Akun OVO Lenyap, tapi Tagihan OVO PayLater Muncul, Aku Harus Apa?

​Pada tanggal 29 Juni 2019, saya curiga kenapa akun OVO saya tidak terdaftar, sedangkan akun OVO ini selalu saya gunakan. Akun OVO saya tidak bisa digunakan dengan alasan nomor akun tidak terdaftar, padahal selama ini nomor saya tidak pernah sama sekali saya lakukan pergantian. Saya menghubungi pihak OVO melalui telepon, ternyata benar nomor saya diganti dengan nomor yang tidak saya kenali, “Saya katakan bahwa itu bukan nomor saya dan nomor tersebut tidak saya kenali”. Untuk menutup akun saya diminta data oleh pihak OVO melalui email.

Setelah saya melakukan pengiriman data yang diminta oleh pihak OVO, penutupan akun pun berhasil pada tanggal 5 Juli 2019 pada pukul 06:14 WIB. Terbayang kan untuk melakukan penutupan akun memakan waktu kurang lebih 6 Hari.

​Hari ke hari berlalu, masalah muncul betapa terkejutnya saya tiba-tiba pada hari Sabtu 27 Juli 2019 pada pukul 10.12 WIB saya mendapati SMS yang berisi tagihan OVO PayLater Sebesar Rp2.963.793 (Dua Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Tujuh Ratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah). Tidak itu saja tagihan tersebut juga masuk ke email saya. Bagaimana mungkin saya harus membayar tagihan tersebut sedangkan bukan saya yang melakukan transaksi tersebut? Saya mencoba menghubungi pihak OVO menjelaskan masalah yang saya terima, saya disarankan Oleh pihak OVO untuk menghubungi OVO PayLater.

Saat saya menghubungi OVO PayLater untuk bertanya perihal masalah yang saya alami, ternyata transaksi yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab itu sebanyak 3 kali transaksi yaitu pada tanggal 30 Juni 2019, 2 Juli 2019 dan 2 Juli 2019, Saat saya bertanya di merchant apa saja, sayang sekali pihak OVO PayLater tidak memberi tahu dengan alasan privasi. Dalam proses penutupan akun yang memakan waktu lama inilah saya mengalami masalah, sudah akun hilang, saldo hilang, poin hilang dan betapa apesnya mendapati tagihan OVO Paylater yang tidak saya lakukan.

​Semoga pihak OVO dapat membantu saya menyelesaikan masalah yang tidak tahu kapan akan selesai.

Salam,

Willy Vandhika R.
Musi Banyuasin – Sumatera Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan pendapat anda!



Bagaimana Reaksi Anda?
  • Suka
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Lucu
  • Kecewa

Belum Ada Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pihak yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Willy Vandhika Ramadhani

Komentar

  • Wah mirip dengan kasus saya. Tau2 dapat email dari ovo, akun sy diganti nomor hp nya. Sy tidak tau itu no hp siapa. Belakangnya 212. Sy utak-atik dan tautan email sy blm diubah. Sy ubah password ovonya sehingga bisa melihat nomor siapa yg mengambil alih no sy. Langsung telpon dan email ke ovo lapor kalau ada fraud berikut screencapture bukti2. Akun sy sudah nonaktif tapi masih muncul tagihan via sms sekali dan beberapa kali via telpon. Anehnya,setiap kali sy menjelaskan ke pihak penagih ttg apa yg sy alami, alasannya suara sy mendadak jadi putus2. Mana bisa sy memanipulasi suara. Kok anehrasanya. Tellpon dr no lain ke hp sy baik2 saja tidak ada masalah. Sinyal juga penuh.

  • Wuih ini kasus kedua OVO dalam sehari ini di MK, dan keduanya sama2 hilang saldo OVO cash, points n PayLater!!! 😱😱 Jangan mau kalo disuruh bayar PayLaternya gan. Justru agan harus minta supaya OVO balikin saldo OVO cash n pointnya!!

    Sepertinya dompet digital yg relatif tidak bermasalah saat ini adalah Go-Pay, jika dibandingin sama OVO n DANA. Sayangnya top up Go-Pay harus bayar. 😂😂

    • Top up bisa gratis kalau pake app digital milik bank te pe en :)

      Kembali ke laptop, benar2 ngeri dompet ini. Syukurlah saya bergeming ketika ditawarin produk cicilannya (baca: tidak menanggapi). Sementara cashback dari marketplace-nya begitu cukup terkumpul selalu langsung segera saya pake ulang untuk bayar tagihan dll.
      Dana buat ambil promo ojek online selalu baru saya isi ketika mau dipakai (top up gratis kan hehehe) & itu pun isinya pas-pasan. Dapat cashback, yah dikumpulin sampe cukup buat bayar di marketplace-nya.
      Begitu doang saya make nya.

Bagikan
Penulis
Willy Vandhika Ramadhani