Keluhan Surat Pembaca Menunggu Laporan Pertanggungjawaban dari Pool Blue Bird Batu Ceper 24 Juli 202528 Juli 2025 aldrey 15 Komentar Biaya perbaikan, Blue Bird, Customer Service, Ganti Rugi, Kecelakaan lalulintas, Sikap petugas, Taksi, Taksi Online, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Yth. PT Bluebird, Pada tanggal 8 Mei 2025 pukul 22.30 WIB, mobil yang dikendarai ayah saya secara tidak sengaja menabrak mobil Blue Bird dengan nopol B 17** SUD dari belakang, sehingga menyebabkan kerusakan di bagian depan dan belakang mobil tersebut. Kondisi mobil Blue Bird penyok, namun mesin masih menyala. Pukul 22.50 petugas Jasamarga datang, lalu menginformasikan ke saya bahwa untuk masalah ini kalau bisa diselesaikan kekeluargaan jangan sampai ke kepolisian karena hanya akan menambah masalah dan menambah biaya. Saat itu saya dan keluarga mengakui kesalahan yang kami perbuat, dan kami bersedia untuk mengganti rugi, namun sopir bersikeras agar masalah diselesaikan di Pool Blue Bird Batu Ceper. Saya sudah bernegosiasi dengan sopir, agar masalah diselesaikan di bengkel terdekat. Namun sopir dan orang yang diteleponnya tidak bersedia dan bersikeras untuk menyelesaikan masalah ini ke pool atau ke kantor polisi. Karena sudah diwanti-wanti oleh petugas Jasamarga agar tidak sampai ke kepolisian, maka saya dan ayah saya akhirnya menyetujui untuk datang ke Pool Blue Bird untuk menyelesaikan masalah ini. Singkat cerita, saya sampai di pool pukul 00.00 WIB (perkiraan) menggunakan mobil Blue Bird yang tertabrak tersebut. Ya, kondisi mobil masih bisa berjalan normal dan mengantarkan saya dari TKP ke Pool Batu Ceper sejauh 25 Km. Sesampainya di pool, saya mengira permasalahan ini akan ditangani oleh karyawan atau pihak yang bekerja di back office Blue Bird. Namun ternyata pihak yang menengahi justru satpam di pool itu sendiri. Selanjutnya, mobil diperiksa oleh bengkel yang katanya bengkel khusus Blue Bird, dan bengkel menaksir total kerusakan adalah sebesar Rp5.455.114. Singkat cerita, setelah berdebat, angka yang ditaksir sudah tidak dapat dinegosiasi kembali. Karena jam sudah menunjukkan pukul 01.20 WIB, akhirnya saya mentransfer sejumlah taksiran yang dikalkulasi oleh bengkel di pool tersebut. Pertimbangan saya adalah karena saya merasa kasihan dengan ayah saya yang lelah setelah perjalanan panjang dari Semarang, akhirnya fokus saya pada saat itu adalah agar bisa pulang cepat. Di sinilah letak “kebodohan” saya. Saya mentransfer uang ganti rugi tersebut ke satpam Pool Batu Ceper. Satpam berdalih bahwa yang bertanggung jawab atas laka adalah pihak keamanan pool, sehingga ganti rugi juga ditransfer ke rekening pribadi satpam. Satu bulan setelah kejadian (saya lupa tanggal pastinya), saya meminta laporan pertanggungjawaban perbaikan mobil B 17** SUD ke call center Blue Bird. Saat itu laporan saya diterima dan diproses. Pada tanggal 18 Juni 2025, seseorang menghubungi saya via WhatsApp dan mengaku sebagai Manager on Duty dan menjelaskan akan memberikan bukti laporan perbaikan kendaraan. Saya kira, manajer tersebut akan memberikan laporan pada keesokan hari karena kasus sudah berjalan satu bulan lebih. Pastinya data kendaraan sudah tersimpan di sistem Blue Bird dan tinggal di-forward ke saya. Ternyata tidak. Akhirnya, pada tanggal 