Dugaan Peretasan Akun OVO, Saldo Hilang

Saya benar-benar kecewa pada aplikasi OVO karena saldo saya sebesar Rp550.000 tidak dikembalikan ke saldo. Dengan alasan saldo saya telah terpakai transaksi yang saya sendiri tidak melakukannya, dan ironisnya data yang dikirimkan OVO berupa rincian transaksi menggunakan nomor telepon yang beda dengan nomor telepon saya yang sah daftar ke OVO. Kenapa ini bisa terjadi?

Karena sepengetahuan saya, akun itu tidak dapat digunakan oleh nomor telepon yang tidak terdaftar sesuai pengajuan dengan e-KTP. Tapi kenapa transaksi itu bisa lolos? Kecurigaan saya sangat mendasar bahwa ada oknum dari pihak OVO yang bekerja sama dengan para hacker.

Bermula dari transfer QRIS yang saya lakukan pada tanggal 13 Juni 2025 pukul 16.40. Saya melakukan transfer dana sebesar Rp550.000 ke salah satu merchant Indodax. Saat itu terjadi error QRIS dan status transfer saya pending. Karena saya panik, akhirnya saya mencoba mencari informasi tentang admin OVO yang bisa saya hubungi. Ternyata yang ada hanya bisa mengirim email dan menghubungi call center OVO.

Karena saya ingin mendapatkan kepastian itu dengan cepat, akhirnya saya mencari informasi lain dengan mencari admin OVO di media sosial Facebook dan Instagram. Saya sangat berhati-hati dengan akun itu sebelum saya melakukan percakapan, karena saya yakin banyak penipuan yang sering terjadi. Akhirnya saya menghubungi via Instagram cs@ovo.id dan terjadi percakapan. Saya meminta bantuan untuk mempercepat proses transaksi saya karena QRIS OVO error.

Admin tersebut meminta bukti transaksi yang saya lakukan. Akhirnya saya mengirimkan screenshot transaksi dari OVO yang mengalami pending proses transaksi. Setelah itu cs@ovo.id mengirimkan link kepada saya untuk proses refund saldo saya lewat SMS. Akhirnya saya kliklah link yang admin OVO kirimkan, tanpa menaruh curiga saya lanjutkan untuk mengikuti petunjuk itu. Tanpa saya sadari, pada OVO itu meminta saya untuk meng-upgrade akun saya menjadi Premier. Saya berpikir mungkin ini jalur yang harus saya lakukan.

Entah bagaimana, akun OVO saya kosong historis-nya dan kembali tidak Premier. Tidak lama kemudian, ada pemberitahuan SMS OVO yang menyatakan saya telah mengganti nomor telepon dan harus menghubungi nomor 1500696. Karena saya merasa tidak merubah nomor telepon, ya saya abaikan saja SMS tersebut.

Setelah kejadian itu, saya jadi bertanya-tanya kenapa akun saya jadi tidak Premier lagi dan historis transaksi saya kosong. Akhirnya saya mencoba untuk positive thinking dan menunggu 1×24 jam sesuai email yang saya kirimkan ke cs@ovo.id.

Pada keesokan harinya saya cek kembali akun OVO saya, dan ternyata historis transaksi dan uang saya tidak juga kunjung di-refund oleh OVO. Mulai dari sinilah saya terus menghubungi OVO untuk klarifikasi apa yang semua terjadi. Dan pada akhirnya call center OVO menghubungi saya untuk menutup akun saya karena menurut mereka tidak bisa melakukan upgrade akun dengan e-KTP yang sama.

Oke, saya ikuti arahan OVO tersebut. Setelah proses penutupan akun, akhirnya akun yang tadi tidak Premier kembali menjadi akun Premier. Tapi kenapa historis di OVO tidak ada lagi transaksi yang saya lakukan pada saat transaksi QRIS error? Dan uang saya tidak ada pada akun OVO saya.

