Ditolak Pengembalian Barang, Barang yang Dikirim Seller Kembali Makin Rusak

Kepada Yang Terhormat Shopee Indonesia

Perkenalkan, nama saya Faisal sebagai buyer sepatu Yonex tipe Hyperboom di Toko Status Mall Shopee bernama Sports Center Official Shop seharga Rp1.169.000,- yang ditolak dalam pengembalian dana karena dianggap bukti buyer lebih kuat.

Pada tanggal 25 September 2026 saya membeli sepatu tersebut dengan pemilihan ukuran yang tertera pada deskripsi toko adalah 40 = 25,5 cm. Dengan berbagai pertimbangan sepatu kantor dan olahraga, saya ukuran 40 dengan panjang bervariatif antara 24,5 cm–26 cm.

Saya akhirnya memilih ukuran 40 tersebut sesuai deskripsi adalah 25,5 cm karena ukuran 41 pada Yonex ini tertulis 26,5 (terlalu panjang). Selain pertimbangan ukuran tersebut, saya juga melihat bentuk foto produk yang ditampilkan di etalase pada bagian tampak depan terlihat normal/agak wide.

Dengan pertimbangan kaki saya yang memang cukup pendek (23,5 cm) dan agak besar, saya memilih ukuran 40 tersebut (2 cm lebih dari kaki saya).

Pada tanggal 27 September 2026 paket tersebut tiba. Saya sangat berantusias untuk segera melakukan unboxing dan mencoba sepatu tersebut. Saya melakukan unboxing sambil direkam.

  1. Saat unboxing tersebut saya heran karena paket sepatu seharga 1 juta+ ini packing dengan bubble wrap tipis dan kempes (mungkin sekitar 1–2 helai) yang menyebabkan kardus pada sepatu sobek dan penyok. Di sini ada videonya jelas saat unboxing. Di sini saya dituduh seller dengan memberikan bukti bahwa saya telah merusakkan kardus tersebut, tetapi saya sanggah di diskusi pengembalian barang.
  2. Dengan ukuran sepatu 40/25,5 cm dan pada gambar terlihat agak lebar bagian depannya, pada faktanya ketika barang sampai dan saya coba ternyata sepatu ini sangat slim bagian depannya. Di sini saya kaget karena tidak sesuai dengan gambar. Saya kontak seller untuk tukar ukuran dengan saya mengajukan biaya ongkir saya tanggung. Tetapi seller berbelit dan ditanya jawabnya “mohon ditunggu”. Pada akhirnya saya mengembalikan barang tersebut melalui mekanisme Shopee.
  1. Verifikator Shopee memenangkan penjual karena alasan yang mereka gunakan adalah sepatu bekas dipakai, ada sedikit noda pada sepatu, ada goresan pada sepatu, kardus rusak, label ditampilkan terpotong dan bagian pull tab seluruh sepatu terlihat melengkung dianggap dent karena saya pakai.
  2. Saya sudah mengirim seluruh klarifikasi dan bukti tambahan untuk tim verifikator terhadap sepatu tersebut bahwa sebagian besar tuduhan tersebut tidak benar, dengan mengirimkan video unboxing menunjukkan kardus memang sudah rusak sejak awal. Terkait label, ini dikuatkan dengan lampiran video unboxing seller bahwa label masih terpasang rapi dan belum terlepas dari sepatu. Terkait dent tersebut seller mengatakan ada goresan pada sepatu bagian depan. Karena saya tidak menemukan itu di awal, saya klarifikasi “mungkin dent tersebut ada karena kardus pembungkus penyok saat pengiriman pertama”. Yang saya herankan lagi, seller menambahkan alasan bagian pull tab sepatu melengkung ke depan sebagai sebuah dent, padahal bentuknya dari awal memang sudah melengkung ke depan, bahkan sepatu sebelah kiri yang gak saya coba/pegang aja melengkung ke depan. Untuk sedikit kotor pada sepatu bagian kanan belakang itu saya akui memang mencobanya. Saya tidak sadar kalau kaki saya kotor (kemungkinan debu dari plastik unboxing).
  1. Semua tuduhan tersebut mengarah ke saya karena mereka menganggap kelalaian saya dalam mencoba sepatu tersebut. Hal ini menyebabkan kekecewaan saya terbesar pada Shopee karena mencoba barang, apalagi sepatu, menjadi hal yang haram. Kalau memang sejak awal dilarang mencoba, seenggaknya seller atau Shopee menulis ketentuan tersebut atau jika diperbolehkan mencoba, seller memberikan petunjuk atau instruksi yang tepat untuk mencoba sepatu tersebut.
  2. Barang dikembalikan seller ke saya pada tanggal 3 Oktober 2026. Saya herannya di sini, ketika hasil banding ini keluar tanggal 4 Oktober 2026, bagaimana mungkin seller sudah mengirimkannya pada tanggal 3 Oktober. Saya di sini merasa sangat dicurangi, dengan kekecewaan terbesar saya pada sistem Shopee MALL yang katanya “pengembalian barang 15 hari”. Apalagi ada 4 poin seller berbohong dalam memberikan bukti:

