Home Credit, Tolong Hapus Denda Kuitansi Pembayaran Saya

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen yang telah memuat surat saya ini.

Kepada Home Credit, mohon hapus denda kuitansi Flexi Fast saya dengan nomor kontrak: 4000391631. Saya memiliki pinjaman Rp30.000.000, dengan angsuran Rp1.802.000 dan sudah berjalan 28 kali, dengan total pembayaran sudah Rp50.456.000, masih kurang 2 kali cicilan lagi.

Saya berniat untuk mengajukan pelunasan awal dan meminta penghapusan denda kuitansi sebesar 1 kali angsuran. Saya sudah mengirimkan surat ke Home Credit serta mengirimkan kuitansi pembayaran. Namun sulit sekali untuk menghapus denda kuitansi tersebut. Pihak Home Credit mengharuskan saya membayar sebesar Rp5.377.886 untuk pelunasan, padahal cicilan saya masih kurang 2 bulan lagi.

Saya minta Home Credit untuk menghapus denda kuitansi tersebut. Karena saya berniat dan beritikad baik untuk melunasi tagihan di nomor kontrak tersebut. Bagi saya denda kuitansi sebesar Rp1.747.000 sangat besar.

Saya mohon Home Credit segera merespons surat saya ini supaya saya bisa melakukan pelunasan di awal. Terima kasih.

Junaedi Abdullah
Bogor, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Home Credit Indonesia:
[Total:98    Rata-Rata: 1.7/5]
Tanggapan Home Credit atas Surat Bapak Junaedi Abdullah

Yth. Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com, Sehubungan dengan keluhan dari Bapak Junaedi di MediaKonsumen.com pada 6 Juni 2022 di kolom Surat...
Baca Selengkapnya

42 komentar untuk “Home Credit, Tolong Hapus Denda Kuitansi Pembayaran Saya

    • 7 Juni 2022 - (13:00 WIB)
      Permalink

      Fyi kuitansi ini harusnya dikirim di awal, bukan di akhir saat mau lunas. Dan kuitansi harus sesuai tujuan pinjam uangnya untuk apa..
      Jadi kalau di kasus ini, skemanya jadi seperti TS memalsukan kuitansinya
      Cmiiw

      2
      1
      • 11 Juni 2022 - (12:28 WIB)
        Permalink

        Waktu akad saya sudah diberitahu kalau kuitansi boleh dikiririm sebelum cicilan berakhir
        3 bulan akad saya kirim lalau awal bulan ini saya kirim

    • 7 Juni 2022 - (08:38 WIB)
      Permalink

      Coba datang aja pak. Ke Sales home credit terdeket biasanya banyak di mall . Nah minta tolong sama sales nya buat upload kuitansi.. setau saya gak bakalan kena denda kalo belum lunas.

    • 6 Juni 2022 - (13:56 WIB)
      Permalink

      “saya berniat dan beritikad baik untuk membayar, tapi saya tidak berniat membayar denda yang diberikan, padahal saya tinggal upload kuitansi seharusnya”

      konyol ya memang

      8
      5
      • 6 Juni 2022 - (16:34 WIB)
        Permalink

        Pinjam 30 juta, kembalikan 50 juta lebih, itu juga masih kurang sama Home Credit. Dasar lintah darat!!!

        18
        2
        • 7 Juni 2022 - (05:41 WIB)
          Permalink

          Alhamdulillah…..untung kemarin pengajuan di tolak……saya dulu bertanya brp %?3 % z….sekalinya…wooo……amazing home credit nih

        • 7 Juni 2022 - (12:20 WIB)
          Permalink

          masalah nya kan kaum pengutang yang mau dibodohi, kan nda usah ngutang kalo g setuju? sudah tahu yang harus dibayar segitu kok, kok ujungnya kayak pura2 dijebak

          ini beda dengan pinjol ilegal yang baru daftar lsg dikriim dana nya, kalau kyk home credit ini kan disimulasikan dulu