Saya tidak berhenti sampai di situ. Berulang-ulang kali saya mengirimkan email ke OVO untuk menanyakan dana saya yang tidak kunjung di-refund. Berbagai bukti dan transaksi yang terjadi telah saya lampirkan sesuai permintaan admin OVO, hingga pada akhirnya OVO mengirimkan rincian transaksi yang telah saya lakukan setelah dana saya di-refund pada jam 19.00 pada tanggal yang sama, 13 Juni 2025.

Yang anehnya, nomor OVO saya itu berubah dengan nama yang tertera adalah nama saya. Bagaimana mungkin OVO bisa meloloskan transaksi yang jelas-jelas bukan nomor telepon saya yang terdaftar di OVO? Apakah mereka tidak mendeteksi atau mencurigai akun dengan nomor telepon yang berbeda?

Setahu saya, aturan mengganti nomor telepon itu sangat sulit dan memakan waktu berhari-hari untuk bisa di-acc. Tapi kenapa ini bisa terjadi dalam hitungan jam?

Di sinilah saya menaruh kecurigaan bahwa ada oknum di OVO yang menyalahgunakan akun seseorang untuk bisa diambil alih tanpa mengalami proses yang ketat. Hanya bermodalkan SMS, OVO bisa merubah nomor seseorang dan mengambil alih akun. Jika bukan orang dalam OVO, tidak mungkin semudah ini dapat terjadi. Saya yakin dan percaya bahwa oknum itu ada di dalam manajemen OVO.

Hingga sekarang, tertanggal 15 Juli 2025, saldo saya belum juga dikembalikan oleh pihak OVO. Saya sudah memohon kepada pihak OVO untuk bertanggung jawab dengan semua kejadian ini. Biar bagaimanapun, ini sudah kewajiban OVO sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Saya sengaja menceritakan ini karena pihak OVO tidak ada niat baik untuk memberikan kompensasi atas akun saya yang mereka ambil alih. Semoga ini menjadi warning dan pelajaran bagi pengguna OVO untuk berhati-hati dalam bertransaksi dan jangan sekali-kali melakukan transaksi di OVO ataupun transfer uang di aplikasi OVO, karena merujuk dari pengalaman saya tersebut, pihak OVO tidak mampu bertanggung jawab dengan kehilangan uang kita akibat para hacker yang sudah bekerja sama dengan oknum OVO.

Alangkah baiknya Anda mempertimbangkan untuk pindah akun dengan e-wallet yang bisa dipercaya dan mau bertanggung jawab dengan dana yang telah kita titipkan ke mereka.

Kesimpulan:

  1. Pertimbangkan kembali untuk memilih OVO sebagai transaksi jual beli Anda.
  2. Jangan percaya kepada siapa pun yang mengatasnamakan admin OVO, baik itu email sekalipun.
  3. Itikad baik dan tanggung jawab OVO sangat minim.
  4. Penyelesaian masalah yang sangat lama dan bertele-tele.
  5. OVO sangat mudah diretas dan dibobol oleh para hacker.
  6. Ada oknum di OVO yang bekerja sama dengan para hacker dan peretas akun konsumen.

Demikian pengalaman pahit saya dengan OVO, semoga tidak terjadi kepada Anda.

Terima kasih.

Andi Raihan
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Dugaan Peretasan Akun OVO, Saldo Hilang”

Dengan hormat, Terima kasih atas kepercayaan Bapak Andi menggunakan OVO sebagai dompet digital pilihan. Kami turut menyesalkan kejadian yang dialami...
Baca selengkapnya

21 komentar untuk “Dugaan Peretasan Akun OVO, Saldo Hilang

  • 19 Juli 2025 - (14:16 WIB)
    Permalink

    “Karena saya merasa tidak merubah nomor telepon, ya saya abaikan saja SMS tersebut.” Bukankah petunjuknya :
    Jika Anda tidak merasa melakukan perubahan nomor ponsel akun OVO, segera hubungi CS OVO di 1500696

    • 19 Juli 2025 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Anda harus pahami kronologinya, kejadian itu jangan di nilai dari hilangnya saldo OVO tapi anda harus menilai sejauh mana tanggung jawab OVO dalam mengembalikan ataupun kompensasi atas akun yang telah diretas, jangan bersembunyi atas dasar aturan dan kebijaksanaan. Jika selalu itu menjadi alasan akan banyak konsumen yang merasa terdzolimi. Terimakash

