Pesanan Dibatalkan, tapi Tagihan Traveloka PayLater Tetap Harus Dibayar Penuh Biaya Cicilan Per Bulannya

Pada tanggal 02 November 2021, saya menerima notifikasi masuk dari aplikasi Traveloka, berupa tawaran menggunakan PayLater Traveloka, yang bisa digunakan berbelanja di merchant online. Karena penawaran tsb cukup menarik, saya coba mengajukan dan ternyata oleh pihak Traveloka disetujui sebesar Rp4.850.000.

Kemudian saya menggunakan fasilitas tsb di aplikasi Shopee. Saya membeli 1 unit gawai dengan merek Samsung seri A32 white 5G. Saya menggunakan cicilan selama 10 bulan dengan rincian sebagai berikut:

Detil Transaksi

Tanggal Transaksi: Nov 2, 2021 1:24:27 PM
Nama Situs: SHOPEE
Jumlah Transaksi: Rp3.999.000
Biaya Cicilan: Rp89.978 x 10 bulan
Total untuk Dibayar: Rp4.898.777
Jumlah Cicilan: Rp489.878 per bulan

Namun karena satu dan lain hal, pesanan tsb saya batalkan. Pesanan saya di aplikasi Shopee berhasil dibatalkan.

Permasalahan mulai muncul ketika saya membuka aplikasi Traveloka untuk mengecek apakah proses refund berhasil. Saya terkejut, ternyata limit yang saya punya tidak kembali 100 persen. Yang lebih terkejutnya lagi, ketika saya melihat tagihan, terdapat 2 bulan tagihan di Shopee sebesar Rp489.878 dan Rp402.601.

Kemudian saya menyampaikan keluhan saya melalui pusat bantuan. Namun entah kenapa jawaban yang saya dapatkan tidak saya mengerti. Karena seharusnya apabila terbatalkan, maka limit saya kembali dan tidak ada tagihan sama sekali.

Setelah saya hitung kembali, total yang harus saya bayar adalah Rp899.777, yang merupakan akumulasi dari total bunga / biaya cicilan / biaya administrasi selama 10 bulan dan per bulannya adalah Rp89.978.

Pertanyaan saya, pesanan saya ini batal, kenapa untuk bunga masih harus saya bayar? Okelah kalau ada biaya pembatalan, tapi apa harus sebesar Rp899.777, dimana itu bunga/biaya cicilan 10 bulan penuh? Ini barangnya saya tidak dapat, tapi saya harus bayar hampir 1 juta rupiah yang uangnya entah untuk apa?

Saya harap Traveloka bisa mengevaluasi lagi, karena yang namanya pesan melalui online dihadapi oleh berbagai macam situasi. Bagaimana jika pihak penjualnya yang membatalkan pesanan? Apa masih pihak pembeli yang harus membayar bunganya secara penuh?

Keith Melvandy Perdanakusuma
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Traveloka PayLater:
[Total:22    Rata-Rata: 1.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

33 komentar untuk “Pesanan Dibatalkan, tapi Tagihan Traveloka PayLater Tetap Harus Dibayar Penuh Biaya Cicilan Per Bulannya

    • 4 November 2021 - (15:20 WIB)
      Permalink

      Sedikit coba bantu menjelaskan kenapa masih tertagihkan, jadi yang dibayarkan adalah selisih dari total angsuranan dikurangi harga barang, bisa disebut interest rate. Kenapa masih ditagihkan? Karena pengajuan pembiayaan sudah disetujui dimana full refund yang diajukan hanya menutup pokok pinjamannya saja. Kenapa besar sekali hingga hampir 1juta? Karena begitulah bunga dari paylater, mau Traveloka, mau pinjol, mau dari mana aja kalau ambil angsuran jangka panjang memang bunga & adminnya gede dan pembatalan refund penuh tapi admin masih kena itu berlaku di hampir semua pembiayaan paylater online.

  • 3 November 2021 - (15:22 WIB)
    Permalink

    SEPERTINYA ANDA TIDAK BACA SYARAT DAN KETENTUANNYA MENGGUNAKAN TRAVELOKA PAYLATER, MAKANYA JANGAN ASAL PESAN DAN PLIN PLAN, CONTOH MAKAN DIRESTORAN PESAN 100 AYAM BAKAR, SUDAH TUNGGU 15 MENIT EH ANDA TIDAK JADI MAKAN WADUH!!!!

