Keluhan Surat Pembaca BCA Melakukan Standar Ganda terhadap Pelapor Penipuan 1 Desember 20257 Januari 2026 Herman 33 Komentar Bank BCA, Customer complaint handling, Customer Service, Fraud, HaloBCA, Penipuan, Penipuan online, Scam Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya nasabah BCA, kalau tidak salah mulai tahun 1996 di BCA Darmo Surabaya. Saya melaporkan terjadinya penipuan yang dilakukan seseorang dengan bukti ID laporan 1985836198. Setelah melaporkan pada tanggal 16 November 2025 dan saya diminta untuk membuat surat pernyataan lalu laporan kepolisian, saya sudah melakukan semuanya dan telah saya kirimkan melalui email maupun hard copy ke cabang yang saya tunjuk. Berjalannya waktu, tanggal 26 November saya diminta membuat laporan dan surat blokir yang ditandatangani Kapolres atau yang berpangkat AKBP. Dari awal laporan, saya menyampaikan bahwa saya ingin dimediasi oleh BCA agar bisa telekonferensi dengan pemilik rekening yang saya transfer tersebut, tetapi diabaikan. Saya juga meminta untuk dilakukan blokir sementara pada rekening penerima tersebut, tetapi juga tidak dilakukan. Apabila tidak ada blokir sementara, saya pikir BCA akan kesulitan apabila pemilik rekening mengganti nomor telepon. Akan lebih mudah mencarinya apabila ada blokir sementara karena pemilik akan menelpon BCA apabila rekeningnya terblokir. Dulu, beberapa kali saya kena tipu dan setelah melapor dengan surat yang saya email, BCA memberikan waktu, kalau tidak salah 3×24 jam, untuk memberikan laporan polisi. Apabila saya tidak memberikan laporan polisi, maka rekening yang diblokir akan dibuka kembali. Cara tersebut sangat bagus dan efektif. Akhirnya, dengan putus asa, saya cari dan lacak sendiri penipunya dan akhirnya dia menghubungi saya serta akan mengembalikan uang saya. Uang tersebut akhirnya dikembalikan dari rekening yang sama. Saya sangat kecewa BCA meremehkan laporan korban penipuan, dan sampai surat ini dibuat rekening tersebut masih tidak terblokir. Dalam artian, BCA tidak melindungi nasabah korban penipuan seperti saya, dan mungkin masih banyak korban lainnya. Tanggal 13 Agustus 2024 saya juga menjadi korban penipuan dengan ID laporan: 2018183220 2018184465 2018182791 2018186456 2018183919 Sampai surat ini dibuat, tidak ada respons atau kabar apa pun dari pihak BCA. Sebenarnya kalau pihak BCA mau dan peduli, bisa memblokir rekening penipu dan rekening tujuan transfer penipu tersebut. Menurut saya hal itu tidak dilakukan karena dianggap kesalahan pelapor, dan BCA tidak berusaha melindungi nasabah yang menjadi korban. Seolah-olah BCA cuci tangan dalam hal ini. Sangat disayangkan BCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia, tetapi tidak ada sedikit pun perhatian terhadap korban penipuan meskipun bukti-buktinya lengkap. Herman Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Hery Mulyanto1 Desember 2025 - (13:56 WIB)Permalink Mungkin anda yg harus belajar dan hati2 supaya tidak kena tipu lagi. Kena tipu kok terus-terusan 3 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (14:39 WIB)Permalink Yg tetakhir sdh sering saya beli barang, yg terakhir tiba2 menghilang, siapa juga yg ingin tertipu 2 Login untuk Membalas
novi channel1 Desember 2025 - (20:05 WIB)Permalink Dalam hal ini kita sebagai nasabah harus hati² juga dalam bertransaksi tp dalam kasus ini sy liat dari pihak bank juga seolah olah TDK terlalu peduli dengan kerugian nasabah. Dulu pernah ada orang salah transfer kerekening sy dan yg salah transfer itu pihak karyawan bank dan hari itu juga pihak bank langsung datang ke alamat sy. Seandainya perlakuan bank sama sprti itu kepada nasabahnya mungkin masalah ini cepat teratasi 1 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (20:16 WIB)Permalink Alangkah indahnya bca bisa seperti itu, bca akan menjadi lebih baik apabila memperhatikan nasabah yang kena musibah bukan spt skr seolah2 cuci tangan, coba kalo nasabah yg uangnya ber ember2 hasil kejahatan pun dia ga peduli yg penting uangnya tetap di bca 1 1 Login untuk Membalas
