Dugaan Penyalahgunaan dan Kebocoran Data Kartu Kredit HSBC

Selamat malam,

Saya pengguna kartu kredit HSBC sejak 2015 lalu, dan setiap bulan saya selalu rutin menggunakan kartu kredit ini dengan pembayaran tepat waktu. Saya menikmati pelayanan dari HSBC yang menurut saya baik. Sampai tanggal 12 Juli 2021 kemarin, saya menerima SMS notifikasi dari HSBC bahwa saya telah bertransaksi dengan kartu kredit saya 4096 75xx xxxx 0127 sejumlah IDR 209.000 di APPLE.COM/BILL sejumlah 3 kali transaksi berturut-turut (total IDR 627000). Padahal saya tidak punya Iphone dan tidak pernah bertransaksi online di website tersebut.

Transaksi tersebut juga tidak menggunakan OTP yang dikirimkan SMS seperti biasanya, namun lolos dan kartu saya tidak tertolak sehingga transaksi pun berhasil sampai 3 kali.

Saya menghubungi CS di 1500808 yang cukup sulit juga saya hubungi. Setelah tersambung ke CS bagian pemblokiran kartu, akhirnya kartu saya diblokir, dan segera dikirimkan kartu yang baru. Sedangkan mengenai transaksi di APPLE.COM tadi, CS seolah menyalahkan saya dengan berkata kartu bapak cukup aktif digunakan, dan ada juga transaksi online dengan MyBlueBird sebelumnya. Saya ingat apps MyBlueBird ini meminta 3 angka belakang kartu dan kode OTP dengan mengakses web konfirmasi VISA. Ketika ada transaksi di APPLE.COM, tidak ada permintaan OTP, dan saya juga tidak memesan layanan di sana.

Kemudian saya hubungi lagi CS kedua dengan Phil, mengatakan bahwa transaksi saya tidak bisa ditolak, dengan alasan belum terposting di-sistem, dan menyuruh saya untuk menghubungi 3 hari kerja lagi agar sudah terposting, dan nanti membuat surat pernyataan keberatan yang akan dievaluasi maks. 45 hari kerja.

Kemudian saya hubungi lagi CS ketiga di bagian penutupan kartu, beralasan yang sama bahwa tidak bisa tutup kartu karena ada transaksi yang menggantung, jika ingin tutup kartu harus dibayarkan semua dulu termasuk transaksi menggantung dari APPLE.COM/BILL tadi.

Maksud saya adalah, mengapa bisa terjadi dugaan penyalahgunaan carding ini? Saya tidak dimintai OTP, namun transaksi approved. Dan Ketika saya konfirmasi sanggahan malah beralasan transaksi belum terposting. Justru ketika belum terposting, seharusnya pihak HSBC bisa decline transaksi tersebut ke merchant.

Ini merupakan kejadian yang kedua kalinya, sebelumnya saya juga pernah mengalami percobaan carding pada kartu HSBC saya sebelumnya 4096 75xx xxxx 0546 mendapatkan SMS OTP untuk transaksi pembelian HP OPPO IDR 4,6 juta dari akulaku.com yang bukan transaksi saya. Singkatnya, kemudian kartu saya diblokir dan diganti ke xxx 0127 sekarang ini dan transaksi tersebut gagal karena security OTP.

Selain itu, juga saya sering sekali ditelepon oleh pihak HSBC (dengan nomor HP pribadi) menawarkan dana tunai, asuransi, dll, sampai pihak lain yang bukan HSBC bisa dapat telepon saya. Ketika saya tolak, besok banyak SMS/telepon lain lagi, juga pernah menelepon jam 1 dan jam 3 malam juga weekend. ​

Saya kecewa dengan HSBC, tidak membantu customer malah terkesan mempersulit. Saya 2 kali mengalami kejadian serupa, dan yang kedua ini saya harus membayarkan 3x transaksi APPLE.COM tadi. Dan saya juga meragukan system keamanan dan kerahasiaan data saya di HSBC, karena Cuma HSBC yang saya alami begini. Citibank, BCA, CIMB Niaga, BNI, UOB, dan kartu saya yang lain semua pelayanan helpful dan transaksi SECURE.​

Mohon penyelesaiannya. Terima kasih.

Yogi Prabowo
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:9    Rata-Rata: 3.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

14 komentar untuk “Dugaan Penyalahgunaan dan Kebocoran Data Kartu Kredit HSBC

  • 15 Juli 2021 - (20:14 WIB)
    Permalink

    Kebeneran saya juga pemegang KK HSBC Premier. Saya bagi pengalaman saja yah.

