RSUD Bandung Kiwari Berbelit-belit

Ibu saya pasien rawat jalan di RSUD Bandung Kiwari sejak Juni 2025, ditangani oleh spesialis paru dr. LA, Sp.P dan dokter jantung dr. RR, Sp.JP. Berikut kronologinya:

Ibu saya kontrol pertama setelah rawat inap tanggal 26 Juni 2025. Dari sini sudah ada masalah, yaitu pendaftaran ulang ditutup pukul 14.00, dokter datang pukul 17.00, dan ibu saya dicek oleh dokter sekitar pukul 18.30.Rumah sakit macam apa yang membuat pasiennya menunggu begitu lama hanya untuk kontrol? Apakah karena BPJS? Memangnya kami BPJS tidak bayar? BPJS kami bayar sendiri.

Dokter paru menyarankan untuk kontrol ke poli jantung dr. RR, karena yang menangani pertama kali waktu rawat inap. Setelah kami menghubungi pendaftaran, dikatakan poli jantung penuh dan disarankan ke RS lain. Kami harus mendengarkan dokter atau bagian pendaftaran? Kenapa jawabannya berbeda? Gimana kalau beda RS, malah tidak sesuai diagnosis awal?

Pada tanggal 10 Juli 2025, saya kembali ke RSUD Bandung Kiwari dan kami meminta tambahan kuota untuk kontrol ke dr. RR karena rekomendasi dokter paru. Namun bagian pendaftaran mempersulit itu dan menyarankan ke RS lain.Yang saya kesal, apakah tidak bisa tambah 1 kuota untuk ibu saya karena ini pasien rekomendasi dokter, bukan pasien baru?

Sekelas RSUD tapi pelayanannya muter begini. Bikin pasien nunggu 4 jam lebih untuk kontrol dan tidak ada komunikasi dengan dokter. Sistem acak-acakan dan tidak ada empati pada pasien. Saya kecewa dan bintang 1 untuk staf pendaftaran.

Nurul Faidzah
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

RSUD Bandung Kiwari Berbelit-belit

oleh nurul dibaca dalam: 1 menit
0