Pelayanan Buruk IndiHome

Perkenalkan, nama saya Selvister, pemohon pemasangan baru IndiHome, dengan nomor register MYIR-10354276630001 dan sudah mendaftar sejak tanggal 02 Agustus 2021. Pesanan saya tersebut juga telah diverikasi oleh verifikator IndiHome, tapi status hingga saat ini MASIH BELUM terpasang. Padahal daerah tempat pemasangan di-cover oleh jaringan Telkom.

Saya berkomunikasi dengan 2 orang teknisi pemasangan IndiHome. Keduanya mempunyai keterangan yang berbeda tentang kendala kenapa pesanan saya masih belum dapat dipasang. Alasan tersebut sebagai berikut:

  • Teknisi I (T1): Teknisi tidak sanggup untuk menarik kabelnya, karena slot jaringannya berada 150 M dari titik pemasangan.
  • Teknisi II (T2): Slot jaringan penuh.

Alasan yang pertama saya dengar berasal dari T1, dan sempat terjadi perdebatan antara saya dengan beliau. Karena dampak dari alasan beliau tersebut adalah: Saya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pembelian kabel sekitar 300 ribu dan untuk uang lelah si teknisi.

Biaya tersebut di luar uang deposit yang harus dibayarkan kepada IndiHome. Jujur saja hal tersebut memberatkan saya, karena saya tidak mempunyai uang lebih untuk memenuhi itu semua. Bahkan paket yang saya ambil saja adalah paket termurah, karena kesanggupan saya hanya bisa untuk membeli paket tersebut.

Setelah saya menyatakan menolak untuk mengeluarkan biaya tambahan, maka muncullah alasan dari T2 yang mengatakan bahwa slot jaringan di sekitar rumah saya sudah penuh, jadi tidak dapat dilakukan pemasangan.

Saya tidak menuduh kedua teknisi tersebut nakal. Namun sayangnya kesan yang saya dapatkan adalah adanya unsur kesengajaan untuk mempersulit pemasangan di rumah saya. Kalaupun benar slot jaringannya penuh, saya tidak melihat adanya upaya dari IndiHome untuk memberikan solusi atas kendala saya tersebut.

Terkait kendala saya tersebut, saya sudah mengadukannya kepada Telkom melalui call center Telkom di nomor 147. Namun seperti perkiraan saya, jawaban yang saya dapatkan adalah jawaban prosedural dan minim aksi. Sehingga sampai hari ini, tanggal 08 Agustus 2021, pesanan saya masih belum dipasang.

Saya kecewa dan kesal terhadap pelayanan yang BURUK dari IndiHome, mengingat bahwa saya sangat membutuhkan internet. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini, saya sangat membutuhkan internet untuk pekerjaan saya.

Andai saja provider-provider internet lainnya bisa sebebas IndiHome untuk bisa masuk ke setiap daerah, mungkin IndiHome tidak akan seangkuh dan searogan ini untuk menyusahkan calon pelanggannya.

Semoga tulisan saya ini dapat dibaca oleh mereka yang katanya pintar, yang sedang memegang kendali pengurusan Telkom saat ini, sehingga dapat membuka pikiran mereka.

Terima kasih.

Selvister Z.
Kabupaten Tangerang, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom IndiHome:
[Total:158    Rata-Rata: 2.3/5]
Tanggapan Telkom untuk Bapak Selvister

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Selvister pada tanggal 9 Agustus...
Baca Selengkapnya

24 komentar untuk “Pelayanan Buruk IndiHome

  • 9 Agustus 2021 - (18:40 WIB)
    Permalink

    semoga segera terealisasi, sama dengan saya pengalamannya cuma saya tidak sampai menulis di MK.

    Banyak faktor sih, karena odp terdekat penuh, ngambil yg jauh tarikan kabel jauh juga. Kalopun pasang odp baru lagi perlu waktu, teknis dll. semoga dari sini ada solusi nya yaa..

    • 10 Agustus 2021 - (22:43 WIB)
      Permalink

      Kalau sesuai sop, teknisi yg ke 2,benar.kalau memang sudah penuh, ya tidak bisa. Memang ada saja teknisi yg mengakali dengan menarik kabel, yg sbenernya itu bukan sop dr indihome nya. Saran saya, coba aja nego sm teknisinya, karena kalau nunggu sampai ada slot, bakal lama. Dulu saya juga begitu, alhamdulillah dari teknisi ga minta biaya penambahan kabel. Tp saya kasih sejumlah uang sukarela, karena memang mereka harus ‘modal’ school sendiri kabel tambahan itu.

