Keluhan Surat Pembaca Saya Merasa Dirugikan oleh Kurir Wahana dan Pihak Tokopedia 20 September 2024 ngage 18 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Dokumen, Keterlambatan kiriman paket, Keterlambatan pengiriman, Kondisi layanan tidak sesuai harapan, Kurir, Layanan kurir, Status kiriman paket, Tokopedia, Wahana Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya pemilik toko online Depot N-Gage yang beroperasi di beberapa marketplace. Saat ini sedang bermasalah dengan pihak Tokopedia dengan nomor invoice (INV/20240815/MPL/4090863110) dan kurir Wahana, di mana barang yang saya kirim menggunakan ekspedisi Wahana dengan resi HMXLE8WF sejak tanggal 16 Agustus 2024 sampai sekarang tanggal 18 September 2024 belum juga sampai ke pembeli. Saat dilakukan pengecekan resi pengiriman, di sana tertulis bahwa barang di-retur dengan alasan “Indikasi Alamat Tidak Jelas.” Padahal saya sudah kirim sesuai alamat yang diberikan pembeli dan sesuai dengan sistem Tokopedia. Ketika saya tanyakan, pembeli juga mengatakan bahwa tidak pernah dihubungi oleh pihak kurir Wahana untuk proses pengiriman. Masalahnya, tim Tokopedia Care seolah-olah menyalahkan saya dan meminta saya untuk membayar ongkos kirim returnya. Saya jelas menolak karena itu bukan kesalahan saya. Namun, pihak Tokopedia Care dan kurir Wahana tetap bersikeras bahwa saya harus membayar biaya ongkir retur tersebut. Sebagai penjual, saya merasa dirugikan dengan kejadian ini. Sudah barang tidak jadi laku, rugi waktu karena sudah lebih dari 1 bulan menunggu, malah disuruh bayar ongkos kirim returnya. Saya sudah mengungkapkan keluhan saya di Tokopedia Care, namun hanya dibalas dengan meminta saya menunggu, dan setelah menunggu, saya hanya mendapat balasan template yang di-copy-paste berulang kali. Saran saya terhadap pihak Tokopedia, seharusnya menanyakan kepada kurir Wahana kenapa bisa retur. Minta bukti apakah kurir sudah melakukan SOP pengiriman dengan benar. Minta bukti juga apakah kurir sudah menghubungi pembeli saat akan melakukan pengiriman barang. Jika semua kesalahan dilimpahkan ke saya sebagai penjual, jelas saya akan rugi. Saya sudah rugi waktu, tenaga, barang tidak jadi laku, dan malah ditambah disuruh menanggung biaya ongkos retur, padahal itu bukan kesalahan saya. Tanyakan juga kepada pembeli apakah sudah memberikan alamat dengan benar. Mintalah bukti kepada kurir Wahana berupa screenshot atau screen recorder dan cocokkan tanggalnya. Dari situ akan ketahuan pihak mana yang salah. Berikut rincian kronologi singkat yang dapat saya rangkum: Kronologi: Pembeli a.n. Yudhistira membeli barang saya melalui marketplace Tokopedia dengan nomor invoice INV/20240815/MPL/4090863110 pada tanggal 15 Agustus 2024 menggunakan jasa ekspedisi Wahana. Saya sebagai penjual mengirim paket tersebut pada tanggal 16 Agustus 2024 dengan alamat dan kode booking sesuai sistem dari Tokopedia. Keluar resi HMXLE8WF dan dikirimlah ke alamat pembeli. Pada tanggal 19 Agustus 2024 dilakukan proses pengantaran oleh kurir Wahana Bogor Citeureup, Asep Saepul Bahri, namun tidak terselesaikan dan dilakukan retur secara sepihak tanpa adanya konfirmasi ke pembeli maupun ke penjual dengan alasan “Indikasi Salah Alamat.” Pihak kurir Wahana melakukan retur secara sepihak tanpa adanya konfirmasi ke pembeli maupun penjual dan meminta ongkos kirim retur kepada saya selaku penjual. Di sini saya menolak karena itu bukanlah kesalahan saya. Sampai sekarang belum juga ada titik temu di mana barang saya masih ditahan di gudang retur Wahana Cirebon. Saya jelas merasa dirugikan dengan kejadian ini di mana saya rugi atas waktu, tenaga, dan barang yang tidak jadi laku. Ditambah lagi saya harus dibebani dengan biaya ongkos retur tersebut, padahal itu bukanlah kesalahan saya. Zamhir Kab. Pasuruan, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