    6
    6
    • 3 November 2021 - (15:35 WIB)
      Permalink

      Untuk perbandingan antara pembatalan pesanan saya dengan contoh yg anda berikan tidak bisa di compare,
      Sama saja seperti saya batalkan setelah pesanan saya sudah dikemas dan dikirim dan sudah diterima.
      Sedangkan saya batalkan tidak lama setelah saya pesan dan penjualnya pun menyutujuinya,

      Jadi lain kali mba, kalau kasih contoh atau perbandingan yang masuk diakal, kan kelihatan bahwa anda tidak smart dalam melakukan compare.

      Terimakasih ๐Ÿ˜Œ

      2
      8
        • 3 November 2021 - (15:49 WIB)
          Permalink

          Maaf ya mba, kalau tujuan mba untuk memanasi keadaan sebaiknya anda berhenti komen, saya cuma minta penjelasan aja sama pihak traveloka, udah itu aja. Kalaupun ya memang harus dibayar saya akan bayar, tapi kedepannya tidak akan saya gunakan lg dan saya akan tutup akun saya. Karena menurut saya kurang masuk akal melakukan pembatalan terus dikenakan biaya full bunga. Udah gitu aja

          4
          2
          • 4 November 2021 - (22:50 WIB)
            Permalink

            Makanya jangan girang dulu kalau ada penawaran apa pun, apalagi mancla mencle .

            3
            1
      • 4 November 2021 - (23:59 WIB)
        Permalink

        saya juga pernah di posisi anda, cuman bedanya saya booking hotel sampai 3jt dg skema cicilan. setelah saya batalkan masih tetap ada cicilan karna kembali lg saya memilih skema cicilan yg mana akan di bebankan bunga. setelah refund dana pokok otomatis akan kembali namun dana bunga nya masih ada dan itu yg harus di bayarkan.

        jd kalo mau beli apapun itu kalau dg skema cicilan pasti ada bunga. dan tiba2 ingin di batalkan ya gk bisa full refund karna masih ada bunga yg harus di bayar.

    • 20 November 2021 - (17:47 WIB)
      Permalink

      Mba Angelina. boleh bantu jawab keluhan saya masih terkait tulisan ini, saya mengalami hal yang sama

      pesanan saya dibatalkan oleh sistem shopee karena seller blm mengirimkan barang melewati batas waktu. saya mengerti dan sudah BACA KETENTUAN nya, tetapi saya tidak ada niat membatalkan. saya tidak tau menau, saya pesan, ya saya tunggu. tiba2 pesanan di cancel oleh shopee dan saya tetap ditagih oh traveloka utk bunga 12x cicilan yg jumlahnya 1.7jt. apakah masuk akal? kalau gitu kenapa gak ditagihkan aja ke pihak shopee nya?

  • 3 November 2021 - (18:54 WIB)
    Permalink

    Wah PINjOL pindah ke TRAVELOKA…
    Itu si Agus ama Angelina belum digrebek aja tempatnya.. Paling dia DC nya… Klo ketangkep paling mukanya ditutup pake KARDUS..
    Gw juga pengguna TRAVELOKA, tapi gk begitu sistemnya… ITU JELAS PINJOL masuk ke TRAVELOKA.. Gw coba tutup akun ah… Bisa Berbahaya…

    10
    2
    • 5 November 2021 - (00:05 WIB)
      Permalink

      mas jangankan pinjol, lah wong kartu kredit aja sistemnya gitu kok, yg namanya nyicil barang terus tiba2 di batalkan dana yg kembali hanya dana pokok. bunganya ya gk kembali lah.

      kalo masnya udah pake kartu kredit pasti tau yg namanya uta skema cicilan ya bgitu sistemnya.

      mau pinjol kek , kartu kredit kek sistemnya ya sama. bunga akan di bebankan ke customer.

  • 3 November 2021 - (18:57 WIB)
    Permalink

    Laporkan ke Polisi gan, itu Praktek PINJOL… Jgn kasih ruang ama PINJOL, biar di grebek jd agan gk usah bayar.. Saya bantu sharekan yah.. Biar pada Uninstall TRAVELOKA.. Atau kembalikan TRAVELOKA sebelum masuk PINJOL…

  • 3 November 2021 - (19:41 WIB)
    Permalink

    Ini mbaknya sama bgt mbak terjadi d awal pandemi dmn semua penerbangan d batalkan dan akhirnya refund namun refund terjadi berbulan bulan setelah itu Limit tidak balik 100% dan harus bayar sisa limit saya abaikan dan saya protes ga d tanggapi namun tetap saja caturnusa ini memasukan blacklist name saya di Slik sehingga dengan TERPAKSA saya harus membayar kerugian ini . Dan sampai skg saya masih tunggu pemulihn khanya karena 310ribu d slik yg buat Kol 5 . โœŒ Tetap cek slik mbak dan minta bukti pelunasan juga ya hatihati .