    “Kemudian saya hubungi lagi CS ketiga di bagian penutupan kartu, beralasan yang sama bahwa tidak bisa tutup kartu karena ada transaksi yang menggantung, jika ingin tutup kartu harus dibayarkan semua dulu termasuk transaksi menggantung dari APPLE.COM/BILL tadi.”
    ===>>> Transaksi yang masih menggantung tidah bisa disanggah hingga transaksi tsb diposting. Saya rasa CS benar, dan apabila dalam kurang lebih 7 hari dari pihak merchant masih blm mempostingnya, transaksi tsb batal secara otomatis. CMIIW.

    Saya pernah di hack sekitar 100juta dan karena semua tidak ada OTP makanya saya berhasil menang melakukan sanggahan. Gampang koq bagi pihak bank melakukan verifikasi kalau ini transaksi pemegang kartu atau bukan.

    Semoga semua berjalan lancar yah.

    • 15 Juli 2021 - (20:55 WIB)
      Permalink

      Paling tidak blokir dulu kalee. Mumpung belum diposting langsung sanggah dulu, aneh CS nya.
      Btw, HSBC masih ada ya?
      Saya di SMS ada transaksi mencurigakan di CC langsung minta CS nya blokir kartu saya, lalu sampaikan masalah anda. Karena tidak diblokir maka terjadi lagi. Bingung saya ini salah siapa. Baru tahu ada kejadian begini
      Soalnya nggak semua kartu kredit ada otpnya.

  • 15 Juli 2021 - (21:06 WIB)
    Permalink

    Kalo tanpa otp kemungkinan besar dibalikin koq. Apalagi kalo sdh dimasukin media begini 😁😁

    • 16 Juli 2021 - (06:31 WIB)
      Permalink

      tp kadang susah itu alasanya kelalaian melulu, hsbc kurang dlm layanan, yg gantung iklasin byr full balanca 0 sgr tutup biar adem krn hsbc memang mnurut sy tdk melayani dg baik ataw krn sdikit penggunanya atw nasabahnya kali

  • 16 Juli 2021 - (04:28 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami kejadian yg sama seperti ini, Kartu Kredit Saya CIMBNiaga. Pada tgl 24 Februari 2021, saya dapat SMS notifikasi transaksi di Microsoft SGP sebesar Rp 959.999.

    Saya kaget koq ada transaksi itu (tidak ada OTP). Langsung Saya email ke 14041, saya jelasin bla bla bla. Lalu saya telp 14041 u/ pemblokiran Kartu Kredit.

    Di hari yg sama email pun dibalas sama CS, saya dikirimin Form Dispute. Lalu Saya langsung isi, dan kirim balik beserta scan KTP & Kartu Kredit bagian depan.

    Lalu ada balasan dari CS, bahwasanya laporan Saya akan diinvestigasi maksimal sampai bulan September 2021.

    Pas tgl 25 Mei 2021, ada sms dari CIMBNIAGA mengatakan bahwa proses sanggahan transaksi Kartu Kredit CIMBNiaga sebesar Rp 959.999 telah selesai & tidak menjadi tagihan.

  • 16 Juli 2021 - (06:26 WIB)
    Permalink

    iya, memang cc HSBC, kurang aman, jg cs nya mutar mutar jawabnya sdh gitu dihubungi sgt susah cs nya, terhubung nya kayaknya cs nya sdikit dan kurang melayani tutup sj lah hsbc jg promonya biasa biasa sj, cc bank lain msih bnyk yg lebih baik dari layanan maupun promonya

  • 16 Juli 2021 - (08:50 WIB)
    Permalink

    Setau saya soal OTP itu tergantung ecomerce karena ada ecomerce yang sudah pakai verified by visa atau mastercard secure dan ada yang belum,, nah untuk ecomerce yang belum pake transaksi bisa lolos tanpa OTP seharusnya ada pihak regulator yang mengatur untuk semua transakai online harus pakai OTP verified by visa dan mastercard secure. Saya juga pemegang CC HSBC dan pernah ngalamin kejadian begini tapi untungnya pihak hack memakai ecomerce yang pakai verifeid by visa sehingga ada OTP dan dia tidak berhasil menjebol CC saya,, nah dari pengalaman itu saya kapok pakai CC untuk traksaksi online apapun itu,, makanya saya kembali lagi ke sistem lama yaitu transaksi offline atau mesin EDC saja.

  • 16 Juli 2021 - (11:47 WIB)
    Permalink

    tidak semua transaksi dan tidak semua website memakai OTP, hanya karena anda transaksi di blue bird butuh OTP, tidak berarti semua transaksi ada di internet butuh OTP..

