Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Paket Shopee Hilang di Anteraja, Nilai Rp779 Ribu Diganti Hanya Rp50 Ribu 6 Maret 2026 victor_lee 9 Komentar Anteraja, asuransi pengiriman kurir, Belanja Online, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Ganti Rugi, Jualan Online, Klaim Kehilangan, Klaim kerugian, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, ongkir, Ongkos kirim, Paket kiriman hilang, Pusat Resolusi Shopee, Shopee, Shopee Express, Sistem otomatis, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Status kiriman barang pesanan, Status kiriman paket kurir, Syarat dan Ketentuan Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Yth. Manajemen Shopee Indonesia Manajemen Anteraja Saya adalah mitra penjual aktif di Shopee yang ingin menyampaikan keberatan serius atas penanganan kehilangan paket dengan rincian: Nomor Pesanan: 260112TB8NDT6J Produk: Hi-Tech Lipodrene Original Yellow 90 tabs Nilai Barang: Rp779.000 Jasa Kirim: Anteraja Economy (terintegrasi sistem Shopee) Tanggal Kirim: 12 Januari 2026 Kronologi Paket dikirim sesuai prosedur melalui jasa kirim Anteraja, yang ditentukan dan terintegrasi otomatis oleh sistem Shopee, bukan atas pilihan bebas saya sebagai penjual. Nomor resi pengiriman Anteraja: 11003186656043. Setelah mengalami kendala operasional, paket dinyatakan gagal kirim dan tidak pernah kembali ke saya. Hasil pengecekan menyatakan paket hilang dalam penguasaan pihak jasa kirim. Namun, saya hanya menerima penggantian sebesar Rp50.000, berdasarkan ketentuan maksimal 10x ongkir (ongkir Rp5.000). Keberatan saya: Nilai barang Rp779.000, namun penggantian hanya Rp50.000. Selisih kerugian sangat tidak proporsional. Kehilangan terjadi saat barang berada dalam penguasaan jasa kirim, bukan karena kelalaian penjual. Jasa kirim dipilih oleh sistem Shopee, sehingga kontrol operasional sepenuhnya bukan di tangan penjual. Untuk mendapatkan perlindungan penuh, penjual diwajibkan mengaktifkan asuransi tambahan yang biayanya dibebankan kepada penjual. Dengan potongan platform yang signifikan (biaya administrasi, biaya layanan, biaya program, potensi biaya iklan), risiko kehilangan justru tetap dibebankan ke penjual. Ini bukan kejadian pertama kehilangan paket yang saya alami. Secara prinsip, ketika penjual sudah memenuhi seluruh kewajiban dan menggunakan sistem yang disediakan platform, maka risiko operasional seharusnya tidak sepenuhnya dialihkan kembali kepada penjual. Permintaan saya: Peninjauan ulang kebijakan penggantian untuk kasus kehilangan dalam penguasaan kurir terintegrasi. Penggantian yang lebih adil dan proporsional terhadap nilai barang. Transparansi investigasi dari pihak Anteraja mengenai titik kehilangan paket. Evaluasi skema perlindungan penjual agar tidak menimbulkan ketimpangan risiko. Marketplace bertumbuh karena kontribusi penjual. Perlindungan yang adil bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi kepercayaan dalam ekosistem. Saya berharap ada penyelesaian yang mencerminkan tanggung jawab bersama dan keadilan bagi mitra penjual. Hormat saya, Victor Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
tobias_boon6 Maret 2026 - (10:48 WIB)Permalink Plaltform Shopee/ Tokopedia memang sudah jadi standart kehilangan 10x ongkir atau maksmal 1 Juta kecuali aktifkan asuransi plafon penggantian ada kenaikan. Kalau saya lihat sebelumnya TS juga punya masalah yng sama dengan SPX di Shopee, mungkin ada baiknya untuk aktifkan asuransi jika dirasa nilai paket lebih tinggi daripada nilai claim, karena mau apapun kurirnya pasti ada resiko barang hilang/ rusak. Login untuk Membalas
