Keluhan Surat Pembaca 5 Tahun Lancar Jualan, Saldo Mitra Bukalapak Saya Mendadak Dibekukan Setelah Top Up 4 November 2026 Akhmad Ghozali Beri komentar Akun Dibekukan, Akun Pengguna, Akun terblokir, Alasan pemblokiran, Bank BRI, BRImo, BukaBantuan, BukaDompet, Bukalapak, Customer complaint handling, Customer Service, Mitra Bukalapak, Payment Point Online Bank, pembekuan saldo, pemblokiran akun, Pemulihan Akun, Penarikan dana tertahan, Penonaktifan akun, PPOB, Saldo dibekukan, Saldo Tertahan, Top Up Saldo, Transaksi gagal, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Dear Manajemen Mitra Bukalapak, Sudah 5 tahun saya memakai aplikasi pembayaran Mitra Bukalapak. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, jualan saya meskipun belum besar, tapi Alhamdulillah laris. Tidak ada kendala apa pun baik saat top up saldo maupun ketika transaksi kepada customer. Sampai per tanggal 30 Oktober kemarin, dunia dagang saya seakan terkena badai. Subuh pagi buta saya top up saldo Mitra Bukalapak sebesar Rp300.000 via BRImo, transferan masuk tanpa kendala apa pun. Namun pagi menjelang siang saat ada customer belanja token PLN, status transaksi menunggu pembayaran. Setelah ditunggu beberapa saat status malah menjadi kedaluwarsa. Pun pada transaksi selanjutnya, status akhir kedaluwarsa semua. Sorenya saya cek untuk kirim uang ternyata ada notifikasi “Saldo dibekukan”. Saya coba komplain ke BukaBantuan, hanya dikasih jawaban template. Sehingga akhirnya sudah beberapa hari ini saya tidak bisa jualan lagi. Suatu keadaan di mana saya tidak menduga sama sekali (kecewa dan sedih campur aduk jadi satu). Nominal Rp300 ribu tersebut bagi kami pedagang kecil seperti saya adalah sangat besar. Pembekuan saldo membuat usaha saya lumpuh total. Kepada manajemen Mitra Bukalapak, please mohon dengan sangat buka kembali pembekuan saldo saya. Agar jualan saya kembali aktif lagi. 5 tahun bukan waktu yang sebentar untuk memberikan kepercayaan saya kepada Mitra Bukalapak. Berikut saya lampirkan juga beberapa bukti top up saya pada tanggal 30 Oktober 2026 kemarin. Maturnuwun. Akhmad Ghozali Tegal, Jawa Tengah Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.