Biaya Bunga Tambahan Home Credit Ditagihkan Tidak Sesuai Perjanjian

Nama saya Verlike Sanger, saya pelanggan Home Credit dengan nomor kontrak 4002222591. Saya sudah membayar cicilan saya sampai lunas, tetapi biaya/bunga tambahan yang ditagihkan TIDAK sesuai dengan perjanjian via telepon tahun lalu. Saat  inisaya tidak dapat membayar tagihan karena pandemi dan minta relaksasi cicilan yang sebenarnya adalah program pemerintah.

Saat itu via telepon, Home Credit memperpanjang tenor dengan perjanjian bulan terakhir (ke-13) saya harus membayar Rp1,3 juta tidak seperti biasanya, yang sebesar Rp930.800. Saat menyelesaikan cicilan terakhir sebesar Rp930.800, ada bunga tambahan sebesar Rp2,3 juta.

Setahu saya kalaupun bunga dikenakan sesuai perjanjian, maka saya hanya perlu membayar Rp1,3 juta – Rp930 ribu atau kurang lebih sejumlah Rp370 ribuan selisihnya. Bukan Rp2,3 juta. Saya sudah mengirim email keluhan dan sudah 15 hari dari email saya. Tiap hari saya hanya menerima email bahwa sedang dalam proses. Sebelumnya dijanjikan hanya 2 hari.

Saya sangat terdampak oleh pandemi. Untuk membayar cicilan, saya sampai mengusahakan sedemikian rupa karena itu tanggung jawab saya. Tapi bunga yang tidak sesuai perjanjian sangat menyusahkan, karena saya tidak punya lagi dana sedemikian besar.

Mohon lewat Media Konsumen ini mungkin Home Credit bisa segera menyelesaikan masalah ini, karena lewat email balasan sama tiap hari. Oh ya, keluhan saya diberi nomor keluhan: CMS-242848. Malah meski dalam proses seperti ini penagih masih menelepon menagih bunga tsb. Jelas sekali tidak ada komunikasi dalam HCI.

Saya ingin masalah ini cepat selesai. Kalau saya harus membayar bunga adalah bunga yang sesuai dengan perjanjian kurangnya sekitar Rp300an ribu dan menyudahi segala hubungan dengan HCI.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Verlike Sanger
Sleman, DIY

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:35    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Ibu Verlike Sanger

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Ibu Verlike di MediaKonsumen.com pada 31 Agustus 2021 di kolom Surat...
Baca Selengkapnya

13 komentar untuk “Biaya Bunga Tambahan Home Credit Ditagihkan Tidak Sesuai Perjanjian

  • 30 Agustus 2021 - (22:51 WIB)
    Permalink

    Fix… Jgn mudah termakan rayuan dg Home Credit.. Karena kenyataan dg realisasi tidak sama.. Thanks sudah di share masalah anda sehingga bs bwt pembelajaran.. 2.3 jt bwt bunga itu termasuk besar.

    • 31 Agustus 2021 - (07:12 WIB)
      Permalink

      Benar, Pak. Menjadi pelajaran bagi kita semua. Dengan situasi seperti sekarang, dikenakan bunga tambahan yang tidak sesuai dengan perjanjian via telepon seperti yang kronologinya saya share di atas.

  • 31 Agustus 2021 - (07:44 WIB)
    Permalink

    namanya jg pinjem uang sm lintahhh darat gak mngkin klo bunganya ringan
    sekali lintah darat ttp lintah darat

  • 31 Agustus 2021 - (08:07 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin semoga cepat dapat terselesaikan ,semoga ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua bahwa kebanyakan dari pinjol online itu brengsek menjerat mangsanya dengan cara apapun meskipun konsumen itu membayar cicilan lancar tdk menjadi perhatian yg ada bagaimana melipatgandakan uang.

    • 31 Agustus 2021 - (08:38 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas supportnya, Pak. Mengenakan bunga pinjaman itu lumrah tapi yang saya permasalahkan adalah ketika tidak sesuai dengan yang dibicarakan lewat telepon tahun lalu dan menjadi berlipat lipat.

      • 31 Agustus 2021 - (10:30 WIB)
        Permalink

        Ini benar-benar sangat merugikan, makanya saya saat 3 Tahun Lalu saya Bersumpah tidak akan pernah mau berurusan dengan satu ini, saat lunas saya hapus semua yang berhubungan dengan itu. Lebih baik malam tidur dengan nasi garam daripada dikejar-kejar. Semoga Anda bisa berlepas diri dari Jeratan Berbahaya ini.

