Penarikan Dana Otomatis di Lazada Gagal Padahal Poin Pelanggaran Masih 0

Bismillah,

Kami menulis di sini dalam upaya kami untuk bisa berkomunikasi secara langsung dengan pihak Lazada, berkomunikasi dua arah karena selama ini kami merasa hanya komunikasi dengan robot, tidak mendapat jawaban atas apa yang kami alami. Juga tidak mendapat hak untuk menyampaikan sanggahan kami.

Saya adalah pemilik toko dengan identitas toko R Jaya Store ID67X8EWUW. Saya memulai jualan tahun 2019, dengan berjualan knalpot. Karena saya melihat adanya ketidaksehatan penjualan knalpot lokal, saya memutuskan mencari-cari peluang penjualan dengan berjualan apa saja dengan meminta izin beberapa supplier untuk memasarkan produknya di MP Lazada. Setelah mendapat izin baru kami buat iklan di Lazada.

Terakhir kami memberi perhatian dengan kategori produk perbengkelan, dan baru berjalan sekitar 2 bulan sekitar bulan Oktober. Tanpa menghapus barang barang produk supplier lain. Artinya kami menjual beberapa kategori di satu akun toko kami. Dengan sistem iklan di Facebook kemudian diarahkan ke Lazada.

Kronologi,tanggal 15 November 2022, seperti pekan pekan sebelumnya saya menunggu pencairan dana otomatis. Tapi hingga siang ternyata tidak ada yang masuk ke rekening. Saya cek email barangkali ada pemberitahuan ternyata tidak ada. Kemudian cek laporan di saldo toko ternyata ada keterangan “pencairan dana gagal.

Saya cek kesehatan toko, tidak ada masalah, masih 0. Pesanan juga masih berjalan. Siangnya di tanggal yang sama, saya lapor PSC mencoba mencari tahu apa penyebab ditahannya dana saya. Berdasarkan keterangan PSC, toko saya dalam masa investigasi dan selama 3 bulan dimohon menunggu.

Berulangkali saya lapor PSC karena tentu saya harus mencari tahu apa alasan dana saya ditahan, dan kapan bisa dicairkan. Jawaban PSC, saat ini tidak bisa memberi tahu, dan saya baru bisa mencoba untuk mencairkan dananya kembali setelah tanggal 8 Februari 2023.

Sedangkan dana yang ditahan itu hanya sebagian kecil hak saya, sebagian yang lain merupakan dana supplier. Darimana saya bisa membayarkan kepada supplier, saya juga bukan penipu, tapi oleh sebab dana ditahan saya dianggap menipu.

Saya sangat menghargai usaha Lazada untuk mempertahankan eksistensinya sebagai Marketplace yang terpercaya, dan juga adil. Maka dari itu di sini saya berupaya menuntut keadilan untuk mendapatkan hak hasil penjualan saya.

Saya terus mencari tahu apa kesalahan yang mungkin saya tidak sadari sehingga membuat dana saya ditahan, di akhir sesi pertanyaan dengan PSC baru kemudian PSC merevisi informasinya bahwa saya bisa mengajukan banding.

Di situ saya baru mendapat informasi bahwa kesalahan saya adalah penyalahgunaan voucher dan subsidi ongkir. Kami tekankan kepada pihak Lazada, bahwa kami mengira bahwa voucher adalah fasilitas yang diberikan Lazada untuk pembeli. Ada beberapa bukti percakapan saya dengan pembeli,saya menjelaskan kepada calon pembeli bahwa di Lazada bagus untuk pengirimannya ada subsidi ongkos kirim dan bebas biaya COD dengan menunjukkan SS voucher kepada calon pembeli.

Meskipun pelanggan menyebut platform lain, saya tetap menunjukkan Lazada sebagai MP kepercayaan kami. Saya juga berusaha memberitahu kepada pelanggan identitas toko saya, supaya bisa membeli secara mandiri di toko saya. Jika pihak Lazada membutuhkan bukti percakapannya, saya sudah merangkumnya.

Jika memang penggunaan voucher dikategorikan sebagai penyalahgunaan, maka sebelum dana saya ditahan seharusnya saya mendapatkan peringatan terlebih dahulu atau menerima poin pelanggaran, sehingga saya bisa mempelajari dan memperbaiki kesalahan yang saya tidak sadari.

Namun kami tidak mendapat pemberitahuan melalui email kami tentang pelanggaran yang kami lakukan, padahal di growth center Lazada sudah menyebutkan adanya penyalahgunaan voucher. Email pemberitahuan yang berkaitan dengan investigasi secara khusus dan informasi penyalahgunaan voucher belum kami dapatkan. Bahkan poin pelanggaran pun masih 0 (kosong), tidak ada pelanggaran sama sekali namun dana sudah ditahan.

Kami mohon untuk pihak Lazada, menanggapi keluhan kami. Di dana yang ditahan, ada hak hasil penjualan kami, ada hak supplier kami, ada hak fakir miskin, ada hak-hak lain yang sampai saat ini belum bisa saya tunaikan dikarenakan dana saya ditahan.

Memang jumlahnya hanya 5.549.000 tapi itu sangat berarti bagi kami pelaku usaha kecil untuk mobilitas usaha kami, perputaran modal, dan menyambung hidup kami. Jika memang adanya kesalahan yang tidak kami sadari, kami siap menerima konsekuensi poin pelanggaran, tapi untuk dana, kami mohon itu adalah hak yang kami tetap berupaya untuk memperjuangkannya.

Terima kasih untuk media konsumen yang telah memberi ruang bagi saya untuk berupaya berkomunikasi secara langsung kepada pihak Lazada.