  • 10 Agustus 2021 - (00:15 WIB)
    Permalink

    Drpd dkerjain sm teknisi dan pegawai indihome, mending belil router aj 150 rb jg ada trs sharing wifi sm tetangga sebelah. Bayar bulanan bs patungan. Solusi ini mayan bt ngirit dan kl bs sebarin biar ga dkerjain org kek indihome lg.

    • 10 Agustus 2021 - (07:57 WIB)
      Permalink

      Sebenarnya keterangan 2 teknisi itu sama, karena jaringan penuh, dan kalo ada jaringanpun harus narik kabel 150 meter, sedangkan yg di sediakan telkom cuma 100 meter.

    • 10 Agustus 2021 - (09:32 WIB)
      Permalink

      Pelanggan IndiHome tidak boleh menjadi riseller/di perjual belikan ya. kcuali ada ijin tertulis dari telkom. Karna ada sansi nya

      • 10 Agustus 2021 - (13:40 WIB)
        Permalink

        Bukan reseller. Tapi ikut nyumbang karena udah ikut memakai internet tetangga. Lah ini orangnya butuh internet yg lancar. Nunggu Telkom lama bahkan harus ada biaya tambahan untuk kabel & uang lelah teknisi. Kalau itu teknisi udah lelah kerja jadi teknisi, kasihkan aja ke orang lain tu kerjaan. Udah dibayar kok minta tambahan.

        7
        1
      • 11 Agustus 2021 - (08:37 WIB)
        Permalink

        Telkom saja tanpa izin tertulis suka mengubah-ubah paket dan menambahkan fitu-fitur berbayar tanpa persetujuan customer kok.

  • 10 Agustus 2021 - (09:29 WIB)
    Permalink

    Di sini saya sebagai bagian dari teknisi telkom.
    Saya ingin memberikan keterangan kepada anda. T1 &T2 itu tidak salah. Mereka sudah kerja dengan benar. Dan satu hal yg harus anda tau, jika narik nya terlalu jauh. Itu bisa pengaruh ke pada kecepatan internet nya.
    Kalau tarik kabel sudah di atas 100 m. Itu redaman nya sudah berubah. Apalagi di sisi ODP nya redaman nya sudah besar.

    Dan untuk kendala pul jaringan. Itu bisa di solusi kan jika anda bisa membantu kami mencari 4-5 konsumen di sekitar an tempat anda. Buat di bangun titik ODP/JARINGAN baru. Karna bukan sedikit modal yg harus di keluar kan buat tambah jaringan. Apa lagi RT/RW stempat meminta jatah/bajed.

    Jdi stelah saya berkomentar. Saya harap anda tidak lagi ber koar koar di media.
    Sbelum anda berkoar pelajari dlu masalah yg di hadapi teknisi tsb. TERIMAKASIH

    6
    21
    • 10 Agustus 2021 - (10:18 WIB)
      Permalink

      Kok saya tidak nyaman dan merasa terancam ya membaca komentar ini ya. Sepertinya komentar seperti ini sudah memenuhi unsur pencemaran nama baik RT/RW, karena menuduh pengurus RT/RW melakukan pemerasan, saya harap bro bisa membuktikannya, dan semoga tidak ada pengurus RT/RW yang tersinggung dengan komentar anda ini.
      Saran saya untuk Telkom, segera tertibkan personil anda yang seperti ini, karena bisa berdampak buruk pada perusahaan.

      Bro ku, sebagai penyedia barang atau jasa Telkom wajib memenuhi kebutuhan konsumen, tanpa harus membebankan konsumen dengan prosedural perusahaan. Penyedia jasa & konsumen masing-masing punya kewajiban, konsumen wajib membayar sedangkan penyedia barang/jasa wajib menyediakan barang/jasa.

      Jujur, membaca komentar ini saya merasa terancam karena terkesan ada arogansi, apalagi anda membawa-bawa nama TELKOM.

      12
      1
      • 10 Agustus 2021 - (16:10 WIB)
        Permalink

        Bung papi ohyes anda kyknya tahu sekali ttg Telkom ? Tapi kesan yg tertangkap agak tdk senang dg Telkom. Kyk nya mestinya bung paham dg Bung Omy.
        Jadi menurut saya Telkom sbg Persh yg cari duit dari jualan Indihome tdk mungkin mengabaikan layanan plg. Sbg Persh besar Telkom pasti system bekerjanya pasti sdh bagis. Semua alat produksi termonitor dgn sistem yg baik. klu plg tdk percaya dg teknisi coba saja dtg ke ktr telkom minta penjelasan, agar tahu apakah jaringan dilokasi tsb msh tersedia tdk. Klu memaksa tarikan dr tempat lain krn terlalu panjang kualitasnya jadi kurang baik, dan klu hrs menambah kapasitas lagi dilokasi tsb biayanya cukup mahal dan tentunya utk seketika tdk mungkin dilakukan krn mungkinn blm ada programnya, kecuali klu plg bisa cari barengan seperti disebutkan bung Omy.