Bengkel2 Desember 2025 - (16:59 WIB)Permalink Mudah²an, semoga dan semoga dalam waktu yg sangat dekat anda juga tertipu, ditunggu aja ya, kamu tuh bukan sombong sekali tapi sombong berkali kali, Mudah²an anda juga berkali kali tertipu, jaga ucapan anda ya, hati hati bicara. 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel2 Desember 2025 - (17:42 WIB)Permalink Budayakan baca dgn baik dan benar kecuali andan tidak pernah belajar bahasa indonesia 1 Login untuk Membalas
Hyde3 Desember 2025 - (04:21 WIB)Permalink Sebodoh2nya tupai gak mungkin bisa masuk lobang yg sama sampe berkali2,, yg hrsnya belajar ya nasabahnya lah,,secanggih apapun teknologi keamanan klo nasabahnya bodoh ya ttrp akan ketipu jg lah logika aja pak,,yg bedain manusia sama binatang kan OTAK,, binatang aja bisa gak jatoh di lobang sama berkali2.. Masa iya manusiaa gak bisa😂 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel3 Desember 2025 - (05:20 WIB)Permalink Keliatannya anda orang yang sangat pandai 1 Login untuk Membalas
tobias_boon1 Desember 2025 - (14:05 WIB)Permalink Oalaaa kena tipu lagi, sepertinya Februari kemarin ada masuk MK transaksi dari Facebook, sekarang kena lagi pak? Pembelajaran hidup untuk bertransaksi pada toko yang resmi secara langsung, bukan transfer ke individu yang kenal di social media. Bank punya SOP yang sesuai ketentuan dari Regulator, dalam hal ini BI Kalau dirasa tidak sesuai, mnrt saya laporkan ke BI saja pak beserta dengan kronologis tertipunya seperti apa. 3 0 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (14:40 WIB)Permalink Terimak kasih masukkannya, saya yg sangat kecewa tidakan dari bca nya yg tidak melindungi nasabah dgn cara blokir sementara sambil dilihat siapa yg salah 2 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (13:47 WIB)Permalink sedari awal drmn bank tahu kalo bukan ente yg menipu? seenaknya minta blokir rekening orang lain semua ada aturan mainnya ini kok macam anak kecil minta permen, tidak diberi, lalu marah emang ada aturan kalau bank harus ikuti kemauan nasabah? nasabah minta rekening orang lain diblokir, lalu bank harus turuti? bisa2 banknya yg dituntut ini contoh TS kurang literasi kalau tidak mau dikatakan bodoh TS adalah jenis orang yg mementingkan diri sendiri tanpa pernah memikirkan apa yg terjadi pada pihak lainnya (dalam kasus ini adalah pihak bank) apakah TS akan peduli nantinya bila pihak bank dituntut oleh nasabah yg oleh si TS minta diblokir rekeningnya? kutipan komen TS : saya yg sangat kecewa tidakan dari bca nya yg tidak melindungi nasabah dgn cara blokir sementara sambil dilihat siapa yg salah apa bank harus percaya begitu saja kepada ente? bisa2 kacau sistem perbankan kalau org minta blokir rekening orang lain dan dituruti oleh pihak bank hanya berdasarkan pengakuan sepihak ente mau tiba2 rekening ente diblokir sementara karena ada pihak lain yg lapor kalo ente itu penipu? kalo menurut ente pihak bank sudah mengecewakan, ya pindah bank saja, gitu aja kok repot, cari bank yg bisa blokir sementara rekening orang lain hanya berdasarkan pengakuan ente saja 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (14:16 WIB)Permalink Ente baca dulu baru cuap2, saya nipu ga perlu repot2 lapor dan memberikan laporan polisi, ente ini buzer nya bca yg mikir ga pakr jidat tp pake dengkul, bank mau percaya atau tidak kan bisa liat saya transfer atau tidak, saya sdh kasih tau bank bahwa saya minta di mediasi krn saya sebenarnya tidak mau laporkan pelaku ke polisi, baca kalo kaga bisa bahasa indonesia belajar dulu baru cuap2 1 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (19:51 