadi pelajaran buat kita semua. Terimakasih buat infonya, dan semoga teman-teman bisa bantu share agar tidak ada lagi korban -korban selanjutnya (meskipun disini di MK ini udah pernah ada kasus yg sama yg pernah dimuat). Semoga dg kejadian seperti ini, anda dan kita semua bisa mawas diri.

  • 15 November 2022 - (05:45 WIB)
    Permalink

    Tidak habis pikir, setelah terjadi minta perlindungan. Semoga segera teratasi masalahnya walaupun tidak menjamin kembalinya uang karena bukan fraud atau kesalahan dari pihak Bank, dan besar kemungkin uangnya pun sudah ditarik oleh pelaku. Semangat!

  • 15 November 2022 - (07:35 WIB)
    Permalink

    Canggih bener model penipuan jaman sekarang, sebaiknya jangan mudah fergiur dengan iming2 gaji besar apalagi disurut menyetor sejumlah uang. Fix itu sudab penipuan. Semoga segera selesai masalahnya dan uangnya kembali

    • 15 November 2022 - (07:54 WIB)
      Permalink

      Sepertinya anda terhipnotis oleh pelaku karena sedari awal anda tdk sadar kalo anda sedang ditipu. Anda secara tdk sadar sdh terbuai dgn iming2 penghasilan yg sangat tdk wajar dan karena itu anda mentransfer dana berkali2 yg entah itu masuk ke akun siapa. Oleh karena itu anda tdk bisa menarik kembali dana anda dari akun tsb.

      2
      2
    • 15 November 2022 - (09:09 WIB)
      Permalink

      Canggih apaan gitu doang?

      Punya 60juta seharusnya bebas pilih aneka usaha kecil yang bertebaran di youtube

      Klo misal ga punya skill bisa kerja sama drngan saudara ato tetangga

    • 15 November 2022 - (09:58 WIB)
      Permalink

      Canggih apanya namanya kita yg mau kerja kita yg dibayar bkn bayar duluan, biasanya mau nipu sering dilakukan sama biro jasa loker abal2

    • 15 November 2022 - (09:49 WIB)
      Permalink

      Lah, malah lebih gercep domain name registrarnya dibanding Kominfo. 🤭 Setidaknya domain ini udah gak bisa diakses, meski si pelaku bisa dengan mudah bikin yg baru. Harusnya patroli siber tuh nyisir situs2 penipuan kek gini.

      Btw itu QRIS-nya masih aktif, transfer ke Bank Nobu di Sidoarjo. Harusnya sih polisi bisa melacaknya kalo mau. Sayangnya transfer via LinkQu gak nampilin nama rekening tujuan transfer. Itu nama2 bule cuman fake names aja. 👿

      Sayang banget kalo fasilitas QRIS yg udah bagus, dijadikan ajang dan celah buat pencucian uang dana-dana hasil penipuan kek gini. ☹️

  • 15 November 2022 - (08:33 WIB)
    Permalink

    Orang-orang buta literasi keuangan + mau dapat duit banyak secara instant adalah pupuk paling ideal bagi menjamurnya tukang tipu dimana-mana …

    Ini salah satunya

    • 15 November 2022 - (13:37 WIB)
      Permalink

      Bukan masalah literasi. Tapi masalah logika gak sehat ditambah ketamakan. Biarpun jarang membaca tapi kalau akalnya sehat gak mungkin terjebak jg

      • 16 November 2022 - (21:06 WIB)
        Permalink

        Ternyata masih bnyk masyarakat Indonesia yg gampang sekali transfer uang ama orang yg gak dikenal dan iming iming sesuatu, gimana gak makin subur penipu, karena mereka penipu masih melihat ladang hijau di Indonesia ini,jngn kan jutaan, di suruh transfer ratusan ribu ajah orang pasti takut