26 Juni 2025 saya menghubungi kembali manajer tersebut, dan inilah “laporan” yang ia berikan. Ya, laporan hanya potongan gambar yang tidak jelas detailnya. Saat itu, saya meminta agar adanya bukti uang keluar dari rekening satpam tersebut sejumlah nominal ganti rugi yang telah saya transfer ke rekening pribadi satpam tersebut. Karena hanya itulah satu-satunya bukti konkret bahwa uang ganti rugi yang telah saya transfer memang benar 100% untuk perbaikan mobil Blue Bird tersebut. Saya bersikeras kepada manajer tersebut agar memberikan bukti mutasi uang keluar dari satpam tersebut, namun manajer tersebut malah menyuruh saya untuk berkoordinasi dengan satpam (lihat gambar di judul). Dari situ saya menyimpulkan: Pihak Pool Batu Ceper c.q. Manager on Duty, enggan memberikan laporan pertanggungjawaban perbaikan mobil yang biaya kerusakannya ditanggung oleh pihak luar. Terjadi maladministrasi dalam proses ganti rugi. Saya mengonfirmasi ke teman saya yang bekerja di Blue Bird dan bel*** menyatakan bahwa ganti rugi kendaraan bukanlah ke satpam, dan saya akui juga di situlah letak “kebodohan” saya. Pihak pool tidak transparan dalam memberikan detail perbaikan mobil. Selama ini saya mengira Blue Bird adalah perusahaan yang transparan, berintegritas, dan akuntabel, tapi nyatanya masih ada oknum yang semena-mena terhadap pihak yang sudah beritikad baik dalam mengganti kerusakan mobil Blue Bird dalam kecelakaan tersebut. Oleh karena itu, saya menuntut pihak Kantor Pusat Blue Bird untuk menelusuri permasalahan ini dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban mobil B 17** SUD yang mengalami kecelakaan pada tanggal 8 Mei 2025, serta melampirkan mutasi uang keluar sejumlah Rp5.455.114 dari rekening satpam tersebut. Saya sebenarnya sudah berusaha melupakan kasus ini karena kejadiannya sudah agak lama, cuma agak mengganjal bagi saya apabila tidak sharing terkait kasus ini. Semoga bisa jadi pelajaran bagi rekan-rekan. Terima kasih. Aldrey Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Lai24 Juli 2025 - (12:56 WIB)Permalink Kejar terus tuh kayaknya oknumnya mau korupsi. Bentar lg bakal kehilangan pekerjaan tuh Login untuk Membalas
Muhamad Saiful24 Juli 2025 - (13:58 WIB)Permalink Coba kak tag akun IG Indra Priawan (Suaminya Nikita Willy) yg punya Blue Bird.Dulu pernah kasus yg sopir blue bird main pukul ke penumpang,habis lapor ke IG nya masalah selesai. Login untuk Membalas
Cheisa24 Juli 2025 - (21:21 WIB)Permalink Kejar terus bang satpam nya itu mau niat korupsi dan bagi 2 dengan driver Untuk kerusakan mah paling di ketok magic di daerah Kramat Senen ga nyampe 5 juta biayanya! Login untuk Membalas
Abby25 Juli 2025 - (11:54 WIB)Permalink Waduh bakal ****** nih oknumnya. Bisa jadi skrg dah kabur keluar kota wkwkwk. Login untuk Membalas
Box27 Juli 2025 - (01:13 WIB)Permalink Satpam pool memang jd wali klu2 driver bluebird ada yg laka n lagi setiap mobil masuk pool itu ada cctv jd bisa terlihat mobil yg laka atw tidak trs mobil yg laka itu tanggung jwb driver mau ditabrak atw nabrak satpam tdk bisa jd penengah soal biaya kerusakan apa lagi smpi nyebutin nominal yg officenya jg blm tau jd ada indikasi jelek klu smpi ditransfer ke rek satpam Login untuk Membalas
