CS OVO Susah Dihubungi dan Tidak Membantu atas Kesalahan Top Up

Assalamualaikum dan selamat siang,

Saya pengguna setia OVO. Selasa tanggal 25 Juni 2019. Adik saya melakukan kesalahan top up OVO. Salah transfer yang sehasusnya dikirimkan ke no 08211***1640 tetapi ke no 08211***1680 dengan nominal top up yang menurut orang seperti saya terbilang cukup banyak.

Berkali-kali saya mencoba menghubungi call centre OVO tetapi tidak bisa terhubung. Kemudian saya mencoba mengirim email ke CS OVO untuk melaporkan adanya kesalahan top up. Tetapi CS OVO tidak membantu, hanya mengirimkan balasan email yang sama seperti di-copy paste kembali yang intinya “top up yang sudah disaldokan tidak bisa dibatalkan. Mohon ketelitiannya untuk cek kembali no telpon sebelum melakukan top up.”

Menurut saya pelayanan CS OVO kurang maksimal. saya pikir OVO akan melakukan prosedur yang sama seperti bank. Misalnya dengan menghubungi pengguna akun OVO jika terjadi kesalahan transfer/top up. Karena pengguna terkait tidak terdaftar di operator (tsel) tetapi akun OVO nya ada. saya harap OVO bersimpati menangani permasalahan seperti ini karena kelalaian bisa muncul kapan saja. Hal ini membuat saya kurang nyaman atas pelayanan CS dari OVO.

Aulia Insani Nasir
0821169516**
Sulawesi Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa
Berikan penilaian mengenai OVO:
[Penilaian Rata-rata: 2]
Tanggapan OVO atas Surat Pembaca Ibu Aulia

Dengan hormat, Sebelumnya kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami Ibu Aulia dan kerabat saat melakukan transaksi dengan OVO. Menanggapi...
Baca Selengkapnya

Loading...

9 komentar untuk “CS OVO Susah Dihubungi dan Tidak Membantu atas Kesalahan Top Up

