Pengalaman Buruk Berjualan di Blibli Menggunakan Kurir SiCepat

Halo Media Konsumen,

Saya adalah salah satu penjual di Blibli. Pada kasus ini, saya menceritakan pengalaman buruk ketika berjualan di Blibli menggunakan jasa kirim SiCepat.

Kronologi:

  • Pada tanggal 11 Juli 18.52 WIB, saya mendapatkan pesanan dengan nomor paket 4474395412, atas nama penerima Bapak Adi.
  • Pada tanggal 12 Juli 16.46 WIB, paket telah berhasil dipickup oleh kurir SiCepat atas nama Andres Muhamadsyah dengan nomor resi 001610258151.
  • Paket diinput di SiCepat Cikarang Kota pada hari yang sama pukul 21.45.
  • Lalu, pada tanggal 15 Juli paket tiba di SiCepat Tangerang Toha Periuk dan diantar oleh kurir atas nama Ubis Saputro.
  • Paket dikembalikan ke Tangerang Toha Periuk dengan alasan Cnee Unknown (penerima tidak dikenal).
  • Keesokan harinya tanggal 16 Juli, paket berstatus RTN (Retur Pusat).
  • Status terakhir paket ter-update pada tanggal 18 Juli 2024, dengan status UNRTS (Unreturn to Shipper) di Hub Jakarta Timur.

Saya telah menghubungi Blibli dan mendapat nomor laporan 1650894015 yang ditangani oleh CS Gisya dan Noah. Di sini yang saya kecewakan adalah respons Blibli yang lepas tanggung jawab, dengan mengklaim bahwa saya tidak melakukan pemeriksaan ke hub awal, lalu menutup laporan dengan dalih paket retur telah diterima oleh penjual.

Padahal, di status resi sudah jelas kalau paket tersebut adalah paket pickup dan keterangannya juga pickup (bukti terlampir), yang seharusnya jika ada paket retur maka sudah jadi kewajiban SiCepat untuk mengembalikan ke alamat saya selaku pengirim. Blibli selaku marketplace harus memastikan itu, bukan lantas lepas tanggung jawab begitu saja.

Sekarang saya berpotensi mengalami kerugian Rp759.500 karena tindakan tidak profesional dari Blibli dan SiCepat ini. Melalui surat pembaca ini, saya menuntut:

  1. Blibli harus menghubungi pihak SiCepat dan memastikan bahwa paket tersebut diantar kembali ke alamat saya, tanpa alasan lainnya, karena paket tersebut awalnya dipickup oleh kurir. Pengalaman saya berjualan di marketplace lain menggunakan jasa kirim yang sama, paket retur selalu diantar kembali ke alamat saya. Lagipula, saat ini paket tersebut ada di Hub Jakarta Timur, posisi saya ada di Kab Bekasi, lalu saya harus datang ke sana untuk menjemput paket retur? Tidak masuk akal, sementara input paketnya saja di SiCepat wilayah sini.
  2. Jika pihak SiCepat tidak mampu melaksanakan poin pertama, maka saya meminta Blibli untuk memproses klaim barang hilang ke SiCepat untuk mengganti kerugian yang timbul, terutama kepada SiCepat Tangerang Toha Periuk yang tidak melaksanakan tugas antar dengan benar, padahal alamat sudah jelas dan detail lengkap dengan alamat kompleks, nama penerima, dan nomor telepon yang aktif.
  3. Jika pihak SiCepat dan Blibli tidak mampu melaksanakan poin pertama dan kedua, maka kasus ini bisa dikategorikan penggelapan barang saya dan melanggar Pasal 372 KUHP dan Pasal 486 UU 1/2023.

Saya tunggu komitmen dan niat baik dari pihak SiCepat dan Blibli untuk menanggapi serius kasus saya ini. Terima kasih.

Maulana
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Pengalaman Buruk Berjualan di Blibli Menggunakan Kurir SiCepat”

Salam hangat dari Blibli, Terima kasih atas perhatian Mediakonsumen.com terkait surat pembaca yang disampaikan oleh Bapak Maulana pada Minggu, 21...
Baca selengkapnya

5 komentar untuk “Pengalaman Buruk Berjualan di Blibli Menggunakan Kurir SiCepat

  • 21 Juli 2024 - (11:12 WIB)
    Permalink

    Kaya cerita horor untuk penjual. Pembelinya responnya apa? Saya penasaran dia sengaja ngeprank atau apa. Sicepat kelihatannya memang sudah sekarat. Saya sudah sebisa mungkin ngak pake sejak lama. Blibli yah begitu dah, sama aja kaya marketplace kualitas customer service nya. Saya jadi curiga yang muja2 blibli di online cuma bayaran saja.

  • 21 Juli 2024 - (17:16 WIB)
    Permalink

    Ngomong apa sihh @bob hhaha. Sicepat lagi sicepat lagi guys. Emang lagi gak bner nih Ekspedisinya..

    • 21 Juli 2024 - (19:19 WIB)
      Permalink

      1. Saya nanya penulis, ini pembelinya sengaja jahat?

      2. Sicepat udah mau bangkrut.

      3. Blibli itu marketplace bobrok sama aja kaya yang lain.

      Gitu aja.

  • 21 Juli 2024 - (21:23 WIB)
    Permalink

    Diantara marketplace yg ada di Indo,cuma blibli yg pendaftaran sellernya paling ribet.Olshop lain kalo mau daftar jualan,tinggal daftar dan paling lama 2 harian langsung bisa jualan.Lah di Blibli harus ada agen pendamping istilahnya orang dalam/alfiliator buat daftarin toko.Blm lagi harus input ektp,npwp,foto diri selfi pegang ektp,dan NIB.Agak kaget kalo mau jualan di blibli perlu Nomor Induk Berusaha (NIB).Habis kirim dokumen blm tentu kita berhasil daftar jualan di blibli,bisa gagal dan diminta daftar 3 bulan lagi.Belum lagi aplikasi jualannya,Blibli Seller berantakan banget tampilannya.Mungkin inilah alasan yg bikin si Biru ini sepi peminat seller.

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Pengalaman Buruk Berjualan di Blibli Menggunakan Kurir SiCepat

oleh Maulana dibaca dalam: 2 menit
5