Penagihan Tunaiku yang Melanggar Prosedur Penagihan dan Mengakibatkan Pemecatan Nasabah

Selamat pagi,

Saya selaku nasabah Tunaiku Amar Bank merasa terancam atas perlakuan DC Tunaiku. DC Tunaiku spam kantor saya dan atasan saya, padahal saya tidak pernah mencantumkan alamat, nomor telepon kantor, serta nomor telepon atasan. Karena saya meminjam sebelum saya bekerja di kantor saya saat ini, DC langsung spam kantor saya pada 18 Maret 2025 tanpa menghubungi saya terlebih dahulu. Tidak ada WhatsApp, telepon, atau email yang masuk ke saya.

Ditambah lagi, DC tersebut menyebutkan nominal pinjaman saya. Yang lebih kurang ajar lagi, setelah dia bisa berkomunikasi dengan saya, dia mengancam jika saya tidak membayar sesuai nominal yang dia mau, dia mengancam akan spam kantor saya lagi dan menghubungi manajer saya.

Lalu saya membayar sebesar Rp500.000 hasil deal-dealan dengan DC-nya, dengan syarat saya harus transfer lagi dalam 5 hari sebesar Rp2.000.000.

Akibat kejadian ini, saya dipecat dari pekerjaan saya. Hebat sekali DC Tunaiku bisa membuat orang dipecat. Dia tidak tahu siapa yang dipecat—saya seorang single parent yang menghidupi ayah, dua anak, dan dua ponakan piatu. Saya membayar Rp500.000 karena memang niat saya untuk membayar, tetapi kelakuan manusia keji DC Tunaiku membuat saya kehilangan pekerjaan.

Saya akan melaporkan ke pihak-pihak terkait atas masalah ini jika tidak ada penyelesaian dari Tunaiku Amar Bank. Terima kasih.

Febriyana
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Penagihan Tunaiku yang Melanggar Prosedur Penagihan dan Mengakibatkan Pemecatan Nasabah”

Pertama-tama, kami menyampaikan terima kasih untuk informasi yang telah Ibu Ida Febriyana sampaikan sebagai pengguna loyal Tunaiku di Media Konsumen....
Baca Selengkapnya

97 komentar untuk “Penagihan Tunaiku yang Melanggar Prosedur Penagihan dan Mengakibatkan Pemecatan Nasabah

  • 2 April 2025 - (05:46 WIB)
    Permalink

    Nurut sy..dc tau nomer atasan anda bekerja yg baru ..ada 2 kemungkinana :
    1.jgn pernah save nomer org dihandphone..yg dirasa org itu penting buuat anda..setauku dia cr phone book anda dr nama2 org yg disave

    2.mgkn dc udah incar dr rumah anda..anda kerja dimana..dibuntutin dan akhirnya dpt alamat kerja baru..baru mereka incar no hp perusahaan yg bs dihubungi.

    Tp menuurutku sich dc tau no itu dr save phone anda..jd org2 yg ibu anggap penting ..jgn pernaah save nama org di handphone..ato solusi terakhiir..ganti nomer ibu

  • 2 April 2025 - (07:25 WIB)
    Permalink

    OJk tiap bulan trima setoran dari pinjol..semua juga tau .. itu sebabnya pinjol yg langgar aturan izinnya gak bisa dicabut selama masih bayar setoran.

    1
    1
  • 2 April 2025 - (10:38 WIB)
    Permalink

    Sama seperti saya, sekedar info saja…aplikasi CAIRIN jg termasuk kasar dalam penagihan padahal cuma telat harian dan selanjutnya pasti dibayar…
    Sampe nelpon anak dan kirim video orang ditusuk tusuk kan konyol, giliran sy undang ngopi bareng sama share lock gak ada yg datang padahal niat baik mau diskusi terbuka saja….saya sampe pesen ke anak jangan ngadu ke kakeknya krn memang pensiunan tentara bisa ribet nanti…telat harian cuma tagihan ratusan ribu dah kayak residivis aja ngejarnya….mereka tidak tau gimana kl orang sdh nekat dan gelap mata….ada peraturan tentang penagihan tapi semua itu nonsense dilanggar semua….denda dibayar tapi tetep aja kasar konyol…
    Kita juga sama2 tau alamat masing2 baik itu kantor pinjol nya atau alamat pribadi….
    Sering mereka tidak paham mana nasabah yg produktif dan yg error….kan bisa dilihat dari catatan bayarnya….

