Telkom Terindikasi Berbohong Terkait ODP Terdekat Penuh

Sebelumnya terima kasih kepada Media Konsumen.

Terkait dengan PERMOHONAN pasang baru dan Tulisan saya:

Dan tanggapan dari PT TELKOM:

Kemudian setelah menuggu 12 hari kami menerima email PEMBATALAN dari customercare@telkom.co.id. Isi email:

“Berdasarkan email yang kami terima, setelah kami cek pada nomor registrasi MYIR-10195315200002 permintaanya tidak dapat dilanjutkan (tercancel) dikarenakan ODP terdekat saat ini sudah full,” dan, “berdasarkan pesan email yang kami terima, perihal pemasangan barunya, kami infomasikan jika rekan kami telah melakukan kunjungan ke lokasi namun ODP terdekat saat ini sudah full, maka permintaan Bapak/Ibu tidak dapat ditindaklanjuti”.

ODP Penuh itu BOHONG !! Faktanya saya dan warga setempat mengunjungi ODP TERDEKAT ke rumahnya Rayan Fahrezi, ODP yang dimaksud itu ternya TIDAK PENUH. Kami juga mendokumentasikan ODP yang berkapasitas 8 port itu, yang terisi 2 port saja pada hari Jumat, 19 Juni dan sisa 6 port dalam keadaan KOSONG.

Kami konsumen sangat menyayangkan terkait pernyataan-pernyataan PT Telkom yang berpotensimelakukan PEMBODOHAN PUBLIK, yang kemudian patut dipertanyakan lagi Telkom yang berkomitmen mencerdaskan bangsa serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat bangsa dan Negara Republik Indonesia.

PT TELKOM harus menjelaskan ke masyarakat serta penyelesaiannya terkait semua rentetan masalah yang ada saat ini. Dari paket Indihome Learning From Home sebenarnya untuk siapa? Serta sampai kapan ODP PENUH berpotensi KEBOHONGAN, asal ada alasan saja untuk pembatalan pemasang Indihome ke konsumen? Sampai harus DEPOSIT agar konsumen bisa terdaftar, yang ujung-ujungnya pembatalan juga, kemudian upaya percepatan pengembalian DEPOSIT seperti apa ya? Terkesan ada upaya pembiaran setelah PT TELKOM menerima DEPOSIT dari konsumen.

Kita semua paham ya, negara mengatur perlindungan konsumen melalui UU No.8 Thn 1999. PT TELKOM TOLONGLAH hargai konsumennya, kami berharap hal serupa tidak terjadi lagi.

Cc:

  • Kementrian Badan Usaha Milik Negara (jdih@bumn.go.id / www.Bumn.go.id/halaman/kontak).
  • Kementrian komunikasi dan informatika (humas@mail.kominfo.go.id).
  • DPR-RI Komisi VI bidang BUMN (bag_humas@dpr.go.id / bag_pengaduan@dpr.go.id).
  • Mediakonsumen.com
  • Detik.com

Data pendukung/terkait (NOTE: request dari penulisnya sendiri).

Update : Hari ini Senin, 15 Juni 2020 pukul 14:30 kami dihubungi oleh petugas dari kantor Telkom Kotamobagu dengan nomor telepon 043423155, terkait pembatalan pasang baru.
Ebhy Saruni
Kotamobagu, Sulawesi Utara
Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom Indihome:
[Total:21    Rata-Rata: 2.3/5]
Tanggapan PT Telkom Witel Sulut & Malut untuk Bapak Ebhy Saruni

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca bapak Ebhy Saruni Kotamobagu – Sulawesi...
Baca Selengkapnya

Loading...

3 komentar untuk “Telkom Terindikasi Berbohong Terkait ODP Terdekat Penuh

  • 26 Juni 2020 - (17:50 WIB)
    Permalink

    Semoga tidak seperti kejadian ditempat Saya (bukan indihome), petugas malas pasang karena gak dapat uang lebih, dia cari pelanggan lain yang sangat pengen pasang, dan Petugas bilang gak bisa, bisa dijadikan loloskan, asal bayar uang lebih.

  • 27 Juni 2020 - (00:20 WIB)
    Permalink

    Saya juga mengalami hal yang sama. Pengajuan pemasangan indihome oleh kantor saya untuk dirumah saya belum terealisasi dari bulan Maret sampai sekarang karena kata teknisnya panel ODP full, tapi saya tidak diperlihatkan secara langsung kondisinya..Setelah adanya kejadian ini saya jadi curiga kalau panel ODP dikomplek saya tidak benar2 full, semoga ada pihak telkom yang baca keluhan saya dan memberikan solusi yang terbaik karena saya didaftarkan indihome oleh kantor untuk bekerja selama dirumah, apalagi kalo tidak salah baru ada pergantian direksi di PT Telkom

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom Indihome?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Telkom Terindikasi Berbohong Terkait ODP Terdekat Penuh

oleh Ebhy Saruni dibaca dalam: 1 min
3