Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Sudah Kirim Surat Minta Maaf, Debt Collector Maybank Kembali Menagih Tagihan Orang Lain ke Nomor Saya 11 September 202611 September 2026 ADI WIJAYA Beri komentar Bank Maybank Indonesia, Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, Debt Collector, gangguan penagihan, laporan OJK, Maybank, Nomor telepon pengguna, OJK, Penagihan, penagihan ke pihak ketiga, PT Collectius Indonesia, salah sasaran penagihan, Sistem penagihan bermasalah, Verifikasi Data Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada tanggal 24 Juli 2026 saya sangat terkejut karena saya menerima pesan lewat WA dari “PT Collectius Indonesia” perihal penagihan utang a.n. “Yun*** Hen***”, nasabah Maybank. Padahal saya tidak kenal dengan nama nasabah tersebut. Kemudian, untuk menindaklanjuti hal tersebut saya membuat tulisan di Media Konsumen dan juga membuat laporan ke OJK untuk mengklarifikasikan bahwa saya bukan kerabat dari Yun*** Hen*** dan juga saya tidak kenal dengan Yun*** Hen***. Kemudian beberapa hari setelah saya membuat laporan di OJK, saya menerima email dan di telepon oleh petugas Maybank bernama “Bapak Hiz*** Vab***”, di mana beliau berjanji akan mengurus hal ini. Dan benar, pada tanggal 3 Agustus 2026 saya mendapat surat permintaan maaf dari pihak Maybank atas kekeliruan ini. Di dalam surat tersebut pihak Maybank mengatakan telah melakukan pengkinian data dan berjanji tidak akan melakukan penagihan lagi ke no. HP saya. Saya saat itu sangat senang karena berarti saya tidak akan di telepon lagi oleh pihak debt collector untuk ditagih utang atas nama orang lain yang tidak saya kenal. Namun, saya sangat terkejut karena pada tanggal 10 September 2026 saya kembali menerima WA dari “PT Collectius Indonesia” yang menagih utang atas nama “Yun*** Hen***”. Terus terang hal ini sangat mengganggu saya, padahal surat permintaan maaf sudah saya terima dari Maybank, tapi tetap aja pihak debt collector melakukan penagihan ke no. HP saya. Untuk itu saya minta pertanggungjawaban dari pihak Maybank, kenapa hal ini kembali terjadi padahal seharusnya pihak manajemen Maybank harus menginformasikan proses penyelesaian kasus ini ke pihak debt collector agar tidak lagi melakukan penagihan ke no. HP saya. Oleh karena itu, saya minta pertanggungjawaban pihak Maybank agar mengklarifikasikan hal ini karena saya sangat terganggu menerima pesan penagihan utang karena saya tidak pernah punya utang di Maybank dan saya juga bukan nasabah Maybank. Demikian pernyataan dari saya, semoga hal ini cepat ditangani oleh pihak Maybank. Atas kerja samanya, terima kasih. Regards, Adi Wijaya Tangerang Selatan, Banten Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.