        Utk masalah pungli mungkin tdk menyebut identitas dan tdk semua tempat apakah tdk percaya? Mungkin klu pernah bangun rumah mendatangkan material pernah ngalami kena ongkos masuk atau tanya pd para pengawas2 proyek.

        Maaf ini hanya pendapat saya klu salah dan tdk berkenan mhn diikhlaskan.

        1
        5
        • 10 Agustus 2021 - (19:26 WIB)
          Permalink

          Bung Sugi saya tidak dapat poin dari apa yang anda sampaikan, dan menurut saya anda juga tidak memahami pokok permasalahannya.
          Baik saya coba mengikuti pola pikir anda, anda mengatakan bahwa sistem kerja di Indihome sudah baik, karena itu saya punya beberapa pertanyaan untuk anda mohon kesediannya untuk menjawab :

          1. Terkait dengan slot ODP yang tersedia
          Saya yakin suatu usaha pasti akan berkembang, setidaknya untuk jumlah pelanggannya bertambah dari waktu ke waktu, yang tadinya 1 menjadi 2, dan seterusnya. Sebagai perusahaan besar, saya percaya Telkom pasti sudah mengetahui hal tersebut, namun mengapa masih ditemukan permasalahan terkait ketersediaan slot ODP saat ada yang ingin mengajukan pemasangan baru Indihome, bukankah lonjakan permintaan adalah sesuatu yang dapat diprediksi sebelumnya?

          2. Terkait Teknisi
          Apakah Indihome punya instrumen untuk mengontrol teknisi-teknisinya dilapangan, untuk menghindari adanya oknum-oknum yang nakal, yang mencoba mencari tambahan dari si konsumen?

          Nah dari pertanyaan saya diatas, silahkan anda simpulkan sendiri apakah sistem di Indihome sudah baik atau belum.

    • 10 Agustus 2021 - (12:08 WIB)
      Permalink

      Kalau gak bisa di atas 100m kenapa sih teknisi menawarkan solusi pembelian kabel dan jasa 300rb? Kan sdh diinfokan 147 tidak ada pembayaran tunai di lapangan. Jelas2 itu oknum mungkin sj termasuk anda. Saya ditarikin kabel 200m jg gak ada masalah tuh

    • 11 Agustus 2021 - (14:21 WIB)
      Permalink

      Kalo untuk masalah redaman Sepengetahuan saya Loss per 100 meter itu di angka -0.3db/850nm, dan menurut informasi yang saya tau dari 147 jatah kabel setiap pelanggan 100-150m. jangan kan Odp yang jauh ke rumah pelanggan di deket rumah saya aja odp udah ada sampe sekarang belom aktif aktif, malahan lokasi nya dekat sama pusat kota ,lagi pula petugas indihome tentunya harus bisa melihat pasar target nya, di perumahan saya Per gang Jumlah rumahnya lebih dari 15 rumah tapi odp yang di pasang cuma spliter 1:8 padahal Tiang sudah ada dari jaman speedy, Secara hitungan seharusnya pasang yang 2:16. Kalo soal jatah rt/rw saya rasa ga semua tempat minta jatah seperti itu.

  • 10 Agustus 2021 - (11:47 WIB)
    Permalink

    Bung Omy tolong anda perjelas klo anda itu teknisi daerah wilayah mana dan nama PT nya apa ya? Biar kita bisa selesaikan bersama bukan memperkeruh suasana. Klo anda mengaku teknisi yg membawa bendera Indihome tentu nya anda bisa memberikan solusi yg baik bukannya membawa permasalahan ini jadi semakin keruh dengan menyebutkan RT/RW meminta bujet jg.
    Tolong sebutkan lokasi kerja anda dan nama PT nya jg serta siapa organik Telkom yg bertanggungjawab di wilayah anda untuk bisa ditindaklanjuti permasalah dengan RT/RW yg anda maksud.
    Terima kasih