WIB)Permalink Dari awal laporan, saya menyampaikan…. artinya sebelum lapor polisi ente sendiri ngaku minta dimediasi karena tidak mau buat laporan polisi tapi minta blokir rekening org lain, what a joke! bukan kewajiban bank utk menuruti permintaan ente, kasarnya : minta permen, ga dikasih, marah, emang siapa ente? sudahlah tak perlu cari2 pembenaran, ente mau mengelak dr tulisan ente sendiri?? ane kutip lagi : Dari AWAL laporan, saya menyampaikan….. apa arti kata AWAL? ente belajar lagi bahasa Indonesia yg baik dan benar, buka kamus, cari arti kata AWAL sudah botol, ngotot, masih cari2 pembelaan atas tindakannya ente yg ketipu, bank yg disuruh sibuk, upgrade dulu otak ente pihak lain sibuk karena kebodohan ente, ente berani bayar berapa ke bank utk mediasi? dengan mediasi pihak bank keluar biaya dan tenaga dan juga buka data nasabah minta TOLING ke bank pakai bukti kalo ente bener2 ketipu dengan bukti laporan kepolisian bukan langsung memerintahkan bank utk blokir pertanyaan yg belum ente jawab : apa mau ente tiba2 rekening diblokir karena ada org yg menyuruh bank blokir rekening ente karena ente dituduh menipu? WHAT A JOKE! hati2 dengan org spt TS, contoh org yg bila meminta sesuatu tidak diberi, marah. jenis org yg tidak tahu apa yg ditulis, arti kata awal saja tidak tahu. jenis org yg sok tahu, org yg suka melanggar aturan, bukti : memerintahkan bank utk melakukan blokir tanpa ikuti aturan 1 1
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (14:20 WIB)Permalink Yg saya masalahkan di bca adalah bca punya standart operasional ganda, awal minta laporan polisi saja dan yg berikutnya laporan polisi dengan tandatangan kapolres minimal berpangkat akbp, ente ga bisa bahasa indonesia atau memang bodoh 1 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (19:58 WIB)Permalink standar ganda saja tidak mengerti, itu bukan standar ganda, bodoh kok dipiara belajar lagi bahasa sebelum menyuruh org lain belajar bahasa what a joke this guy, arti standar ganda saja tidak tahu, malu2in guru bahasa sekolahan ente percuma dijelasin disini arti standar ganda sebab otak ente sudah sesak, ngapain juga ngajarin org spt ente, biarlah ente mempermalukan diri ente sendiri di sini 1 1
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (20:14 WIB)Permalink Bodoh dipiara, belajar dulu sana jgn bolos aja, arau memang buzer 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (20:17 WIB)Permalink Goblok, blokir sementara itu bukan berarti blokir permanen, sering kali nasabah tidak memperbaharui data sehingga di telp tidak bisa, kalo terblokir secara otomatis nasabah akan hubungi bak, tolol kok terus 1 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (21:00 WIB)Permalink itu bank yg blokir karena permintaan pemerintah utk pembaharuan data, jd pemerintah yg tanggungjawab kalo terjadi penuntutan lah kalo ente yg minta blokir, siapa ente? ente yg punya bank? botol jgn dipiara penipu udah dapat duid yah kabur, mana mau dimediasi oleh bank, penipu itu mau dimediasi kalau sudah tertangkap polisi botol jangan dipiara hahahahaha 1 0
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (20:21 WIB)Permalink Ente kan tifak tahu, saya diminta buat laporan polisi dan saya buatkan tp saya tetap bilang tolong bca memediasi saya ingin bicara telekonference, kaga ngerti jalan cerita nya ngotot, goblok dipiara malah ngata2in, dasar goblom tidak berpendidikan 1 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (20:31 WIB)Permalink se-goblok2nya ane, ya ga ketipu, kalo ente? ente yg ngaku pinter tp ketipu berkali-kali (org pinter pasti tahu artinya, yaitu lebih dr 1x) , biar yg baca saja yg jd jurinya, siapa sebenarnya yg botol coba tunjunkan bank yg berani blokir sementara atas perintah nasabah lainnya tanpa surat kepolisian/pengadilan, kalo ga tahu hukum, jangan sok tahu, lawak percuma debat dengan ente, takut ketularan “pinter” nya ente Never argue with stupid people, they will drag you down to their level and then beat you with experience.’ 1 1