      • 11 Juni 2022 - (14:42 WIB)
        Permalink

        Inilah kalau manusia gak paham tentang konteks sebuah surat,
        Bisanya asal mangap dan nyinyir doang
        Jempol lebih cepat dari pada otak yang komentarnya ya begini,
        Bisanya cuma nyinyir tanpa memberikan masukan yang positif

    • 6 Juni 2022 - (16:39 WIB)
      Permalink

      Innalilahi Ribanya Parah Banget Ini HCI…. Bunganya Bisa 20 Jutaan Sendiri. Mudah2an Masalah Agan Bisa Cepat Selesai & Dijauhkan Dari HCI ********

      9
      1
      • 11 Juni 2022 - (12:25 WIB)
        Permalink

        Buat mulya iya saya berniat dan beritikad baik
        Lah saya punya hutang angsuran Rp 1.802.000,-
        Selama 30 bulan jatuh tempo juli saya bayar 3 bulan dimuka apakah itu bukan “berniat dan beritikad baik” tanpa pengurangan speser pun
        Yang jadi masalah denda kuitansi saya sudah uplod 2 kali tapi belum bisa dihapus.
        Disana ada kalimat ” saya sudah mengirimkan surat dan mengirim kuitansi pembayaran”
        Lu bisanya cuma nyinyir doang. Kalau komen pinter dikit lah ,,,,
        Tapi alhamdulillah sudah lunas pagi ini.

        • 11 Juni 2022 - (12:43 WIB)
          Permalink

          Tanpa anda berniat dan beritikad baik pun itu sdh jadi kewajiban anda tuk bayar hutang. Lucu anda ini, seolah olah anda bayar hutang tergantung niat. Kalo gada niat baik ga bayar ya?

          • 11 Juni 2022 - (13:18 WIB)
            Permalink

            Yang lucu itu anda, anda tidak tahu konteks surat saya ini
            Saya punya hutang mau saya lunasin diawal karena kurang 3 bulan tapi ada denda kuitansi pembayaran yang harus saya bayar,
            Karena saya sudah merasa mengirimkan kuitansi pembayaran tapi sulit sekali untuk menghapusnya jadi saya putuskan kirim surat disini.
            Ingat saya tidak meminta keringanan utang ya.
            Tapi saya sudah uplod kuitansi tapi tidak diterima.
            Harusnya anda dukung atau punya opini untuk HCI kedepannya untuk menghapus syarat kuitansi pembayaran
            Karena orang minjem uang itu tidak selamanya pakai kuitansi
            Mungkin ada yang buat bayar hutang, buat bayar sekolah pengobatan alternatif atau biaya hidup yang kecil² gak kecatet justru masalah kuitansi ini yang bikin rumit,
            Duitnya gw beliin tanah kuitansi gw uplod ditolak gak diterima
            Awal bulan ini saya kirim surat balasannya seperti ini :

            Pastikan invoice atau kuitansi yang Bapak kirimkan benar dan sesuai dengan kriteria antara lain:

            1. Nama penjual dari barang atau jasa yang dibeli beserta tanda tangan / stempel.

            2. Alamat atau nomor telepon atau nomor handphone dari penjual.

            3. Keterangan barang atau jasa apa yang dibeli.

            4. Tanggal pembayaran atau pembelian (paling lama 3 bulan sebelum tanggal pengajuan).

            5. Harga pembelian.
            Kira anda paham tidak poin nomor 4

        • 11 Juni 2022 - (14:03 WIB)
          Permalink

          Mending aj baca sendiri kata2 anda. Anda minta di hapus denda kwitansi anda karena anda berniat dan beritikad baik melunasi cicilan anda. Dari situ sj sdh bs dipahami kata2 anda. Dan kalau tdk mau kena denda, ga usah ribet, tinggal bayar sesuai aturan 2x lg. Atau jgn2 anda mau mengajukan pinjaman lg karena anda butuh makanya mau di lunasi yg sisa tagihannya?

