Gift Voucher MAP “Zonk”

Saya merasa sangat dirugikan. Saya memiliki voucher MAP, yang ternyata voucher tersebut telah dinonaktifkan secara sepihak oleh MAP. Saya baru tahu saat saya menggunakan pembayaran di Galaxy Mall Surabaya. Karyawan store tersebut menginfokan bahwa beberapa voucher yang saya miliki sudah tidak berlaku, yaitu senilai Rp600 ribu, padahal tidak ada masa berlakunya.

Saya memiliki voucher MAP senilai Rp1,3 juta dalam bentuk kertas, yang di antaranya ada tulisan: “Valid till (masa belaku) 31 Des 22″ sebanyak Rp700 ribu, dan yang Rp600 ribu tidak ada masa berlaku/tidak ada batas waktu penggunaan. Hal ini sesuai Syarat dan Ketentuan saat voucher MAP tersebut saya beli/dapatkan, yang seharusnya dan sewajibnya dipatuhi dan dijalankan sebagaimana voucher tersebut sudah diperjualbelikan di masyarakat luas.

Sebagai konsumen saya keberatan sekali, karena voucher yang saya BELI, dengan harapan akan mendapatkan manfaat lebih tapi malah buntung. Saya email ke CS dan ditanggapi dengan jawaban seperti ini:

…voucher-voucher yang sudah tidak lagi berlaku karena sudah ditarik dari peredaran sejak Agustus 2019 oleh manajemen PT Mitra Adiperkasa Tbk.

Kode-kode tersebut tercetak tanpa tanggal kedaluwarsa. Sebelumnya MAP sempat mengadakan proses penukaran voucher edisi lama dengan edisi baru yang sudah dilakukan sebelum pandemi melanda Indonesia, yaitu mulai pada Agustus 2019 – 31 Januari 2020, yang kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2020 sesuai permintaan pelanggan/pemilik voucher.

Informasinya masih dapat diakses di sini: MAP Gift Voucher – Mitra Adiperkasa

MAP Gift Voucher – Mitra Adiperkasa
PT Mitra Adiperkasa, Tbk is The #1 Lifestyle Retailer in Indonesia

Ini jawaban yang menurut saya sangat tidak kooperatif/tidak bertanggung jawab atas ketentuan yang telah dibuat sendiri oleh MAP saat itu. Voucher dinonaktifkan dan diinfokan untuk melakukan penukaran, yang mana ketika sudah diperjualbelikan, pada voucher tidak ada menempel data diri pembeli. Jadi bagaimana customer bisa tahu kalau voucher yang kita beli bermasalah dan harus dilakukan penukaran/pembatalan/apalah? Tolong jangan merugikan konsumen yang sudah percaya membeli produk Anda.

Pihak MAP mengumumkan di web MAP, media yang saya yakin seyakin-yakinnya tidak banyak orang tahu. Karena tidak setiap orang itu mengakses berita/sosmed/media apa pun yang kalian muat beritanya. Kecuali kita diinfokan secara langsung, seperti misalnya kita membeli tiket pesawat yang di tiket tersebut menempel data diri pembeli. Saat terjadi reschedule, konsumen diinfokan langsung dan kalau tidak menanggapi yang salah adalah konsumen itu sendiri.

Sebagai perusahaan besar dan ternama, seharusnya MAP lebih bertanggung jawab atas apa yang telah ditetapkan. Seharusnya voucher yang telah terlanjur beredar dibiarkan sampai habis penukaran oleh konsumen yang sudah terlanjur membeli voucher MAP kalian yang bermasalah. Ibaratnya saya ini tertipu, membeli voucher bodong, jelas ini penipuan.

Jujur karena saya tidak tahu informasi apa pun tentang MAP, saya tidak terburu-buru menggunakan voucher tersebut. Karena yang saya tahu voucher tersebut aktif sepanjang masa. Saya bukan tipe orang konsumtif, apalagi saat pandemi melanda yang kita diwajibkan stay at home. Keuangan juga terganggu, tidak lagi memikirkan belanja, benar-benar menggunakan uang sesuai kebutuhan saja.

Keberatan saya tidak ditanggapi dengan baik oleh pihak MAP, sehingga saya menulis di Media Konsumen, supaya Pihak MAP lebih respek dan peka. Saya juga baru tahu dari membaca-baca di beberapa media untuk keluhan konsumen, ternyata sangat banyak sekali konsumen yang dirugikan oleh ketentuan MAP.

Saya adalah pengguna voucher, karena menurut saya voucher bisa didapatkan degan harga lebih murah dibanding kita membayar cash, bisa juga dijadikan gift. Saya pengguna voucher seperti Superindo, Carrefour, Hypermart, MAP. Menurut saya MAP ini menyenangkan, karena bisa mencakup banyak store, tapi ternyata malah yang menjadikan masalah.

Dengan kejadian ini saya jadi benar-benar kapok untuk membeli kembali voucher MAP dalam bentuk apa pun, baik kertas maupun digital, karena ketidakjelasan dan semau maunya keputusan pihak MAP.
Jadi kalian sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum membeli voucher, apalagi kalau untuk gift ke orang tersayang. Bisa dibuat malu kalau ternyata voucher yang kita berikan adalah voucher bodong seperti yang saya punya. Be aware!!

Harapan saya semoga pihak MAP bisa bertanggung jawab atas voucher saya dan voucher banyak orang yang tiba-tiba tidak bisa dipakai, karena telah dinonaktifkan. Semoga MAP lebih cermat lagi dalam melakukan pemasaran program, sehingga tidak merugikan dan mengecewakan konsumennya.

