UKM Pengrajin Golok Tidak Boleh Berjualan di Lazada

Lazada Tidak Mendukung Pengusaha UKM sesuai misi dan visi pemerintah.

Kami adalah pengrajin dari Sukabumi, mata pencaharian kami adalah membuat alat membuat perkakas rumah semacam golok, pisau dapur, pacul, garpu, pahat dll berdasarkan berbahan logam, Kami bertahun tahun berjualan di salah satu marketplace lain (bukalapak), mereka memberikan kami angin segar, mereka tidak menghapus produk kami atau men-suspend akun kami sehingga kami bisa merasakan era digital dengan berjualan alat kaum bawah ini.

Konsumen kami cukup jauh karena apa yang kami buat kebutuhan orang yang ada di kampung seperti daerah Papua, Sulawesi dan sangat itu sangat membantu kami untuk bisa berjualan. Kami hanyalah seorang pengrajin anak bangsa dengan keahlian turun temurun karena barang yang kami buat tidak semua daerah bisa membuatnya. Kami merasa dengan berjualan online ini bisa memperluas penjualan kami ke seluruh daerah. Kami tidak mengerti apa itu CEO, kami tidak mengerti apa itu AGC, jika pemerintah selalu mencanangkan era digital ecommerce dll. Tapi kenapa Lazada melarang kami untuk berjualan. Haruskah kami kembali ke masa lalu berjualan dengan membawa barang dengan kami keliling kampung bertatih-tatih seperti leluhur dan orang tua kami dulu?

Di sisi lain kami melihat barang impor dari China jenis golok (atau machette kalian sebut) banyak bisa dijual, tapi kenapa kami tidak boleh? Dengan alasan itu senjata tajam, lha kalau tidak tajam kemungkinan kami akan disebut penipu karena kami menjual alat golok potong daging, potong dahan, potong pohon cacah tulang. Apa kalian menggap golok adalah senjata perang untuk menusuk orang? Parang untuk menyabit orang atau menyabit rumput semua bergantung orang mengunakanya secara bijak. Apapun yang kita buat jika kita menggunakan dengan tidak secara bijak dan tidak menyalahi ATURAN AKAN MERUGIKAN SETIAP ORANG.

Kami menjual golok cincang, golok tebang pohon, pisau sembelih hewan bukan sembelih manusia. Jika aturanya kurang begitu bijak ketika orang berjualan panah yang jelas bisa membunuh orang dengan alasan perlengkapan olah raga kenapa bisa dijual? Bagaimana orang yang akan memotong pohon berkebun mereka di luar Jawa? Bagaimana ketika hewan disembelih dengan golok sembelih, apakah bisa dengan panahan?

Berilah kami sebagai pengrajin kecil yang mungkin bisa membantu ekonomi kami di era covid ini, karena kami tidak bisa berjualan ke sembarang tempat dengan berkeliling. Kalian jangan memikirkan segi negatifnya dulu ketika masih ada unsur positif. Barang yang kami jual semua adalah perkakas rumah bukan alat pembunuh manusia. Golok dan kujang adalah kerajian asli. Keris adalah alat pusaka bukan alat pembunuh seperti senjata angin dan senjata api. Tergantung manusia itu kami uraikan di atas.

Tolonglah beri kesempatan kami sebagai anak negeri, akankah golok ini punah? Akankah keris ini punah? Akankah Kujang ini punah sebagai pusaka nusantara? Akankah warisan leluhur kami ini hilang ditelan aturan? Di tempat kami tinggal satu demi satu yang bertahan. Dengan marketplace mereka terbantu karena kami bisa menjual tanpa batas, lalu kenapa Lazada melarang kami dan memberikan kita poin non aktif atau suspen akun ketika kami menjual golok berkebun, jelas disana memberikan kategori perkakas rumah multifungsi.

Sebelum kami berjualan kami memilik izin yang jelas dari berbagai intansi terkait. Golok adalah alat berkebun bahkan berbagai fungsi lainnya dan kegunaan sejak zaman dulu. Pihak Lazada tolong kebijakannya dilihat kembali pisau dapur, golok, pahat, keris, kujang, garpu, pacul, semua perkakas jangan disamakan dengan senjata tajam yang tidak jelas fungsi dan kegunaannya apalagi paedahnya. Tapi pihak Lazada menyamakan alat yang kami jual adalah kategori senjata tajam berbahaya tanpa melihat secara detail. Karena banyak sekali barang impor dari China yang dijual di Lazada tanpa ada kebijakan poin dan suspend. Tolong berikan anak negeri ini pun kesempatan jangan pandang kami pengrajin kecil sebelah mata, kami adalah penerus warisan kerajian handmade yang akan punah.

Kami adalah UKM yang diberi izin bahkan dibina didukung oleh pemerintah bukan ilegal. Kami dianggap oleh pemeritah orang yang melesatarikan kerajinan khas Sunda, tapi kalian membunuh kami secara ekonomi. Kami diberikan modal oleh pemerintah, kami diberikan apapun yang kami butuhkan, kami diberikan pengarahan agar bisa berkembang memberikan masukan untuk berjualan online, tapi Lazada menjegal marketing kami secara online.

Di era order baru bahkan kami dikunjungi oleh Bapak Suharto beserta 7 menteri, mereka bangga dengan kami pengrajin logam terbesar di Jawa Barat. Tapi kalian menjegal kami secara tidak bijak, kami adalah pengrajin bukan penjahat yang membuat peralatan pembunuh tapi perkakas kebutuhan rumah.

Dodi Robiansyah
Kp Cikukulu, Desa Cisande, Kec Cicantayan
Sukabumi

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan Lazada atas Surat Bapak Dodi Robiansyah

Redaksi yang terhormat, Menanggapi surat pembaca di Media Konsumen tertanggal 30 Oktober 2020, mengenai “UKM Pengrajin Golok Tidak Boleh Berjualan...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Sabar ya kang...
    Btw jualan di tokped dan shopee jg bang...
    Traffic mereka jauh drpd lazada. Dan mgkn ngga seketat itu

  • Kalo yg punya bukan anak bangsa jangan heran kang, mending ke marketplace yg punya pujangga2 dalm negri aja.

  • Tetap Semangat bang!!!
    Masih banyak market place yg lain.
    Saya pelanggan tetap sope bang.
    Dan jutaan pelanggan juga ada disitu.
    semoga usahanya berkah bang sukses selalu