          • 11 Juni 2022 - (14:15 WIB)
            Permalink

            Kalau baca dari atas jangan bawahnya doang
            ” Saya sudah mengirimkan surat ke Home Credit serta mengirimkan kuitansi pembayaran. Namun sulit sekali untuk menghapus denda kuitansi tersebut.”
            Kuitansi harus dibayar atau dihapus dari HCI
            Karena waktu mau bayar nominalnya dobel diangsuran terakhir karena lewat virtual account.
            Ente malah gak bener lagi ngajarin jangan bayar denda.
            Orang saya minta secara resmi supaya denda dihapus dan akhirnya dihapus secara resmi.
            Eh ketemu anda tukang nyinyir.
            🙂

    • 6 Juni 2022 - (16:15 WIB)
      Permalink

      yang ngeri itu yang ngutang, udah tau bunganya segitu masih diterima aja, saya sih g berani

      7
      1
      • 7 Juni 2022 - (07:14 WIB)
        Permalink

        Kalau anda keberatan membayar denda pelunasan dipercepat 1,747 juta, bayar aja sisa 2 angsuran x 1,8 juta sesuai jadwal angsuran normal. Yang mudah tidak perlu dibuat sulit.

  • 6 Juni 2022 - (22:12 WIB)
    Permalink

    kadang heran juga yg pinjem2 ke leasing apa pinjol… waktu mau akad emang ga di itung ya angsuran ma tenor nya bakal jadi berapa jumlah nya, seolah2 jadi korban penipuan padahal klau cerdas kan hitung dulu anguran kali jumlah cicilan berapa kalo sangup lanjut klo merasa angka nya seperti lintah darat ya ga usah ajuin 😅

    • 7 Juni 2022 - (12:28 WIB)
      Permalink

      Edukasi bang…Abang sudah lebih kaya,sejahtera bijak, teladan bahagia bersama keluarga ,tidak seperti mereka…ayok abang bantu mereka yang perlu dukungan ilmu yang Abang punya👍👍👍👍👍mereka Yang bodoh menurut Abang adalah saudara Indonesia kita ..

      3
      3
      • 8 Juni 2022 - (00:28 WIB)
        Permalink

        Banyak yg bahagia dgn kehidupannya pdhl mereka bkn org kaya. Intinya hrs lbh banyak bersukur dan hrs memikirkan akherat jg. Itu yg sy selalu dengarkan dari khotbah jum’at.

        • 11 Juni 2022 - (14:32 WIB)
          Permalink

          Tapi juga jangan asal nyinyir doang
          Kalau gak bisa kasih masukan yang baik lebih baik diam dari pada nyinyir gak mutu

  • 7 Juni 2022 - (02:38 WIB)
    Permalink

    Itu kreditan amit2 . pinjem 30jt , udah diangsur 28x 50jt lebih.. @Junaedi , mas.. lain kali kalau minjem duit, mendingan ‘nyekolahin’ barang ke penggadaian, sejelek2nya penggadaian ga sesadis homecredit/semua pinjol. Jadinya ini anda berurusan dengan vampir/drakula. Bukan lintah darat lagi ini mah

    • 7 Juni 2022 - (08:44 WIB)
      Permalink

      Semua pinjaman online rata rata seperti itu. karena gak ada yang di tahan . Proses nya cepat gak ribet . Proses 1hari cair . Kalo pinjam ke bank biasanya harus ada sertifikat tanah. / Apalagi kalo ke adaan mendesak. Misal butuh uang buat oprasi. Bayar kuliah. Ya balik lagi ke orang nya kalo gak ada kebutuhan mendesak pasti gak bakalan ke pinjol. Paling pinjem ke tetangga. Di pinjemin gak di omongin iya

      5
      1
      • 7 Juni 2022 - (16:35 WIB)
        Permalink

        ?