    • 19 Juli 2025 - (16:23 WIB)
      Permalink

      hahahahahahha TS nya *****

      dikasih tau ada yg rubah nomer, dicuekin karena merasa tidak merubah nomer, * * * * * atau * * * * yah?

      kalau tiba2 ada sms yg bunyinya :
      anda telah melakukan transfer sebesar 1000 rupiah ke rekening maling. jika anda tidak merasa melakukan transfer silakan hubungi 112

      oleh si TS pasti dicuekin karena merasa tidak melakukan transfer ke rekening maling

      mau ketawa takut sakit perut

      TS adalah contoh manusia *****/pelit

      sudah begitu aja, percuma berdebat dengan manusia macam TS

    • 20 Juli 2025 - (18:38 WIB)
      Permalink

      Ini sepertinya kena phising.kalau komplen di ovo bisa via aplikasi di ovo.untuk dompet digital ovo gopay lebih aman dan cs gampang di hubungi.beda dengan DANA keamanan paling buruk.note saya pedagang dan pengguna aktif dompet digital

    • 20 Juli 2025 - (06:28 WIB)
      Permalink

      coba perhatikan, itu link resmi, dari nomer sms resmi, tidak ada kode apapun yang dishare. Yang nunjukin itu cs palsu yg mana yah (serius nanya)

      • 20 Juli 2025 - (10:34 WIB)
        Permalink

        Ya,saya mengatakan cs asli tidak pernah meminta kode seperti otp dan kasus ts ini dia dikasih link sm cs palsu kadang klw komen di ig seperti ovo dll pasti banyak akun bodong yg pura2 jd cs ujung2 nya ya seperti ts dikasih link palsu

    • 20 Juli 2025 - (06:30 WIB)
      Permalink

      emang ada cs yang minta kode ? ini yang nanya pada baca tulisan TS-ngga sih, rata2 sibuk nyari kesalahan TS-nya

  • 19 Juli 2025 - (17:22 WIB)
    Permalink

    CS asli biasa balas lama kalo fast mah kang tipu, hehee.. mau pake ewalet apapun kalo kita klik link dr penivu sama aja bobol apalagi penivu skarang canggih pake fake BTS meretas sms jd mirip penggirim asli bkn berupa nomor hp lagi

    • 20 Juli 2025 - (06:31 WIB)
      Permalink

      ini lebih masuk akal, walo harus ada pembuktian terlebih dahulu, sayangnya klo ovo yang salah ga bakal ngaku

  • 19 Juli 2025 - (21:44 WIB)
    Permalink

    “Trus saya menghubungi Cs ovo di instagram, malah diminta link” tapi bukti screnshootnya menunjukan ig ovo yg asli, coba perlihatkan screnshoot chatnya dri ig ovo yg mana yg dimintain link,, masa ig asli ovo minta link😏

  • 20 Juli 2025 - (10:17 WIB)
    Permalink

    Saya gak mau membeli siapapun, tapi pastinya jika anda mmg mau menggunakan akun e-wallet wajib Premier, dan kunci keamanan dengan kuat.

    Karena mmg banyak bangsat yang mengincar account kita

  • 20 Juli 2025 - (11:10 WIB)
    Permalink

    Pengalaman sy ganti nomor hp di Ovo itu memang gampang bngt dan langsung tanpa nunggu berhari2.

  • 30 Juli 2025 - (09:38 WIB)
    Permalink

    respon pihak OVO , karena TS menghubungi akun IG palsu?
    Bukannya IG yang discreenshot oleh TS merupakan IG Official?

    • 31 Juli 2025 - (16:07 WIB)
      Permalink

      Yang SS chatan sama admin IG nya ga di-upload jadinya bingung juga mau salahin siapa, tapi harusnya pas ada sms pergantian nomor hp langsung gercep sih TSnya

 Apa Komentar Anda?

Ada 21 komentar sampai saat ini..

Dugaan Peretasan Akun OVO, Saldo Hilang

oleh Asep Ridho dibaca dalam: 4 menit
21