F. Kur21 September 2024 - (06:20 WIB)Permalink Badjigur sih kalau seller disuruh tanggung biaya retur, harusnya ada final chek terkait siapa yg salah dlm hal tsb. Misal dr seller sudah mencantumkan alamat yg ssuai dengan jelas brrt skip, dr ekspedisi sudah ssuai sop dan melampirkan bukti sudah menghubungi dan visit alamat tsb namun tidak ditemukan brrt skip. Nah yg terakhir ini dr buyer, buyer nyantumin alamat g jelas kdang nmor tlp jg g nyambung, dr histori kurir sdh ssuai sop, tnggl potong aja biaya dr buyernya. Tinggal info aja indikator yg jd penyebabnya. Ksian jgn dibebanin terus ke seller. Biaya admin udh penderitaan sendiri diterjang daya beli kian menurun 🤧 3 Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel21 September 2024 - (14:57 WIB)Permalink Dlm kasus ini buyer sudah ngasih alamat dengan jelas, no hp jg bisa di hubungi. Saya cek alamat di google maps jg lngsung ktemu. Jd ini yg salah pihak kurirnya karena tidak melakukan sop pngiriman dengan benar. Terbukti buyer tidak di hubungi sama sekali saat akan melakukan pengiriman. Fungsi adanya nomor penerima jd gak guna kan klo sperti itu? Login untuk Membalas
F. Kur21 September 2024 - (15:12 WIB)Permalink Nah dr indikator tsb sdh bs disimpulkan siapa yg brtnggung jwb. Sayangnya risk management sllu dibebankan ke seller lbh dlu tanpa ad peninjauan yg akurat. Login untuk Membalas
Ari21 September 2024 - (15:48 WIB)Permalink “Masalahnya, tim Tokopedia Care seolah-olah menyalahkan saya dan meminta saya untuk membayar ongkos kirim returnya” kalau ini, tokopedia sudah benar2 keterlaluan, yg memberikan alamat adalah pembeli. Walau penjual tidak menulis nama dan alamat, hanya menulis nomor resi, paket akan dikirim ke alamat pembeli bila menggunakan kurir yg sudah TERDAFTAR di sistem si MP. bila benar alamat tidak ditemukan, seharusnya tokopedia membebankan ongkir kepada pihak pembeli. sistem di MP sudah terintregasi semua dengan pihak jasa kirim yg telah terdaftar di MP tersebut. lihat MP oren, nama saja disembunyikan tapi tetap bisa sampai ke nama pembeli yg tepat walau penjual hanya mencentumkan nomer resi. si om ini kebetulan ketemu dengan CS tokopedia yg “otaknya KURANG” 3 Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (12:01 WIB)Permalink Dlm kasus ini buyer sudah ngasih alamat dengan jelas, no hp jg bisa di hubungi. Saya cek alamat di google maps jg lngsung ktemu. Jd ini yg salah pihak kurirnya karena tidak melakukan sop pngiriman dengan benar. Login untuk Membalas
Hakky22 September 2024 - (06:28 WIB)Permalink Nonaktifkan saja pengiriman wahana pengiriman lemot dipakai Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (12:03 WIB)Permalink Sudah, sejak kejadian ini sudah saya nonaktifkan kurir wahana. Login untuk Membalas
Sudianto27 September 2024 - (17:15 WIB)Permalink Saya juga pernah sekali kecewa dg wahana, brg gagal kirim malah seller disuruh bayar ongkir utk pengembalian, wahana gak punya otak…..akhirnya saya putusin matikan saja aplikasi wahana Login untuk Membalas
Jumadi22 September 2024 - (06:30 WIB)Permalink Sebenarnya masalah ini sudah sering terjadi dan yg dirugikan biasanya kalau bukan penjual ya pembeli. Kesalahan kebanyakan karena kurir yg bermasalah dan pas komplain ditangani CS lulusan sekolah baru yg tdk paham kerja Hanya ikut sop yg tdk jelas. Tp yg bikin aneh setiap keluhan seperti ini biasanya kurir, istri kurir, keluarga & kerabat kurir biasanya malah menyalahkan TS. 1 Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (12:08 WIB)Permalink Ini dia, pihak cs tokopedia kadang gak memahami titik permasalahan yg benar, cuman ngandelin informasi dari 1 pihak saja tanpa mendengar dari sisi penjual. Contohnya kasus ini pihak tokopedia di hubungi sama pihak kurir bahwa barang di retur dan penjual harus bayar biaya retur. Nah informasi tsb sama pihak tokopedia di sampaikan ke penjual dan seakan memaksa harus transfer mau gimanapun penjual harus transfer dlu, padahal kan kesalahan bukan dari saya. Seharusnya pihak tokopedia melihat kasus dari dua sisi, dicari dulu yg salah yg mana varu deh ngasih solusi yg terbaik,bukan ngasih solusi yg merugikan sperti ini. Login untuk Membalas
