Penipuan Berkedok Customer Service Bank

Pada tanggal 1 Agustus 2021, saya sebagai pengguna aplikasi BRIMO Bank BRI bermaksud mengeluhkan tentang mobile banking yang error.

Kemudian ada yang mengirim whatsapp saya mengaku sebagai cs BRI, saya dikirimkan OTP dari BRI langsung, dan saya masuk ke linknya. Karena saya panik untuk menebus obat, akhirnya saya ikuti langkah-langkahnya. Dan seketika dana saya ludes 2 juta, padahal saya hanya punya uang segitu ditengah pandemi seperti ini.ย 8528082211149022 Itu nomor rekening Bank Permata dari orang yang nipu saya.

Dan setelah saya telepon call centre Bank BRI, malah menyalahkan saya karena memberi sms. Dan dana saya tidak bisa kembali. Saya tahu 2 juta itu gak seberapa untuk kalian, Kenapa bank terbesar di Indonesia, smsnya bisa disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab?

Dan Bank Permata kenapa bisa membukakan rekening bagi orang terindikasi penipuan seperti ini? Saya sangat kecewa dengan Bank BRI dan Bank Permata.

Marchelina
Bogor

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:22    Rata-Rata: 2.9/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

25 komentar untuk “Penipuan Berkedok Customer Service Bank

  • 1 Agustus 2021 - (19:38 WIB)
    Permalink

    Cs asli itu centang biru dan tidak pernah meminta kode atau pun memberi link apapun bahaya jika sudah kasih otp penipu bisa sesuka hati mengambil uang jadiin pengalaman aja agar tidak terulang lagi nanti

    5
    1
  • 1 Agustus 2021 - (20:35 WIB)
    Permalink

    Wkwkwk. coba kasih screenshot yg tiba tiba ada yg mengirim WhatsApp, perasaan ss diatas situ yg kirim duluan “MALAM”.. Aneh ya ko bisa ada aja yg percaya no cs bri pake no biasa. dan diminta ini itu dikasih. ya jelas lah cs call center menyalahkan pengguna nya jelas kasih SMS ke penipu.

    Haduh.. Anggap aja buang sial kedepannya lebih berhati2 lagi. rezeki udah ada yg ngatur moga dapet rezeki lagi..

    8
    1
    • 2 Agustus 2021 - (07:16 WIB)
      Permalink

      Jaman makin maju,jaman makin modern …kejahatan juga makin maju….udah gak level malak,rampok secara langsung…tapi maen online…..terima kasih sudah upload di sini karena bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu belajar berhati hati dan waspada,dan semoga urusan anda di permudah dan rejeki ada yang ngatur,semoga bisa ikhlas dan mendapatkan ganti rejeki yang lebih…amin

  • 1 Agustus 2021 - (20:42 WIB)
    Permalink

    “Saya kirimkan OTP….”
    Padahal itu dilarang, dan larangan datang bersamaan dengan OTP.
    Tapi sudahlah. Semoga ada solusi yang terbaik. Selalu dilancarkan rejekinya.

    • 2 Agustus 2021 - (16:14 WIB)
      Permalink

      Itu mah anda yg mulai chat duluan. Entah anda dapat nomor itu darimana. Dan salahnya lagi screenshot otp. Itu OTP jangan diberikan ke siapapun termasuk CS bank asli sekalipun. Ya itu prlajaran bukankah sdh sering diingatkan bukan hanya bank, e commercepun sdh sring peringatkan.

  • 1 Agustus 2021 - (21:39 WIB)
    Permalink

    Yg saya heran itu anda dpt darimana klo nmr WA itu nmr resmi BRI. Klo ga slh akun WA bisnis resmi BRI itu belakangnya 017. Dan lucunya lg anda menyalahkan bank Permata mengapa bisa membukakan rekening untuk orang yg terindikasi penipu, skrg siapa saja bisa buka rekening asalkan bank sudah memiliki data KYC nasabah dan bank bukan peramal yg bisa tau orang itu seperti apa. Intinya, ini semua adalah murni kesalahan anda yg dengan mudahnya memberikan kode OTP kepada si penipu. Semoga menjadi pelajaran buat anda dan kita semua.