    6
    1
    • 3 November 2021 - (22:16 WIB)
      Permalink

      Serem juga ya ternyata permainan mereka, padahal pembatalannya alasannya jelas karena pandemi,
      mksh mba saranya, iya ini mau saya lunasin habis itu saya hapus aplikasinya~

      • 4 November 2021 - (06:07 WIB)
        Permalink

        Hapus dan jangan gabung dengan segala macam bentuk paylater. Intinya sih jangan ngutang dalam bentuk apapun (s&k berlaku).

        Kata orang bijak:
        ==>> Orang bermindset kaya, berhutang buat mengembangkan bisnis, dan bayar hutang dari untung bisnisnya.
        ==>> Orang bermindset menengah, berhutang buat gaya hidup, dan bayar hutang dari gaji bulanannya.
        ==>> Orang bermindset miskin, berhutang buat bayar hutang.

        7
        3
  • 3 November 2021 - (21:23 WIB)
    Permalink

    Saya setuju, ini sangat tidak adil. Bagaimana bisa transaksi yang telah dibatalkan masih membebankan biaya bunga dan administrasi yang begitu besar kepada konsumen. OJK harus bergerak untuk mengatasi permasalahan ini yang sangat merugikan konsumen.

  • 4 November 2021 - (08:55 WIB)
    Permalink

    Ibaratnya mau beli mobil. Harus ngasih tanda jadi dong ke tokonya. Nah uang DP nya minjam ke temen.
    DP udah masuk. Eh ternyata nggak jadi beli mobilnya ah.
    Pertanyaan
    Apakah DP hangus?
    Jika ya hangus, apakah anda tidak wajib bayar sama temen karena DP nya hangus?
    Mungkin ini pendekatan yang lebih mudah. Mau lebih jelas lagi. Baca syarat dan ketentuan pinjaman yang sudah disetujui.
    Hese kalo jelema mah. Nganjuk nyandu Mayar cadu!

    4
    2
    • 4 November 2021 - (12:30 WIB)
      Permalink

      Saya minta maaf sebelumnya pak, tapi sebaiknya sih anda belajar lg pak. Compare gk head to head, dp mobil sama paylater beda perbandinganya. Udah gitu aja. Saya gak mau jelasin. Bisa cari aja di google dlu dripada komen tapi gk mengerti permasalahanya ๐Ÿ˜…

      2
      6
    • 4 November 2021 - (12:32 WIB)
      Permalink

      Terus dibaca baik2 pak. Apa ada keterangan saya gak mau bayar? Saya cuma mempertanyakan kebijakan yang gk masuk diakal aja. Belajar membaca dengan teliti lagi ya pak ardi. ๐Ÿ˜Š

      3
      3
        • 5 November 2021 - (18:17 WIB)
          Permalink

          Gak usah di bayar, beberapa hari lalu saya belanja dengan kredivo. Namun karena ada barang yg sama lebih murah, saya batalin pembelian barang dan di setujui pembatalan nya, limit saya yang kepakai kembali 100%.

      • 5 November 2021 - (01:28 WIB)
        Permalink

        Nih saya bantu BACA ya mbak.
        1.21 Dengan menggunakan layanan Traveloka PayLater dan/atau PayLater Virtual Number serta menyetujui dan menandatangani perjanjian pembiayaan yang terkait, Anda mengetahui dan menyetujui ketentuan yang berlaku dan dirujuk dalam perjanjian pinjaman mengenai: (a) pengembalian produk, serta (b) pengembalian dana yang tidak termasuk besaran bunga, premi asuransi (jika ada), biaya layanan dan biaya keterlambatan (sebagaimana berlaku) yang bersifat non-refundable atau tidak dapat dikembalikan.

        Ada kan disana? Pengembalian dana yang TIDAK TERMASUK BESARAN BUNGA …

        jadi mbak nya tinggal bayar bunga nya aja. Yang sabar yah. Semoga jadi pelajaran bagi kita semua.

        • 5 November 2021 - (06:01 WIB)
          Permalink

          Logika saya tergelitikโ€ฆ pertama, jika transaksi di Shopee dibatalkan apa Traveloka tetap meneruskan dana ke Shopee? Ini belanja di Shopee ya bukan DP mobil ๐Ÿ˜‚ ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ pengalaman saya belanja pakai kartu kredit di ecommerce kalau transaksi dibatalkan nanti di statement bulanan akan dibalance karena bank tidak meneruskan dana ke pihak ecommerce.