Niko Priyanto
Purbalingga, Jawa tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:13    Rata-Rata: 4.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

11 komentar untuk “Penarikan Dana Otomatis di Lazada Gagal Padahal Poin Pelanggaran Masih 0

  • 25 November 2022 - (13:48 WIB)
    Permalink

    Hasil penjualan adalah sepenuhnya hak anda, tidak boleh ditangguhkan pihak manapun kecuali dalam pengawasan dan perintah pengadilan. Kecurigaan hanya karena voucher cukup dengan membekukan akses toko, bukan menahan dana yang bukan hak marketplace.

    Marketplace yang mengusung bendera liberalisme dan kolonialisme ala barat sebaiknya tinggalkan saja. Orientasi mereka cuma cuan, bukan kemitraan UMKM.

    7
    4
    • 25 November 2022 - (16:32 WIB)
      Permalink

      Sy berhenti jualan di lazada dikarenakan bebrapa transaksi terakhir di kenalan volume.. Yg paling parah cuma selimut 1 biji loh..selimut untuk tidur loh dikenakan volume. Tobat tobat mending di Shopee aman volume..

      2
      1
    • 25 November 2022 - (19:40 WIB)
      Permalink

      Saya juga berhenti jualan di Lazada.
      Disana lebih mementingkan penjual Penipu daripada yg jujur.
      Dalam deskripsi saya menambahkan :
      Hati2 dalam membeli HP, pastikan HP yg anda beli masih berwarp berbungkus segel plastik pabrik agar anda tidak tertipu.

      Lalu toko saya di non aktifkan dg alasan yg tidak jelas.
      Mending jualan di Tokopedia, disana malah mendukung toko2 yg berjualan jujur walau pembeli lebih sedikit.

      Lama kelamaan Lazada bakal tidak dipercaya lagi produk2 listingnya dan pada akhirnya mati sendiri.
      .

      5
      1
    • 26 November 2022 - (06:53 WIB)
      Permalink

      Sama yang saya alami saya pelanggan setia lazada dg ID 501842819 saya merasa kecewa dg lazada sudah hampir 1 bulan pengbalian dana saya ditahan oleh pihak lazada padahal dari penjual sudah acc melepas dana untuk dikembalikan pada saya tapi dari lazada menahannya..slama ini hanya ngmng dg robot atau cs yg tdk membantu karna slalu diulang2 suruh menunggu..menunggu2..tolong pihak lazada selesekan pengembalian dana saya..perusahaan besar tapi mau ambil untung dg cara yg tdk amanah..

    • 27 November 2022 - (10:10 WIB)
      Permalink

      itulah akibat nya kalau jualan online, dana penjual bisa ajah ditahan dengan alasan, padahal merasa gak salah, lebih baik tinggalkan yg berrsiko, dan jualan di marketplace dan lain lain lebih tidak beresiko uang ditahan… bnyk yg komplain seperti anda

  • 25 November 2022 - (15:46 WIB)
    Permalink

    Terimakasih bapak atas tanggapannya. Kami masih sangat berharap bisa menyelesaikan permasalahan kami dengan jalan yang baik, yang tidak merugikan sepihak.

    2
    1
    • 26 November 2022 - (10:13 WIB)
      Permalink

      Waduh, saya sih hanya pengguna Lazada saja(bukan penjual) kurang paham juga sistemnya kalo penjual, jadi gak bisa komentar lebih jauh, tapi ini sudah disampaikan ke CS Lazada kan ya? Sudah masuk nomor laporan untuk tindak lanjut belum? Atau paling tunggu surat ini ditanggapi oleh Lazada…
      Itu hanya gagal penarikan kan ya? Bukan uangnya lenyap begitu saja diambil oleh Lazadanya(jadi Rp 0) kan?

      Semoga ketemu titik terang deh untuk masalahnya dan semoga tetap menjadi penjual di Lazada ya meski pasti kecewa wkwkwk

  • 26 November 2022 - (11:53 WIB)
    Permalink

    Saldo saya 14jt juga sudah 1 tahun ditahan lazada, tiap bulan saya email katanya masih investigasi.

  • 26 November 2022 - (19:18 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah saya sudah mendapatkan email tanggapan dari Lazada, dan sudah memastikan ke PSC bahwa tanggapan itu resmi dari Lazada. Kemarin juga sempat dihubungi dari pihak greater Jakarta yang kemungkinan dari Lazada tapi qodarullah kami tidak angkat, karena sedang dalam perjalanan. Saya sangat sangat yakin Lazada juga menginginkan kebaikan untuk penjual. Besar harapan kami, Lazada akan memenuhi janjinya akan memproses pembayaran di toko kami pada periode selanjutnya. Terimakasih untuk bapak, ibu, mas, kakak yang sudah berkenan memberi komentar pada tulisan saya. Semoga dimudahkan segala urusannya.

  • 29 November 2022 - (17:41 WIB)
    Permalink

    Terimakasih media konsumen yang telah memberi ruang bagi kami dalam upaya berkomunikasi secara langsung dengan pihak lazada. Terimakasih Lazada yang telah merespon keluhan kami secara langsung. Alhamdulillah, Kami sudah mendapatkan jawaban atas apa yang kami alami dan sudah bisa memproses dana kami yang tertahan.Kami sangat menghargai dan mengapresiasi LAZADA dalam upayanya mempertahankan eksistensinya sebagai Marketplace yang terpercaya. Semoga senantiasa bisa bekerja sama dengan Lazada.

 Apa Komentar Anda?

Ada 11 komentar sampai saat ini..

Penarikan Dana Otomatis di Lazada Gagal Padahal Poin Pelanggaran Masih…

oleh أبو dibaca dalam: 3 menit
11