  • 2 April 2025 - (11:39 WIB)
    Permalink

    Semoga cepat terselesaikan ya. Sebaiknya atur aplikasi utk tidak bisa akses apapun. Buka pengaturan, notif izin2 telp kontak jgn di izinkan. Kemudian hapus data dan memori aplikasi. Jika perlu di uninstall.

    • 3 April 2025 - (18:35 WIB)
      Permalink

      Buk tolong dong di tunjukin dari kapan anda telat Bu itu Pertama
      Yang kedua tolong di perjlas alamat anda masih sesuai tidak dengan alamat pengajuan. Yang ke 3 kalau data anda udah masuk ke agency brarti anda sudah mangkir atau melalikan kewajiban sudah cukup lama.

      Data masuk ke pihak ke 3 di pastikan di atas 2 tahun ga bayar bayar 1 Perak pun.
      Pertanyaan nya kemana aja anda selama ini??
      Apakah kalau sudah begini anda merasa anda di zalimi? Jelas anda merasa demikian. Tapi anda ga sadar anda sudah berbuat kesalahan fatal dengan tidak menunaikan kewajiban anda di atas 2 tahun. Lantas anda merasa anda aja yang benar??
      Terlepas dari cara penagihan mereka salah ibu ga bisa membenarkan perilaku anda yang sudah mangkir dalam kurun waktu yang sangat lama.

      So keep strong ya Bu

      BERANI BERBUAT HARUS BERANI BERTANGGUNG JAWAB DAN MENANGGGUNG KONSEKUENSI ATAS PERBUATAN ITU

      • 3 April 2025 - (18:56 WIB)
        Permalink

        Saya jawab yaa
        1.alamat rumah saya masih jelas sama,dan alamat kantor atau data2 kantor saya yg skrng tdk pernah saya cantumkan.paham ya sampai sini
        2.itu masih pihak amarbank,,alih2 dr agency itu hny ancaman krn sy ga setorkan 2jt pd tgl 26 maret. Krn pd saat penelponan dgn saya msh mengaku dr pihak amarbank,bukan agency.

  • 2 April 2025 - (11:54 WIB)
    Permalink

    Saya juga, ini mau pelunasan lebih awal, harusnya pada umumnya, pokok,penalti bunga berjalan, ini tunaiku, suruh bayar penuh semua bunga selama tenor perjanjian,
    Bunga nya hampir 100%, denda lambat bayar mencekik,
    Belum sempat baca syarat dan ketentuan sudah langsung ditransfer,
    Mohon ada tindakan dari pihak terkait, agar tidak merugikan dan mencekik nasabah

  • 2 April 2025 - (12:46 WIB)
    Permalink

    Kita demo semuanya di gedung DPR RI semoga anggota DPR RI menerima aspirasi kita. yang pinjol ga dikit banyak rakyat.. yakin sabang sampe meroke.. ayoo… jangan memperkecil hati kita dan keadaan kita.. kita ramean geruduk gedung DPR RI.. pinjol bunga nya berlipat ganda dari pada kartu kredit.
    Pinjol 0,3 % ter hitung perhari x 1 tahun luar biasa bunganya.

