Keluhan Surat Pembaca Surat Terbuka untuk Pihak Manajemen dan Marketing Home Credit 22 Juli 202529 Juli 2025 Martinus Kurniawan 22 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Data nasabah, data pelanggan, Home Credit Indonesia, Kredit dan Leasing, Kredit online, Nomor telepon pengguna, Pelanggaran Privasi, penawaran, Penawaran kredit, Penghapusan Data, perlindungan data pribadi, Persetujuan pengguna, Privasi data, Promosi, SPAM, spam telepon, Telemarketing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Terima kasih sebelumnya untuk Media Konsumen, yang sudah menjadi tempat bagi saya untuk menyampaikan keluhan saya. Lama sebelumnya, mungkin 3–4 tahun yang lalu saya pernah menjadi nasabah Home Credit untuk pengambilan gadget beberapa kali, dan lunas tanpa ada sangkutan sama sekali. Sekarang saya ingin menyampaikan keluhan dan permintaan saya kepada pihak Home Credit untuk menghapuskan nomor kontak saya. Karena saya sangat terganggu dengan telepon marketing Home Credit yang setiap hari menghubungi saya dari pagi sampai sore, bisa 5–7x untuk menawarkan pinjaman. Saya sudah jelaskan saya tidak membutuhkan, tapi tetap tidak digubris. Teror telepon ini sudah berjalan lama, mungkin 5–6 bulan. Awalnya teror tiap hari, sempat berhenti 2–3 minggu, habis itu mulai meneror kembali. Dari yang awalnya saya menjawab telepon baik-baik, jutek, sampai ingin marah rasanya… Semoga keluhan saya diterima dan dibaca oleh pihak manajemen Home Credit. Stop meneror saya!!! Martinus Kurniawan Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
busas22 Juli 2025 - (15:28 WIB)Permalink keluarga saya juga ditelponin di kantor oleh desk colection PT home Credit Indonesia, yang tidak saja dilakukan pagi, siang dan sore , bahkan tiada hentinya, sudah dibuatkan di portal OJK tapi tidak ditanggapi 1 Login untuk Membalas
Tigbal22 Juli 2025 - (16:05 WIB)Permalink Mari boikot PT Home Credit Indonesia karena desk colectionnya melakukan penawaran, penagihan seperti.pendekar mabok Telepon masuk beruntun seperti perusahaan.kelas tarkam, tidak.ada etika dalam melakukan penagihan Inilah akibat dari banyak makan hasil riba jadi main hamtam saja tanpa memikirkan kenyamanan orang lain PT Home Credit Indonesia.adalah.model buruk.dari pengelolaan bisnis yang dilakukan tidak berdasarkan etika.yang berlaku 1 1 Login untuk Membalas
Nandang23 Juli 2025 - (08:02 WIB)Permalink Sama saya juga,tapi gampang ko asli coba deh saran saya ,matikan kartu nya slama 1 bln ga usah di aktifkan kalu mu aktifkan kartunya malam aja di jamin ga akan menghub lagi d jamin Login untuk Membalas
Martinus KurniawanPenulis artikel23 Juli 2025 - (08:35 WIB)Permalink Waduh,kalau matiin nomor ampe 1bulan sie bisa ga hidup keluarga saya..no hp mati beberapa jam saja,mungkin rejeki uda lewat..kadang bingung ada berapa banyak orang marketing HCI ini..uda dibilangin setiap kali mereka telepon,ga butuh dana pinjaman,sampai saya mengaku ga ada penghasilan karna baru saja di PHK bulan ini..tapi tetap saja telepon tidak berhenti.. Login untuk Membalas
aris23 Juli 2025 - (22:16 WIB)Permalink Kayanya bukan hanya hci aja deh.tpi hampir semua yg bergerak di bidang kredit.mulai dari hci. leasing .jg pinjol Semua sama selalu meneror menawarkan pinjaman.padahal kita sudah bilng TDK butuh atau pun blm butuh.tpi seakan akan TDK di gubris Sekarang tinggal gimna pemerintah kt bikin aturanya.khususnya OJK. Yang menaungi bidang keuangan leasing.kredit pinjol dan sejenisnya.tapai seakan akan pemerintah kt tutup mata tutup telinga.dengan penderitaan konsumen Login untuk Membalas
gord24 Juli 2025 - (18:41 WIB)Permalink Betul saya aj yg ga pernah install/daftar di kredit pintar tiap hari di spam panggilan, Saya angkat karena takut penting pas ngomong dari pindar langsung saya matikan dan saya blokir.