Jack6 Maret 2026 - (13:31 WIB)Permalink Wkwkwkwk Sejak kapan karena tidak ada asuransi, expedisi lepas tangan terhadap kehilangan barang dan atau kerusakan barang? Dasar hukum apa yang kamu pakai wahai antek-antek expedisi? 🤣 1 Login untuk Membalas
Shin Chan7 Maret 2026 - (14:33 WIB)Permalink Gratis ongkir coret dimurahin biar ganti rugi 10x lipat nilainya jadi kecil. Penjual terpaksa mengaktifkan asuransi. Biaya lagi. Diulik terus supaya bisa narik biaya ini itu. Login untuk Membalas
Rifkah8 Maret 2026 - (09:20 WIB)Permalink Sama sy juga jengkel dengan shopee.. brg sy senilai 120rb dignti 50rb. Emg nominalnya lebih dikit dr kasus diatas. Cuman kan itu buat kulakan aja dibawah modal.nyebelin. alasan gk pake asuransi pdhl berapa kali pajak shopee naik trs. Sy di bidang sembako. Cuan tipis krn pajak naik trs Login untuk Membalas
WiPi8 Maret 2026 - (09:43 WIB)Permalink Shopee sengaja kasih oknum2 di jasa kirim, biar asuransinya laku dibeli. Kalau pas bikin laporan jangan mau ditutup laporannya kalau belum clear diganti 100%, kalau perlu kata-katain dengan kasar aja gpp. Emang shopee sengaja ngehambat paket2 biar di status barang hilang, trus penjual atau pembeli mempertimbangkan ambil asuransi Login untuk Membalas
Setiawan8 Maret 2026 - (12:51 WIB)Permalink Betul diatasku, ini adalah trik dengan sengaja paket di buat status hilang padahal paket ada sebenarnya, supaya laku layanan asuransinya. Ini yang di bodohi kita masyarakat indonesia oleh marketplace milik orang luar yang pada dasarnya aturan semena mena. Karena berbekal aturan 10x ongkir untuk penggantian barang terus shopee seenaknya sendiri menghilangkan barang untuk keuntungan pegawainya. Bayangkan barang sebilain 770.000 di ganti 50rb untung oknum yang nyolong barangnya lumayan banyak kan misal di jual lagi dengan harga katakan 200rb, kan masih untung tu oknum shopee yang kong kalikong dengan jasa kirim. Anehnya instansi pemerintah tutup mata dengan aturan shopee yang basisnya milik orang luar sangat memberatkan penjual dan pembeli untuk kasus barang hilang, pajak dan biaya layanan yang makin ngaco. Bukannya memaksa shopee menggunakan aturan yang fair dan tidak merugikan penjual/pembeli masyarakat indonesia malah ngedukung. Login untuk Membalas
Vika9 Maret 2026 - (10:48 WIB)Permalink padahal seller udh dipotong banyak pendapatnya sama shopee, tp kalau ada kejadian kek gini seller juga yg disalahkan karena ga pakai asuransi. seharusnya shopee sbg pihak yg menjebatani bisa memberikan winwin solution antara seller dan jasa kirim bukan malah menguntungkan diri sendiri Login untuk Membalas
eureka11 Maret 2026 - (20:39 WIB)Permalink modus penggelapan kurir dengan menyalahkan aturan sistem shopee klaim atas barang hilang, tapi pihak shopeepun tidak begitu perduli dan menyalahkan seller karena alasan tanpa asuransi tapi jika melihat ekosistem seller shopee yang sudah over akan dipastikan pihak shopee tidak akan melakukan apapun yang penting masih cuan Login untuk Membalas
Erica6 Juni 2026 - (10:01 WIB)Permalink Tolong seller hati hati juga ada modus baru dari pihak anteraja supaya tidak ganti rugi meskipun sudah mengaktifkan asuransi di shopee bilang kalau paket tidak dipacking dengan baik sedangkan proses packing sampai ada masalah baru keluar setelah hampir 1 bulan (dimana bukti cctv packing sudah terhapus karena max 2 minggu) akhirnya barang tetap tidak diganti sama sekali meskipun sudah ada asuransi dan bayar lebih ke shopee Login untuk Membalas