  • 2 April 2025 - (13:33 WIB)
    Permalink

    Lapor disini mba..
    https://kontak157.ojk.go.id/appkpublicportal/Pengaduan

    POJK 22 Tahun 2023
    Dalam memastikan tindakan penagihan sebagaimana
    dimaksud pada ayat (1), PUJK wajib memastikan
    penagihan dilakukan:

    a. tidak menggunakan cara ancaman, kekerasan
    dan/atau tindakan yang bersifat mempermalukan
    Konsumen;
    b. tidak menggunakan tekanan secara fisik maupun
    verbal;
    c. tidak kepada pihak selain Konsumen;
    d. tidak secara terus menerus yang bersifat
    mengganggu;
    e. di tempat alamat penagihan atau domisili Konsumen;
    f. hanya pada hari Senin sampai dengan Sabtu di luar
    hari libur nasional dari pukul 08.00 – 20.00 waktu
    setempat; dan
    g. sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.

    Itu dah kena di poin C dan D

  • 2 April 2025 - (14:26 WIB)
    Permalink

    Apapun bentuknya Pinjol harusnya di musnahkan dari Indonesia meskipun secara status di awasi oleh OJK , tapi dalam hal ini OJK sendiri tidak menjalankan fungsi dan tugasnya secara baik ! Prosedur pelaporan ke OJK pun juga berbelit belit ( karena memang sengaja di buat seperti itu ) Semua nya berjalan secara struktur dan saling terkait, Saran saya jngan pernah laporan ke OJK krn akan percuma ! Kirim surat terbuka saja ke Bapak Presiden sampai mendapatkan respon jangan pernah menyerah, saya yakin banyaaak sekali korban dari PINJOL dan bbrp kali saya perhatikan banyak yg speak up juga, tapi tidak membuahkan hasil, banyak keluhan juga dan anehnya PINJOL MAKIN MENJAMUR dan berstatus dibawah pengawasan OJK dari sini jelas OJK juga turut bermain di dalamnya dan seoalh tidak mau tau problem apa saja yg selama ini terjadi !! Jangan patah semangat mbak, URUS semuanya LAPORKAN semuanya sampai PINJOL diberantas dan dimusnahkan

    1
    1
  • 2 April 2025 - (14:37 WIB)
    Permalink

    Saya juga punya hutang di bank kta dan cc dan dc kalo datang nagih ke kantor dan ke rumah saya tanyakan dulu id card, surat tugas, sambil videoin muka dc nya gak usah takut sama dc mereka hanya kacung suruhan bank, cara tagih mereka sudah mirip pinjol terutama dari bank mega bar2 hasil video yg kita rekam diviralkan saja

    • 2 April 2025 - (15:58 WIB)
      Permalink

      harus nya kalau sudah smpai pemectan gtu galbay kan saja gimana mau bayar kerj saja di berhentikan giama pnya uang kan gtu saya saja jg begtu galbaykan saja nama nya belm ada mau di apain dia mau apa ia terserah abaikan sj anggap angin lewat

  • 2 April 2025 - (14:42 WIB)
    Permalink

    Denda nya nggak masuk akal. 20%/hari.
    padahal aturan resmi hanya 0,2% – 0,3% perhari.
    saya jg ngalamin. pinjam 400.000 denda harian 80.000/hr. perpanjangan 160.000 per 5 hari.

  • 3 April 2025 - (07:49 WIB)
    Permalink

    Betul pinjol tunaiku sdh legal,amar bank nya yg belum memang seeprti itu legal rasa ilegal masa dalam waktu 2 minggu harus melunasi 14juta pinjem 9 jta nerima 8 ga logis ….wajib di tutup banyak pelanggaran harusnya sudah tdk ada lagi pinjaman online karna menyusahkan bukan membantu…mdh2an pemerintah serius berantas pinjol legal maupun ilegal..jnagan sampe banyak bundir gara gara ini lagi …

  • 3 April 2025 - (10:09 WIB)
    Permalink

    tidak ada pembenaran orang menunggak bayar hutang. kalo gamau ditagih harusnya bayar sesuai aturan. Jangan playing fictim. udah dibantu kasih pinjem ,gliran ditagih malah bawa-bawa single parent lah pencari nafkah lah wkwkwk pantes kamu di pecat.