        • 31 Agustus 2021 - (12:59 WIB)
          Permalink

          Terima kasih supportnya, Pak. Saya juga ingin persoalan ini segera berakhir, semoga ada penyelesaian yang baik.

  • 31 Agustus 2021 - (19:20 WIB)
    Permalink

    Kasus nya sama dengan saya.
    Awal saya pinjam 20jt. Kemudian udh nyicil 7kali masing2 1,1jt
    Pas pandemi saya ikut program relaksasi kena denda Sebesar 2,8jt di akhir.

    Karna udh gak enak perasaan saya. Akhirnya saya jual motor buat melunasi. Biar gak ada beban.

    Dpt 19jt dr penjualan motor.
    Estimasi saya, saya minjem 20jt. Dan saya udh bayar 7×1,2 jt (8,4jt). Ya estimasi saya ya sekitar 15jt lagi lah ya
    Eh tau nya pas mau dilunasi katanya utang saya masih 19,8 juta yg harus dilunasi.
    Jadi 7x saya nyicil cuma kepotong 200k.
    8,4jt yg saya bayarkan cm memotong 200k utang pokok saya.
    Dan skarang udh kapok sih. Gak lagi2 dah

    • 1 September 2021 - (07:00 WIB)
      Permalink

      Kalau seperti itu memang sudah sangat merugikan konsumen. Relaksasi setahu saya program pemerintah dan memang untuk meringankan beban peminjam saat pandemi. Tetapi dalam kasus kita ada bunga menggunung di belakang yang harus dibayar. Mungkin ada banyak pelanggan bernasib sama dengan program relaksasi dari home credit.

  • 1 September 2021 - (07:35 WIB)
    Permalink

    Harus hati – hati kalau berurusan sama home credit, harus rajin mencatat semua hal yang berhubungan dengan home credit, internalnya udah ngaco ini company, ***** ***** selaku head sales analyticsnya home credit ini tukang fitnah, gk segan fitnah org di depan anak buahnya & HRBP (management), jadi harap selalu hati – hati dan mencatat semua hal supaya bisa jadi bukti dan tidak menjadi korban selanjutnya.

  • 2 September 2021 - (12:58 WIB)
    Permalink

    Bersama dengan komentar ini, saya ingin mengupdate mengenai keluhan saya ke HCI.
    Tanggal 31 Agt, saya dihubungi via telepon oleh sdr. Syifa dari Home Credit. Saat itu sdr. Syifa mendengarkan semua keluhan dan harapan saya, sdr. Syifa juga mengatakan bahwa keluhan saya sedang diproses. Pada tanggal 1 Agustus 2021, kembali saya dihubungi oleh sdr. Syifa dari HCI yang mengatakan bahwa bunga tambahan yang saya keluhkan sudah dihapus dan pinjaman saya sudah dinyatakan lunas. Menurut sdr. Syifa akan ada pernyataan dari HCI ke email saya mengenai pembatalan dan status lunas ini.

    Sampai saat ini email tsb belum ada tetapi ketika saya memeriksa pembayaran di app HC maupun pembayaran angsuran di Tokopedia, di sana dinyatakan bahwa kontrak saya sudah tidak ada.

    Untuk itu, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Home Credit yang sudah mengambil tindakan dan menyelesaikan keluhan saya ini. Juga kepada sdr. Syifa yang sangat sabar mendengarkan semua keluhan saya.

    Terima kasih sebesar-besarnya kepada Media Konsumen yang sudah memuat surat keluhan saya dan menjadi mediator dengan pihak Home Credit. Selanjutnya, saya masih menunggu surat keterangan lunas yang menjadi pegangan saya nanti. Terima kasih kepada semua pembaca yang mendukung saya. Semoga kita semua lebih bijaksana dan berhati-hati lagi ke depannya dalam berhubungan dengan pihak mana pun.

  • 5 September 2021 - (16:29 WIB)
    Permalink

    Kok bisa tidak sesuai dgn keringnan cicilan coba sudah hitung ulang belum? Darimana angka 1.3 jt dan 2.3 jt kemudian cek dengan kesesuaian agreementnya.

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Biaya Bunga Tambahan Home Credit Ditagihkan Tidak Sesuai Perjanjian

oleh Verlikr Sanger dibaca dalam: 1 menit
13