    6
    1
    • 1 Agustus 2021 - (21:50 WIB)
      Permalink

      Satu lg, masalah sms yg disadap sebenarnya itu bukan disadap, krn sms itu langsung dari sistem bank yg dikirim ke nmr hp anda yg terdaftar di sistem dan disini si penipu mencoba bertransaksi online dengan menggunakan kartu debit anda dan di SS terlihat jelas bahwa anda memberikan semua data kartu debit anda seperti nmr kartu, valid thru’ & CVV/CVC. Oleh krn itu, bank mengatakan itu adalah kesalahan anda sendiri dan bank tidak bertanggungjawab krn dianggap transaksi yg sah krn menggunakan kode OTP dan anda dengan sadar memberikannya kepada si penipu. Ya sdh wassalam dah tuh saldo.

    • 1 Agustus 2021 - (22:05 WIB)
      Permalink

      Biasa nya komen di Ig bank bri nya rata2 kasus kaya gini biasa nya komen ke admin untuk baca dm dari banyak akun bodong ngaku2 cs dan karena polos gak paham akhir nya kena bukan bri aja sih yg lain juga sering misalkan kredivo atau akulaku

      4
      1
      • 4 Agustus 2021 - (00:41 WIB)
        Permalink

        Jadi inget iseng di ig nya kredi**,iseng pengen naikin limit,langsung akun nama kredi** palsu pada kirim pesan….padahal saya punya aplikasi / akun kredi** juga nggak…wkwkwkwk,iseng pengen tau sampe mana mereka (penipu) bisa ngerayu untuk dapetin akun kredi** saya,smpe saya di maki2 mereka..hahaha…

  • 1 Agustus 2021 - (22:31 WIB)
    Permalink

    Jika anda tidak paham perbankan … jgn nabung d bank,.aplgi buka aplikasi bank,..klu sdh OTP d kasihkan mau ngomong apapun,.gk bakal balik tu uang yg salah anda

  • 1 Agustus 2021 - (22:54 WIB)
    Permalink

    Sebelumnya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga kedepannya menjadi pembelajaran agar lebih berhati2.

    Disini jelas memang kesalahan ada pada Nasabah, dan tidak seharusnya dimuat di mediakonsumen, padahal sudah jelas dari bukti yang ada Bank Tidak bisa disalahkan karna hal tsb tanggung jawab atas kelalaian nasabah.

    semoga kedepannya menjadi pengguna jasa Perbankan yang baik lagi๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡

    • 2 Agustus 2021 - (06:18 WIB)
      Permalink

      Kejanggalan Nasabah:
      1. “Ada yang mengirim whatshapp mengaku sebagai cs bri”.
      Padahal jelasยฒ nasabah bersangkutan yg chat duluan “malam”. Dari mana coba dia dapetin nomor cs abalยฒ itu? ๐Ÿคญ
      2. “Kenapa bank terbesar di Indonesia, sms nya bisa disadap pihak tidak bertanggung jawab?”
      Padahal jelasยฒ dia sendiri yang kirim screenshot sms otp bank ke penipu ๐Ÿฅด

      Udah tau kesalahan sendiri, masih aja nyalahin bank. Kalau kayak gitu sih mau tingkat keamanan bank secanggih apapun kalau datanya dikasi ke penipu semua, sama aja bohong

      • 2 Agustus 2021 - (07:43 WIB)
        Permalink

        Benar sekali, kenapa harus menyalahkan Bank. Karnakan Nasabah sendiri yang mengirim pesan terlebih dulu. ๐Ÿ˜‡

  • 2 Agustus 2021 - (01:07 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami hal yang kurang lebih sama. Semenjak itu tidak mau meladeni mereka yang mengaku CS Bank. Telepon langsung saya tutup. Pelajaran yang mahal memang, 5 jt lenyap seketika.

