Ternyata Memesan Hotel Tutup Melalui OYO

Saya melakukan booking penginapan melalui OYO pada tanggal 5-6 Juli 2020 di Puncak Jaya Darajat Kab Garut sebanyak 4 kamar. Pihak OYO meminta pembayaran 1 kamar di awal, sisanya bayar di hotel. Saat itu juga saya langsung membayar via Alfa Mart sebesar Rp115.824.

Namun tanpa disangka, setelah tiba di hotel ternyata hotelnya tutup, semuanya gelap gulita, hanya ada satu orang penunggu yang tidak bisa diminta konfirmasi apa-apa. Padahal saat itu saya sudah mengajak keluarga besar dari Bandung untuk menginap di hotel Puncak Jaya Darajat. Terus terang saya sangat kecewa dan malu.

Karena di lokasi tidak ada orang yang bisa dimintai pertanggungjawaban, saya lantas mengajukan refund melalui aplikasi yang secara otomatis membatalkan pesanan saya. Karena mau dilanjutkan bagaimana kalau hotelnya tutup?!

Saya sudah coba telepon pihak OYO, katanya akan ada Pihak OYO yang menghubungi kurang lebih 2 hari untuk menyelesaikan refund, namun sudah 4 hari berlalu belum ada tanda tanda itikad baik dari OYO, bahkan email dari saya tidak dibalas. Malah terakhir saya buka inbox email ada email dari OYO yang menyatakan saya membatalkan pesanan dan harus membayar biaya pembatalan sebesar 115.824.

Jadi pada kesempatan ini saya mau menyampaikan:

  1. Saya mengajukan refund karena hotel tutup
  2. Harusnya pihak OYO tidak membuka/menjual penginapan yang tutup apalagi menerima pembayaran (transfer alfamart)
  3. Kecewa atas pelayanan OYO

Terima kasih Media Konsumen.

M Jafar Shiddiq
Komp. Nusa Jaya, Jayaraga, Garut

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai OYO:
[Total:32    Rata-Rata: 2.1/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

9 komentar untuk “Ternyata Memesan Hotel Tutup Melalui OYO

  • 12 Juli 2020 - (05:33 WIB)
    Permalink

    Ngak perlu heran, management mereka amburadul, mereka (OYO) lebih memikirkan kuantitas jumlah Hotel dgn maksud mendapat banyak pelanggan tamu, serta pada akhirnya kwalitas servis dan pelayanan thp tamu menurun.
    Seperti kejadian yg saya alami saat Liburan Akhir tahun 2019kyang lalu. Saat saya booking online dgn membayar penuh, saat tiba di hotel yg saya pesan, saya mendapati sdh tidak ada lagi kamar yang kosong di hotel yang telah saya booking tersebut. Sulit meminta refund dr OYO, dan akhirnya saya iklaskan saja uang yg telah saya bayar utk booking kamar tsb.
    Mereka juga menerapkan “Predator Price” dlm menjalankan bisnis dengan tdk mengindahkan Hak Pemilik Property dgn layak dlm arti OYO menerapkan harga semurah mungkin dan mereka tdk mau tau dan tutup mata entah pemilik property untung atau rugi akhirnya.

  • 12 Juli 2020 - (06:51 WIB)
    Permalink

    Saya punya hotel dan menjadi mitra OYO sudah 4 bulan ini OYO tidak membayar HAK sesuai perjanjian jadi ya maklum sebagai mitra kita tolak konsumen,,,kita juga gak mau rugi dengan menerima konsumen tp tidak mendapat HAK kita

    • 12 Juli 2020 - (09:45 WIB)
      Permalink

      Saya juga punya 2 hotel kerjasama dg OYO ternyata sejak terakhir tgl 27 Perbruari hak saya tdk dikadoh oleh OYO, bahkan malah saya yg ditagih krn OYO ini seenaknya menghitung2 sendiri dan rekonsiliasi itu tdk syah krn hanya sepihak.
      Konyol kerjasama dh OYO ini karena identik dg Penipu dan Maling aja karena Pemilik Hotel rugi dan apapun persoalan operasional Hotel yg ada dilapangan OYO tdk pernah mau tahu.

  • 12 Juli 2020 - (06:53 WIB)
    Permalink

    OYO sangat buruk,,saya ingatkan bagi pemilik hotel jangan sampai tertipu dengan janji2 OYO karna mereka smua penipu

  • 12 Juli 2020 - (10:54 WIB)
    Permalink

    Saya memilili.hotel bekerjasama sama dengan OYO dan Reddoorz …kedua perusahaan tersebut tidak membayar kewajiban sesuai kontrak yang mereka buat dengan draft / standard mereka , dan se enaknya pula merubah isi kontrak …saya rasa bukan saya saja yang dirugikan ,banyak.mitra yang jadi korban…kalo customer menjadi korban seperti ini …mungkin saja pemilik hotel tersebut menurut hotel karena ada masalah internal dengan OYO …saya berharap dengan adanya media konsumen ini ..OYO dan Reddoorz membaca keluhan kami dan mendapat respons …saya sudah mengirimkan somasi sajs belom.ada tanggapan positif …apalagi cuma nulis di media …

  • 12 Juli 2020 - (11:23 WIB)
    Permalink

    mendengar ini gw langsung uninstall oyo dan ajak yg lain uninstall jg.. ngeri bos, misal dh niat piknik sampe luar kota/provinsi tp pas sampe sana berharal istrhat nyaman malah ZONK!!

 Apa Komentar Anda mengenai OYO?

Ada 9 komentar sampai saat ini..

Ternyata Memesan Hotel Tutup Melalui OYO

oleh Jafar dibaca dalam: 1 min
9