Alin22 September 2024 - (09:59 WIB)Permalink Dimarketplace memang semua begitu tapi biasanya dipotong dari saldo penjualan. Terutama paket COD yang gagal dulu saya pernah kena potong 40.000 ongkir PP karena COD gagal , barang kembali Setelah itu saya matikan System COD semua marketplace. Yang saya heran disini barang belum kembali disuruh bayar ongkir , itu agak aneh apalagi system di marketplace semua resi wajib otomatis PP , kecuali pengiriman pertama pakai manual Tiki Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (12:11 WIB)Permalink Cod bukanya dilindungi biaya ongkir balik dan asuransi barang jika rusak?pokoknya jika terjadi retur dan kesalahan ada di penjual braryi yg nanggung emang penjual, tp klo kesalahan bukan dari penjual ya gak mungkin yg nanggung penjual nya. Saya uda mengalami soalnya ongkir balik cod di tanggung pihak marketplace, tp tetep saya nonaktifkan cod nya soalnya banyak pembeli yg iseng order tp tidak di bayarkan saat sampai ditujuan. sudah kapok lah oke system cod. Login untuk Membalas
Alin22 September 2024 - (12:25 WIB)Permalink Mungkin anda beda Itu pengalaman saya jualan kejadian COD gagal Ongkir memang saya tidak merasa membayar tapi dipotong saldo penjualan. Bila tidak jeli memperhatikan bisa lewat gitu aja dianggap marketplace yang bayar. Saya jualan dari tokobagus sepi sampai ramau balik sepi , bukalapak masih sepi ramai dan sekarang sepi . Tokopedia juga dari sepi sampai ramai sekarang sepi tapi tak se anyep bukalapak , dari shopee belum ramai . Paling merugikan shopee – kedua bukalapak . Tokopedia selama jualan tidak ada kendala Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (12:15 WIB)Permalink UPDATE KASUS. pihak kurir wahana sudah mengakui kesalahan nya lewat cs a/n eka. Dan sudah di lakukan proses retur barang ke alamat saya. Namun barang blm saya terima. Nanti bakal saya update lg jika barang sudah sampai. #nb : setelah saya bilang kalau sudah terbitkan surat terbuka di media konsumen, lngsung pihak kurir gercep mengakui kesalahan nya. Terimakasih media konsumen. Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel24 September 2024 - (20:46 WIB)Permalink Case Closed, barang sudah di lakukan proses retur ke alamat saya dan sudah sampai. Pihak kurir wahana sudah mengakui kesalahan dan menanggung biaya retur nya. Untuk pihak tokopedia care lain kali lihatlah kasus dari dua sisi, jgn menyalahkan buyer/seller. Padahal di kasus ini jelas salah kurir. 1 Login untuk Membalas
redminote10gwen-202322 September 2024 - (13:34 WIB)Permalink Sya seller juga di tokped, pernah kejadian juga dgn wahana, dimana berat barang (buku pelajaran sekolah) yg tdk sampai 1kg, dan ketika drop di agen sudah diterima oleh kurir wahana, jelas2 kurir tau ini buku pelajaran yg beratnya +/- 250gr, setelah barang diterima buyer dan closing baru tau kalo total pendapatan dikurangi 8rb dari yg semestinya hnya 5rb, tyta ongkir dipotong lebih besar dgn alasan berat barang 3kg, sya sudah ajukan komplain lewat tokopedia care dgn bukti2 bahwa buku tsb hnya +/- 250gr dan ongkir tertera hnya 5rb tetapi setelah dimediasi dgn tokopedia care dan wahana, mrk tetap dimenangkan karena mrk tetap ngotot berat buku 3kg, akhirnya opsi wahana sya matikan, bukan karena selisih nominal ongkir tetapi etiket bisnis wahana yg menurut sya tdk bs dipercaya even mrka sudah menggunakan sistem. Login untuk Membalas
ngagePenulis artikel22 September 2024 - (19:10 WIB)Permalink Iya gan, semenjak kejadian apes ini menimpa saya lngsung aja saya nonaktifkan jasa kirim wahana di smua marketplace saya. Daripada nanti kejadian berulang lg kan repot. Login untuk Membalas
Faqih26 September 2024 - (08:03 WIB)Permalink Ga usah pake wahana aja om pake gosend instan biar pun mahal tpi lgsng sampe tujuan..hehee Login untuk Membalas