By.U, Ada Apa dengan Papua dan Maluku? Kenapa Kau Beda-bedakan Harga Paket Kami?

Yth. provider by.U,

Dengarkan keluh kesah kami yang berada di pedalaman Papua. Awalnya kami sungguh terbantu dengan paketmu yang terjangkau. Ya, Rp150 ribu untuk paket unlimited 30 hari, terjangkau menurut kami. Awalnya kami leluasa mengakses berbagai media, Youtube, ruang belajar, Facebook, dan lain sebagainya. Wawasan kami di pedalaman Papua menjadi bertambah.

Tapi apalah daya, di tempat kami cuma ada Telkomsel, IndiHome dan by.U, yang salah salah satu produknya dijual di sini. Sekarang tanggal 16 Oktober 2021, kau gantung kami dengan harga paketmu yang tidak masuk akal. Ya, tidak masuk akal, seakan-akan kau memonopoli harga di Papua, karena tidak ada saingan.

Kau kini bikin Rp150 ribu untuk kuota 20 GB (awalnya Rp150 ribu unlimited 2 Mbps), Rp50 ribu untuk kuota 3,5 GB 30 hari (awalnya 12 GB) dan Rp17 ribu untuk kuota 3 GB yang berlaku 1 hari.

 

Yang lebih bikin kami sakit hati adalah, di daerah luar Maluku dan Papua harga paket internet tetap normal. Kenapa dengan kami? Seakan-akan kau buat pengecualian bagi kita yang di Papua, kau pikir cari uang di Papua mudah? Kita juga pakai mata uang rupiah eee… bukan dolar!

Kau ingat ya, Presiden saja berjuang untuk menyamaratakan harga agar sama seluruh Indonesia. Sekarang kau Telkomsel dan produk-produkmu malah membuat seakan-akan bersifat diskriminatif untuk kita. Kau beralasan untuk perawatan jaringan. Terus kau pikir di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi tidak butuh perawatan???

Jujur saja, saya sudah muak degan paket-paket dari zaman Simpati dan AS, ketika dibeli tidak bisa, dengan alasan kami berada di Wilayah Papua dan Maluku. Sekarang by.U (yang notabene orang-orang sudah beralih ke by.U), malah mematok harga yang fantastis.

Tolong, pikirkan lagi sebelum mengubah harga. Kami juga Warga Indonesia, jangan bebani kami dengan biaya-biaya yang jauh lebih mahal daripada Jawa. Jangan anak tirikan Warga Papua dan Maluku!

Dennys Dwi Cahyo
Merauke, Papua

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai by.U Telkomsel:
[Total:63    Rata-Rata: 2.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

16 komentar untuk “By.U, Ada Apa dengan Papua dan Maluku? Kenapa Kau Beda-bedakan Harga Paket Kami?

  • 18 Oktober 2021 - (12:19 WIB)
    Permalink

    ini seh bedanya kebangetan,
    klo beda cuma seribu sampai 5rb / paket mungkin masih masuk akal ( untuk voucher fisik, karena ada logistik ), tapi byu kan sudah serba digital. masa dah digital masih di beda2in, bikin polling di change.org aja bang, biar di dengar. karena klo poling bukan perorangan, tapi sudah kelompok. saya cuma bisa kasih saran, karena bukan orang byu

  • 18 Oktober 2021 - (12:50 WIB)
    Permalink

    padahal biaya jaringan ke Indonesia Timur seharusnya makin terjangkau dengan adanya Palapa Ring Timur. entah sudah operasional atau jangan2 biayanya membengkak seperti proyek kereta cepat???
    Kalau memang faktor biaya infrastruktur, kenapa pula dari dulu paketnya bisa dijual lebih murah? dan kenapa sekarang tidak disubsidi saja demi perkembangan wilayah sana, apalagi kalau perusahaannya BUMN.

  • 18 Oktober 2021 - (16:30 WIB)
    Permalink

    udah dari dulu banget harga paket baik itu telpon ataupun data, selalu berdasarkan zona.
    bikin pusing sih emang. ada zona 1,2,3,4. Presiden RI setengah mati menyamaratakan harga BBM, tp telkomsel dari dulu sampe sekarang ga berubah2. Tunggu ditegur presiden baru gerak. Tipikal perusahaan plat merah yg mirip dengan kerbau, dicokok dulu hidungnya baru mau jalan

  • 18 Oktober 2021 - (18:26 WIB)
    Permalink

    padahal infrastruktur telkomsel banyak di bantu pemda. palapa ring juga program pemerintah. ah memang papua nasipmu. apakah dengan ketidak adilan ini semakin mempercepat papua merdeka??

  • 18 Oktober 2021 - (18:48 WIB)
    Permalink

    tuh dengerin TELKOMSEL .. mereka juga berada di INDONESIA .. kenapa paket bisa jauh beda bgtu ??