Ahmad626 Juli 2025 - (06:17 WIB)Permalink Viralkan, maling maling kyak gini harus dipecat jangan kasih kendor tukang korupsi model ginian, blacklist ke tempat kerja manapun Login untuk Membalas
Rifai26 Juli 2025 - (07:47 WIB)Permalink Kalo taksi kaya BB gitu ada keeusakan cuma ganti asuransi aja ko misal yg kita tabrak bemper belakang yaa cuma ganti 300rb karna itungannya 1panel sama kaya di Green SM jga gitu Login untuk Membalas
Nur26 Juli 2025 - (08:17 WIB)Permalink NB : kalau ada permasalahan sm mobil biru ke senggol atau semacam nya lebih baik jangan mau sesekali di ajak ke pool ya..benar salahnya kita lebih baik selesaikan di jalan atau di bengkel terdekat atau kepolisian terdekat,penting ada bukti foto dan video ya Login untuk Membalas
Kurt26 Juli 2025 - (21:25 WIB)Permalink Pengalaman saya naik motor karena jalanan macet nyenggol taksi blue bird trus bemper depannya lepas trus diperiksa & diperbaiki di shop & drive dan bemper sudah terpasang kembali mekanik shop & drive bilang kalo bemper depan cuma diikat kabel ties tdk ada kerusakan/patah dll tapi supir Bluebird kekeh minta diselesaikan di pool Bluebird Kramat jati Krn sopir tahan SIM saya lalu saya ke pool taksi blue bird Kramat jati ujung2nya saya dimintain duit damai. 1 Login untuk Membalas
Mario27 Juli 2025 - (06:01 WIB)Permalink Klw untuk hal seperti itu biasa nya Driver mencicil setiap hari dari setoran nya dan estimasi biaya kerusakan itu bengkel yg perkirakan,klw untuk transfer ke security itu tidak pernah ada , harus di pertanyakan lg itu ke poll di mana security itu bertugas Login untuk Membalas
Satya Waskita27 Juli 2025 - (03:37 WIB)Permalink Juru taksir di pool Blue Bird hebat juga ya, meski tengah malam taksirannya bisa detail sampai 1 digit terakhir Rp5.455.114. Biasanya kalau sudah sampai digit terakhir itu bukan taksiran, tapi sudah rincian biaya sampai ke PPN 11% 1 Login untuk Membalas
mas27 Juli 2025 - (17:24 WIB)Permalink Aduh2… gede banget tuh ya satpam sama driver dan jg teknisinya nyari untung… , biasanya kerusakan belakang itu cuma habis biaya di bawah 1jt apalagi klo tidak ada pecah kaca, itupun di bagi 60-40 antara driver dan perusahaan, dan untuk drivernya di cicil setiap hari 10k, itu pun klo tidak ada penggantian dari pihak lawan ( yg menabrak), klo ada penggantian ya dibayarkan 40% yg mgkn tidak sampai 1jt…kejar terus bang.. sampe ke Pusat…!!! Login untuk Membalas
Idris31 Juli 2025 - (13:44 WIB)Permalink Setau gw kl ada laka biasanya biaya kerusakan d bebankan k drivernya dgn cara d cicil Kecuali estimasi biaya dr bengkel d bayar full Oleh penabrak si driver tidak perlu lgi bayar cicilan k perusahaan Kyknya d kasus ini pelapor sdh curiga dgn security BB uang pengganti bakal di tilep Salute buat bapak Login untuk Membalas
blue29 Juli 2025 - (12:47 WIB)Permalink Ternyata perusahaan sebesar Bluebird seperti itu ya ? Gak mau lagi naik Bluebird, dan semoga masyarakat tidak naik Bluebird lagi, masih ada taxi lain kurasa yg manusiawi 1 Login untuk Membalas
Bray4 Agustus 2025 - (05:34 WIB)Permalink Ini ya reputasi taksi yang dibanggakan lebih dari taksi lain, termasuk taksi online. Memang hanya oknum, tapi ini salah satu bukti bahwa tidak semua sempurna, termasuk yang katanya market leader di bisnis pertaksian. Semoga Bapak mendapatkan hasil baik dari permasalahan ini Login untuk Membalas