        pinjaman bank ya sama kali, cuma program nya aja beda dari yang anda bayangin, itu namanya KTA, kredit tanpa anggunan, memang langsung transfer aja tanpa ada jaminan, dan hampir semua bank pasti ada program KTA nya

        1
        1
    • 7 Juni 2022 - (12:31 WIB)
      Permalink

      Mantap👍👍👍👍 mengajari yang kurang pintar/kurang berilmu..bapak ibu lebih pintar, bijak,,terus bantu saudara Indonesia kita

      1
      2
  • 7 Juni 2022 - (16:30 WIB)
    Permalink

    Setahu gw tuh home credit udah ojk, kwitansi kayaknya diawal dikasih tau syarat batas penyerahan kwitansi dah, klo lewat kena denda kwitansi.. Makanya klo gua kagak mao dah pinjem di lembaga keuangan kayak gitu jangankan minjem, beli motor kredit aja rugi kayaknya.. Aturan motor harganya 17 jadi 25 juta, wkwkwk

    • 11 Juni 2022 - (16:35 WIB)
      Permalink

      @ IVAN
      Yang ngeri itu elu bukannya ngasih masukan yang positif tapi malah nyinyir gak karuan
      Gw bahas denda elu nyinyir angsuran
      Gw minta denda dihapus karena sudah merasa ngirim kuitansi
      Elu malah bahas angsuran emangnya gw minta keringanan jumlah angsuran apa ?

  • 11 Juni 2022 - (15:08 WIB)
    Permalink

    Ya Lo tinggal bayar aja semuanya sama denda kuitansi nya. Kalau berat, tinggal Lo jual aja barang yang dirumah buat bayar semuanya. Simple.

    • 11 Juni 2022 - (15:39 WIB)
      Permalink

      Komentar elu songong,
      Gak tahu konteks sebuah surat,
      Lu buzzer ya
      Songong lu seperti gak pernah susah dan gak bakalan susah

      • 11 Juni 2022 - (15:43 WIB)
        Permalink

        Pak Junaedi ini kan sudah selesai permasalayannya. Alangkah baiknya takedown saja artikel ini.
        Tidak ada gunanya berperang komentar🙏🏾😂

      • 11 Juni 2022 - (17:00 WIB)
        Permalink

        Hei Bos, salah komentar saya dimana?
        Melanggar hukumlah? Melanggar UU kah?
        Gue cuman bilang, tinggal dibayar semuanya, apa susahnya. Simple kan.

        • 11 Juni 2022 - (17:53 WIB)
          Permalink

          Komentar Anda gak salah itu hak Anda mau berkomentar seperti apapun !
          Tapi menurut saya,Anda tidak punya Empati pada permasalahan saya
          Bukan perkara tinggal bayar,
          Saya ada keluhan denda kuitansi di HCI saya sudah uplod kuitansi bahkan 2 kali saya uplod sudah kirim surat tapi dendanya kuitansi masih muncul.
          Untuk dari itu saya tulis keluhan di MK ini

  • 11 Juni 2022 - (18:02 WIB)
    Permalink

    Assalamualaikum wr wb,
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen yang telah mempublikasikan surat saya dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Home Credit yang telah menghapus Denda kuitansi saya dan saya telah melunasi kewajiban saya pada kontrak tersebut.
    Saya juga berterima kasih kepada para komentator yang memberi masukan/nasihat positif.
    Untuk kedepannya saya harap dari para komentator di MK untuk lebih bijak dan memiliki Empaty kepada setiap keluhan yang muncul .
    Bila ada kata² dikomentar saya yang kurang berkenan saya mohon maaf yang sebesar besaranya.

 Apa Komentar Anda mengenai Home Credit Indonesia?

Ada 42 komentar sampai saat ini..

Home Credit, Tolong Hapus Denda Kuitansi Pembayaran Saya

oleh junaedi dibaca dalam: 1 menit
42