HermanPenulis artikel4 Desember 2025 - (21:58 WIB)Permalink Goblok dipiara, blokir bukan saja permintaan pemerintah blok, otak dan mulut di pantat makanya ga ngotak, dasar buzer , emak bapak lu sekolahkan tinggi2 tp ente bisanya bolos makanya goblok 1 Login untuk Membalas
Abo Cah4 Desember 2025 - (22:23 WIB)Permalink iya deh, yg rajin sekolah dan pintar kasian yah, nyekolahin anak yg rajin sekolah dan pinter, tapi kena tipu berkali-kali 🤣 ente tuh saking rajinnya sampe2 si rajin nempel di badan ente, RAJIN kena tipu 1
Rendy1 Desember 2025 - (14:42 WIB)Permalink Semakin kesini keknya semakin kurang dah pelayanan bank satu ini. Pernah juga buat laporan, tapi bukan laporan penipuan. Waktu itu mau bayar pake QRIS gagal malah saldo berkurang, udah buat laporan berkali-kali tapi gak ada balik saldo sampe sekarang, capek beud ngurusnya 2 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (14:50 WIB)Permalink Kira2 demikian semakin besar maka akan semakin kaga peduli dengan nasabah ecek2 2 Login untuk Membalas
prfmrz1 Desember 2025 - (14:51 WIB)Permalink zaman sekarang jangan berharap dari orang/pihak lain bang.. harus waspada dari kita sendiri.. banyak-banyak cari informasi untuk tau modus-modus penipuan yang semakin canggih juga.. pihak-pihak seperti bank ini tidak akan perduli kalau belum viral.. itu pun hanya karena viral, bukan karena perduli dengan nasabah nya.. 1 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (14:56 WIB)Permalink Betul bang, semua hatus viral dulu baru ada perhatian, kasian bagi mereka2 yang tidak melek tehnologi bang akhirnya terabaikan seolah2 hanya kotoran mata di sudut pandang bank. 2 Login untuk Membalas
Ucil1 Desember 2025 - (16:57 WIB)Permalink Saya jg salah transfer antar rekening BCA ribet nya minta ampun sampe skrg blum ada solusi 2 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel1 Desember 2025 - (18:30 WIB)Permalink Pasti bca jawab tunggu sampai pemilik rekening transfer kembali krn bca tidak bisa berbuat apa2, itu jawaban konyol dan ngelawak 2 Login untuk Membalas
William2 Desember 2025 - (15:14 WIB)Permalink 1. Kalau bisa lacak penipu sendiri Dan semua kasus penipuan bisa kelar duitnya balik, ngapain pake blokir2. 2. Penipu jaman skarang emangnya masih ada pake rek pribadi ama no HP pribadi untuk penipuan? Gw rasa penipuan 3 arah itu udah sangat popular sampe yg transfer Dan ditransfer itu bisa Jadi korban. Disarankan aja kalo beli barang atau transaksi itu pake rekber, escrow, marketplace. Modal dikit biar aman. Login untuk Membalas
Har Tono2 Desember 2025 - (16:51 WIB)Permalink Zaman skg BCA dan bank bank lain memang sangat sulit untuk dimintai blokir, apalagi nasabah mengakui salah transfer, kena penipuan online aja sulit blokir, apalagi salah transfer. Baiknya kita harus hati hati, jangan andalkan 100% usaha bank untuk selamatkan dana nasabah. Semoga dana nasabah aman 1 Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel3 Desember 2025 - (05:21 WIB)Permalink Setuju, saya posting ini hanya memberitahukan kualitas bca dulu dgn skr jauh berbeda dalam melindungi nasabah 1 Login untuk Membalas
Ludi2 Desember 2025 - (21:08 WIB)Permalink Ini negara konoha pak, ladusing disini gemuk-gemuk dan tindakannya nihil. Sekelas mantan menteri kelautan aja bilang kalau ladusing disini sangat lambat kok apalagi rakyat seperti kita pasti gak digubris. Turut empati atas tindakan penipuan yang dilakukan berkali-kali. Transaksi berkali kali bukan jaminan akan kredibilitas penjual. Login untuk Membalas
HermanPenulis artikel3 Desember 2025 - (05:22 WIB)Permalink Terima kasih atas empatinya Login untuk Membalas