  • 19 Oktober 2021 - (08:55 WIB)
    Permalink

    Telkomsel emang jagonya membedakan pelangganya, saya punya 2 nomor Telkomsel harga kuotanya bisa beda, sekarang sudah d buang semua karena paketnya makin mahal2.

  • 19 Oktober 2021 - (15:12 WIB)
    Permalink

    Udah ane DM ke BYU. iD

    Tanggapan Nindy:
    “Halo, Kak Bagas. Untuk lokasi Papua dan Maluku memang ada penyesuaian tarif paket data. Hal ini merupakan salah satu upaya by.U untuk tetap menjaga kualitas layanan terhadap pelanggan dengan mengacu kepada besaran biaya pengeluaran jaringan yang berbeda-beda, akibat dari berbedanya tingkat kesulitan dan komponen biaya lain yang dibutuhkan untuk menggelar infrastruktur jaringan di lokasi tersebut. Terima kasih :)”

  • 20 Oktober 2021 - (21:01 WIB)
    Permalink

    Paket paling mahal di Indo ya telkomsel itu. Apalagi pakai zona2 segala. BUMN lho itu bukannya bersikap adil dan merata malah membeda-bedakan. Saya mah ogah pake operator itu yg lebih murah banyak

  • 20 Oktober 2021 - (21:21 WIB)
    Permalink

    “Tapi apalah daya, di tempat kami cuma ada Telkomsel, IndiHome dan by.U, yang salah salah satu produknya dijual di sini. Sekarang tanggal 16 Oktober 2021, kau gantung kami dengan harga paketmu yang tidak masuk akal.”

    Gw di jakarta pakai indihome + telpon harganya sekitar 320 rb. Gak protes gw.
    lah elu 150 rb dari unlimited ke 20 GB udah kecewa berat. Mending ganti ke indihome aja. Perusahaan kan jg mau untung. Cari perusahaan PERJAN sana. Perusahaan Jawatan yang tidak mengambil untung sama sekali. Sok sok an aja ente bilang warga indonesia. Ya klo gak mampu bayar, ya gak usah langganan. Dan setahu saya 150 rb itu murah bagi gw di jakarta. Apalagi di papua. Sangat murah itu. Udah gt ngotot ke presiden penyamaratakan harga. Ngelawak ente? Itu PT bukan PERJAN gan.

    16
    • 28 Oktober 2021 - (14:08 WIB)
      Permalink

      @stevan

      Liat dulu konteksnya juragan, pake bandingin dengan Indihome pula

      Yang di Maluku dan Papua protes karena harga berubah drastis sejak pertengahan Bulan Oktober. Dengan alasan ada penyesuaian harga sesuai zona, padahal sebelumnya harganya sama loh seluruh Indonesia

      Contoh :

      1. Harga 150Ribu
      Sebelumnya : Kuota 75GB
      Saat ini : Kuota 20GB

      2. Harga 150Ribu
      Sebelumnya : Unlimited dengan batasan speed hanya 2Mbps
      Saat ini : nihil (tidak ada paket unlimited)

      Bayangkan, sangat drastis perbedaannya…

      “Gw di jakarta pakai indihome + telpon harganya sekitar 320 rb. Gak protes gw.
      lah elu 150 rb dari unlimited ke 20 GB udah kecewa berat. Mending ganti ke indihome aja.”

      Helo… Bandingin harga mobile dengan kabel, ya nggak apple to apple
      Indihome situ harga Jakarta 320Ribu speed berapa Mbps? Saya rasa 10 atau 20Mbps kan?
      By.U unlimited tapi speed dibatasi hanya 2Mbps, dimana itu 1:5 atau 1:10 speed Indihome anda

      Pemakai By.U sudah terima dengan keterbatasan speed, ada harga ada rupa, namun paket unlimited tersebut tiba-tiba hilang disertai perubahan harga yang begitu drastis. Wajar jika ada yang protes

      Kemudian tentang “mending pakai Indihome”, di wilayah timur sini tidak semudah pasang Indihome seperti di Pulau Jawa dan Bali. Jika pun sudah tercover, harga pasang Indihome disinipun lebih mahal

      Saya rasa lain kali anda bisa lebih bijak dalam berkomentar, terima kasih

  • 25 November 2021 - (17:41 WIB)
    Permalink

    Bagi sodara2 senansib di Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara hubingi saya di 081148330** (khusus chat WA)

    Untuk sementara saya punya cara agar tetap bisa menggunakan harga byu sebelumnya
    Lokasi: Abepura, Jayapura – Papua
    Paket : 10GB/hari Rp. 10.000,-

 Apa Komentar Anda mengenai by.U Telkomsel?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

By.U, Ada Apa dengan Papua dan Maluku? Kenapa Kau Beda-bedakan Harga P…

oleh dennys dibaca dalam: 1 menit
16