    “serius? ”
    – serius
    “nda aman dong?”
    – ya gmn lagi, bukan kita ataupun bank nya yang atur, kartu kredit yang ngeluarin bank, tapi sistem nya kebanyakan dari visa,mastercard,amex
    “tapi kartu saya di bank A B C D ada OTP kok!”
    – itu bank nya atau e commerce/website nya? apple memang ada beberapa kali transaksi saya pernah lakukan tidak pakai kok, transaksi di google play juga nda, rasanya kebanyakan kalau di luar indo tidak pakai sistem yang sama memang

    “terus kok bisa dibobol keamanan nya?????”
    keamanan kartu kredit itu sangat rendah, kecuali anda tahu cara jaga nya
    pencuri nya cm butuh tau, nama, nomor, tanggal exp sama cvv
    informasi tersebut semua ada di kartu anda, 3 pertama ada di depan, 1 dibelakang, kemungkinan paling besar ya dari transaksi di restoran/toko atau apa pun
    kemungkinan lain ya ada database leak di ecommerce yang pernah anda pakai belanja
    atau phising

    “saya ga pernah ngasih kartu kredit saya kok, buat belanja, fisik maupun ecommerce?!?!?!”
    ya terserah sih mau bilang nya gmn, faktanya ada yang tahu data anda, dan sudah dipakai, entah sadar atau tidak, data tersebut sudah diambil

    moga bisa dikembalikan uang anda, karena kalau memang bukan transaksi anda, sudah seharusnya dikembalikan

  • 16 Juli 2021 - (14:07 WIB)
    Permalink

    Hsbc…lgi sy jg pernah…d gunakan d aku laku dpt otp smpai 3x akhirnya ada yg tlpon menggunakan nomor 0000000 semua..untung nya gagal mereka jebol krena sy tdk memberikan otp,. nomor yg masuk aneh..🤣

  • 16 Juli 2021 - (14:32 WIB)
    Permalink

    Kasus menarik ini… Tanpa OTP bisa lolos…
    Ijin nyimak komentator para pakar.

    Kejar terus ke HSBC gan….

    • 16 Juli 2021 - (20:24 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas atensinya rekan-rekan.
      Saat ini saya sedang mengajukan form sengketa penipuan/form sanggahan pemegang kartu ke creditcards@hsbc.co.id sesuai dengan info dari CS.
      Saat ini belum ada tanggapan dari HSBC, baru email balasan otomatis yang meminta mencantumkan no kartu. Saya kirimkan ulang, reply dari mesin tetap sama. Belum ada balasan dari bagian terkait yang menangani ini.
      Dan juga belum ada tanggapan dari HSBC di surat pembaca ini.

  • 19 Juli 2021 - (01:40 WIB)
    Permalink

    Hi mas Yogi, kebetulan saya juga mempunyai kasus dengan CC HSBC yang sama dimana ada transaksi mencurigakan dari website yang sama per tanggal 17 Juli kemarin, dengan nominalnya adalah 2x penarikan Rp.729.000 (total 1.558.000).
    Untuk sementara kartunya udah diblokir otomatis dari sistem, tapi saya kesulitan buat nelpon CSnya untuk konfirmasi karena beberapa kali tidak tersambung dan sudah menghabiskan banyak pulsa tentunya. Apakah ada cara lain selain menelpon CS untuk menanyakan permasalahan ini nggak ya?

    • 19 Juli 2021 - (16:15 WIB)
      Permalink

      Hi Mas Vicky,
      Ternyata ada juga yang seperti saya ya, waktu tanggal saya kejadian 12 Juli itu juga saya kesulitan untuk menghubungi CS di 1500808 mau blokir kartu, sampai ada transaksi lagi 2x.
      Saya juga berkali-kali telp ke CS juga membuang-buang pulsa untuk kejadian ini. Info dari CS, download form sengketa penipuan/fraud dispute form HSBC kemudian kirim formnya ke creditcards@hsbc.co.id dengan subject Surat Penyanggahan (spasi) no kartu.
      Semoga membantu,
      Terima kasih

      • 19 Juli 2021 - (19:53 WIB)
        Permalink

        Jgn ke 1500xxx – mahal.

        Telp aja ke +622125514722 (Premier) atau (6221) 2552 6603 (Non Premier)

 Apa Komentar Anda?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Dugaan Penyalahgunaan dan Kebocoran Data Kartu Kredit HSBC

oleh Yogi dibaca dalam: 2 menit
14