          Kedua, apa sih definisi bunga? Apa bisa ada bunga kalau pinjamannya dibatalkan? Padahal bunga itu bersumber dari pinjaman pokok. Lha ini transaksi batal, pinjaman batal, barang gak dibeli, tapi disuruh bayar bunga? ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

          Ketiga, ini cuma FYI. kalau berdasarkan data dari penulis ada bunga (kalau disetahunkan) 27% p.a. Kalau dibandingkan kartu kredit cuma 21% p.a. Pinjol Traveloka mahal banget sih.

          Untung gak pakai Traveloka paylater, hampir aja terjebak.

          • 6 November 2021 - (08:58 WIB)
            Permalink

            Gini lah biar lebih gampang.
            Mau beli mobil. Minjem uang sama temen 20jt buat DP. Nah kebetulan temennya rada jahat nih. 20jt harus balik 23jt.
            Uang udah di ambil. Dikasih sama showroom. Besoknya nggak jadi ah beli mobilnya. Kebetulan showroom nya baik. Nih DP 20jt dibalikin.
            Yang jadi pertanyaan. Mau balikin ke temennya 20jt atau 23jt?

            3
            2
  • 4 November 2021 - (11:38 WIB)
    Permalink

    Salah dua duanya. Kesalahan konsumen tidak membaca persyaratan asal ok ok saja dan Plin Plan. Kesalahan Traveloka adalah peraturan yang sangat membagongkan dan harus dikebumikan. OJK nya lemah dalam menangani hal seperti ini.

  • 4 November 2021 - (16:56 WIB)
    Permalink

    Saya kemarin beli hp pakai paylater seharga Rp 3 juta lebih dengan tenor 6 bulan namun karena pengemasan hingga 3 hari belum kirim saya mengajukan pembatalan dan 3 jam kemudian dana kembali ke limit hanya dipotong biaya penanganan dibawah Rp 5000,-. Mungkin kebijakan setiap paylater berbeda-beda.

  • 4 November 2021 - (21:04 WIB)
    Permalink

    makin gampang pinjam ini itu makin banyak godaan. intinya ga usah banyak gaya perbanyak usaha dan doa

    • 5 November 2021 - (07:27 WIB)
      Permalink

      Untuk semuanya terimakasih telah memberikan komentar dan masukan. Untuk permasalahan ini telah selesai karena pihak traveloka sudah menghubungi saya dan untuk bunga atau biaya cicilan yg saya permasalahkan tidak perlu saya bayarkan dan sudah hilang di aplikasi. Kesalahan saya juga karena tidak memikirkan matang2 ketika memtuskan membeli sesuatu. Semoga jadi pelajaran untuk kita semua.

      4
      1
      • 5 November 2021 - (07:48 WIB)
        Permalink

        Mbaknya dihubungi via apa? Soalnya saya juga punya permasalahan yg sama dengan mbaknya ๐Ÿ˜ญ

        • 5 November 2021 - (07:55 WIB)
          Permalink

          Saya dihubungi melalui chat aplikasinya mba. Semoga permasalahan juga bisa cepat selesai ya mba

  • 5 November 2021 - (07:23 WIB)
    Permalink

    I feel you mbak. Sumpah kaget banget, saya cancel pembelian karena salah mencantumkan alamat kirim, malah berujung harus bayar sekitar 1jutaan dari total 3.4jt harga barang yg saya cencel/refund.

    3
    1
  • 15 November 2021 - (10:34 WIB)
    Permalink

    Kepada Yth.,
    Bapak Keith Melvandy,

    Terima kasih telah menjadi pengguna setia Traveloka.

    Menanggapi surat terbuka yang Bapak Keith Melvandy tujukan kepada Traveloka di MediaKonsumen.com pada 3 November 2021, dapat kami sampaikan bahwa Traveloka telah menghubungi Bapak Keith Melvandy melalui sambungan telepon dan email guna berkoordinasi lebih lanjut serta memberikan solusi terbaik terkait situasi yang Bapak Keith Melvandy alami. Adapun solusi tersebut telah diterima dengan baik oleh Bapak Keith Melvandy.

    Demikian pernyataan resmi ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

    Hormat kami,
    Tim Traveloka PayLater

 Apa Komentar Anda mengenai Traveloka PayLater?

Ada 33 komentar sampai saat ini..

Pesanan Dibatalkan, tapi Tagihan Traveloka PayLater Tetap Harus Dibayaโ€ฆ

oleh Keith Perdanakusuma dibaca dalam: 1 menit
33