  • 2 Agustus 2021 - (08:16 WIB)
    Permalink

    **Saya tahu 2 juta itu gak seberapa untuk kalian**
    ==>> Kata siapa? Bagi saya itu besar sekali. Makanya ketika saya simpan uang saya di bank saya tahu apa mana yang bank abal2 dan mana yang spam dengan cara banyak membaca. Bukan hanya baca medsos yang nyinyir aja, itu mah ga penting.

    **Kenapa bank terbesar di Indonesia, smsnya bisa disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab?**
    ==>> Itu bukan disadap tapi anda yang mendatangin rumah penjahat kasih tahu kalau dirumah anda ada hartanya. Lalu anda kasih deh kuncinya.

    **Dan Bank Permata kenapa bisa membukakan rekening bagi orang terindikasi penipuan seperti ini? Saya sangat kecewa dengan Bank BRI dan Bank Permata.**
    ==>> Setiap orang bisa membuka rekening di bank. Dan ga mungkin kan ketika customer buka rekening di bank bilangnya buat penipuan. Anda saja yang tidak mengerti mobile dan digital banking bisa buka rekening.g

    Anyway, mudah2an masalahnya cepat kelar yah. Obat ampuh dari galau dan stress adalah ikhlas dan jadikan ini pembelajaran buat anda. Sekarang anda tahukan betapa ilmu itu sangat penting dalam kehidupan sehari2.

  • 2 Agustus 2021 - (12:46 WIB)
    Permalink

    ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ๐Ÿคท, anda sudah kasih otp berarti kunci gembok sdh diserahkan ke penipu tsb……

  • 2 Agustus 2021 - (13:48 WIB)
    Permalink

    Turut berdukacita buat mba yang kena musibah semoga semua kerugian tergantikan lagi.
    Yg membuat heran adalah Maling maling online sekarang seolah olah bebas berkeliaran dan melakukan kejahatannya, mereka kebal hukum dan terkesan sulit untuk dilacak. Untuk Bank buatlah keamanan berganda jangan cuma Otp saja, tambah No ktp, nama ibu, dll supaya maling tidak mudah membobol rekening nasabah.
    Buat maling maling, carilah uang yang Halal, biar Berkah,…

  • 2 Agustus 2021 - (14:08 WIB)
    Permalink

    Astaga….ko bisa se naif itu?
    Saya lagi Ngupi santai diatas loteng,..kesembur semua itu kupi,malah tinggal seteguk, semburan nya juga kena rokok yg tinggal sebatang hasil beli ketengan…..mana mw beli,dh gak boleh ngutang lagi di warung…..malang sekali nasib saya siang ini .. Tragis

    1
    1
  • 2 Agustus 2021 - (14:44 WIB)
    Permalink

    Saya cuma bingung aja kenapa di sms ada tulisan “Hanya berikan OTP ke agen….”
    setahu saya otp ga boleh diberikan ke siapapun juga.

    Kalo mau repot , laporin ke polisi aja, itu kan sudah ada nomer hp & rekening pelaku juga ada bukti chat.
    walaupun kesalahan situ yg kasih data, tapi dr bukti chat (Terima kasih telah menghubungi…..) si pelaku juga menyamar jadi CS bank.
    lapor jg ke bank permata untuk blokir rekening pelaku klo msh sempat. tapi hrs bawa kelengkapan surat dr polisi.
    Yang ada banyak ribet nya , makanya kadang korban suka direlain duit melayang.
    ga heran banyak pelaku bertebaran.
    tapi klo duit segitu cukup besar buat kamu yah perjuangkan aja..

  • 3 Agustus 2021 - (10:06 WIB)
    Permalink

    Dia pasti tinggalin nomer hp ke ig, jadi santapan penipu ini mah.
    Hati2 kalo naruh data diri, no hp,

    Penjual pulsa aja waktu aku isi pulsa 10ribu, dia tanya nomerku, gak gw kasih.
    Canda pulsa.

 Apa Komentar Anda?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Penipuan Berkedok Customer Service Bank

oleh rissa dibaca dalam: 1 menit
25