  • 10 Agustus 2021 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Saya pasang indihome mei 2021 kemarin kabel lebih 100 m ga bayar apa-apa tuh, krn ODP dekat rumah rusak diambilkan dari ODP yg jauh jadinya walaupun redamannya jadi agak tinggi….🙏🙏🙏

  • 10 Agustus 2021 - (13:50 WIB)
    Permalink

    Sama saya jg gtu. Sdah daftar. Pas disurvey ktanya jaringan penuh. Klw mau pasang harus tarik kabel. 1 meter 7rb. 7rb x 100M. Jd harus byar 700rb. Akhirnya. Saya cb batalkan. Krna mahal. Gk sesuai dng iklan. Pmasangan geratis. Tp pas mau pasang harus byar diluar kantor. Byar ke teknisi. Krna saya butuh.. akhirnya cb negosiasi. Ktanya bsa. Jd 350rb. Belum sma uang roko. Y udah saya sangupin. Lngsung hari itu dipasang. Total jd 400 rb + Byar ansuran prtama di indomaret 235rb . Yah saya ihklasin ajh. Bner apa enggaknya. Cuman yg saya heran. Pas ditlp kantor pusat alamat saya tdak sesuai dng alamat saya. Saya iyakan sja apa mngkin teknisinya bner narik kabel digardu yg masih kosong.

    • 10 Agustus 2021 - (22:21 WIB)
      Permalink

      Sama saya juga mengalami. Waktu itu yg sales surveynya bilang ada biaya tambahan untuk kabel 700rb, karena jauh dari optik. wah…lebih mahal biaya kabel drpd pemasangan. Sempat saya batalin, tapi dia minta nego sampe 600rb. Saya tetep batalin, tapi dia keukeuh nego. Akhirnya nelp ke teknisi, katanya bisa di pasang. Dengan alasan dia yg akan nego ke kantor.
      Saat pemasangan, saya tanya knp bisa di pasang kan jaraknya jauh dr optik. Kata teknisinya “biasa sales mah, optiknya Deket koq. Di depan ada”. Waduh…😀

  • 10 Agustus 2021 - (16:01 WIB)
    Permalink

    Klo ada ISP lain di lingkungan Anda semua, lebih baik jauh jauh dah berurusan dgn indihome.

  • 10 Agustus 2021 - (16:53 WIB)
    Permalink

    Lain x kalau ada teknisi minta uang dgn alasan itu divideoin aja. Siap2 kehilangan pekerjaan, apalagi skrg cari kerja sulit. Yg kayak ginian kan blm pernah viral

  • 10 Agustus 2021 - (17:10 WIB)
    Permalink

    Mohon maaf, hanya sekedar mengingatkan. Apabila jaringan di sekitar rumah anda harus benar” menarik kabel, alangkah baik nya di tahan dulu untuk segera daftar pemasangan indihome nya. Sabar aja dulu, pakai paket data aja sementara

  • 10 Agustus 2021 - (20:49 WIB)
    Permalink

    Mau ngomong apa ya, jadi bingung jadinya…😄😄😄
    Satu hal ni saya mau ikut nimbrung, saya juga sudah daftar Indihome beberapa hari lalu via aplikasi, dan statusnya sudah terverifikasi, hanya saja beberapa hari ke belakang saya ketemu tuh sama teknisi Indihome yang lagi service jaringan, ( atau apalah saya kurang paham sama kerjaannya ) saya tanya tuh ke salah satu teknisinya…

    Saya : bang kira kira kapan yah Indihome ke rumah saya bisa terpasang…
    ( Posisi rumah saya terhalang satu rumah dengan pelanggan Indihome )

    Teknisi : saya hanya teknisi pak, hanya saja nanti ada yang survei dulu ke rumah bapak, nah nanti org itulah yang menentukan apakah rumah bapak bisa di pasang Indihome atau tidak, nanti bapak tinggal nego aja ( dengan senyum penuh misteri )

    Saya : ouwh gitu ya pak ( nyengir…😄😄 )

    Teknisi : boleh di kirim pak Poto KTP bapak ke no kontak saya ( sambil ngasih no kontaknya ) saya coba bantu untuk pemasangannya…

    Saya : terima kasih banyak bang…😊😊

  • 10 Agustus 2021 - (21:25 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah sya sdh beralih dari indiehome ke isp lain begitu tercover area di rumah saya. Ya semoga teman2 bisa segera tercover isp lain. Aamiin YRA

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom IndiHome?

Ada 24 komentar sampai saat ini..

Pelayanan Buruk IndiHome

oleh Mopies dibaca dalam: 1 menit
24