1). Kardus rusak karena saya (sejak awal memang sudah rusak, penyok dan sobek).

2). Ada goresan pada sepatu (ketika barang sampai saya unboxing dan melihat goresan tersebut ternyata “TIDAK ADA”).

3). Label dipasang kembali oleh seller (setelah ditampilkan terpotong).

4). Pull tab sepatu melengkung (seller mencari-cari alasan agar saya dianggap bersalah).

Bukti video unboxing: kardus rusak
https://youtube.com/shorts/BfYcxVZBMBA?si=sbUKJPuNR8L4de7o

Bukti unboxing ke-2 setelah dikirim seller kembali ke saya (tidak ada goresan dan seller melabeli kembali sepatunya):
https://youtu.be/ufC4nPt1A3s?si=bwRuXi5wNuMKPeQS

  1. Barang yang saya terima kembali malah lebih parah dari saya kirim sebelumnya. Seller mengirim ulang cuma menggunakan plastik hitam biasa tanpa pelindung bubble wrap yang menyebabkan kardus makin hancur dan dalamnya kotor!

1). Sepatu kiri yang belum saya coba kotor pada bagian belakang dan ada bekas bolpoin atau tinta hitam. (Bukan kotor yang dikomplain kan seller.) (Video link di atas.)

2). Kardus makin hancur, sobek dan penyok di mana-mana (video link bukti di atas).

3). Sepatu sebelah kanan kotor dan menguning bagian belakangnya, padahal sebelumnya masih putih, cuma kotor sedikit. (Video link bukti di atas.)

Bukti-bukti bentuk gambar

Keterangan:

  • Lingkaran ungu = zona belakang menguning.
  • Lingkaran biru = titik kotor bertambah, awalnya 1 titik di sepatu sebelah kanan, sekarang kedua sepatu.

Dari seluruh kronologi tersebut, saya saat ini di titik sangat-sangat kecewa. Barang yang saya terima memang sesuai dengan deskripsi, tetapi pada foto produk ini agak berbeda dari bentuk aslinya! Ditambah lagi bentuk sepatu yang aneh ini menyebabkan sepatu ini tidak muat dipakai walaupun kaki saya di aslinya 23,5 cm.

Selama ini saya beli sepatu di Shopee sengaja dengan beberapa kali memilih toko berstatus MALL (agar dapat mudah dikembalikan dan dicoba) dan beberapa kali saya berhasil retur sepatu. Kalau sejak awal memang tidak boleh dicoba, seenggaknya berilah ketentuan atau peraturan khusus pada produk tersebut. Tidak ada sistem komplain kembali pada seller setelah divalidasi buyer kalah, jadi seller seenaknya mengirim barang mereka kembali ke buyer yang mengakibatkan banyak minus. (Padahal saya mengirimkan ke buyer aja pakai bubble wrap tebal.)

NB: Saat saya beli, toko tersebut berstatus MALL, tetapi saat saya komplain pengembalian barang, toko tersebut hilang statusnya sampai saat ini. Apakah ini yang menyebabkan komplain saya ditolak??? Ternyata toko status MALL tidak dapat menjamin dalam melaksanakan ketentuan Shopee.

Semoga keluh kesah saya di sistem Shopee retur pada toko MALL dapat menjadi tinjauan kembali dalam sistem tersebut.

Terima kasih.

Faisal
Kudus, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Ditolak Pengembalian Barang, Barang yang Dikirim Seller Kembali Makin …

oleh brow ⏱ waktu baca: 4 menit
0