    • 3 April 2025 - (10:19 WIB)
      Permalink

      Lagian ya.klo nagih nya bener emang debitur bakal ga mau bayar?? Dc nya keblinger target yg tinggi ,,makanya halalkan segala cara.kenapa sy pantes dipecat?itu sy bayar kok..lu maka nya baca yg bener !!!sini silaturahmi sm saya mba atau mas..
      Dc mana ?? Target aman ga ?? Atau udh SP ?? Wkkwkkwkkwwk

    • 3 April 2025 - (10:50 WIB)
      Permalink

      Mb Febriyana ,
      saya turut bersedih atas kehilangan pekerjaan nya ,
      Saran saya, datang ke kantor Kolektor Amarbank di Gedung Multika ,
      Negosiasi kompensasi dan minta nama PT yang menagih ke mb Febriyana,
      Print bukti intimidasi dan bisa laporkan ke PolRes secara mandiri : dengan aduan pasal yang nanti di sarankan oleh petugas piket,
      Tujuan lapor : meminta kompensasi atas kehilangan pekerjaan yang disebabkan perbuatan tidak menyenangkan dari petugas kolektor dari PT Pihak ketiga , kemudian “twitter will do the Magic”

    • 7 Mei 2025 - (16:57 WIB)
      Permalink

      Assalamualaikumwr.wb. ibu, Saya Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, saya izin meminta izin ibu untuk menjadikan kasus ibu sebagai tugas akhir saya. apakah saya bisa meminta kontak ibu?

  • 3 April 2025 - (18:37 WIB)
    Permalink

    Buk tolong dong di tunjukin dari kapan anda telat Bu itu Pertama
    Yang kedua tolong di perjlas alamat anda masih sesuai tidak dengan alamat pengajuan. Yang ke 3 kalau data anda udah masuk ke agency brarti anda sudah mangkir atau melalikan kewajiban sudah cukup lama.

    Data masuk ke pihak ke 3 di pastikan di atas 2 tahun ga bayar bayar 1 Perak pun.
    Pertanyaan nya kemana aja anda selama ini??
    Apakah kalau sudah begini anda merasa anda di zalimi? Jelas anda merasa demikian. Tapi anda ga sadar anda sudah berbuat kesalahan fatal dengan tidak menunaikan kewajiban anda di atas 2 tahun. Lantas anda merasa anda aja yang benar??
    Terlepas dari cara penagihan mereka salah ibu ga bisa membenarkan perilaku anda yang sudah mangkir dalam kurun waktu yang sangat lama.

    So keep strong ya Bu

    BERANI BERBUAT HARUS BERANI BERTANGGUNG JAWAB DAN MENANGGGUNG KONSEKUENSI ATAS PERBUATAN ITU

  • 11 April 2025 - (08:19 WIB)
    Permalink

    Saya bantu UP ya, semoga ada media yang ngangkat kasus ini, bukti udah lengkap

    Ini namanya doxing, urusan pinjol itu perdata, ada hukumnya kok
    Kalau mereka nyari tau dan bahkan menghubungi yang bukan bersangkutan itu udah menyalahi aturan

    Sejak komen saya dibuat tgl 11 april ini, saya liat kayanya belum ada tanggapan dari Tunaikunya, emang mereka gamau ada itikad baik kok, ayo dong media yg angkat isu finance, gaperlu takut, ini bukti udah ada, kalian bisa hubungin pembuat thread/artikel ini.

  • 16 April 2025 - (08:47 WIB)
    Permalink

    Kagak ada duit ngapain jg dibayar, kelakuan dcnya aja bikin orang kehilangan pekerjaan ya gantian aja di galbay biar bangkrut tu pinjol…….. klo ojk mah jangan di anggap ada,lembaga gak guna itu cm jd beban masyarakat sm beban negara, mending di bubarin

  • 1 Mei 2025 - (08:11 WIB)
    Permalink

    Assalamualaikum, Apakah saya bisa meminta mungkin media sosial atau apapun itu menghubungi ibu Ida?

 Apa Komentar Anda?

Ada 97 komentar sampai saat ini..

Penagihan Tunaiku yang Melanggar Prosedur Penagihan dan Mengakibatkan…

oleh Febriyana dibaca dalam: 1 menit
97