Keluhan Surat Pembaca Masalah Bunga KPR Floating Bank CIMB Niaga 9 Juli 202424 Juli 2024 Harry 8 Komentar Bank CIMB Niaga, Bunga Pinjaman, Customer complaint handling, Customer Service, Floating Rate, KPR, Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Rumah, Properti, Suku bunga kredit Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Selamat siang Bank Indonesia, OJK, dan CIMB Niaga, Melalui media ini, saya ingin menyampaikan keluhan terkait suku bunga KPR saya. Awal perjanjian dengan pihak Bank CIMB Niaga kepada saya bahwa suku bunga KPR akan mengalami kenaikan dan penurunan berdasarkan kondisi suku bunga Bank Indonesia dan suku bunga yang ditetapkan oleh pihak CIMB Niaga. Namun, selama hampir 12 tahun membayar KPR, suku bunga yang diterapkan selalu naik. Di sini saya ingin menanyakan apakah suku bunga KPR sebesar 13,75% itu wajar dan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia atau OJK. Karena saya lihat suku bunga SBDK hanya sebesar 12%. Yang paling parah, saya menanyakan kepada pihak call center, tetapi informasi yang diberikan tidak sinkron dengan informasi dari petugas bank. Di mana: Pegawai bank waktu akad kredit menyampaikan bahwa suku bunga floating akan mengalami kenaikan dan penurunan sesuai aturan BI dan Bank CIMB Niaga. Pihak call center menyatakan suku bunga floating itu ada kenaikan tetapi tidak ada penurunan. Kepada Bank Indonesia, berapa suku bunga KPR yang wajar diterapkan kepada nasabah KPR? Hari Top Batam, Kepri Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Ari9 Juli 2024 - (16:13 WIB)Permalink memang begitu om, nyebutnya saja floating tp sebenarnya floatingnya itu ditentukan pertahun, jd utk tahun 2024 sudah ditentukan oleh pihak bank brp bunga utk tahun 2024, walau bunga BI naik turun tapi bunga KPR tetap selama 1 tahun. ini sudah “lagu” lama dr para bank yg menerima KPR, yg tidak pernah terbuka disebutkan bahwa istilah floating mereka itu adalah bunga untuk 1 tahun. contoh : bunga tahun 1-3 adalah bunga diskon, tahun ke 4-6 fixed, tahun 6 – 15 floating, nah floatingnya mereka itu bunga pertahun, dan mereka tidak pernah menjelaskan ini kepada konsumen (istilah kasarnya : dijebak). mereka tidak pernah menyebut floating per tahun, hampir semua konsumennya menganggap floating perbulan padahal mereka tidak pernah menyebut perbulan dan tidak juga menyebut pertahun, mereka membiarkan konsumen menganggap bunga floating adalah perbulan. ditanyakan saja ke semua bank, pasti tidak akan pernah dijawab oleh mereka, tapi tanyakan ke semua yg pernah KPR. 2 Login untuk Membalas
Ulisinta21 Juli 2024 - (11:59 WIB)Permalink @Ari Bank penyalur kredit berharap debiturnya macetkah di 2024 ini? Login untuk Membalas
angga zyka10 Juli 2024 - (04:50 WIB)Permalink ente kalo sensitif sama rate kpr aturan ambil fix rate bukan floating rate bang. bank syariah biasanya. 1 Login untuk Membalas
kris10 Juli 2024 - (08:15 WIB)Permalink Fix rate tidak bis diterapkan jangka panjang om Kalo jangka pendek <10 tahun sih mungkin masih bisa dicari kalo lebih daari 10 tahun mah kayaknya gak ada yang fix rate Walaupun ada, biasany langsung tembak gede Contoh bunga diskon bisa di angka 3 – 5% sedangkan kalo fix rate bisa 8% ke atas Login untuk Membalas
HarryPenulis artikel10 Juli 2024 - (08:34 WIB)Permalink Bank CIMB niaga bukan bank syariah yah Login untuk Membalas
kris10 Juli 2024 - (08:38 WIB)Permalink konteks nya apa dulu nih? CIMB milik TS? mungkin memang konven itu tapi CIMB Syariah ada kok Saya pernah akad pake CIMB Syariah Saya akad dengan fix rate 7 thn sebesar 8.25% yang membedakan dengan konven, hanya di biaya administrasi di CIMB Syariah sedikit lebih murah Tapi secara total pinjaman+bunga, sama persis rupiahnya 1 Login untuk Membalas
Ulisinta21 Juli 2024 - (12:02 WIB)Permalink @angga zyka si paling ente… @anggazyka ente punya KPR? Login untuk Membalas
Iwen10 Juli 2024 - (08:50 WIB)Permalink Floating memang seperti itu. Makanya ada istilah/penawaran take over KPR dr sejumlah bank. Login untuk Membalas