  • 27 Juni 2019 - (10:54 WIB)
    Lha, nomer gak terdaftar di operator seluler kok bisa punya akun OVO?! Aneh bin ajaib. ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
    • 27 Juni 2019 - (14:08 WIB)
      Bisa aja dulu sempat bikin OVO waktu nomornya masih aktif lalu ganti nomor jadi sekarang nomor itu mati tapi OVOnya masih ada. Saya dulu pernah begitu. Dan sangat disayangkan respon dari OVO yang tidak bisa me-revoke uang salah topup begini. Bagi OVO emang kecil tapi bagi mereka yang mengalami tidak demikian. Mana EMPATINYA? Jangan hanya jago copas dari template doang!
      Saya juga mengalami masalah dengan OVO, bisa dilihat di tinyurl.com/komplainovo
      Saya amati OVO terus-menerus mengalami komplain di segala macam surat pembaca dan media sosial dibandingkan kompetitornya. Sepertinya memang ada yang tidak beres dengan kinerja customer service OVO. Kalau saya mending cabut deh setelah kelar masalahnya. Mengharapkan OVO memiliki kinerja seperti bank sangat berlebihan. Cashback laiknya umpan murah tapi apa iya bersedia menukarkannya dengan kualitas pelayanan model begini dan UANG SENDIRI yang luar biasa belibet pengelolaannya. Mending bank kemana-mana!
      • 28 Juni 2019 - (07:15 WIB)
        Yang membuat sy tidak nyaman dengan pelayanan ovo seperti itu mba. Call centre tdk bisa di hubungi, balasan email hanyalah hasil copas dari template, seakan-akan mereka enggan memberikan hak konsumen unk di dengarkan pendapat dan keluahannya. costumer service tdk membantu dan memiliki empati. Hal ini Sangat di sayangkan. Padahal awalnya sy berfikir OVOlah yang terbaik di bandingkan aplikasi lainnya. Jika sy bukan pengguna setia GRAB. mungkin sy akan uninstall aplikasi ini.
        • 28 Juni 2019 - (18:07 WIB)
          Saya juga pengguna Grab bahkan membershipnya sudah Gold tapi mantap untuk tinggalkan OVO akibat UANG SAYA SENDIRI yang sudah satu bulan ini tidak bisa dikelola akibat kebijakan yang menurut saya konyol (mau tutup akun baru verifikasi semuanya). Seharusnya di awal saja diclearkan OVO maunya apa: KTP, selfie, KK, SIM, atau apa. Kenapa mau ditinggalin justru data diri kita diminta semua? Aneh bin ajaib.
          Bank saja bebas mau diapain duit kita: ditarik tunai, debet, transfer, bahkan tutup akun juga bisa dan sisa saldo bisa diambil CASH. Di awal sudah jelas mereka mintanya apa yaitu KTP.
          Nih fintech masih baru sudah bikin ribet hidup banyak orang, rajin masuk surat pembaca pula. Gojek masih lebih baik kemana-mana. Sistem cashbacknya juga menurut saya lebih baik karena duit dari cahsback bisa diputer lagi buat dapat promo lain alias masih bisa dapat cashback lagi. Puter-puter saja dicashbackin semua ๐Ÿ˜€
          Beda dengan OVO yang cashbacknya (OVO points) nggak bisa dapat promo lagi dan hanya bisa dibelanjakan. Gojek juga bisa buat jemput kemana-mana kan? Yang jelas kalau Grab sudah nggak kasih promo lagi buat yang duitnya cash juga saya uninstall. Pemain cashback masih banyak dan nggak akan saya tuker untuk pelayanan kelas rendah yang menyulitkan untuk mengelola uang sendiri!
          • 28 Juni 2019 - (18:25 WIB)
            Alhamdulillah td sore sy di telpon langsung dri call senter ovo. Bahwa kesalahan top up kmren sudah di kembalikan ke akun sy . Sy bru tau ketika call center menelpon. Karena sblum nya sy sdh menarik semua sisa saldo yg ada di ovo sy. Tanpa meminta ktp dll. Terimakasih media konsumen yg sudah menghubungkan sy dengan para pelaku usaha. Semoga keluhan ibu rosa juga di dengar dan permasalahan segera di atasi.
  • 28 Juni 2019 - (19:52 WIB)
    Bagus deh kalau (kebetulan) kali ini duit salah topup bisa kembali tanpa KTP dalam waktu lumayan singkat (kasus saya lumayan belibet soalnya begitu juga banyak kasus lainnya). Kalau itu saya, mumpung uang sudah balik dengan utuh, maka akan segera menghabiskan saldo OVO lalu tinggalin aja akunnya (tutup akun perlu KTP, selfie dan nama ibu kandung, cuy :D)
    Karena belum tentu uangnya nggak akan nyangkut lagi di OVO dan bisa jadi komplain yang selanjutnya nggak berakhir happy ending seperti sekarang (lihat deh betapa ngeyelnya OVO pengen dapat KTP sampai harus mengingkari solusi yang ditawarkan sendiri seperti kasus saya).
    Setelah menanggapi surat pembaca saya ( http://tinyurl.com/y43tlt6t ) pihak OVO juga telepon saya bahkan ketika nggak diangkat mereka mulai memborbardir nomor saya dengan bertubi-tubi bagai kesetanan, di siang bolong pula, seolah nggak menyadari kalau orang lain kerjaannya nggak hanya menjawab telepon OVO. Seperti nggak ada etika saja padahal perusahaan yang katanya terpercaya. Lagipula di balasan surat pembaca itu mereka tetap ngotot minta KTP, sementara saya nggak setuju, lalu mau bicara apa lagi? Memaksa saya agar setuju dengan “solusi” mereka dan menyerahkan KTP untuk akun yang sudah mau ditutup?
    Saya sudah bilang pada OVO agar nggak perlu telepon, cukup transfer saja sesuai kesepakatan awal lalu kabari via email, tapi entah didengarkan atau tidak. Malas rasanya mengangkat telepon dari OVO yang dalam kasus saya, hanya bisa berjanji dan belum ada yang ditepati (fake promise?)
    Kita tunggu saja drama OVO yang satu ini bagaimana kelanjutannya ( tinyurl.com/komplainovo )

 Apa Komentar Anda mengenai OVO?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

CS OVO Susah Dihubungi dan Tidak Membantu atas Kesalahan Top Up

Aulia Insani 1 menit
9