Surat Pembaca

Saran untuk Shopee Tentang Pengaturan Kurir Pengiriman

Saya hanya ingin memberi saran kepada Shopee khusus soal pengiriman. Saya ingin pilihan pengiriman seperti Shopee yang dulu saat kita pilih terlihat semua kurir yang tersedia reguler maupun hemat beserta nama eekspedisi dan ongkirnya. Jika kita lihat sekarang kita harus ubah setelah melakukan pembayaran seperti di foto yang saya kirim.

Jika lupa setelah 1 jam maka tidak bisa diubah, apalagi jika orang awam yang tidak memperdulikannya otomatis jasa pengiriman dipilih Shopee. Masalahnya dominan ke JNT/JNE/Shopeexpress. Padahal jika kita ubah masih ada Anteraja/Pos/Sicepat.

Kenapa dominan ke JNT/JNE/Shopee Expres?? Apa karena wilayah? Buktinya jika kita ubah masih ada Sicepat/Anteraja/Pos?. Ini membuat paket saya dan paket penjualan saya laamaaaa sampai. Karena paket overload di JNT. Saya paham mungkin karena paket overload hingga membuat mereka lama.

FYI di daerah saya Anteraja/Sicepat dari Ruko sampai sekarang berubah jadi kios kecil. Ya karena paket mereka sudah sedikit. Ini mungkin terjadi karena pilihan pengiriman harus diubah dulu dari rekom Shopee. User Shopee yang tak perduli tak masalah ekspedisi mana yang antar. Tapi kenapa dominan ke ekspedisi tersebut??

Seperti pada kasus paket penjualan saya hingga sampai saat ini tak kunjung sampai oleh JNT dengan no resi JP2573298715. Sudah saya telpon jawabannya masih proses. Saya takut ujung-ujungnya paket hilang seperti kasus user yang sudah-sudah.

Saya suka gunakan semua jasa ekspedisi, tapi di lain waktu saya ingin gunakan jasa kirim yang lain. Dan harus ubah dulu jika lupa ya begitulah. Mungkin ini jawaban kenapa paket ada yang lama sampai.

Kedengarannya saran saya sepele. Tapi ini berpengaruh untuk semua. Jika kita bisa memilih kurir seperti Shopee yang dulu mungkin JNT tak overload karena paket ke Sicepat/Anteraja/Pos.

Untuk pembaca, ini hanyalah saran/pertanyaan saya sebagai orang awam.

Aulia
Langsa, Aceh

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Komentar

  • Dulu shopee bebas bisa memilih kurir sebelum check out/bayar, kemudian disembunyikan nama kurirnya karena diarahkan pakai shopee express dan berharap pembeli tidak merubahnya. Jadi shopee memang sengaja menutupi kurir yamh terpilih.

    • Gak peduli apapun cuman cuan, ekspedisi mana yg bisa kasih margin, dia yg terpilih default. Belanja di sini memang banyak jebakan batman

  • Dulu saya sdh pernah juga ngasi masukan ke tim shopee agar konsumen diberikan hak nya untuk memilih sesuai dengan aturan YLKI. Tp emang udah dikonci sama kaum kapitalis ya mereka (karyawan) juga ga bisa apa2.
    Seharusnya shopee ngikut aturan di negara tempat dia membuka usaha.

  • Karena klo milih, shopeeexpress nya tidak laku
    Pdl niy kurir shopee express banyak yg tdk profesional, terutama untuk wilayah pulau Bali, pasti mental balik lagi ke alamat penjual, sptnya kurirnya mls anter ke penerima. Di situ saya merasa sedih.

  • Gw di aceh utara sekarang belanja di shopee atau lazada yg ada ekspedisi pengiriman cuma j&t doang, padahal dulu ada beberapa pilihan seperti sicepat, jne dan ninja express, sekarang entah expedisi itu udah cabut atau kalah marketing, gw sebagai buyer sih ga masalah, yg penting paket sampai.

  • Emg parah, apalagi shopee express, bisa²nya paket bolak balik return dgn alasan reschedule penerima/penerima tdk d tempat. Anehnya kurir lain selalu ontime, tpi shopee selalu maksain utk fitur free ongkir harus dgn shopee express yg g da express² nya

  • Dalam kerjasama itu ada tender.
    Nah Shopee Xpress dan J&T tendernya paling menguntungkan buat Shopee.
    Makanya di "anakemaskan" oleh sistem.
    Saya kira hal semacam ini lumrah.
    Karena marketplace juga pasti mau tekan budget buat kasih gratis ongkir seminim mungkin.
    Dan yang memperlakukan sistem begini bukan hanya Shopee aja, tapi hampir semua marketplace.
    Tokopedia fitur bebas ongkirnya random antara SiCepat / AnterAja / JNE.
    Bukalapak punya gratis ongkir berkedok BukaExpress random juga antara SiCepat / J&T.
    Lazada pun sama punya gratis ongkir random juga antara LEX / Ninja / JNE.
    Blibli? Sama juga. Gak bisa milih ekspedisi, random kalau reguler dapetnya BES / SiCepat / J&T / JNE.

    Jadi, hal semacam ini lumrah.
    Siapa yang berani kasih penawaran gede, pasti dia yang diprioritaskan.

  • semoga shope bisa seperti dulu lagi, seller bebas mengatur jasa kirim. bukan di paksa, aktif sendiri dan di kunci lagi.

  • kasus yang terjadi oleh oknum kurir di J&T Express Tipar Cakung Itu terjadi karena shope mengaktifkan paksa, dan mengunci ekspedisi tersebut, sehingga tidak bisa di non aktifkan lagi. akhirnya seller pusing. pengiriman Bogor - Jakarta Timur (26 maret-9 April), paket tidak sampai ke penerima, Non-COD di gagalkan karena tidak di bayar pembeli?,
    penerima di terror untuk melakukan pembayaran karena telah menerima paket,padahal itu hanya status palsu saja. resi retur di buat baru lagi (Berbayar). sehingga 2 Agen Ekspedisi Yg menerima Pun bingung kok retur berbayar dan akhirnya tanggal 22 April di retur kembali ke J&T Tipar Cakung. semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi di J&T Tipar Cakung.

  • Lha perlu diliat lg tujuan Sopi sprti itu kan mmg utk memonopoli expedisinya, bs jd nanti ke depan HANYA expedisi dia yg melayani pengantaran jk menggunakan marketplace Sopi..itu wajar sih menurutku, cari untung semaximal mungkin dg modal seminim mungkin

  • Setuju sekali, bahkan lebih buruk kalau pengiriman otomatis ke shopee xpress. Tidak bisa pilih kurir, pelayanan jelek kurir ogah hubgi pembeli. Tidak seperti kurir yg lain lebih ramah.

Penulis
Aulia