Dibohongi dan Dipermainkan Telkom: Deposit di Awal, Pemasangan WMS Tidak Jelas Pengerjaannya

Ditengah pandemi COVID-19 ini, saya membutuhkan jaringan internet untuk Learning From Home dan Work From Home sesuai instruksi pemerintah. Untuk itu saya mengambil layanan internet Telkom, yaitu Paket WMS. Setelah mengontak salah satu sales WMS, saya ditelepon dan diminta untuk deposit awal, sesuai nilai paket yang dipilih yaitu Rp329.000. Saya langsung membayar pada 11 Mei 2020, hari itu juga melalui internet banking dengan nomor referensi 02111362.

Esoknya, seorang teknisi datang dan tidak bekerja. Hanya mengatakan bahwa jaringan penuh, dan menjanjikan akan dipasang jaringan. Saya bertanya, siapa yang harus saya kontak untuk ini. Katanya tidak perlu kontak, karena dia akan laporan ke atasan untuk pemasangan jaringan. Saya mengontak kembali sales yang menghubungi saya. Dia malah seenak jidat menawarkan refund, dengan alasan jaringan penuh; yang ternyata bohong.

Saya bertanya pada dua tetangga saya yang rumahnya dialiri kabel fiber Telkom. Berapa lama biasanya proses pemasangan internet. Ternyata paling lama 2 hari, dan salah satu tetangga saya itu sudah tidak lagi berlangganan Telkom. Lucunya, tiga buah tiang Telkom hanya memuat dua kabel fiber menuju masing-masing tetangga saya itu, sementara salah satunya sudah tidak berlangganan. Jadi kenyataan di lapangan: tiga buah tiang hanya untuk 1 orang (bukti foto terlampir).

Jaringan sepi dibilang penuh. Hanya untuk 1 pelanggan pilihan.

Dalam hal ini sudah terbukti Telkom melakukan diskriminasi (pilih-pilih) pelanggan dan membohongi (jaringan dikatakan penuh, padahal banyak kosong). Hina sekali sebagai BUMN yang harusnya bekerja sesuai kebijakan pemerintah (dalam hal ini mendukung WFH dan LFH) dan melayani rakyat, Telkom justru malah melakukan diskriminasi dan pembohongan (melayani ‘rakyat’ tertentu saja dan berbohong tentang keadaan di lapangan).

Kemudian saya bertanya pada sales yang mengontak saya. Saya tidak minta refund. Kemudian dia mengatakan akan pasang jaringan. Namun tidak jelas kapan dipasangnya. Saya bertanya jadwal pemasangan melalui CS @IndiHome di Twitter. Dijanjikan dipasang dalam 3 x 24 jam, ternyata bohong; kemudian mundur 7 x 24 jam, dan ternyata bohong lagi.

CS menjawab hanya sebagai formalitas dan menggunakan bahasa-bahasa semacam “koordinasi”, “follow up“, “progress“, dll yang sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya yaitu, Kapan jadwal pasang jaringan untuk rumah saya? Selalu dijawab secara berbelit-belit dan tidak nyambung dengan pertanyaan. BUMN sekelas Telkom tidak punya jadwal kerja yang jelas? Rasanya lucu dan tidak mungkin.

Dikatakan bahwa deposit di awal adalah sebagai bukti keseriusan pelanggan. Sementara Telkom boleh tidak serius dalam bekerja. Saya juga punya bukti-bukti pembohongan oleh oknum Telkom (ada screenshot chat oleh CS @Indihome yang semuanya jawaban bohong).

Dari kronologi yang saya sampaikan, berikut poin-poin pelanggaran yang dilakukan Telkom :

1. Pembohongan terhadap konsumen:

a. Mengatakan jaringan penuh padahal ada 3 buah tiang Telkom hanya untuk 1 pelanggan.
b. Mengatakan akan dikerjakan 3 x 24 jam padahal tidak dikerjakan.
c. Mengatakan akan dikerjakan dalam 7 x 24 jam padahal tidak dikerjakan.
[Pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Tanggal 20 April 1999, Tentang Perlindungan Konsumen pasal 7c dan pasal 16)

2. Diskriminasi : sebagaimana poin 1a, hanya ‘rakyat’ tertentu yang dipilih untuk dijadikan pelanggan.
[Pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Tanggal 20 April 1999, Tentang Perlindungan Konsumen pasal 7c]

Untuk itu, saya hanya meminta kejelasan jadwal pengerjaan pemasangan jaringan di tempat saya, dan saya mohon agar oknum-oknum Telkom yang nakal yang melakukan pembohongan atau manipulasi segera diberikan sanksi. Karena selain membuat buruk Telkom sebagai BUMN, juga merugikan masyarakat yang sedang berjuang dalam pandemi COVID-19 ini melalui cara WFH dan LFH sesuai instruksi pemerintah.

NOREG: SC-504326460
TIKET: IN67338255

Nurul Ilmiati
Sleman – Yogyakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom Indihome:
[Total:2    Rata-Rata: 1.5/5]
Tanggapan PT Telkom Regional IV atas Surat Ibu Nurul Ilmiati

Dengan hormat, Terimakasih kepada Mediakonsumen.com yang telah berkenan memuat Ibu Nurul Ilmiati pada tanggal 20 Mei 2020 berjudul “Dibohongi dan...
Baca Selengkapnya

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom Indihome?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Dibohongi dan Dipermainkan Telkom: Deposit di Awal, Pemasangan WMS Tid…

oleh Nurul dibaca dalam: 2 menit
0