Shilvy Witama
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai MAP Gift Voucher:
[Total:18    Rata-Rata: 2.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

14 komentar untuk “Gift Voucher MAP “Zonk”

  • 11 Agustus 2022 - (16:11 WIB)
    Permalink

    sy jg mengalaminya tahun lalu saat mau belanja di sport station. saat itu voucher MAP sy ditolak krn sudah expired, sy bilang ke karyawan disana bahwa seinget sy voucher MAP tdk ada batas berlakunya.
    menurut sy, kurang sosialisasi aja sih. Giliran promo aja besar2an, masuk iklan di TV segala, tp informasi sepenting ini ga pernah nongol. Kita belinya dulu pake duit, ada yang dikasih dari hadiah, cocok dijadikan hadiah karena tdk ada batas waktu expirednya. sekarang dgn semena2 menghanguskan voucher2 yg telah beredar luas. Licik banget

    5
    2
    • 22 Agustus 2022 - (12:47 WIB)
      Permalink

      lalu anda gmn? pernah ada komplain ga?
      bikin emosi aja kl uang uda masuk ya gt semaunya

      • 22 Agustus 2022 - (13:15 WIB)
        Permalink

        komplain di toko itu aja sih. yaudah deh merelakan aja, ada 5 voucher ya ak simpen lg sampe sekarang. feelingku sih gara2 pandemi COVID. MAP merugi krn toko2 di mall pd tutup, akhirnya dia ‘memakan’ duit dari voucher2 tsb, dianggap hangus.
        Memang ada papan pengumuman yg berisi info voucher2 tsb akan expired tanggal sekian, tp itu hanya sebatas pengumuman di toko, tidak di media massa/cetak. ditambah pandemi kita ga boleh ke mall, jadilah kita semua kurang sosialisasi. Sebenernya ini bisa digugat secara hukum kalo mau

        • 22 Agustus 2022 - (13:37 WIB)
          Permalink

          iya sy tipe orang jarang bangetttt ke mall, sebelum pandemi aja jarang apalagi pandemi malah ga sama sekali
          jaga2 diri aja sesuai aturan pemerintah dan perusahaan saya kerja dilarang ke mall dan tempat ramai jadi saya lebih sering belanja online.
          MAP nutup lubang ruginya dunk dengan mangsa rakyat jelata
          senasib ya kita saya punya 600rb ZONK

    • 22 Agustus 2022 - (12:48 WIB)
      Permalink

      iya sih kapokk kl gini
      saya sih banyak dapet dari reward kerja dalam arti sebagian dari gaji, makanya ga sembarang belanjain vouchernya

  • 12 Agustus 2022 - (09:15 WIB)
    Permalink

    Seingat sy pas awal2 pandemi ada info dan masuk berita di internet kalau semua vocer map yg tanpa tercetak masa expired harus segera ditukarkan. Dan heran aja punya vocer bisa disimpan selama itu hehe… Masa beli vocer lebih murah? Biasa kalau di ecommerce malah lebih mahal karna biasa beli vocer buat hadiah ke orang2

    2
    4
    • 22 Agustus 2022 - (12:51 WIB)
      Permalink

      ya dipake seperlunya, krn saya ga gampang cari duitnya
      saya ga tau ada beritanya dan banyak juga yang ga tau, kl tau ya sudah saya pake lah

  • 12 Agustus 2022 - (14:12 WIB)
    Permalink

    Biasanya untuk perusahaan semacam ini mereka lampirkan di S&K nya kalau perusahaan ybs berhak sewaktu2 mengubah ketentuan tanpa pemberitahuan. Bagian ini ada baiknya dibuat tersendiri pada surat Media Konsumen. Saya rasa tidak hanya pada MAP tapi juga semua perusahaan lain dengan s&k yang sama.

  • 12 Agustus 2022 - (22:37 WIB)
    Permalink

    wah punya saya gak berlaku jg nih, nominal nya cuma 100k sih, saya jg gak tau ada info begitu, karna pemberitahuan mereka gak segencar ecommerce yg lagunya aja sampe terngiang2, yg saya tau kan itu voucher berlaku seumur hidup jadi ya simpan aja selama gak dipake, jd harus dibuang dah cuma jadi sampah di lemari

  • 13 Agustus 2022 - (21:43 WIB)
    Permalink

    Seingat saya hal ini sudah diumumkan di semua toko dalam jaringan MAP di berbagai mall. Ada pengumuman di kasir di toko-toko seperti Sogo Galaxy Mall, toko-toko MAP di mall-mall besar di Surabaya, seperti Galaxy Mall, Tunjungan Plaza, Supermall/Pakuwon Mall, dan itu diumumkan selama berbulan-bulan, sebelum pandemi mulai.

    • 22 Agustus 2022 - (13:18 WIB)
      Permalink

      iya hanya diumumkan di toko2 retail, tidak di media massa/cetak. kalo hanya diumumkan di toko seolah2 sembunyi tapi beralibi tidak bersembunyi.

  • 14 Agustus 2022 - (08:16 WIB)
    Permalink

    Seingat saya dulu di semua gerai yang bekerja sama dengan MAP ada info bahwasanya voucher tersebut harus ditukarkan. Bahkan di Mallnya pun ada pemberitahuannya juga.

    Mengingat maraknya juga voucher palsu saat itu, apalagi juga diperjualbelikan.

 Apa Komentar Anda mengenai MAP Gift Voucher?

Ada 14 komentar sampai saat ini..

Gift Voucher MAP “Zonk”

oleh shilvy dibaca dalam: 3 menit
14