Latief25 Juli 2025 - (18:27 WIB)Permalink Sama halnya dengan saya, mungkin ada 200 nomor Hp, yg selalu mengganggu tanpa mengenal waktu,. Login untuk Membalas
Tarok22 Juli 2025 - (16:53 WIB)Permalink PT home credit telah melanggar KUHP yaitu perbuatan tidak menyenangkan karena tidak menghormati privacy kerja dan kegiatan orang di manapun Otoritas Jasa Keuangan harus adakan evaluasi dan punishmen kepada platform yang banyak lakukan pelanggaran aturan yang ada 1 Login untuk Membalas
Gojek23 Juli 2025 - (07:34 WIB)Permalink Ya gitulah g bakal di gubris sama management kayanya,hci dr dulu ga berubah Login untuk Membalas
Gunar23 Juli 2025 - (09:31 WIB)Permalink HCI contoh perusahaan yg sangat buruk dalam hal menangani pegawainya yg sering telpon menawarkan pinjaman. Sehari bisa 10-20 kali lebih…🤦🤦 Login untuk Membalas
Eko23 Juli 2025 - (11:31 WIB)Permalink Kalau ditelpon ya jangan ditanggapin. Angkat aja, begitu tau dari mereka, langsung taruh aja hapenya. Biarkan mereka ngomong sendiri. Ntar juga capek sendiri. Gak bakalan hubungin lagi. Login untuk Membalas
Latief25 Juli 2025 - (18:29 WIB)Permalink Siapa bilang capek sendiri, bahkan merajalela dg tidak mengenal waktu Login untuk Membalas
Abo Cah23 Juli 2025 - (12:03 WIB)Permalink ramai2 kirimi paket isi tinj4 alias kotoran binatang/ manusia ke kantor HCI Login untuk Membalas
Adi23 Juli 2025 - (17:32 WIB)Permalink Wow…. terima kasih infonya….. amit-amit jangan sampai saya pake home credit indonesia Login untuk Membalas
Dewa23 Juli 2025 - (20:06 WIB)Permalink Kasusnya sama ini kaya FIF begitu juga apa lagi kalo kita udah lunas tiap detik kirim wa nawarin pinjaman, wa blast kadang nelpon Login untuk Membalas
Hendri24 Juli 2025 - (09:35 WIB)Permalink Alasan klasik HCI karna takut2 karyawan karyawan nya ga ke gajih ,BUKAN HAL YANG BIASA HALAH 1 Login untuk Membalas
Ari24 Juli 2025 - (10:29 WIB)Permalink Saya rasa home credit harus evaluasi diri banyak komentar dari para mantan nasabah…. Untuk home credit tlg benahi manahement anda krn keluh dan kesan sering masuk publik tnda perusahaan kurang baik!! Login untuk Membalas
Martinus KurniawanPenulis artikel24 Juli 2025 - (10:41 WIB)Permalink Benar,perlu pengawasan yg lebih ketat kepihak marketing..saya menuliskan artikel ini di media konsumen bukan untuk mencari kesenangan atau lain nya..saya cuma ingin agar keluhan dan keberatan saya di dengar oleh pihak atasan HCI..karna setiap kali saya bilang ke pihak marketing,jangan menghubungi saya lagi,saya ga sanggup bayar kalau ambil pinjaman..kondisi ekonomi yang sulit,pinjam gampang,lunasin susah banget..jangan cuma ngejar target tapi konsumen gagal bayar di kejar sampai ada yang dipecat karna disamperin ke tempat kerja dan buat gaduh..tapi tetap saja tiap hari diteleponin…sampai kita lagi kerja ga fokus,diangkat salah,ga diangkat juga salah takut telepon penting..karna setiap kali telepon,nomor selalu berbeda… Login untuk Membalas
RMsulawesi26 Juli 2025 - (08:43 WIB)Permalink Saya mengalami pengalaman yang sama belum jatuh tempo lebih dari 7x telefon remainder, telat 3 hari bahasanya tidak tau norma manusiawi, padahal mereka hidup dari untung selih harga barang + bunga + admin + minta ini itu, intinya semua kredit2 itu adalah pemerasan berkodok. Login untuk Membalas
Luis26 Juli 2025 - (10:11 WIB)Permalink Wkwkw g pernah kaya gini 4th yg lalu ditawarin terus tiap hari sampai kesel n akhirnya saking keselnya g ambil juga 30jt dengan potongan dimuka 1% kl gak salah, dan selanjutnya sama sekali gak g cicil , sampai detik ini masih suka nelp nagih n gak g gubris dan pernah beberapa kali di datangi tp selalu ditahan sama satpam dan gak di kasih masuk cluster, dari kata kasar sampai akhirnya belakangan dengan nada lembut dan di email di beri keringanan 50% tetep gak g gubris juga 🤣🤣🤣🤣 Login untuk Membalas
Martinus KurniawanPenulis artikel26 Juli 2025 - (12:19 WIB)Permalink Waduh…kalau saya sie ga berani ampe nekat ambil terus ga bayar..takut slik ojk jelek terus nanti kalau butuh urusan dengan bank ga bisa.. Login untuk Membalas
Martinus KurniawanPenulis artikel26 Juli 2025 - (12:22 WIB)Permalink Update pertanggal 23Juli kemarin saya tiba2 dapat whatsapp dari HCI soal perihal pengaduan saya di Media Konsumen akan ditindaklanjuti..terus tanggal 25Juli dapat whatsapp lagi kalau laporan sudah selesai dilakukan..dikasih waktu 5hari kalau tidak ada keluhan lagi,proses akan di anggap selesai..semoga aja setelah 5hari atau 1minggu dan seterusnya tidak ada telepon dari HCI kembali..kalau ada berarti emank cuma omong kosong aja..heheh 1 Login untuk Membalas