  • 15 November 2022 - (10:46 WIB)
    Permalink

    Apa mbaknya baru tahu ada MK baru2 ini?.karna penipuan seperti ini pernah muncul juga di MK.saya gregetan loh sama anda,kok bisa ya.nafsu klo udah mendahului logika jadinya begini.
    Semoga cepat kelar masalahnya mbak🙏

  • 15 November 2022 - (11:45 WIB)
    Permalink

    mbak oh mbak, sy ga pny energi utk membully mbak, justru sy prihatin yg mbak alami. sekedar info, siapapun bisa pasang iklan di ig maupun fb. sekali lg sy katakan SIAPAPUN. termasuk kawanan penipu. sudah byk kok yg jd korban, byk sekali motifnya mulai dr privilege bca prioritas hanya 10jt, unlimited limit di kredivo, dan lain sebagainya. Ranah ini bukan lg media konsumen. tp lebih ke pidana. saran sy laporkan hal ini ke kepolisian cyber RI. Dengan bekal artikel di media konsumen (bilang saja viral), mungkin permasalahan ini akan lebih diprioritaskan utk diselesaikan. Semoga pelaku penipuan segera ditangkap

    • 15 November 2022 - (12:34 WIB)
      Permalink

      Ternyata masih ada yg kejebak. Biasanya yg pengen cepet kaya tapi gak mau capek kerja gampang aja percaya sama penipuan yg model begini, orangnya males kerjanya, itu pengalaman teman2 saya ya, bukan penulis.

      5
      2
      • 20 November 2022 - (05:12 WIB)
        Permalink

        Saya kira apa yg di sampaikan penulis itu adalah hal positip bagi pembaca,supaya bisa di jadikan pelajaran k@lau ada menemukan hal hal semacam itu,di abaikan saja.jangan di tanggapi,krn kalau di tanggapi mereka akan menghubungi kita terus menerus lewat wa,saya beberapa kali mengalami tapi saat minta uang langsung saya blok

  • 15 November 2022 - (13:28 WIB)
    Permalink

    Lagian ada2 aja anda. Mana ada input data dibayar 500rb-1jt/hari. Gak masuk akal. Kerja bagian admin dibayar UMP aja ud senang. Malah setor duit. Hal2 begitu ud ganjil. Iklan gitu banyak berseliweran di IG, FB dan YT. Ingat oenipu sekarang keluar modal buat pasang iklan berbayar

    • 15 November 2022 - (15:40 WIB)
      Permalink

      Sy jg hampir ketipu, pernah sy mau ikut join usaha baju melalui ig, disitu dibilang dengan membayar 165.000 anda sdh dapat 6pcs baju, eh ketika sy sdh tf, dia bilang klo mau dpt bajunya hrs tf lagi 300rb, otak sy langsung mikir, ko bs begini, sy damprat aja tu org mau nipu lu ya, eh trus wa sy di blok, alhamdulillah Alloh msh melindungi sy, setiap mau ada yg nipu lewat medsos, akal sehat sy jalan, smoga ini jd pembelajaran buat ibu, agar lebih waspada, dan smoga uangnya bisa balik aamiin

    • 20 November 2022 - (02:15 WIB)
      Permalink

      Kuliah puluhan juta, dapet gaji starting UMR sampe lembur lembur

      Ga lulus SD, 2 jam per hari, udah dapet 30jt per bulan

      Manager aja belom tentu gaji segitu

  • 15 November 2022 - (13:46 WIB)
    Permalink

    Ini realistis bu…akan ditindak cepat jika ada orang besar ikut pantau kasus ini (contoh p**siden, k**polri, j***ral, dsb). Jika tidak, kecil kemungkinan tindak lanjutnya

 Apa Komentar Anda mengenai pengalaman ini?

Ada 160 komentar sampai saat ini..

Penipuan dengan Modus Bisnis Kerja Online di Situs jd6688.shop

oleh Rashelia dibaca dalam: 4 menit
160